Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ANALISIS STRUKTURALISME GENETIK NOVEL RINDU YANG MEMBAWAMU PULANG KARYA ARIO SASONGKO Chairunisa, Febby Fitria; Sulistyowati, Endang Dwi; Dahlan, Dahri
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 6, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v6i2.5295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fakta kemanusiaan, subjek kolektif, dan pandangan dunia yang terdapat pada novel Rindu yang Membawamu Pulang. Novel yang terbit pada tahun 2015 ini menceritakan kisah Gun dan Ling ditengah diskriminasi yang dialami oleh kaum Tionghoa dengan berlatar belakang sekitar tahun 1920-an. Penelitian ini merupakan penelitian sosiologi sastra dengan menggunakan teori strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Rindu yang Membawamu Pulang karya Ario Sasongko. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan teknik dialektik yang merupakan bagian dalam strukturalisme genetik. Hasil dari penelitian ini adalah fakta kemanusiaan yang menunjukkan adanya kondisi sosial dan politik yang terjadi sekitar tahun 1920-an serta adanya fakta sosial yang memiliki peranan dan berhubungan dengan sejarah. Subjek kolektif digambarkan melalui kondisi sosial, ekonomi, maupun pendidikan. Subjek kolektif dalam novel Rindu yang Membawamu Pulang terjadi pada kaum Tionghoa yang digambarkan melalui tokoh Ling. Pandangan dunia digambarkan melalui diskriminasi yang terjadi pada kaum Tionghoa, dan upaya Ling sebagai bagian dalam memajukan bangsa Tionghoa.
SEMIOTIK CHARLES SANDERS PEIRCE PADA KUMPULAN CERPEN KAYU NAGA KARYA KORRIE LAYUN RAMPAN Sapwan, Putra Irawan; Sulistyowati, Endang Dwi; Purwanti, Purwanti
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 6, No 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v6i4.7564

Abstract

Kumpulan cerpen ini mengandung unsur budaya Kalimantan. Hal tersebut menunjukkan bahwa tanda-tanda yang terdapat pada kumpulan cerpen tersebut dapat dianalisis berdasarkan semiotik Charles Sanders Peirce yang berfokus pada tanda ikon, indeks, dan simbol. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tanda-tanda yang terdapat pada kumpulan cerpen Kayu Naga dengan menggunakan metode semiotik Charles Sanders Peirce. Penelitian ini merupakan studi pustaka yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat dan paragraf yang mengandung tanda ikon, indeks, dan simbol. Data diperoleh dengan teknik pengumpulan data yaitu teknik baca, dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan teknik tipologi tanda Peirce yaitu ikon, indeks, dan simbol. Hasil penelitian ini, ditemukan ikon berupa foto Ibu. Tanda indeks yang ditemukan berupa wajah membiru, api menyala, air mata, asap, bekas darah tertumpah, ceceran darah, dan bekas serangan tawon. Tanda simbol yang ditemukan berupa ngati, dan nyepukng. Dapat ditarik kesimpulan bahwa tanda-tanda dalam kumpulan cerpen tersebut mengandung kegiatan dan keseharian masyarakat Dayak. Adapun dalam analisis ini, penulis banyak mendapatkan unsur-unsur semiotik berupa indeks. Indeks adalah tanda yang memiliki hubungan sebab-akibat dengan apa yang diwakilinya. Atau disebut tanda sebagai suatu bukti.