Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Kalacakra

IMPLEMENTASI DEMOKRASI DAN HAK ASASI MANUSIA DALAM MEMBANGUN MASYARAKAT YANG DEMOKRATIS Widiawati Widiawati; Irawan Hadi Wiranata
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v3i1.5578

Abstract

Hak asasi manusia dan demokrasi merupakan konsepsi kemanusiaan dan relasi sosial yang dilahirkan dari sejarah peradaban manusia di seluruh penjuru dunia. Hak asasi manusia dan demokrasi juga dapat dimaknai sebagai hasil perjuangan manusia untuk mempertahankan dan mencapai harkat kemanusiaannya, sebab hingga saat ini hanya konsepsi hak asasi manusia dan demokrasilah yang terbukti paling mengakui dan menjamin harkat kemanusiaan. Konsepsi demokrasi dan hak asasi manusia dalam perkembangannya sangat terkait dengan konsepsi negara hukum. Dalam sebuah negara hukum, Hukum dimaknai sebagai kesatuan hirarkis tatanan norma hukum yang berpuncak pada konstitusi. Hal ini berarti bahwa dalam sebuah negara hukum menghendaki adanya supremasi konstitusi. Peraturan perundang-undangan yang berlaku menjadi rujukan untuk menegakkan pelaksanaan hak asasi manusia secara demokratis. Hal ini tidak menghalangi kebebasan manusia dalam kehidupan sosial. Oleh karena itu, seseorang harus menyadari dan menghormati hak-hak orang lain yang didukung oleh tingkat intelektual, moral, dan kesadaran sosial yang tinggi didalam diri agar dapat memelihara dan membangun masyarakat yang demokratis. Dalam konteks inilah adanya Demokrasi dan Hak Asasi Manusia di Indonesia di harapkan mampu membangun masyarakat yang demokratis. Metode yang di gunakan dalam artikel ini berdasarkan analisa dari kajian pustaka dengan model deskriptif di dukung dengan buku dan jurnal yang relevan. Tujuan kajian ini, Diharapkan mampu memberikan solusi dalam membangun nmasyarkat yang demokratis dan dapat menciptakan masyarakat yang berjiwa sosial yang tinggi. Demokrasi dalam suatu negara hanya akan tumbuh subur apabila dijaga warga negara yang demokratis.
Umat Hindu Diwilayah Jawa Sebagai Kelompok Minoritas dalam Mewujudkan Integrasi Nasional Welling Yonado; Irawan Hadi Wiranata
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v3i1.4616

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui keadaan di mana umat hindu di wilayah jawa dapat beradaptasi dan bersikap komformitas terhadap agama mayoritas masyarakat Indonesia khususnya di jawa, sehingga dapat mewujudkan integrasi nasioanal yang memiliki rasa toleransi yang tinggi antarumat beragama guna mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia. Pentingnya integrasi sosial merupakan hal utama dalam mewujudkan persatuan  dengan upaya pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan sosial dalam suatu sistem sosial masyarakt multikultural dengan kelompok minoritas didalamnya. Metode penulisan artikel ini menggunakan kajian kepustakaan atau library research dengan hasil yang bersifat deskriptif. Data yang digunakan dalam artikel ini bersumber dari artikel ilmiah, jurnal, dan media masa online. Kemudian data yang diperoleh dikumpulkan dan diolah menggunakan teknik dokumentasi dan identifikasi fakta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kehidupan umat hindu jawa yang memiliki kelompok kecil atau  minoritas mampu dalam mewujudkan integrasi nasional yang adaptif dengan kelompok mayoritas, Penganut konflik berpendapat bahwa masyarakat terintegtrasi atas paksaan dan karena adanya saling ketergantungan di antara berbagai kelompok. Integrasi nasional akan terbentuk apabila sebagian besar masyarakat memiliki kesepakatan tentang batas-batas teritorial, nilai-nilai, norma-norma, dan pranata-pranata sosial. Dengan demikian terwujudnya integrasi nasional anatara kelompok minoritas dengan kelompok mayoritas dimaknai  sebagai suatu proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan sosial sehingga dapat menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi dan membentuk satu kesatuan yang utuh.
ANALISIS KASUS RASISME PADA MASYARAKAT PAPUA DALAM SUDUT PANDANG HAM Fitra Jati Lestari; Irawan Hadi Wiranata; Nur Salim
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v4i1.6430

Abstract

Riset ini bertujuan memahami serta mengkaji isu rasisme melalui sudut pandang Hak Asasi Manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dan metodologinya adalah studi pustaka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa prasangka rasial dan etnis tetap ada di seluruh masyarakat Indonesia sendiri kerap terjadi diskriminasi terhadap ras dan etnis suatu golongan. Indonesia memiliki peraturan yang dianggap efektif perihal penanganan serta penekanan kasus diskriminasi. Meskipun begitu, pengtahuan peraturan yang berlaku belum mencakup seluruh masyarakat sebab minimnya penyuluhan yang menimbulkan terjadinya penanganan namun belum kuat untuk melakukan pencegahan. Oleh karena itu, disarankan bagi pemerintah untuk mengedukasi masyarakat terkait peraturan-peraturan yang berlaku tentang peniadaan diskriminasi. Akibatnya, pelanggaran seperti menghina ras atau suku tertentu tidak lagi dianggap kecil, dan undang-undang ini berpotensi efektif.