Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Development of Standard Assessment for Understanding Green Chemistry Principles Based on Unity of Science Rahmawati, Atik; Mulyanti, Sri; Ummah, Khoirul
Jurnal Tadris Kimiya Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Department of Chemistry Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v9i1.30276

Abstract

Understanding green chemistry is a crucial aspect for chemistry teacher graduates, as it equips them with the knowledge and skills to promote sustainable practices, minimize environmental impact, and inspire the next generation of students to engage in eco-friendly scientific innovation. This research is dedicated to developing a standard assessment for understanding Green Chemistry based on the Unity of Science (UoS), which is grouped into three categories: reagents, reaction processes, and reaction products. The research uses a mixed methods design with a triangulation model. A significant part of the research process is the validation of the feasibility of the instrument developed, which was done by five chemical experts. The multi-rater responses obtained were then analyzed using the feasibility criteria of the processed Rasch results. In the trial process, 40 students from the Chemistry Education program were selected as research subjects. The results showed that the reliability of the questions was 0.87, with an item separation level of 2.54. This reliability value of 0.87 indicates that the developed questions are of excellent quality and can be used as a standard for measuring understanding of Green Chemistry based on Unity of Science.
Pemulihan Kesehatan Mental Anak Berkonflik dengan Hukum: Evaluasi Pengaruh Pendekatan berbasis Kewirausahaan Sosial Restoratif pada Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan di Kabupaten Jember Rahmawati, Atik; Faisyahril, Ria; Santoso, Budhy; Nufus, Belgis H.; Choirotunnisa, Maisaroh; Siwe, Laila W. La; Chanifa, Azza; Nugroho, Achmad S.; Kadafi, Najmudil A.; Syamwalid, Krisdian T.; Ramadhani, Pandu N.T.
Jurnal Kawistara Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.104144

Abstract

Anak yang berkonflik dengan hukum seringkali terstigma dan punya tantangan beradapatasi kembalidalam masyarakat yang berpengaruh buruk terhadap kesehatan mental mereka. Penelitian ini mendeskripsikan,kesehatan mental anak berbasis kewirausahaan sosial restoratif oleh Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan di Kabupaten Jember. Pembahasan utama artikel ini ialah bagaimana pendekatan ini dapatmeningkatkan kapasitas lembaga, sekaligus kapasitas personal untuk memperkuat kesehatan mental anak dalam bentuk pengetahuan, keterampilan, psikologis,sosial, maupun spiritual. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus, yang melibatkan Kelompok Masyarakat sebagai pelaksana serta anak sebagai penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan, melalui kewirausahaan sosial restoratif, lembaga mampu mengatasi dilema dalam pelayanan dan pengelolaan pendanaan, serta mampu menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan psikologis, memberikan keterampilan praktis, serta mendorong anak untuk berkegiatan positif dan produktif sebagai bekal ketika anak reunifikasi ke masyarakat. Aspek kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi pemberdayaancsosial melalui kewirausahaan sosial dengan pendekatanckeadilan restoratif sebagai upaya penguatan kesehatan mental dan peningkatan kapasitas anak. Model ini memberikan solusi inovatif untuk mendukung reintegrasi anak berkonflik dengan hukum ke dalam masyarakat secara inklusi dan berkelanjutan.
Asesmen Formatif Berbasis Teknologi dalam Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Deep Learning Rahmawati, Putri Melinda; Khoiriyah, Siti; Rahmawati, Atik; Sutopo, Sutopo; Musrikah, Musrikah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2026): In Press
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i1.8834

Abstract

Perkembangan teknologi menjadikan asesmen formatif lebih adaptif dan interaktif, namun penerapannya masih berfokus pada teknis dan belum sepenuhnya mendukung pembelajaran mendalam (deep learning), berorientasi pada proses belajar. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan menganalisis asesmen formatif berbasis teknologi dalam pembelajaran matematika dengan pendekatan deep learning. Penelitian ini menawarkan kerangka konseptual integrasi asesmen formatif berbasis teknologi dengan prinsip meaningful, mindful, dan joyful yang belum banyak dibahas pada penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan melalui penelaahan naskah akademik Kemendikdasmen RI, buku pembelajaran mendalam, serta artikel jurnal ilmiah relevan tahun 2023 - 2025 dengan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen formatif berbasis teknologi pada prinsip meaningful terwujud melalui penyajian soal kontekstual, visualisasi konsep, dan permasalahan autentik. Prinsip mindful didukung oleh umpan balik instan dan pemanfaatan learning analytics yang mendorong refleksi metakognitif. Sedangkan prinsip joyful diwujudkan melalui integrasi gamifikasi dan kuis interaktif yang menciptakan suasana asesmen yang menyenangkan serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan aktif siswa. Sehingga, asesmen formatif berbasis teknologi berbasis deep learning berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran matematika secara bermakna, reflektif, dan menyenangkan
PEMERIKSAAN VISUS SERTA EDUKASI MENGENAI MATA MERAH DAN PENGGUNAAN OBAT TETES Prasetya, Harka; Pritasari, Alteriana Mydriati Sita; Rahmawati, Atik; Bellarinatasari, Nika; K, Hikban Fiqhi; K, Raditya Pradana Daryosta; Wibowo, Wakhid; Setiyono, Agus; Kurniawan, Ajik; Ariana, Tirtanti Siwi; Ningsih, Tri; Lestari, Puji; Ratnasari, Tyas Puji; A'yunina, Qurrotu; Suparmi, Suparmi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20395

Abstract

Abstrak: Tingkat pengetahuan dan kesadaran warga pesantren dalam menjaga kesehatan mata masih tergolong rendah, maka pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan pemeriksaan dan konsultasi mata, serta edukasi mengenai mata merah dan penggunaan tetes mata di Pondok Pesantresn (Ponpes) Islam Baitussalam, Mijen, Semarang. Kegiatan pemeriksaaan kesehatan mata dan edukasi diikuti oleh warga Ponpes Baitussalam, Mijen Semarang sebanyak 173 orang, yang berusia antara 7-76 tahun. Evaluasi keberhasilan edukasi dilaksanakan melalui pemberian pertanyaan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil pemeriksaaan mata diperoleh bahwa 43,9% peserta memiliki penglihatan yang normal, 38,2% memerlukan kacamata, 16,2% mengalami myopia, dan 15% memerlukan rujukan. Edukasi mengenai mata merah dan penggunaan tetes mata bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan sebesar 10% bagi warga pesantren Baitussalam, Mijen Semarang. Warga mengharapkan bahwa PkM dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan ada kerjasama dengan optik maupun rumah sakit yang dapat memberikan kacamata gratis sesuai hasil pemeriksaaan maupun operasi katarak gratis.Abstract: The level of knowledge and awareness of residents in keeping eye health is still low, so devotion to the community (PkM) waas aimed at providing examination and eye consultation, as well as education about red eyes and the use of eye drops in Pondok Pesantresn (Ponpes) Islam Baitussalam, Mijen, Semarang. The eye health examination and education activities were followed by the citizens of Ponpes Baitussalam, Mijen Semarang of 173 people, who are between 7-76 years of age. Evaluation of educational success was carried out by asking questions before and after the examination. Eye examinations showed that 43.9% of participants had normal vision, 38.2% needed glasses, 16.2% had myopia, and 15% needed reference. Education about red eyes and the use of eye drops is beneficial to increasing knowledge by 10% for the residents of the Baitussalam, Mijen Semarang. Citizens expect that the PkM can be implemented continuously and there is cooperation with optics and hospitals that can provide free glasses according to the results of the examination as well as free cataract surgery.