Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA LINGKUP PENGAJARAN YANG TERINTEGRASI Aryani, Diah; Suharti, Dwi Sloria; Noviandi, Noviandi; Ariessanti, Hani Dewi
Universal Raharja Community (URNITY Journal) Vol. 4 No. 1 (2024): URNITY (Universal Raharja Community)
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/urnity.v4i1.3047

Abstract

Because of its emphasis on superimposing virtual information on top of real environments, augmented reality (AR) technology in education has emerged as a cutting-edge and promising field in both research and practice. This sets learning in a different context from traditional learning and opens up a whole new creative realm for learning.. The gap between teaching methods and the technological environment is increasing as a result of students' disinterest and low motivation when using traditional teaching approaches as well as teachers' reluctance to implement learning with technology. The lack of knowledge and ability of teachers at SDN Larangan 5, Tangerang City in the use and use of integrated technology in classroom teaching is still limited, especially for Augmented Reality (AR) technology, so boredom and lack of variety in the disclosure of their teaching materials often occur, which has an impact on learning outcomes. which is not optimal. This community service activity aims to achieve knowledge transfer by socializing learning content by utilizing Augmented Reality (AR) technology using a smartphone or tablet which will later be used to see and observe objects from the markers that have been provided. This activity uses the Community-Based Participatory Action Research (CBPAR) method with three core stages of the CBPAR action cycle, namely: planning, implementation and evaluation. And the results of the analysis of this activity state that there has been an increase in knowledge and interest regarding the use of technology, especially Augmented Reality (AR) technology which is included in learning activities with analysis results of 50%. Keywords: Augmented Reality, Community Based Participatory Action Research (CBPAR), learning content
Klasifikasi Sentimen untuk Prediksi Churn Pengguna Aplikasi Mamikos Menggunakan Support Vector Machine (SVM) dan Naïve Bayes Fitri Nur Utami; Hani Dewi Ariessanti; Riya Widayanti; Arief ichwani
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1244

Abstract

Tingginya tingkat churn atau berhentinya pengguna dalam menggunakan aplikasi Mamikos menjadi tantangan serius bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen dan memprediksi kemungkinan churn pengguna menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) dan Naïve Bayes. Metode ini dipilih karena SVM unggul dalam menangani data berdimensi tinggi, sedangkan Naïve Bayes efektif dalam klasifikasi berbasis probabilitas. Dataset diperoleh dari perusahaan Mamikos melalui program studi independen, kemudian melalui tahapan preprocessing, ekstraksi fitur, pelabelan, dan pemodelan. Evaluasi dilakukan menggunakan confusion matrix untuk mengukur akurasi, presisi, recall, dan f1-score. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi kedua algoritma memberikan akurasi yang cukup baik dalam memprediksi churn berdasarkan ulasan pengguna. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi retensi pelanggan berbasis machine learning.
Komparasi Model CNN untuk Klasifikasi Citra Pakaian Adat Tradisional Indonesia Muhamad Septian Nugraha; Hani Dewi Ariessanti; Habibullah Akbar
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1245

Abstract

Kemajuan teknologi, khususnya di industri fesyen, telah mendorong munculnya fenomena fesyen cepat (fast fashion), yaitu produksi pakaian yang cepat dan massal dalam siklus pendek. Indonesia juga kaya akan warisan budaya, termasuk pakaian adat yang mencerminkan identitas setiap suku dan daerah. Generasi muda, sebagai target utama fesyen cepat, menghadapi tantangan untuk mengenali dan melestarikan warisan budaya ini di tengah maraknya tren pakaian modern. Salah satu cara untuk memperkenalkan kembali pakaian adat adalah melalui klasifikasi citra yang memanfaatkan metode Convolutional Neural Network (CNN) dalam pembelajaran mesin. Model klasifikasi ini dapat diimplementasikan pada platform digital seperti aplikasi atau situs web yang interaktif dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan membandingkan empat arsitektur CNN untuk klasifikasi citra pakaian adat: Custom CNN (3 Conv Layer), ResNet-50, MobileNetV2, dan YOLOv8. Pendekatan yang digunakan bersifat eksperimental, dengan fokus pada evaluasi kinerja model berdasarkan tingkat akurasi. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa YOLOv8 memberikan hasil terbaik, dengan akurasi mencapai 100% pada epoch ke-30 dan ke-50. Model ResNet-50 berada di posisi kedua dengan akurasi 99% pada epoch ke-50. Sementara itu, MobileNetV2 mencapai akurasi 85%, dan CNN Custom mencapai akurasi maksimum 79%. Temuan ini menunjukkan bahwa YOLOv8 merupakan arsitektur yang unggul untuk tugas mengklasifikasikan citra pakaian adat Indonesia.
Implementasi Sistem Informasi Penjualan Berbasis Website Sebagai Strategi Digitalisasi UMKM Pada Rano Cake Muhammad Bima Aryantoro; Riya Widayanti; Hani Dewi Ariessanti; Ryan Putra Laksana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4499

Abstract

Rano Cake merupakan usaha mikro kecil menengah di bidang makanan yang berfokus pada produksi dan penjualan kue dengan sistem pre-order serta layanan langsung. Promosi dan komunikasi pelanggan sebelumnya masih mengandalkan media sosial sehingga menimbulkan kendala berupa perubahan informasi yang tidak konsisten, proses konfirmasi manual, dan pencatatan transaksi yang rawan kesalahan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi penjualan berbasis web dengan integrasi gerbang pembayaran untuk menyederhanakan pemesanan, pembayaran, dan pengelolaan transaksi. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Sistem dikembangkan dengan pendekatan Prototyping menggunakan teknologi Next.js, NestJS, PostgreSQL, dan HeroUI. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efisiensi proses bisnis, memberikan transparansi layanan melalui pelacakan pesanan, serta memudahkan pemilik usaha dalam memantau transaksi dan menyusun laporan penjualan.
Perancangan dan Implementasi Aplikasi Virtual Try-On Pakaian dengan Fitur Unggah Model 3D Berbasis Web Menggunakan React dan Three.js Septian, Irfan; Ariessanti, Hani Dewi; Herwanto, Agus; Go, Ratna Yulika
Journal Artificial: Informatika dan Sistem Informasi Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/artificial.1142

Abstract

E-commerce telah berkembang pesat, dengan visualisasi produk dan kecerdasan buatan (AI) menjadi faktor kunci dalam meningkatkan pengalaman pengguna dan membantu pengambilan keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan aplikasi web Virtual Try-On untuk produk busana, di mana pengguna dapat melihat pakaian dalam bentuk model 3D interaktif serta memanfaatkan fitur chatbot AI untuk rekomendasi fashion. Aplikasi dibangun menggunakan framework React.js di sisi frontend dan Three.js untuk merender model 3D pakaian yang dapat diunggah (upload) ke sistem. Fitur 3D memungkinkan pengguna memutar, memperbesar, dan melihat pakaian dari berbagai sudut seolah-olah mencobanya secara virtual, memberikan gambaran yang lebih nyata dibanding foto 2D. Selain itu, diintegrasikan AI “Gemini” sebagai virtual stylist – berupa chatbot interaktif yang dapat menjawab pertanyaan seputar produk dan memberikan saran outfit personal. Metodologi penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan UI/UX, implementasi sistem, serta pengujian fungsional (black-box) dan uji coba pengguna. Hasil implementasi menunjukkan platform e- commerce dengan fitur try-on 3D dan chatbot AI dapat berjalan dengan baik. Pengguna dapat berinteraksi dengan model 3D secara lancar dan mendapatkan rekomendasi fashion secara real-time. Fitur-fitur ini terbukti meningkatkan pemahaman pengguna teqrhadap produk sekaligus memberikan dukungan keputusan yang lebih akurat melalui teknologi AI. Pengujian menunjukkan seluruh fungsionalitas utama sudah sesuai kebutuhan, dan umpan balik pengguna awal mengindikasikan pengalaman belanja yang lebih interaktif, informatif, dan percaya diri dengan adanya visualisasi 3D dan asisten virtual.
Digitalisasi Sistem Absensi Real-Time Berbasis QR Code Dengan Validasi Lokasi Untuk Meningkatkan Akuntabilitas Kehadiran Personel Pamungkas, Bayu; Iswahyudi, Raden Teddy; Anwar, Nizirwan; Ariessanti, Hani Dewi
ROUTERS: Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 1, Februari 2026
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Internet, Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/rt.v5i1.4781

Abstract

Digital transformation has encouraged organisations to adopt information systems that are more efficient, accurate, and transparent, including in the management of personnel attendance. Conventional manual attendance systems still present significant limitations, such as high susceptibility to human error, data duplication, manipulation, and inefficiency in data processing and reporting. This study aims to design and develop a QR code–based attendance system as a digital solution to improve the reliability and accountability of attendance records. The software development process follows the Waterfall methodology, encompassing requirement analysis, system design, implementation, and testing stages. System modelling is conducted using unified modeling language (UML) diagrams and an entity relationship diagram (ERD) to clearly define system structure and operational workflows. The implemented system enables attendance recording through QR code scanning integrated with a centralised database in real-time, supported by QR validity checks, location validation based on location name or GPS radius, prevention of duplicate scans within a five-minute interval, and automatic determination of attendance status as PRESENT or LATE. System testing is performed using the Black Box Testing method to verify functional compliance from the user’s perspective without examining internal code structures. The testing results demonstrate that all core system functions operate in accordance with the specified requirements and business rules, responding appropriately to both valid and invalid input scenarios. Furthermore, each successful transaction consistently generates attendance records and activity logs, ensuring data integrity, traceability, and accountability. Overall, the proposed QR code–based attendance system effectively enhances efficiency, accuracy, and transparency in attendance management and is considered suitable for operational implementation and further development.
Co-Authors Adrianta, Ade Tirta Afridha Septian Yuswanto Ahmad Roihan Ahmad Roihan, Ahmad Ahmad, Daelami Akbar, Habibullah Almadani, Rafi Sina Amalia Syahidah Annisa Dwiyanti, Annisa Arnas, Dio Hartawan Ary Budi Warsito Ary Budi Warsito Ary Budi Warsito Awaliyah, Kholipatul Azizah Handayani Putri bayu pamungkas Binastya Anggara Sekti Costa, Pedro Desrianti, Dewi Immaniar Desy Indriyani Diah Aryani, Diah Dian Anggraini Purwaningtyas Erick Febriyanto Fatonah, Nenden Siti Ferdiansyah, Januri Fitri Nur Utami Haryono Soeparno Hasanuddin, Ardy Satria Heni Handayani, Heni Herwanto, Agus Ichwani, Arief Ichyan Holilan Ifran Sanni Ignatius Joko Dewanto Indrianto Indrianto Iswahyudi, Raden Teddy Jefry Sunupurwa Asri Joko Widiarto Khanna Tiara Khanna Tiara, Khanna Khoirunisa, Alfiah Kurniawan, Andree Maldini Malabay Malabay Manurung, Edward Boris P Mario Mario Martono Martono Martono Martono Muhamad Septian Nugraha Muhamad Yusup Muhammad Bima Aryantoro Nida Hanifah Nizirwan Anwar Noviandi Noviandi Noviandi Noviandi, Noviandi Nur Azizah Nurhasni Rumoma Pratama, Saria Rizki Qurotul Aini Raditya, Paramadinah Aqil Radiyanto Radiyanto Rahaman, Mosiur Ratna Yulika Go Rifan Munzilin Riya Widayanti Robbyul Awal Amrullah Rohilah MI, Siti Ela Rohman, Ubaedillah Ryan Putra Laksana Saria Rizki Pratama Selvana Arma Putra Septian, Irfan Setiawati, Popong Shine Pintor Siolemba Patiro Sigit Santoso Siti Ela Rohilah MI Suci, Kitab Suharti, Dwi Sloria Supriyono, Ignatius Agus Sutanto, Imam Syahrizal Dwi Putra Syahrizal Dwi Putra Syahrizal Dwi Putra Syahrul Naufalrafa Syaiful Fajri Syaiful Fajri Togar Alam Napitupulu Ulum, Muhamad Bahrul Untung Rahardja Wahyu, Sawali Widodo, Agung Mulyo Willi Kornellius Yulhendri Yulhendri Yusuf, Dadi