Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PERANAN POKDARWIS BATU REJENG UNTUK MENGEMBANGKAN DESA SENTILING LOMBOK TENGAH Murianto Murianto; Ida Nyoman Tri Dharma Putra; Rizal Kurniansah
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 1: Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.959 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i1.42

Abstract

Desa Wisata Setiling merupakan destinasi wisata dengan atraksi wisata alam dan budaya. Suguhan utama dari desa wisata ini adalah adanya perpaduan menarik dan kaya makna tradisional yang disajikan dalam bentuk sinergitas antara nuansa pedesaan yang tenang dengan budaya lokal masyarakatnya. Desa wisata ini mengalami banyak kemajuan semenjak dibentuknya Pokdarwis batu Rejeng. Perkembangan atraksi wisata ini mampu menarik lebih banyak wisatawan, terbukti jumlah wisatawan yang tiap bulannya terus meningkat. Peran Pokdarwis yang nyata terlihat pada proses perencanaan, implementasi rencana, pengelolaan atraksi wisata dan mengevaluasi kegiatan wisata di Desa Wisata Setiling dengan melibatkan pihak ketiga termasuk didalamnya masyarakat setempat selaku aktor yang berpengaruh. Kerja sama yang baik antara Pokdarwis dengan beberapa stakeholder inilah yang memperkuat eksistensi atraksi wisata dengan mengembangkan kualitas dan kuantitas program atraksi wisata guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
PERANCANGAN MEDIA PROMOSI DESA SINTUNG SEBAGAI DESA WISATA Sunardy Kasim; Murianto Murianto; Christofer Satria
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 1: Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.282 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i1.45

Abstract

Perancangan media promosi untuk memperkenalkan desa sintung sebagai desa wisata sesuai dengan citra visual yang ingin ditampilkan desa wisata tersebut yang mengusung wisata alam membutuhkan peran penting masyarakat yang ada didesa tersebut. Community based tourism (CBT) menjadi sebuah konsep yang penting untuk mewujudkannya, dimana masyarakat secara bersama-sama membangun dan mengelola pariwisata dengan menggali potensi yang mereka miliki dan juga potensi yang dimiliki desa atau wilayahnya sehingga peningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menanggulangi kemiskinan melalui perencanaan sektor pariwisata. Dalam proses pembuatan media promosi desa wisata sintung ini dilakukan dengan menggunakan Metode DesignThingking, sehingga natinya menghasilkan beragam desain yang sesuai dengan potensi wisata yang ada di desa tersebut.
PENGEMBANGAN POTENSI TAMAN WISATA EDUKASI JABAL RAHMAH DESA JANGO KECAMATAN JANAPRIA, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Murianto Murianto; Sri Susanty; Indrapati Indrapati; I Wayan Bratayasa
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 7: Februari, 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/mbi.v17i7.305

Abstract

Taman wisata edukasi jabal rahmah kini semakin banyak pengunjung karena berkembangnya kegiatan pariwisata di Taman Wisata edukasi jabal rahmah dapat memberikan dampak atau pengaruh yang luas baik itu dampak positif maupun negatif terhadap kondisi lingkungan fisik, kondisi ekonomi, sosial dan budaya bagi masyarakat sekitar di kawasan wisata tersebut, khususnya penduduk desa jango. Model pengembangan taman wisata edukasi jabal rahmah yang digunakan dalam pengembangannya adalah Community Based Tourism atau yang dikenal dengan pariwisata berbasis masyarakat, yang didalamnya memiliki 3 prinsip yaitu: a). Mengikutsertakan masyarakat dalam pengambilan keputusan yang di kelola oleh masyarakat yang tergolong dalam kelompok sadarwisata (Pokdarwis), b). Keterlibatan masyarakat dalam usaha-usaha untuk meningkatkan pendapatan, c). Pembuatan paket-pake wisata yang melibatkan semua potensi-potensi yang dimiliki di Taman wisata edukasi jabal rahmah, Kabupaten Lombok Tengah. Keterlibatan PENTAHELIX pengembangan pariwisata yang ada disekitar destinasi wisata dan desa lain yang terdekat sehingga dapat memberikan multifler effect kepada masyarakat luas.
PERAN KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) DALAM PENGEMBANGAN POTENSI WISATA GUNUNG SASAK DI DESA KURIPAN GIRI SASAKA Sakirin Sakirin; I Ketut Bagiastra; Murianto Murianto; Syech Idrus; Rizal Kurniansah
Journal Of Responsible Tourism Vol 1 No 2: Nopember 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.311 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v1i1.993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tentang variable peran Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dalam mengembangkan potensi wisata Gunung Sasak di Desa Giri Sasak, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitif dan kualitatif atau campuran. Fokus penelitian yaitu mengkaji peran Pokdarwis Giri Sasak dengan menggunakan fungsi manajemen George R. Terry terdiri dari Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan planning dilakukan dengan upaya pemeritah Desa Giri Sasak bersama dengan Kelompok Pokdarwis dalam pelestarian alam, upaya promosi dalam memperkenalkan potensi wisata Gunung Sasak, upaya pelestarian seni dan budaya, Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat terhadap pariwisata, dan upaya dalam menjalin kerjasama dengan stakeholder. Dalam proses organizing Pokdarwis Giri Sasak melakukan pembagian kerja guna memudahkan dalam menjalankan kegiatan kepariwisataan. Pada actuating Pokdarwis Giri Sasak diberikan motivasi dan melakukan pengarahan, melaksanakan program kerja.Tahap controlling dilakukan pengendalian, perbandingan kinerja dengan perencanaan yang telah ditetapkan dan melakukan pelaporan hasil dari kegiatan-kegiatan yang telah dilaksankan kepada Kepala Desa pengecekan. Kemudian terdapat faktor pendukung dan penghambat yang berasal dari internal dan eksternal Pokdarwis Giri Sasak.
Strategi Pengembangan Agrowisata Desa Setiling untuk Menunjang Pariwisata Berkelanjutan di Kabupaten Lombok Tengah Juna Harwadi; Murianto Murianto; I Wayan Suteja; Lalu Masyhudi
Journal Of Responsible Tourism Vol 1 No 3: Maret 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.63 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v1i3.1367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan, potensi agrowisata dan, alternatif strategi pengembangan agrowisata di Desa Setiling. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang berlokasi di Desa Setiling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumen, dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah, analisis deskriptif kualitatif, melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dokumen pribadi, dan dokumen dinas dan, analisis SWOT dengan membandingkan faktor eksternal yaitu peluang dan ancaman dengan faktor lain. faktor internal yaitu kekuatan dan kelemahan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, Desa Setiling memiliki potensi pengembangan agrowisata seperti kopi, durian, jeruk, dan jambu kristal dan strategi pengembangan Agrowisata Desa Setiling ke depan meliputi; a) memanfaatkan peluang dari pemerintah untuk mengelola sumber daya yang ada, b) meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang tinggi untuk daya saing dalam mengembangkan agrowisata di Desa Setiling, c) mengintensifkan promosi untuk menarik wisatawan, d) menggarap potensi agrowisata sesuai dengan permintaan (tren) pariwisata saat ini, e) membangun sarana dan prasarana yang memadai, f) memberikan edukasi pariwisata bagi masyarakat sekitar objek agrowisata, dan g) membangun hubungan kerjasama dengan pihak pemerintah dan swasta
PARTISIPASI MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI DESA BATU PUTIH KECAMATAN SEKOTONG KABUPATEN LOMBOK BARAT I Gusti Ngurah Saka Ariantika; Moh Jumail; Murianto Murianto
Journal Of Responsible Tourism Vol 2 No 1: Juli 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.776 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v2i1.1892

Abstract

Pariwisata memegang peranan penting sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran dalam hal pembangunan di suatu daerah. Di Desa Batu Putih banyak terdapat wisata alam yang indah. Wisata ini memiliki potensi untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bentuk partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata di Desa Batu Putih, (2) Faktor-faktor yang mendorong partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata di Desa Batu Putih. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data lapangan model Miles & Huberman yang dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan selanjutnya Menarik kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: (1) Bentuk partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata di Desa Batu Putih, yaitu partisipasi berupa pemikiran, tenaga, dan keahlian. (2) Faktor-faktor yang mendorong partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata di Desa Batu Putih adalah faktor sosial dan faktor ekonomi.
PELATIHAN PENYUSUNAN PAKET WISATA DESA WISATA BANYUMULEK, KEC. KEDIRI, KAB. LOMBOK BARAT Ajuar Abdullah; Ander Sriwi; Murianto Murianto
Journal Of Responsible Tourism Vol 2 No 1: Juli 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.6 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v2i1.1980

Abstract

Desa wisata adalah desa yang menjadikan segenap potensinya sebagai daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung. Dengan kunjungan tersebut, wisatawan dapat belajar secara langsung kepada masyarakat desa; belajar tentang kearifan lokal, sejarah, dan juga budaya. Kunjungan ini akan berdampak positif pada kesejatraan ekonomi masyarakat desa. Namun untuk dapat menarik wisatawan berkujung ke desa wisata, tentu membutuhkan strategi dan perencanaan yang sistematis. Salah satu strategi adalah membuat paket wisata yang inovativ, kreatif, menarik dan sesuai dengan tema desa wisata. Namun, rendahnya SDM Pariwisata sehingga pengelola desa wisata Banyumulek tidak dapat membuat paket wisata sendiri, dan berdampak pada menurunnya angka kunjungan wisatawan. Tim PKM bersama mitra melaksanakan pelatihan penyusunan paket wisata dengan sasaran pada pengelola desa wisata yaitu BUMDes, Karang Taruna, dan juga PKK Desa. Tujuan dari pelaksanaan pelatihan penyusunan paket wisata adalah untuk melatih masyarakat khususnya pengelola desa wisata Banyumulek agar dapat menyusun paket wisata yang menarik sesuai dengan tema desa wisata. Lama pelatihan dilaksanakan selama 1 hari tepatnya tanggal 16 September 2021 dengan materi pendukung terdiri dari sejarah dan potensi desa wisata Banyumulek, dan perencanaan desa wisata. Materi utama tentang dasar-dasar penyusunan paket wisata, penyusunan tour itenarary yang sesuai dengan tema desa wisata, membuat paket wisata yang menarik dan berdaya jual, praktek penyusunan tour itenarary, membuat harga jual paket wisata, dan presentasi paket wisata masing-masing kelompok. Materi ini dibagi dalam 4 sesi pelatihan dan terlaksana dengan lancar. Harapannya peserta yang mengikuti pelatihan penyusunan paket wisata akan membuat paket wisata untuk desa wisata Banyumulek dengan beragam inovasi dan tema, sehingga kemandirian dan keberlanjutan desa wisata dapat tercapai
PENGOLAHAN KERIPIK PISANG COKLAT DESA WISATA SESAOT, KABUPATEN LOMBOK BARAT Lalu Masyhudi; Murianto Murianto
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 12: Juli 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan pisang di pulau Lombok sangat beragam,mulai dari digoreng, dibakar, direbus, dikolak. Salah satu olahan pisang yang cukup populer adalah keripik pisang.Keripik pisang biasanya dijadikan cemilan bagi masyarakat Indonesia.Pembuatan keripik pisang saat ini masihterbatas pada usaha kecil atau industri rumah tangga dengan ditujukan untuk pasaran lokal. Desa Sesaot Kecamatan Narmada, Lombok Barat. Metode pelaksanaan, sebagai awal maka dilakukan kegiatan pengumpulan informasi untuk mengetahui kondisi lokasi dan kebutuhan riil. Selanjutnya, tim akan melakukan pengabdian dalam dua tahap sekaligus. Pertama, melakukan edukasi, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan inovasi baru dalam pengolahan hasil kebun (buah pisang) menjadi sebuah makanan berupa keripik pisang coklat. Dengan terus meningkatan minat masyarakat dalam mengolah dan menciptakan inovasi baru dalam hal pengolahan hasil kebun (buah pisang) di harapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa wisata sesaot, serta masyarakat lebih bervariasi dan menciptakan rasa baru dan desain baru yang sesuai dengan tren dipasaran dan perkembangan wisata di lombok. UMKM, Masyarakat dan pemerintah harus berkerjasama secara baik dalam membangun sinergitas untuk memajukan UMKM Kripik pisang ini
PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS BUDAYA DI DESA KETARA KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Lalu Dedeng Marzoan; Murianto Murianto
Journal Of Responsible Tourism Vol 3 No 1: Juli 2023
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jrt.v3i1.2713

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor penting dalam meningkatan kesejahtraan masyarakat dan negara, berkembangnya sektor pariwisata dapat memberikan dampak yang cukup baik terhadap pendapatan masyarakat dan pendapatan ekonomi serta membuka kesempatan, peluang, dan ketersediannya lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menggali Strategi pengembangan potensi Desa Wisata Berbasis Budaya di Desa Ketara Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. pariwisata budaya dan menyajikan beberapa persoalan mendasar terkait keberadaan desa wisata budaya di Desa Ketara. Metodologi yang digunakan adalah metode penelitian diskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum potensi desa ketara sebagai wisata budaya cukup banyak maupun potensi alamnya. Beberapa permasalahan yang ada seperti belum optimalnya kualitas sumber daya manusia, sarana dan prasarana, promosi. Hal tersebut dapat diatasi dengan peran serta aktif dari berbagai pihak terutama masyarakat desa wisata budaya setempat.
UPAYA PENGEMBANGAN POTENSI WISATA BERBASIS COMMUNITY BASED TOURISM DI DESA BATU KUMBUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT I Nengah Darmayasa; Murianto Murianto; I Putu Gede
Journal Of Responsible Tourism Vol 3 No 1: Juli 2023
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jrt.v3i1.2719

Abstract

This study discusses the development of tourism potential diversity based on community based tourism in Batu Kumbung Village, West Lombok Regency. The purpose of this study is described to describe the diversity of tourism potential and to analyze efforts to develop the diversity of tourism potential based on community based tourism in Batu Kumbung Village. This research uses interview, observation, and documentation methods and a qualitative descriptive approach. The results showed the development of the diversity of tourism potential based on community based tourism owned by Batu Kumbung Village in terms of natural tourism potential, cultural tourism potential and artificial tourism potential. Efforts to develop the diversity of tourism potential based on community based tourism in Batu Kumbung Village consist of training and promotion.