Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Sekam Padi sebagai Pupuk Organik Duengo, Suleman; Musa, Weny J.A; Bialangi, Nurhayati; Kilo, Ahmad Kadir
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1: June 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/damhil.v4i1.32870

Abstract

This community service program addresses the challenge of limited access to affordable and eco-friendly fertilizers in Indonesia's agricultural sector. The program focuses on transforming rice husk waste into organic fertilizer, which can enhance soil fertility and reduce dependence on synthetic fertilizers. Rice husk, a byproduct of rice milling, contains essential nutrients like potassium, phosphorus, and calcium, making it an ideal raw material for organic fertilizer. The program took place in Desa Permata, Gorontalo, a village heavily reliant on maize farming but facing a shortage of high-quality organic fertilizers. Through a series of workshops, local farmers were trained in converting rice husk into organic fertilizers, thus empowering the community and fostering sustainable farming practices. The project demonstrated the economic and environmental benefits of utilizing agricultural waste, contributing to soil health and minimizing ecological impact. The results indicate that using rice husk-based fertilizers not only improves crop yields but also supports long-term environmental sustainability. This initiative serves as a model for other regions, highlighting the potential for circular economic practices in agriculture.
Program Penghijauan sebagai Solusi Pemanfaatan Lahan Tidak Produktif di Desa Sidomukti, Motoduto, dan Talumopatu Tangio, Julhim S; Husain, Rustam I.; Laliyo, Lukman Abdul Rauf; Mohamad, Erni; Bialangi, Nurhayati; Kilo, Ahmad Kadir
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1: June 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/damhil.v4i1.32859

Abstract

This community service program aims to address the issue of unproductive land in three villages—Talumopatu, Sidomukti, and Motoduto—in Gorontalo Province by implementing sustainable land management practices. The program focused on soil conservation, organic farming, and polyculture techniques to rehabilitate degraded land, reduce erosion, and improve soil fertility. The initiative included training and workshops for local farmers to promote the adoption of environmentally friendly agricultural practices. Throughout the program, community participation was high, and significant progress was made in transforming underutilized land into productive green spaces. The project also emphasized the importance of crop diversity in preventing soil degradation. The results indicate that the program successfully improved land productivity, enhanced environmental awareness, and empowered local farmers with sustainable farming skills. The success of this program opens opportunities for similar initiatives in other regions facing environmental challenges.
Pendayagunaan Limbah Gula Aren di Desa Mongiilo sebagai Sumber Pupuk Organik Ramah Lingkungan Musa, Weny J.A.; Duengo, Suleman; Arviani, Arviani; Kilo, Ahmad Kadir
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1: June 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/damhil.v4i1.32849

Abstract

This community service program focuses on utilizing domestic waste from the sugar palm craftsmen in Desa Mongiilo to create organic fertilizer. The project aimed to address the underutilization of organic waste from sugar palm production by converting it into a valuable agricultural input. The initiative involved training local farmers in organic farming methods, including the production of organic fertilizers using sugar palm waste. The results of this program showed significant improvements in soil fertility and plant health, thereby enhancing agricultural productivity in the village. This program has the potential to be a sustainable solution for waste management and agricultural enhancement in rural areas.
Chemistry Go to School Meningkatkan Minat Belajar Kimia Siswa SMA di Kotamobagu dan Bolaang Mongondow melalui Sosialisasi dan Demo Fun Chemistry Sufriyanto Ibrahim; Haris Munandar; Djafar La. Kilo; Ahmad Kadir Kilo
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 2 No. 3 (2025): Juli : Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v2i3.1858

Abstract

This study aims to increase students' interest and understanding of chemistry through socialization and improvement of Fun Chemistry. The methods used include delivering material about the field of Chemistry and job prospects, as well as simple chemical experiments such as Secret Messages and Elephant Toothpaste. The results of the study showed that this activity succeeded in increasing students' interest in Chemistry, with most students considering continuing their studies in the Chemistry department. The evaluation showed a positive impact on students' motivation and interest in entering and studying in the Chemistry department.
Chemistry Go to School: Meningkatkan Minat Belajar Kimia Siswa SMA di Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Melalui Sosialisasi dan Demo Fun Chemistry Sufriyanto Ibrahim; Haris Munandar; Djafar La. Kilo; Ahmad Kadir Kilo
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 2 No. 3 (2025): Juli : Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v2i3.1859

Abstract

This study aims to increase students' interest and understanding of chemistry through socialization and improvement of Fun Chemistry. The methods used include delivering material about the field of Chemistry and job prospects, as well as simple chemical experiments such as Secret Messages and Elephant Toothpaste. The results of the study showed that this activity succeeded in increasing students' interest in Chemistry, with most students considering continuing their studies in the Chemistry department. The evaluation showed a positive impact on students' motivation and interest in entering and studying in the Chemistry department..
Pengaruh Strategi REACT Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Materi Larutan Penyangga Suleman, Nita; Naiyo, Marlina H.; Duengo, Suleman; Kilo, Ahmad Kadir
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 4, No 1 (2022): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjec.v4i1.13634

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh strategi REACT terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi larutan penyangga. Desain penelitian yang digunakan adalah Pretest-posttest Control Group Design. Sampel pada penelitian ini berjumlah 55 siswa terbagi pada kelas eksperimen sebanyak 29 siswa dan kelas kontrol sebanyak 26 siswa. Kelas eksperimen menggunakan pembelajaran strategi REACT (Relating, Experiencing, Applayng, Cooperatif, dan Transfering) sedangkan pada kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil uji validitas tes menunjukkan bahwa 15 soal valid dan hasil reliabilitas tes adalah 0,8454 tergolong dalam kategori tinggi. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan bahwa pada taraf signifikan 0,05 dengan dk = 53 diperoleh thitung sebesar 5,695 lebih besar dari ttabel yaitu 1,674 sehingga dapat disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terdapat pengaruh penggunaan pembelajaran berstrategi REACT terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi larutan penyangga. Adapun data aspek afektif dari kedua kelas dikategorikan baik, dengan rata-rata kelas eksperimen 80,345% sedangkan pada kelas kontrol 68,942%. Sedangkan pada aspek psikomotor kelas eksperimen sebesar 75,431% termasuk dalam kategori tinggi dan kelas kontrol sebesar 48,750% termasuk kategori masih kurang.
Pengaruh Pembelajaran Model Online Driver Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Laju Reaksi Kupang, Sri Revayana; Bialangi, Nurhayati; Suleman, Nita; Kilo, Akram La; Kilo, Jafar La; Kilo, Ahmad Kadir
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 4, No 2 (2022): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjec.v4i2.14859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran model online driver terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bintauna. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode pra-eksperimen dengan design one group pretest-posttest. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA 2 di SMA Negeri 1 Bintauna pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 34 siswa. Penelitian ini, diberikan perlakuan pembelajaran kimia melalui pembelajar model online driver , kemudian diberikan pretest dan posttest pada kelas tersebut yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa dengan diberikan tes objektif sebanyak 15 butir soal pada materi laju reaksi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran model online driver pada siswa terdapat pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Ini dibuktikan dengan nilai rata-rata pada pretest sebelum perlakuan 29,80 dan pada posttest setelah diberikan perlakuan mencapai 68,16. Dengan perhitungan uji N-Gain 0,542. Penelitian ini guru diharapkan dapat menerapkan pembelajaran model online driver dalam pembelajaran sebagai variasi metode mengajar.
Diagnosa Miskonsepsi Siswa SMA Negeri 1 Telaga Gorontalo ‎pada Materi Termokimia Sihaloho, Mangara; Hadis, Sutra S; Kilo, Ahmad Kadir; La Kilo, Akram
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 3, No 1 (2021): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjec.v3i1.7133

Abstract

Tanpa disadari, setiap siswa senantiasa memiliki miskonsepsi pada materi kimia. Diganosa ‎miskonsepsi sejak dini sangat penting untuk menghentikan miskonsepsi agar tidak berpemngaruh ‎pada konsepsi beikutnya dan hasil belajar yang buru. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk ‎mendiagnosa miskonsepsi siswa SMA Negeri 1 Telaga Gorontalo pada materi termokimia dengan ‎cara tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat. Sebanyak 25 soal pilihan ganda tersebut telah valid ‎dan reliabel serta diujikan pada 65 siswa SMA tersebut. Hasil yang diperoleh bahwa jumlah siswa ‎yang mengalami miskonsepsi sangat rendah, rendah, dan sedang masing-masing adalah 60 (92%), ‎‎3 (5%), dan 2 (3%). Sementara, miskonsepsi dengan kategori tinggi dan sangat tinggi tidak ‎ditemukan. Indikator materi yang mengalami miskonsepsi banyak adalah soal tentang teori atau ‎konsep dibandingkan dengan perhitungan. Teori tersebut tentnag membedakan jenis reaksi ‎eksoterm dan endoterm dan membedakan macam-macam perubahan entalpi molar. Hal ini ‎mengindikasikan bahwa siswa lebih banyak menghafal daripada memahami materi termokimia. ‎Hasil diagnosa ini dapat dijadikan acuan untuk pembelajran termokimia agar guru dapat ‎menerapkan cara yang tepat dalam pembelajaran
Identifikasi Pemahaman Konsep Tingkat Representasi Makroskopik, Mikroskopik, dan Simbolik pada Materi Ikatan Kimia Musa, Weny J.A; Mantuli, Mohamad Alan; Tangio, Julhim S.; Iyabu, Hendri; Kilo, Jafar La; Kilo, Ahmad Kadir
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 5, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjec.v5i1.15201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep siswa tingkat representasi makroskopik, mikroskopik, dan simbolik pada materi ikatan kimia di SMAT Wira Bhakti Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang diujikan kepada 57 siswa kelas X SMAT Wira Bhakti Gorontalo. Pengumpulan data menggunakan tes diagnostik tiga tingkat. Level pemahaman siswa dibagi menjadi tiga kategori yaitu paham konsep, tidak paham konsep, dan miskonsepsi, yang terdiri dari tiga tingkat representasi yaitu makroskopik, mikroskopik, dan simbolik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tingkat representasi makroskopik siswa paham konsep sebesar 9,20%, tidak paham konsep sebesar 23,60%, dan miskonsepsi sebesar 67,20%. Pada tingkat representasi mikroskopik siswa paham konsep sebsar 15,75%, siswa tidak paham konsep sebsar 17%, dan miskonsepsi sebesar 67,25%. Pada tingkat representasi simbolik siswa paham konsep sebsar 7,17%, tidiak paham konsep sebesar 23,17%, dan miskonsepsi sebesar 69,67%. Sehingga dapat ditemukan bahwa ketiga tingkat representasi berada dikategori miskonsepsi dengan kriteria tinggi, yaitu pada makroskopik sebesar 67,20%, mikroskopik sebesar 67,25%, dan simbolik sebesar 69,67%. Sehingga rata-rata totalnya didapatkan sebesar 68,04%. Berdasarkan presentase ditemukan bahwa pengetahuan siswa kelas X SMAT Wira Bhakti Gorontalo termasuk pada kategori miskonsepsi dengan kriteria tinggi.
Analisis Kemampuan Literasi Sains Ditinjau dari Aspek Kompetensi Sains Siswa pada Materi Global Warming Musa, Weny J.A; Zainudin, Farnawaty; Isa, Ishak; Kilo, Jafar La; Kilo, Ahmad Kadir
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 5, No 2 (2023): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjec.v5i2.12705

Abstract

The context of global warming material also takes into account aspects of scientific competence. Data was collected through a multiple choice test consisting of 12 questions. The results of the research show that: (1) The majority of students' scientific literacy abilities in class VIII of SMP Negeri 1 Gorontalo as a whole in the aspect of science competency are relatively low, with a student percentage of 91.16%. Apart from that, scientific literacy skills in competency aspects, such as explaining phenomena scientifically (34.35%), evaluating and designing scientific inquiries (42%), and interpreting data & evidence scientifically (28.23%), are also relatively low. (2) The majority of students' scientific literacy abilities in class VIII of SMP Negeri 2 Gorontalo as a whole in the scientific competency aspect are also relatively low, with a student percentage of 95.68%. Likewise, scientific literacy abilities in competency aspects, such as explaining phenomena scientifically (33.95%), evaluating and designing scientific inquiries (30.25%), and interpreting data & evidence scientifically (30.71%), are also classified as low