Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Makna Peribahasa Suku Kutai di Desa Puan Cepak Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Mahmuda, Nia; Sulistyowati, Endang Dwi; Agustian, Jaka Farih
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/adjektiva.v6i1.2110

Abstract

Semakin kurangnya minat generasi muda menggunakan ungkapan melalui peribahasa. Dengan adanya penelitian ini, harapan peneliti bisa menjadi bentuk pelestarian peribahasa kutai dan kesadaran untuk mencintai budaya sendiri yang tertuang dalam peribahasa. Tujuan penelitian Analisis Makna Peribahasa untuk mendeskripsikan makna peribahasa Kutai di Desa Puan Cepak Kecamatan Muara Kaman dan mendeskripsikan situasi pengguna peribahasa di Desa Puan Cepak Kecamatan Muara Kaman. Metode penelitian yang digunakan ialah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan catat untuk mendapatkan data yang akurat dari sumber data atau informan. Dari hasil penelitian yang diperoleh setelah melakukan penelitian di Desa Puan Cepak didapatkan 20 peribahasa. Setelah data tersebut dianalisis, kemudian dideskripsikan makna peribahasa yang terkandung dengan melihat makna denotasi dan makna konotasi, kemudian diklasifikasikan dari segi situasi pengguna peribahasa yang mencakup ruang lingkup keluarga dan masyarakat.
Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun Sulistyowati, Endang Dwi; Mulawarman, Widyatmike Gede; Putri, Devi Wahana
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/adjektiva.v6i2.2682

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah ujaran afiks yang diperoleh anak usia 6-7 tahun, dan bagaimana proses afiksasi pada anak usia 6-7 tahun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitiannya adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak, catat, observasi, wawancara, serta teknik rekam. Sumber data penelitian ini adalah ujaran anak usia 6-7 tahun (Faza, Aal, Naura). Sedangkan analisis data yang digunakan teknik bagi unsur langsung (BUL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa afiks yang diperoleh anak usia 6-7 tahun ada 4 jenis yaitu, prefiks, infiks, sufiks, konfiks. Representasi pada anak usia 6-7 tahun dalam menggunakan afiks dipengaruhi oleh ucapan orang dewasa sehingga anak mengikuti dan mampu menggunakan afiks dengan varian bentuk yang benar dalam berkomunikasi. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, afiks yang sudah dikuasai oleh anak usia 6-7 tahun ialah prefiks, infiks, sufiks, dan konfiks. Hasil penelitian pemerolehan kata afiks ini merujuk pada aktivitas yang dilakukan anak dalam menghasilkan bahasa secara alami, diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya dalam perkembangan bahasa.
Efektivitas Aplikasi Fizzo dalam Menumbuhkan Minat Baca Siswa SMA Nuryati, Lufi; Rokhmansyah, Alfian; Sulistyowati, Endang Dwi
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v5i1.5450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas aplikasi Fizzo dalam menumbuhkan minat baca siswa SMA kelas X, mengingat tantangan rendahnya minat baca di era digital dan minimnya kajian spesifik terhadap aplikasi populer. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan sepuluh siswa kelas X SMA Ma’arif Karangmoncol yang aktif menggunakan Fizzo, dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket tertutup dan terbuka untuk gambaran kuantitatif awal, serta wawancara semi-terstruktur dengan siswa dan guru Bahasa Indonesia untuk mendalami motivasi dan hambatan. Analisis data dilakukan secara tematik induktif, didukung triangulasi sumber dan metode untuk validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun minat baca konvensional masih perlu ditingkatkan, aplikasi Fizzo secara signifikan meningkatkan ketertarikan siswa terhadap membaca, terutama karena aksesibilitas ubiquitous learning dan keberagaman konten. Mayoritas siswa merasa senang dan terbantu dengan Fizzo, bahkan memilihnya dibandingkan buku fisik. Namun, potensi distraksi digital dan pentingnya literasi digital siswa juga teridentifikasi sebagai faktor krusial. Simpulan menunjukkan bahwa Fizzo berpotensi besar sebagai inovasi pembelajaran, namun keberhasilannya bergantung pada integrasi pedagogis yang cermat, pelatihan literasi digital, dan pengelolaan distraksi.
Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Melalui Metode Mind Mapping Pada Siswa Kelas VIII-D SMP Negeri 1 Bontang Binta S., Tanfa Annika; Sulistyowati, Endang Dwi; Elyana, Kukuh
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v4i1.2868

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki proses pembelajaran menulis puisi siswa kelas VIII-D SMP Negeri 1 Bontang dan meningkatkan hasil belajar siswa apabila menggunakan model mind mapping. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, paparan data, dan penyimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan kemampuan menulis puisi setelah diadakan tindakan kelas dengan menggunakan metode mind mapping. Pada siklus I, hasil belajar menulis puisi menggunakan model mind mapping menghasilkan nilai rata-rata 69 dan sebanyak 28% (10 siswa) mencapai KKM. Pada siklus II, menunjukkan peningkatan kemampuan menulis puisi dengan nilai rata-rata 80 dan sebanyak 69% (25 siswa) mencapai KKM. Oleh karena itu, penerapan metode mind mapping dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi pada siswa kelas VIII-D SMP Negeri 1 Bontang.
MAJAS DALAM KUMPULAN CERPEN HIMNE BUNGA-BUNGA DI LADANG KARYA CLARA NG Rahayu, Yayuk Dwi; Sulistyowati, Endang Dwi; Hanum, Irma Surayya
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 5, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v5i1.3034

Abstract

The study discusses the type of figure of speech and the function of figure of speech in collections of peerlike hymn hymns on Clara ng's field. As for the purpose of this study, to describe the type of majas and the function of figure of speech in clusters of flower hymns in Clara ng's field. The study is a kind of literature type, using a descriptive qualitative approach. The data in this study consists of words and sentences found in packets of flower hymns in Clara ng's field of short stories The flower hymns in the fields, happy birthday, a cidade maravilhosa, monsoon, beautiful eyes, the nostra senhora del rosario. The data-collection techniques in this study use both the punctuation and the logging techniques. The techniques of the data analysis used in this study use stilistica theory through data reduction, data presentation and drawing conclusions. This research produces several conclusions as follows: first there are various types of figure of speech; contention conflict, comparison force, affirmation cooperation, allusion management. The use of the most dominant figure of speech is the hyperbole type comparison and the repetition type confirmation affirmation. Second, the majas function used in the collection of short stories Bunga-Bunga Hymns in Clara Ng's Field; 1) concretizing or clarifying statements, 2) comparing things differently, 3) affirming or reinforcing statements, 4) refining expressions, 5) beautifying statements, 6) insinuating or criticizing a situation.
ANALISIS STRUKTURALISME GENETIK NOVEL RINDU YANG MEMBAWAMU PULANG KARYA ARIO SASONGKO Chairunisa, Febby Fitria; Sulistyowati, Endang Dwi; Dahlan, Dahri
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 6, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v6i2.5295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fakta kemanusiaan, subjek kolektif, dan pandangan dunia yang terdapat pada novel Rindu yang Membawamu Pulang. Novel yang terbit pada tahun 2015 ini menceritakan kisah Gun dan Ling ditengah diskriminasi yang dialami oleh kaum Tionghoa dengan berlatar belakang sekitar tahun 1920-an. Penelitian ini merupakan penelitian sosiologi sastra dengan menggunakan teori strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Rindu yang Membawamu Pulang karya Ario Sasongko. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan teknik dialektik yang merupakan bagian dalam strukturalisme genetik. Hasil dari penelitian ini adalah fakta kemanusiaan yang menunjukkan adanya kondisi sosial dan politik yang terjadi sekitar tahun 1920-an serta adanya fakta sosial yang memiliki peranan dan berhubungan dengan sejarah. Subjek kolektif digambarkan melalui kondisi sosial, ekonomi, maupun pendidikan. Subjek kolektif dalam novel Rindu yang Membawamu Pulang terjadi pada kaum Tionghoa yang digambarkan melalui tokoh Ling. Pandangan dunia digambarkan melalui diskriminasi yang terjadi pada kaum Tionghoa, dan upaya Ling sebagai bagian dalam memajukan bangsa Tionghoa.
SEMIOTIK CHARLES SANDERS PEIRCE PADA KUMPULAN CERPEN KAYU NAGA KARYA KORRIE LAYUN RAMPAN Sapwan, Putra Irawan; Sulistyowati, Endang Dwi; Purwanti, Purwanti
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 6, No 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v6i4.7564

Abstract

Kumpulan cerpen ini mengandung unsur budaya Kalimantan. Hal tersebut menunjukkan bahwa tanda-tanda yang terdapat pada kumpulan cerpen tersebut dapat dianalisis berdasarkan semiotik Charles Sanders Peirce yang berfokus pada tanda ikon, indeks, dan simbol. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tanda-tanda yang terdapat pada kumpulan cerpen Kayu Naga dengan menggunakan metode semiotik Charles Sanders Peirce. Penelitian ini merupakan studi pustaka yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat dan paragraf yang mengandung tanda ikon, indeks, dan simbol. Data diperoleh dengan teknik pengumpulan data yaitu teknik baca, dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan teknik tipologi tanda Peirce yaitu ikon, indeks, dan simbol. Hasil penelitian ini, ditemukan ikon berupa foto Ibu. Tanda indeks yang ditemukan berupa wajah membiru, api menyala, air mata, asap, bekas darah tertumpah, ceceran darah, dan bekas serangan tawon. Tanda simbol yang ditemukan berupa ngati, dan nyepukng. Dapat ditarik kesimpulan bahwa tanda-tanda dalam kumpulan cerpen tersebut mengandung kegiatan dan keseharian masyarakat Dayak. Adapun dalam analisis ini, penulis banyak mendapatkan unsur-unsur semiotik berupa indeks. Indeks adalah tanda yang memiliki hubungan sebab-akibat dengan apa yang diwakilinya. Atau disebut tanda sebagai suatu bukti.
KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL KANVAS KARYA BINTANG PURWANDA: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA Rosmila, Ana; Sulistyowati, Endang Dwi; Sari, Norma Atika
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 4, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.95 KB) | DOI: 10.30872/jbssb.v4i2.2739

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan fakta cerita dalam novel Kanvas karya Bintang Purwanda dan (2) mendeskripsikan kepribadian tokoh utama dalam novel Kanvas karya Bintang Purwanda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini memiliki data berupa kata dan kutipan, sedangkan sumber data dalam penelitian ini adalah novel Kanvas karya Bintang Purwanda. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan teknik baca dan teknik catat dengan menggunakan instrumen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan membuat simpulan. Hasil penelitian ini merujuk pada unsur struktural novel yang bersifat unsur intrinsik dan ekstrinsik dan kepribadian tokoh utama dalam novel Kanvas karya Bintang Purwanda.---------The purpose of this research to (1) describe the factual structure in the novel Kanvas by Bintang Purwanda and (2) describe the personality of the main character in the novel Kanvas by Bintang Purwanda. The research uses a qualitative approach with descriptive methods. The research has data in the form of words and quotes, while the data source in the research is the novel Kanvas by Bintang Purwanda. Data collection methods and techniques used in reading techniques and recorded techniques using instruments. The data analysis technique used in this study is data reduction, data presentation, and making conclusions. The results of this study refer to the structural elements of the novel which are intrinsic and extrinsic and the personality changes of the main characters in the novel Kanvas by Bintang Purwanda.
PENGEMBANGAN MEDIA MOBILE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS DESKRIPSI PADA SISWA KELAS X SMK Wati, Eka Irma; Ilyas, Mohammad; Sulistyowati, Endang Dwi
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 1, No 4 (2017): Edisi Oktober 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.37 KB) | DOI: 10.30872/jbssb.v1i4.770

Abstract

ABSTRACT This research was conducted with the aim of: (1) designing mobile learning media in writing description text learning, (2) making plan and implement learning by using mobile learning, and (3) knowing the effectiveness of mobile learning media in learning Indonesian class X SMK. The method used is a research and development model adapted from Sugiono with 10 stages starting with identifying potentials and problems, data collection, product design, design validation, design revision, product testing, product revision, trial usage, product revision and mass production. The location of the research is SMKN 3 Samarinda from April to May 2017. Based on data analysis, mobile learning media is feasible and effective in learning to write description for students of class X SMK.  Keywords: learning media, mobile learning, writing description  ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1) mendesain media mobile learning dalam pembelajaran menulis teks deskripsi, (2) membuat perencanaan dan melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan mobile learning, dan (3) mengetahui efektivitas media mobile learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas X SMK. Metode yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan yang diadaptasi dari Sugiono dengan 10 tahapan yang diawali dengan mengidentifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan produksi masal. Lokasi penelitian adalah SMKN 3 Samarinda pada bulan April sampai dengan Mei 2017. Berdasarkan analisis data, media mobile learning layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran menulis deskripsi bagi siswa kelas X SMK. Kata kunci: media pembelajaran, mobile learning, menulis deskripsi
ASAL-USUL NAMA KECAMATAN SAMBUTAN DI KOTA SAMARINDA TINJAUAN ANTROPOLINGUISTIK Saputri, Annisa Pardeya; Sulistyowati, Endang Dwi; Hanum, Irma S.
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 4, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v4i2.2736

Abstract

Nama sebuah wilayah yang memiliki sejarah cerita rakyat yang beredar di masyarakat. Salah satu Kecamatan yang ada di Kota Samarinda. Kecamatan Sambutan merupakan wilayah dengan dominan penduduk pendatang Skripsi ini membahas proses pembentukan nama dan makna dari nama Kecamatan Sambutan di Kota Samarinda serta keterhubungan bahasa, budaya dan pola pikir dari relativitas bahasa Sapir-Whorf. Adapun tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan proses pembentukan nama, makna dan keberterimaan relativitas Bahasa Sapir-Whorf pada nama Kecamatan Sambutan di Kota Samarinda tinjauan Antropologi Linguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan wawancara ke masyarakat di Kecamatan Sambutan. Merekam tuturan narasumber sebagai data. Selanjutnya diperkuat dengan studi pustaka yakni dengan arsip-arsip pemerintahan di Kelurahan dan di Kecamatan serta arsip perpustakaan daerah Kota Samarinda.Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa. Pertama, Nama Kecamatan Sambutan berasal dari kata dasar sambut yang mengalami proses morfologi yaitu proses afiksasi. Bentuk afiks yang terdapat pada proses nama Kecamatan Sambutan ada tiga jenis, yaitu prefiks, simulfiks dan sufiks. Terdapat empat makna leksikal pada proses pembentukan nama Sambutan. Kedua, hubungan antara bahasa, budaya dan pikiran masyarakat dalam relativitas bahasa Sapir-Whorf ada kaitannya dengan nama Kecamatan Sambutan. Masyarakat bersuku Banjar memiliki budaya saling tolong-menolong, saling menjalin silaturahmi, dan saling menerima pemberian. Sehingga pola pikir masyarakat sehari-harinya terbentuk kosa kata peristiwa-peristiwa tersebut. Akhirnya masyarakat Banjar menggunakan bahasa sambut-menyambut yang artinya tolong-menolong ketika ada hajatan atau acara lainnya. Budaya masyarakat Banjar ini yang menjadi cerminan dalam penamaan Kecamatan Sambutan.