Amali Putra
Unknown Affiliation

Published : 44 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pembuatan E-LKPD Model Problem Based Learning Pada Materi Getaran dan Gejala Gelombang Kelas XI SMA Fadhila, Aulia; Putra, Amali; Asrizal, Asrizal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini dilaksanakan berdasarkan kenyataan dilapangan bahwa bahan ajar jarang digunakan dan belum memanfaatkan teknologi. Tujuan penelitian ini ialah menghasilkan E-LKPD Model Problem Based Learning Pada Materi Getaran dan Gejala Gelombang untuk Pembelajaran Fisika Kelas XI SMA yang valid dan praktis. Jenis penelitian Research and Development (R&D) menggunakan model 4D. Riset ini dibatasi sampai uji praktikalitas pada tahap uji kelompok kecil. Sumber data diperoleh dari hasil validasi oleh 5 tenaga ahli. Sumber data kepraktisan diperoleh dari guru dan siswa kelas XI SMAN 3 Payakumbuh. Teknik pengolahan data menggunakan skala Likert, rumus Aiken’s V untuk analisis tingkat kevalidan E-LKPD dan rumus analisis statistik untuk menganalisis kepraktisan E-LKPD. Hasil validasi E-LKPD model Problem Based Learning diperoleh nilai 0,90 dengan kategori valid. Hasil uji praktikalitas guru dengan nilai rata-rata 87% kategori sangat praktis dan praktikalitas siswa diperoleh dengan nilai rata-rata 88% kategori sangat praktis.
Komparasi Pencapaian Hasil Belajar Siswa antara Model Problem Based Learning dan Direct Instruction dalam Pembelajaran Fisika di Kelas XI SMAN 1 Gunung Talang Kamalia, Daulatul; Putra, Amali
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa harus memperoleh keterampilan yang memperluas pengetahuan dan bakat mereka untuk belajar di abad kedua puluh satu. Hasil belajar yang lebih baik diantisipasi ketika model pembelajaran yang tepat digunakan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk memastikan apakah model pembelajaran DI atau PBL menghasilkan peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian kuantitatif adalah jenis penelitian yang dilakukan. Desain kelompok kontrol posttest-only adalah metodologi penelitian yang dipakai. Partisipan pada penelitian ini ialah siswa kelas XI SMAN 1 Gunung Talang. Metode cluster random sampling dipakai untuk memilih sampel. Tes adalah alat yang dipakai untuk memperoleh data. Uji hipotesis dengan tingkat signifikansi 0,05, uji homogenitas, dan uji normalitas ialah metode analisis data yang dipakai. Menurut hasil analisis data, siswa di kelas eksperimen memakai model pembelajaran PBL meraih hasil belajar yang lebih besar (80,87 serta 76,57) daripada siswa di kelas kontrol memakai model pembelajaran DI. Berdasarkan kriteria thitung > ttabel, uji hipotesis menghasilkan nilai thitung = 1,78 > ttabel = 1,66, yang menunjukkan terkait H0 ditolak serta H1 diterima. Kondisi itu menunjukkan terkait model pembelajaran PBL menghasilkan hasil belajar yang lebih unggul daripada paradigma pembelajaran DI.
Creation of Digital LKPD Based Problem Based Learning Model on Harmonic Vibration in Physics Learning for SMA Class X Aprilia, Dinda; Putra, Amali
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan pada abad 21 berkembang pesat, hal ini terlihat dari perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di berbagai bidang kehidupan. Perubahan IPTEK di abad 21 dapat dihadapi dengan memiliki berbagai keterampilan, salah satunya keterampilan pemecahan masalah. Kurikulum 2013 merupakan upaya pemerintah untuk mendorong peserta didik memiliki keterampilan untuk memperbaiki permasalahan di abad ke-21. Fakta yang ditemukan di lapangan adalah guru selama ini menggunakan bahan ajar cetak, namun belum menggunakan bahan ajar elektronik seperti LKPD Digital karena keterbatasan waktu. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan membuat bahan ajar berupa LKPD Digital Berbasis Model Problem Based Learning. Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE untuk pengembangannya. Penelitian ini mempunyai keterbatasan pada uji praktikalitas pada tahap uji kelompok kecil. Hasil uji validitas dengan skor mean 0,85 dengan kategori valid. Hasil uji praktikalitas guru diperoleh dengan nilai rata-rata 86,5% dan praktikalitas siswa dengan uji kelompok kecil diperoleh nilai rata-rata 86% dengan kategori sangat praktis. Jadi, kesimpulan penelitian bahwa LKPD Digital Berbasis PBL pada materi Getaran Harmonik untuk Pembelajaran Fisika Kelas X SMA valid dan praktis.
Pengembangan E-Modul Fisika Berbasis Model Problem Based Learning Materi Getaran Harmonis Sederhana Feziyasti, Azifa; Putra, Amali; Hidayati, Hidayati; Sundari, Putri Dwi
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v12i1.40557

Abstract

This research was conducted to analyze the need for developing e-modules based on the Problem Based Learning model. The research was conducted use literature study and field observation. The type of research conducted is descriptive qualitative research. In this field study, data collection was obtained by analyzing the needs of teacher from interview sheets and analyzing the needs to students from questionnaire instruments. Systematically developed e-module features images, animations, videos, and interactive quizzes that available for students to use independently. E-modules developed based on the Problem Based Learning model with features in the Flip PDF Proffesional application. Teacher needs analysis in the form of interviews was conducted for obtain information in the form of whether teachers use e-module, the types of teaching materials used, and the learning models used in class. As for the needs analysis on 36 students of class X IPA 2, it is known that students are allowed to use cellphones in class, besides that the school also provides wi-fi for learning needs. As many as 94.4% of students are happy if the teaching materials have features of images, animations, videos and interactive quizzes, 66.7% of students feel that the teaching materials used are not sufficient for their learning needs and students feel that the material on simple harmonic vibrations in the teaching materials is difficult to understand. In addition, 88.9% of students needs study resources to understood independently and 91.7% of students are interested in learning using e-modules. From the results of the analysis, may be concluded that the importance of developing an e-module based on the Problem Based Learning model of Simple Harmonic Vibration material.