Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENYULUHAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI KELURAHAN MULYASARI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMANSARI KOTA TASIKMLAYA PROVINSI JAWA BARAT Lilis Lismayanti; Ida Rosidawati; Ryan Apriyandi Hakim; Ulfiana Rochman
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja adalah individu yang mengalami masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Pada rentang usia remaja seseorang banyak mengalami perubahan-perubahan baik itu fisik maupun psikis. Saat ini banyak terjadi fenomena yang berkaitan dengan remaja akibat adanya perubahan yang terjadi pada diri remaja itu sendiri, diantaranya dalah pergaulan bebas yang menyebabkan angka kejadian hamil di usia muda, penyakit menular seksual yang semakin meningkat. Hal-hal tersebut disebabkan karena lemahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja. Survei yang dilakukan oleh WHO tentang pendidikan kesehatan reproduksi membuktikan dapat mengurangi atau mencegah perilaku hubungan seksual pranikah yang berarti pula dapat mengurangi akibat-akibat yang terjadi dari tindakan tersebut. Oleh karena itu akan dilaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan reproduksi remaja. Berdasarkan hasil survei komisi perlindungan anak Indonesia bekerja sama dengan lembaga perlindungan anak (LPA) di 12 provinsi pada tahun 2007 diperoleh pengakuan remaja bahwa sebanyak 93,7% anak SMP dan SMU pernah melakukan ciuman, petting, dan oral seks, 62,7% anak SMP mengaku sudah tidak perawan, 21,2% remaja SMA mengaku sudah pernah melakukan aborsi. Dalam buku pernikahan dini, delima generasi ekstravaganza, hampir 80% remaja melakukan hubungan seksual ( intercourse) di luar nikah dengan pacarnya dalam jangka kurang dari 1 tahun. Kasus KTD (kehamilan tidak diinginkan) yang terjadi 30% pada remaja informasi mengenai seksual dicoba untuk dipenuhi dengan cara membahas bersama teman-teman, buku-buku tentang seksual atau mengadakan percobaan dengan jalan masturbasi, bercumbu atau berhubungan seksual.
PENYULUHAN TENTANG MEROKOK DI DALAM RUMAH DI RW 10 KELURAHAN MULYASARI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARAT Lilis Lismayanti; Ida Rosidawati; Syahreza Muh Al Ghafiki; Maulana Gunawan
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok adalah salah satu zat adiktif yang bisa digunakan mengakibatkan bahaya bagi kesehatan individu dan masyarakat. Kemudian ada juga yang menyebutkan bahwa rokok adalah hasil olahan tembakau terbungkus termasuk cerutu atau bahan lainnya yang dihasilkan dari tanaman nicotiana tabacum, nicotiana rustika dan spesies lainnya atau sintesisnya yang mengandung nikotin dan tar dengan atau tanpa bahan tambahan. Saat ini penjualan rokok semakin tak terkendali dan tanpa batasan, seperti diketahui dari anak-anak remaja maupun dewasa bisa membeli rokok secara bebas. Hal ini merugikan bagi generasi penerus bangsa rokok sangat mengancam generasi penerus bangsa. Para tenaga kesehatan menginginkan adanya tindakan dan usaha mencegah remaja di bawah umur dari bahaya merokok. Oleh karena itu akan diadakan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk semua kalangan. Kegiatan ini dilaksanakan di masjid Al mubarokah Tasikmalaya pada tanggal 6 April 2018 dan masjid Manarul Huda pada tanggal 10 april 2018 oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah, bertujuan untuk menambah pengetahuan tentang bahaya merokok
PEMERIKSAAN GOLONGAN DARAH PADA MASYARAKAT RW 004 KELURAHAN MULYASARI KECAMATAN TAMANSARI Miftah Nurhakim; Apip ripki Apip ripki; Devina sinta nuraisah; Dina Nurul Zakia; Elisa handayani; M ikhlasul A; Fiqri mohamad alfian; Mita Berlian Marjani; Nopa srihandayani; Risma niati; Sri Mulyani; Suwondo anjar rifai; Abya salma sajida; Dara agita liana; Amalia insani putri; Lilis lismayanti; Deri Haryadi; Fitri Nurlina
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v3i1.4349

Abstract

Golongan darah merupakan sebuah identitas dari seorang individu. Sistem penggolongan darah yang banyak dikenal yaitu sistem ABO dengan rincian golongan darah A, B , AB, dan O. Identitas dari golongan darah ini, kurang lebihnya merupakan sebuah informasi yang berperan besar dalam memenuhi kebutuhan darah. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar masyarakat dapat mengetahui golongan darah dan mengetahui fungsi dari jenis golongan darah tersebut. Desain yang dilakukan dalam kegiatan ini menggunakan desain deskriptif observasional yaitu menggambarkan hasil pemeriksaan golongan darah berdasarkan hasil observasi di lapangan. Hasil yang diperoleh yaitu persentase golongan darah dari masyarakat RW 004 kelurahan Mulyasari untuk golongan darah A yaitu 35,3%, golongan darah B yaitu 22,7%, golongan darah AB yaitu 8,7%, dan golongan darah O yaitu 33,3%. Golongan darah yang telah diperiksa dapat diketahui oleh masyarakat RW 004 dan dapat digunakan sebagai identitas oleh masyarakat jika dibutuhkan untuk meemnuhi kebutuhan darah, per individu dari masyarakat sudah mengetahui jenis golongan darah mereka.
Penerapan Jus Semangka Terhadap Pasien Hipertensi Di Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Indri Chaerusaeni; Lilis Lismayanti; Nina Pamela Sari; Ryssa Kania; Derri Haryadi; Andy Krisnasatriya; Yunda Nurachman; Mohamad Ali Sy’ban; Lilik Herawati
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.4359

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi persistem dimana sistoliknya di atas 140 mmHg dan tekanan diastolik di atas 90 mmHg. World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 Miliar orang di dunia menyandang hipertensi, artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis hipertensi. Hipertensi dapat diberikan dengan non farmaologi yaitu jus semangka. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesehatan dan pengetahuan pasien hipertensi khususnya kepada Ny.R pada tanggal 04-24 Desember 2023 di Sukamaju rw 03 Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari. Hasil pengabdian didapatkan respon responden antusias dan terapi jus semangka terlihat memiliki khasiat untuk penurunan tekanan darah. Kesimpulannya adanya penurunan tekanan darah kepada Ny.R dan diharapkan tenaga kesehatan mampu memberikan informasi mengenai penanganan non farmakologi kepada pasien hipertensi.
Implementasi Perilaku Hidup Sehat Pada Lansia Di Panti Werda Welas Asih Singaparna Aida Sri Rachmawati; Heri Budiawan; Nina Pamela Sari; Lilis Lismayanti; Hani Handayani; Fitri Nurlina; Ratni; Sri Mulyanti
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.4369

Abstract

Lansia merupakan fase usia akhir dari seorang individu. Usia lansia merupakan usia dimana terjadi perubahan fisik yang bersifat kemunduran baik dari segi fisik, psikologis, yang seringkali menimbulkan dampak pada penurunan kualitas hidup. Faktor lingkungan, perilaku hidup sehat, dan kematangan spiritual, dan mampu menerima terhadap perubahan yang dialaminya  mempengaruhi  seorang lansia  menjalani fase akhir hidupnya agar tetap bahagia. Panti Werdha Welas Asih Singaparna merupakan tempat yang disediakan bagi para lansia yang keluarganya tidak mampu untuk mengurus atau para lansia yang sudah tidak mempunyai tempat tinggal, yang berasal dari daerah dalam dan luar Kabupaten Tasikmalaya. Permasalahan Lansia yang tinggal di Panti Werdha Welas Asih pada umumnnya lansia merasakan kebosanan, dan kurangnya daya dukung keluarga, dan juga keterbatasan dari nutrisi yang kaya akan zat gizi. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan kenyamanan pada lansia. Metode yang digunakan berupa edukasi tentang perilaku hidup sehat, senam lansia dan  hiburan pada  seluruh penghuni  Panti Werda Welas Asih Singaparna yang berjumlah 4o  orang, Evaluasi berupa  diskusi dan tanya jawab. Hasil didapatkan respon lansia sangat antusias dan merasa senang dengan kegiatan yang sudah dilakukan. Edukasi pada lansia diharapkan dilakukan secara rutin.
SENAM HIPERTENSI DAN PEMBERIAN JUS BUAH SEMANGKA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DI MASYARAKAT RW 09 CIBURUYAN Syifa Nurfadilah; Miftahul Falah; Erfan Efendi; Nina Pamelasari; Lilis lismayanti
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v3i1.4371

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi tekanan nadi tinggi ( systole ≥140 mmHg dan diastol ≥90 mmHg). Hipertensi dapat dikurangi melalui terapi obat dan non obat, Senam hipertensi  merupakan  olah  raga  yang  salah  satunya bertujuan untuk  meningkatkan aliran darah dan pasokan oksigen  ke  dalam  otot-otot  dan rangka yang aktif  khususnya otot jantung sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan pengabdian ini agar masyarakat lebih aware lagi terkait perilaku hidup sehatnya dan mengurangi perilaku yang cenderung beresiko terhadap tekanan darahnya. Metode pengabdian ini menggunakan Pre Eksperimental dengan rancangan One Group Pretest – Postest Design. Hasil pengabdian di masyarakat RW 09, ditemukan permasalahan yaitu ada beberapa orang yang mengalami Hipertensi. Maka dari itu diadakan Senam Hipertensi dan pemberian Jus buah semangka di wilayah RW 09. Kesimpulannya kegiatan senam dan pemberian jus semangka pada penderita hipertensi dapat menjadi obat untuk mencegah terjadinya kenaikan darah atau bisa menurunkan tekanan darah.