Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Skrining Senyawa Antibakteri dari Minyak Atsiri Rimpang Temu Kunci (Boesenbergia pandurata) terhadap Staphylococcus aureus dengan Metode Bioautografi Kontak Christiana, Indah; Soegianto, Lisa
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 7 No. 1 (2020): Februari
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v7i1.2391

Abstract

Fingerroot are generally used as a remedy for rheumatism, gastroenteritis, mucositis, diuretic, malaria, bowel disorders, flatulence, skin diseases, diarrhea, mouth sores, and intestinal worms. Essential oils found in Fingerroot are generally used as antibacterial. The purpose of this study is to determine the antibacterial activity of Fingerroot essential oils against Staphylococcus aureus and to determine the antibacterial compound of Fingerroot essential oils (Boesenbergia pandurata) using contact biautography methods. Fingerroot essential oil was obtained by the Stahl distillation method. Determination of the class of efficacious compounds was carried out by contact bioautography method and anisaldehyde-sulfuric acid and vanillin sulfate were used as spray reagent. The Fingerroot essential oil yields 0.38% and monoterpenes was determined as an antibacterial agent against Staphylococcus aureus.
Edukasi dan Prenatal Yoga Untuk Mengurangi Ketidaknyamanan Saat Kehamilan di Dusun Langring Desa Jambesari Banyuwangi Christiana, Indah; Kurniawati, Indah
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v1i2.157

Abstract

Kehamilan merupakan kondisi fisiologis yang akan di alami oleh setiap wanita, selama kehamilan banyak perubahan besar pada tubuh dengan waktu yang singkat sering menimbulkan beberapa gangguan dan keluhan yang mengurangi kenikmatan pada masa kehamilan. Prenatal Yoga merupakan salah satu alternatif kegiatan yang dapat membantu ibu untuk mengatasi ketidaknyamanan yang dialami selama kehamilannya. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan edukasi dan memberikan latihan prenatal yoga dalam mengurangi ketidaknyamanan ibu hamil. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan pertama memberikan edukasi atau pengetahuan tentang ketidaknyaman pada ibu hamil yang sering dirasakan, demontrasi latihan Prenatal Yoga yang di ikuti oleh semua ibu hamil sebanyak 7 peserta. Hasil yang di peroleh dari kegiatan ini semua ibu hamil memahami tentang informasi ketidaknyaman ibu hamil serta langsung mempraktekkan prenatal yoga dengan bimbingan kurang lebih selama 20 menit dan didapatkan keluhan setelah dilakukan prenatal Yoga mulai mulai berkurang sebagian besar dari peserta. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah ibu hamil semakin memahami tentang ketidaknyamanan yang dirasakan oleh ibu hamil, dan mampu pelakukan prenatal yoga secara baik sehingga mampu menurunkan keluhan yang dirasakan oleh ibu hamil.
Pemberian Edukasi Kesehatan Reproduksi Dan Pemberian Tablet Tambah Darah Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Remaja Christiana, Indah; Yulifah Salistia Budi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v2i2.284

Abstract

One of the causes of stunting is iron deficiency. Iron is essential in optimizing the First 1,000 Days of Life (HPK), including preventing stunting. Adolescents who marry at a young age have risks, especially for babies, such as low birth weight (LBW), prematurity, asphyxia, and stunting. Therefore, young women need to ensure their physical preparedness, which includes maintaining a nutritious diet and preventing anemia. Additionally, they should know about toddlers' growth and development and readiness to face stunting. This community service activity aims to increase knowledge about reproductive health and provide iron tablets, especially to teenagers in Rusunawa, Klatak Village, Banyuwangi. The implementation method involves educating about reproductive health, checking hemoglobin (Hb) levels, and administering iron tablets. The activity results showed that before being given education about reproductive health, the average knowledge of teenagers was 31, and there was an increase in knowledge of 52 points after being given education, and none of the teenagers in the flats suffered from anemia. At the end of the activity, distribute ten blood supplement tablets taken once a week.
Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Menjing Wetan dengan Pemberdayaan Posbindu Sulistyaningsih; Christiana, Indah; Desi Ratnasari; Khilda Durrotun N; Silviatul Amalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i2.544

Abstract

Program Posbindu PTM Waras di Menjing Wetan merupakan upaya pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan penyakit tidak menular (PTM) melalui deteksi dini faktor risiko PTM. Kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap bulan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya kebiasaan hidup yang sehat dan pemeriksaan kesehatan rutin. Pada kegiatan yang diadakan pada bulan Agustus 2024, sebanyak 51 orang masyarakat mengikuti pemeriksaan medis yang mencakup Pengukuran antropometri (berat badan, lingkar perut), pemeriksaan fisiologis (tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat), serta pemeriksaan lainnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar peserta, yaitu 51% penderita diabetes mellitus, disusul oleh hipertensi, kolesterol, dan asam urat. Program ini diharapkan dapat mengurangi prevalensi PTM melalui deteksi dini dan pemberdayaan kader kesehatan yang mampu memberikan edukasi dan mendampingi masyarakat. Dengan demikian, Posbindu PTM berperan penting bagi peningkatan kesehatan masyarakat, terutama dalam pencegahan dan pengelolaan faktor risiko PTM yang disebabkan oleh pola hidup tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan stres