Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ASAL-USUL NAMA KECAMATAN SAMBUTAN DI KOTA SAMARINDA TINJAUAN ANTROPOLINGUISTIK Annisa Pardeya Saputri; Endang Dwi Sulistyowati; Irma S. Hanum
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya Vol 4, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v4i2.2736

Abstract

Nama sebuah wilayah yang memiliki sejarah cerita rakyat yang beredar di masyarakat. Salah satu Kecamatan yang ada di Kota Samarinda. Kecamatan Sambutan merupakan wilayah dengan dominan penduduk pendatang Skripsi ini membahas proses pembentukan nama dan makna dari nama Kecamatan Sambutan di Kota Samarinda serta keterhubungan bahasa, budaya dan pola pikir dari relativitas bahasa Sapir-Whorf. Adapun tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan proses pembentukan nama, makna dan keberterimaan relativitas Bahasa Sapir-Whorf pada nama Kecamatan Sambutan di Kota Samarinda tinjauan Antropologi Linguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan wawancara ke masyarakat di Kecamatan Sambutan. Merekam tuturan narasumber sebagai data. Selanjutnya diperkuat dengan studi pustaka yakni dengan arsip-arsip pemerintahan di Kelurahan dan di Kecamatan serta arsip perpustakaan daerah Kota Samarinda.Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa. Pertama, Nama Kecamatan Sambutan berasal dari kata dasar sambut yang mengalami proses morfologi yaitu proses afiksasi. Bentuk afiks yang terdapat pada proses nama Kecamatan Sambutan ada tiga jenis, yaitu prefiks, simulfiks dan sufiks. Terdapat empat makna leksikal pada proses pembentukan nama Sambutan. Kedua, hubungan antara bahasa, budaya dan pikiran masyarakat dalam relativitas bahasa Sapir-Whorf ada kaitannya dengan nama Kecamatan Sambutan. Masyarakat bersuku Banjar memiliki budaya saling tolong-menolong, saling menjalin silaturahmi, dan saling menerima pemberian. Sehingga pola pikir masyarakat sehari-harinya terbentuk kosa kata peristiwa-peristiwa tersebut. Akhirnya masyarakat Banjar menggunakan bahasa sambut-menyambut yang artinya tolong-menolong ketika ada hajatan atau acara lainnya. Budaya masyarakat Banjar ini yang menjadi cerminan dalam penamaan Kecamatan Sambutan.
PENGEMBANGAN MEDIA MOBILE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS DESKRIPSI PADA SISWA KELAS X SMK Eka Irma Wati; Mohammad Ilyas; Endang Dwi Sulistyowati
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya Vol 1, No 4 (2017): Edisi Oktober 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.37 KB) | DOI: 10.30872/jbssb.v1i4.770

Abstract

ABSTRACT This research was conducted with the aim of: (1) designing mobile learning media in writing description text learning, (2) making plan and implement learning by using mobile learning, and (3) knowing the effectiveness of mobile learning media in learning Indonesian class X SMK. The method used is a research and development model adapted from Sugiono with 10 stages starting with identifying potentials and problems, data collection, product design, design validation, design revision, product testing, product revision, trial usage, product revision and mass production. The location of the research is SMKN 3 Samarinda from April to May 2017. Based on data analysis, mobile learning media is feasible and effective in learning to write description for students of class X SMK.  Keywords: learning media, mobile learning, writing description  ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1) mendesain media mobile learning dalam pembelajaran menulis teks deskripsi, (2) membuat perencanaan dan melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan mobile learning, dan (3) mengetahui efektivitas media mobile learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas X SMK. Metode yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan yang diadaptasi dari Sugiono dengan 10 tahapan yang diawali dengan mengidentifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan produksi masal. Lokasi penelitian adalah SMKN 3 Samarinda pada bulan April sampai dengan Mei 2017. Berdasarkan analisis data, media mobile learning layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran menulis deskripsi bagi siswa kelas X SMK. Kata kunci: media pembelajaran, mobile learning, menulis deskripsi
Management of Poverty Feminization Program of Women Head of Household in East Kalimantan Province Widyatmike Gede Mulawarman; Suryaningsi Suryaningsi; Henny Pagoray; Endang Dwi Sulistyowati; Alfian Rokhmansyah
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 8, No 2 (2022): May 2022
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.8.2.963-976.2022

Abstract

Background The phenomenon of women working outside the home is no longer a foreign of conversation. Objective The purpose of this research is to describe the struggle of the female head of the house to survive to support the family. Methods This research uses a qualitative approach with a case study method. The research data is in the form of observations and interviews with 10 female heads of households who live in Samarinda City. Results Based on the results of observations and interviews, economically the poverty that occurs in female heads of household is due to: a) There is no good management from the government related to human resources so that assistance does not run optimally. b) Lack of ownership of land assets, decent housing for families, salary erratic activities that interfere with the activities of women heads of households, c) The lack of working capital that is currently being carried out, economic activities are carried out with minimal capital, d) There are no business facilities, women heads of households only rely on capital assistance, and e) Economic efforts for survival has not been maximized and there is no good management from the government. Conclusion Female heads of households need not only capital intake but also assistance to improve life skills to create family resilience. Implication practice This research can be used as statistical data for female heads of households in formulating programs activities to alleviate poverty for female heads of households.
Study Of Structuralism With Robert Stanton's Perspective In A Novel Every Night Is Separated By Alfiansyah On Language Learning Based On Literature Widyatmike Gede Mulawarman; Nina Queena Putri; Endang Dwi Sulityowati; Alfian Rokhmansyah; Herdita Noor Wanda
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 7, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.7.3.1273-1284.2021

Abstract

Robert Stanton's structuralism is a study that focuses on the means of storytelling by looking at gender perspective as a problem in the novel that will be discussed in this study. This study aims to (1) describe Robert Stanton's Structuralism in the form of a literary means of building the novel Every Night is Sepi by Alfiansyah; (2) describing the gender perspective in the novel Every Night is Sepi by Alfiansyah. This study uses a qualitative approach with the analysis of the content of Robert Stanton's model. The results showed structural elements focusing on the means of the story and gender perspective as follows: Literary means are things that are utilized by the author in choosing and arranging the details of the story. The novel Every Malam is Sepi is built by excellent literary means because it meets all elements, namely: title, point of view, style and tone, symbolism, and irony. The gender perspective in the novel Every Night is Sepi is gender equality and gender injustice. The novel's gender injustices are marginalization, subordination, stereotypes, violence against women, and the double burden
Pelatihan Pengembangan Potensi Tenaga Pendidik Melalui Manajemen Referensi Aplikasi Program Mendeley Widyatmike Gede Mulawarman; Muhammad Siddik; Endang Dwi Sulistyowati; Swadia Gandhi Mahardika
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 1 (2023): March
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.1.21-32.2023

Abstract

Pendidik dituntut meningkatkan karirnya melalui promosi akademik dari level lektor sampai pengawas sekolah. Hasil pengamatan penulis beberapa keluhan dari tenaga pendidik bahwa salah satu faktor penghambat kenaikan pangkat tenaga pendidik ada pada persyaratan karya tulis ilmiah terutama artikel ilmiah. Tujuan kegiatan PKM ini adalah (1) memberikan pengetahuan kepada tenaga pendidik melalui manajemen referensi System Mendeley dalam menulis artikel ilmiah berupa hasil penelitian dan (2) memberikan keterampilan menulis, baik artikel maupun artikel non- penelitian bagi tenaga pendidik pada semua jenjang pendidikan. Hasil pelatihan ini adalah semua tenaga pendidik terampil menulis artikel ilmiah dan menggunakan manajemen referensi berbasis aplikasi Mendeley.
Peran Strategis Bahasa Indonesia dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Mulawarman, Widyatmike Gede; Hidayanto, Dwi Nugroho; Sulistyowati, Endang Dwi; Triwahyuningsih, Triwahyuningsih; Sari, Mwar; Hakiki, Dwi Rijaya
Communio: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): COMMUNIO: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Literasi Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity aims to examine the strategic role of the Indonesian language in the implementation of the Merdeka Belajar concept in the elementary school environment of Berau Regency. The primary targets of this activity are elementary school teachers in Berau Regency. The methods used in this activity include workshops, training, consultations, and the development of training materials. Guidance from the PkM Team contributes significantly by providing information, strategies, and approaches that support teachers in using proper Indonesian. Additionally, this PkM initiative enhances collaboration between schools, parents, and other relevant parties in efforts to ensure clarity and fluency in communication through the Indonesian language, helping create an academic environment conducive to the exchange of thoughts and ideas. This community service activity has made a significant contribution to the ability to use the Indonesian language well, not only supporting effective communication among school stakeholders but also facilitating a more inclusive and participatory learning process.
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Teks Eksposisi Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Balikpapan Tahun Ajaran 2022/2023 Urasyiqin, Fir'aina; Sulistyowati, Endang Dwi
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/adjektiva.v7i2.4269

Abstract

Pembelajaran dapat dikatakan efektif apabila interaksi antar pendidik dan peserta didik berlangsung aktif serta tujuan yang diharapkan dapat tercapai dalam rentang waktu yang telah ditentukan. Tercapainya tujuan pengajaran dapat dilihat melalui prestasi belajar yang dicapai. Salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa di sekolah adalah motivasi. Motivasi belajar merupakan dorongan internal dan eksternal pada siswa-siswa yang sedang belajar untuk mencapai arah dan tujuannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat motivasi belajar teks eksposisi kelas X di SMAN 2 Balikpapan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X di SMAN 2 Balikpapan tahun ajaran 2022/2023 dengan sampel sebanyak 104 siswa. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antar motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa hal ini dapat dilihat dari hasil analisis regresi linear sederhana, diketahui nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa. Selain itu diketahui nilai R square sebesar 0,112 maka dapat dikatakan pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa sebesar 11,2%, sedangkan 88,8% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil analisis deskriptif juga menunjukan bahwa motivasi belajar teks eksposisi siswa berada dalam kategori tinggi sebanyak 59%. Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa dalam pembelajaran teks eksposisi pada siswa kelas X adalah karena adanya dorongan dalam diri untuk mendapatkan hasil belajar yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan teman yang lain, dan keinginan untuk mendapatkan reward atau hadiah dari orang tua masing-masing.
UNGKAPAN TRADISIONAL BAHASA DAYAK BAHAU BUSANG DI DESA LONG HUBUNG ULU KABUPATEN MAHAKAM ULU PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Sulistyowati, Endang Dwi; Ulwatunnisa, Marwah; Tubun, Rensiana Kandida; Putri, Nina Queena Hadi; Zakaria, Masduki
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i3.12311

Abstract

Ungkapan dalam bahasa Dayak Bahau Busang juga terdapat ungkapan tradisional mengandung niilai-nilai sastra dan budaya. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan ungkapan tradisional Bahasa Dayak Bahau Busang Di Desa Long Hubung Kecamatan Long Hubung Kabupaten Mahakam Ulu Provinsi Kalimantan Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data dalam penelitian ini dibedakan menjadi data primer dan sekunder. Data primer yaitu ungkapan masyarakat desa Long Hubung Kecamatan Long Hubung Kabupaten Mahakam Ulu Provinsi Kalimantan Timur. Data sekunder berkaitan dengan documen-dokumen yang mendukung data primer. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan beberapa cara yaitu teknik observasi, teknik wawancara, teknik catat dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan analisis data bahwa bentuk ungkapan terbagi menjadi tiga bentuk yaitu 1) kata sebagai ungkapan, 2) gabungan kata sebagai ungkapan 3) kalimat sebagai ungkapan. Dari segi unsur pembentuknya ungkapan tradisional berunsur inti atau diterangkan (D) dan unsur penjelas atau menerangkan (M). Penggunaan ungkapan menjadi empat jenis yaitu 1) ungkapan menyatakan nasihat 2) ungkapan menyatakan sindiran 3) ungkapan menyatakan ejekan dan 4) ungkapan menyatakan makian. Kata kunci: Ungkapan Tradisional, Dayak Bahau Busang
Mantra penyambutan kelahiran anak pada ritual belian melas suku Dayak Tunjung Putri, Nina Queena Hadi; Sulistyowati, Endang Dwi; Saputra, Marselinus Juan; Rokhmansyah, Alfian
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v7i3.1051

Abstract

Mantra dipercaya oleh masyarakat pendukungnya memiliki kekuatan gaib, kesaktian, dapat menyembuhkan penyakit, dan menghindari gangguan roh-roh gaib. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi mantra belian melas suku Dayak Tunjung di Kampung Ngenyan Asa, Kabupaten Kutai Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian etnografi dengan pendekatan kualitatif yang dipaparkan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, transkrip data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian mantra pada belian melas berfungsi sebagai pengendali sosial (nasihat), pengingat (peringatan toleransi, dan alat komunikasi pemeliant dengan para roh-roh agar tidak mengganggu, menyakiti dan kembali kepada anak keluarga), sarana untuk berdoa dengan roh-roh, dan sarana pelestarian budaya lokal.
Analisis Deiksis Bahasa Kutai di Kecamatan Muara Muntai Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur Rosita, Rosita; Hefni, Asnan; Sulistyowati, Endang Dwi
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.461 KB) | DOI: 10.30872/adjektiva.v2i1.845

Abstract

This research aims to describe the type, shape, and function of the cyclical deiksis of Kutai language in Muara Muntai District of East Kalimantan Province. Data analysis techniques are organized in several steps, namely data reduction, data presentation, and conclusion withdrawal. Based on the results of data analysis, it was found that the type of cyclical system of Kutai language consists of persona deiksis, place decission, and time decisity. The decyclical form of Kutai language persona is divided into three, namely the first pronomina that refers to oneself, the second pronoun that refers to the speaker to the interlocutor, and the third pronoun that is the person being talked about. A form of place decisis as a gift of form to a place in a language event. The form of decyclical time giving the form of expression time is done in speech. The function of decises is divided into three, namely, the function of decission persona includes as a pointer to belong, as the subject, as an object, is a function that is found in many studies. The decyclical function where use in research leads a lot as a place description indicator. The decyclical function of time in this study shows the description of time.