Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENYULUHAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI KELURAHAN MULYASARI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMANSARI KOTA TASIKMLAYA PROVINSI JAWA BARAT Lilis Lismayanti; Ida Rosidawati; Ryan Apriyandi Hakim; Ulfiana Rochman
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja adalah individu yang mengalami masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Pada rentang usia remaja seseorang banyak mengalami perubahan-perubahan baik itu fisik maupun psikis. Saat ini banyak terjadi fenomena yang berkaitan dengan remaja akibat adanya perubahan yang terjadi pada diri remaja itu sendiri, diantaranya dalah pergaulan bebas yang menyebabkan angka kejadian hamil di usia muda, penyakit menular seksual yang semakin meningkat. Hal-hal tersebut disebabkan karena lemahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja. Survei yang dilakukan oleh WHO tentang pendidikan kesehatan reproduksi membuktikan dapat mengurangi atau mencegah perilaku hubungan seksual pranikah yang berarti pula dapat mengurangi akibat-akibat yang terjadi dari tindakan tersebut. Oleh karena itu akan dilaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan reproduksi remaja. Berdasarkan hasil survei komisi perlindungan anak Indonesia bekerja sama dengan lembaga perlindungan anak (LPA) di 12 provinsi pada tahun 2007 diperoleh pengakuan remaja bahwa sebanyak 93,7% anak SMP dan SMU pernah melakukan ciuman, petting, dan oral seks, 62,7% anak SMP mengaku sudah tidak perawan, 21,2% remaja SMA mengaku sudah pernah melakukan aborsi. Dalam buku pernikahan dini, delima generasi ekstravaganza, hampir 80% remaja melakukan hubungan seksual ( intercourse) di luar nikah dengan pacarnya dalam jangka kurang dari 1 tahun. Kasus KTD (kehamilan tidak diinginkan) yang terjadi 30% pada remaja informasi mengenai seksual dicoba untuk dipenuhi dengan cara membahas bersama teman-teman, buku-buku tentang seksual atau mengadakan percobaan dengan jalan masturbasi, bercumbu atau berhubungan seksual.
PENYULUHAN TENTANG MEROKOK DI DALAM RUMAH DI RW 10 KELURAHAN MULYASARI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARAT Lilis Lismayanti; Ida Rosidawati; Syahreza Muh Al Ghafiki; Maulana Gunawan
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok adalah salah satu zat adiktif yang bisa digunakan mengakibatkan bahaya bagi kesehatan individu dan masyarakat. Kemudian ada juga yang menyebutkan bahwa rokok adalah hasil olahan tembakau terbungkus termasuk cerutu atau bahan lainnya yang dihasilkan dari tanaman nicotiana tabacum, nicotiana rustika dan spesies lainnya atau sintesisnya yang mengandung nikotin dan tar dengan atau tanpa bahan tambahan. Saat ini penjualan rokok semakin tak terkendali dan tanpa batasan, seperti diketahui dari anak-anak remaja maupun dewasa bisa membeli rokok secara bebas. Hal ini merugikan bagi generasi penerus bangsa rokok sangat mengancam generasi penerus bangsa. Para tenaga kesehatan menginginkan adanya tindakan dan usaha mencegah remaja di bawah umur dari bahaya merokok. Oleh karena itu akan diadakan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk semua kalangan. Kegiatan ini dilaksanakan di masjid Al mubarokah Tasikmalaya pada tanggal 6 April 2018 dan masjid Manarul Huda pada tanggal 10 april 2018 oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah, bertujuan untuk menambah pengetahuan tentang bahaya merokok
PEMERIKSAAN GOLONGAN DARAH PADA MASYARAKAT RW 004 KELURAHAN MULYASARI KECAMATAN TAMANSARI Miftah Nurhakim; Apip ripki Apip ripki; Devina sinta nuraisah; Dina Nurul Zakia; Elisa handayani; M ikhlasul A; Fiqri mohamad alfian; Mita Berlian Marjani; Nopa srihandayani; Risma niati; Sri Mulyani; Suwondo anjar rifai; Abya salma sajida; Dara agita liana; Amalia insani putri; Lilis lismayanti; Deri Haryadi; Fitri Nurlina
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v3i1.4349

Abstract

Golongan darah merupakan sebuah identitas dari seorang individu. Sistem penggolongan darah yang banyak dikenal yaitu sistem ABO dengan rincian golongan darah A, B , AB, dan O. Identitas dari golongan darah ini, kurang lebihnya merupakan sebuah informasi yang berperan besar dalam memenuhi kebutuhan darah. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar masyarakat dapat mengetahui golongan darah dan mengetahui fungsi dari jenis golongan darah tersebut. Desain yang dilakukan dalam kegiatan ini menggunakan desain deskriptif observasional yaitu menggambarkan hasil pemeriksaan golongan darah berdasarkan hasil observasi di lapangan. Hasil yang diperoleh yaitu persentase golongan darah dari masyarakat RW 004 kelurahan Mulyasari untuk golongan darah A yaitu 35,3%, golongan darah B yaitu 22,7%, golongan darah AB yaitu 8,7%, dan golongan darah O yaitu 33,3%. Golongan darah yang telah diperiksa dapat diketahui oleh masyarakat RW 004 dan dapat digunakan sebagai identitas oleh masyarakat jika dibutuhkan untuk meemnuhi kebutuhan darah, per individu dari masyarakat sudah mengetahui jenis golongan darah mereka.
Penerapan Jus Semangka Terhadap Pasien Hipertensi Di Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Indri Chaerusaeni; Lilis Lismayanti; Nina Pamela Sari; Ryssa Kania; Derri Haryadi; Andy Krisnasatriya; Yunda Nurachman; Mohamad Ali Sy’ban; Lilik Herawati
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.4359

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi persistem dimana sistoliknya di atas 140 mmHg dan tekanan diastolik di atas 90 mmHg. World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 Miliar orang di dunia menyandang hipertensi, artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis hipertensi. Hipertensi dapat diberikan dengan non farmaologi yaitu jus semangka. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesehatan dan pengetahuan pasien hipertensi khususnya kepada Ny.R pada tanggal 04-24 Desember 2023 di Sukamaju rw 03 Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari. Hasil pengabdian didapatkan respon responden antusias dan terapi jus semangka terlihat memiliki khasiat untuk penurunan tekanan darah. Kesimpulannya adanya penurunan tekanan darah kepada Ny.R dan diharapkan tenaga kesehatan mampu memberikan informasi mengenai penanganan non farmakologi kepada pasien hipertensi.
Implementasi Perilaku Hidup Sehat Pada Lansia Di Panti Werda Welas Asih Singaparna Aida Sri Rachmawati; Heri Budiawan; Nina Pamela Sari; Lilis Lismayanti; Hani Handayani; Fitri Nurlina; Ratni; Sri Mulyanti
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.4369

Abstract

Lansia merupakan fase usia akhir dari seorang individu. Usia lansia merupakan usia dimana terjadi perubahan fisik yang bersifat kemunduran baik dari segi fisik, psikologis, yang seringkali menimbulkan dampak pada penurunan kualitas hidup. Faktor lingkungan, perilaku hidup sehat, dan kematangan spiritual, dan mampu menerima terhadap perubahan yang dialaminya  mempengaruhi  seorang lansia  menjalani fase akhir hidupnya agar tetap bahagia. Panti Werdha Welas Asih Singaparna merupakan tempat yang disediakan bagi para lansia yang keluarganya tidak mampu untuk mengurus atau para lansia yang sudah tidak mempunyai tempat tinggal, yang berasal dari daerah dalam dan luar Kabupaten Tasikmalaya. Permasalahan Lansia yang tinggal di Panti Werdha Welas Asih pada umumnnya lansia merasakan kebosanan, dan kurangnya daya dukung keluarga, dan juga keterbatasan dari nutrisi yang kaya akan zat gizi. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan kenyamanan pada lansia. Metode yang digunakan berupa edukasi tentang perilaku hidup sehat, senam lansia dan  hiburan pada  seluruh penghuni  Panti Werda Welas Asih Singaparna yang berjumlah 4o  orang, Evaluasi berupa  diskusi dan tanya jawab. Hasil didapatkan respon lansia sangat antusias dan merasa senang dengan kegiatan yang sudah dilakukan. Edukasi pada lansia diharapkan dilakukan secara rutin.
SENAM HIPERTENSI DAN PEMBERIAN JUS BUAH SEMANGKA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DI MASYARAKAT RW 09 CIBURUYAN Syifa Nurfadilah; Miftahul Falah; Erfan Efendi; Nina Pamelasari; Lilis lismayanti
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v3i1.4371

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi tekanan nadi tinggi ( systole ≥140 mmHg dan diastol ≥90 mmHg). Hipertensi dapat dikurangi melalui terapi obat dan non obat, Senam hipertensi  merupakan  olah  raga  yang  salah  satunya bertujuan untuk  meningkatkan aliran darah dan pasokan oksigen  ke  dalam  otot-otot  dan rangka yang aktif  khususnya otot jantung sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan pengabdian ini agar masyarakat lebih aware lagi terkait perilaku hidup sehatnya dan mengurangi perilaku yang cenderung beresiko terhadap tekanan darahnya. Metode pengabdian ini menggunakan Pre Eksperimental dengan rancangan One Group Pretest – Postest Design. Hasil pengabdian di masyarakat RW 09, ditemukan permasalahan yaitu ada beberapa orang yang mengalami Hipertensi. Maka dari itu diadakan Senam Hipertensi dan pemberian Jus buah semangka di wilayah RW 09. Kesimpulannya kegiatan senam dan pemberian jus semangka pada penderita hipertensi dapat menjadi obat untuk mencegah terjadinya kenaikan darah atau bisa menurunkan tekanan darah.
Pendampingan Penggunaan Aplikasi TB Care bagi Kader Puskesmas di Kota Tasikmalaya Alamsyah Firdaus; Lilis Lismayanti; Miftahul Falah
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1098

Abstract

Pemanfaatan aplikasi kesehatan digital dalam pengendalian tuberkulosis (TB) menuntut kesiapan kader puskesmas sebagai pendamping pasien di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader puskesmas dalam mengadopsi dan memanfaatkan aplikasi TB Care melalui pendampingan berbasis partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada 20 kader Puskesmas Tamansari, Kota Tasikmalaya, melalui lima tahap, yaitu identifikasi masalah bersama mitra, analisis kebutuhan dan perencanaan pendampingan, pelaksanaan pendampingan, evaluasi dampak pendampingan, dan tindak lanjut. Pendampingan mengombinasikan tutorial terstruktur, praktik langsung, dan evaluasi usability menggunakan System Usability Scale (SUS). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman, kepercayaan diri, dan partisipasi kader dalam penggunaan aplikasi TB Care. Kontribusi utama kegiatan ini terletak pada penerapan model pendampingan kader puskesmas dalam adopsi aplikasi kesehatan digital, yang menegaskan pentingnya pendekatan pendampingan yang berkelanjutan dan adaptif untuk mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi TB Care dalam upaya pengendalian TB di tingkat masyarakat. 
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM PROGRAM GERAKAN RAMAH LANSIA (GERASIA) DI KECAMATAN CIBEUREUM Ida Rosidawati; Neni Nuraeni; Lilis Lismayanti; Ubad Badrudin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.40239

Abstract

Jumlah penduduk lanjut usia (usia 60 tahun keatas) di Indonesia terus menerus meningkat. Seseorang saat memasuki masa lanjut usia, sedikitnya ada lima masalah yang biasa mereka hadapi yaitu; kondisi mental, keterasingan, post power syndrome, masalah ekonomi dan masalah penyakit. Melihat pokok-pokok masalah yang sering dihadapi oleh lansia, maka kondisi tersebut menjadi tanggungjawab bersama khususnya Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Kecamatan Cibeureum sebagai organisasi yang menaruh perhatian pada pelayanan kesehatan pada Masyarakat terutama Kesehatan dan kesejahteraan lansia. Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Kecamatan Cibeureum adalah sebuah organisasi Perempuan yang menjadi wadah untuk mencoba memberikan solusi-solusi kongkrit atas permasalahan-permasalahan sosial yang ada. Salah satu solusi dalam penyelenggaraan Program Gerakan Ramah Lansia (Gerasia). Kegiatan Gerasia meliputi kajian rohani (Pengajian), Pemeriksaan Kesehatan, Edukasi Kesehatan, Baksos dan Pemulasaraan Jenazah. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini melibatkan mahasiswa sehingga tujuan kegiatan ini erat kaitannya dengan program MBKM di kategori proyek kemanusiaan. Kegiatan ini juga erat kaitannya dengan pencapaian IKU UMTAS salahsatunya adalah IKU 2, mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus, IKU 3, dosen berkegiatan di luat kampus, dan IKU 5, Hasil kerja dosen digunakan Masyarakat
HUBUNGAN CYBERBULLYING DENGAN KECEMASAN PADA REMAJA SMP: LITERATURE REVIEW Meisya Amelia; Siti Nafisatul Mutmainah; Sri Suryani; Gina Rosdiana Febriana; Siska Silviani zp; Lilis Lismayanti
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v9i1.6273

Abstract

Latar belakang: Bullying dan cyberbullying merupakan bentuk perundungan yang masih sering terjadi pada remaja sekolah menengah pertama (SMP) dan dapat menimbulkan berbagai dampak psikologis, terutama kecemasan. Remaja yang menjadi korban perundungan cenderung mengalami perasaan takut, gelisah, rendah diri, serta kesulitan dalam berinteraksi sosial. Tujuan: untuk menganalisis hubungan antara bullying dan cyberbullying dengan kecemasan pada remaja SMP. Metode: literature review dengan pendekatan PRISMA, melalui penelusuran artikel pada Google Scholar menggunakan kata kunci bullying, cyberbullying, kecemasan, dan remaja SMP. Hasil pencarian awal menemukan 1.930 artikel yang kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, meliputi kesesuaian topik, subjek penelitian, ketersediaan artikel full text, serta rentang tahun publikasi 2024–2025. Setelah proses seleksi, diperoleh 5 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil: menunjukkan bahwa empat dari lima penelitian menemukan adanya hubungan yang signifikan antara bullying dan kecemasan pada remaja SMP, dimana semakin tinggi pengalaman bullying yang dialami maka semakin tinggi tingkat kecemasan yang dirasakan. Bentuk bullying yang ditemukan meliputi bullying verbal, fisik, sosial, dan psikologis. Sementara itu, satu penelitian mengenai cyberbullying menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan dengan kecemasan sosial. Kesimpulan: bahwa bullying memiliki hubungan dengan peningkatan kecemasan pada remaja SMP, sehingga diperlukan upaya pencegahan, edukasi, dan dukungan psikologis untuk mengurangi dampak negatif perundungan terhadap kesehatan mental remaja.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI: LITERATURE REVIEW Nita Yulianti H; Lilis Lismayanti
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7605

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius, sehingga memerlukan penanganan yang tepat dan berkesinambungan. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang sering digunakan adalah teknik relaksasi napas dalam. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas teknik tersebut dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi melalui kajian pustaka. Metode yang digunakan berupa literature review dengan penelusuran artikel melalui Google Scholar dan Portal Garuda. Hasil telaah menunjukkan bahwa seluruh studi yang dianalisis melaporkan adanya penurunan tekanan darah sistolik maupun diastolik setelah penerapan teknik relaksasi napas dalam, dengan mayoritas nilai p < 0,05 yang menandakan efek signifikan. Pembahasan mengungkapkan bahwa teknik ini bekerja melalui aktivasi sistem saraf parasimpatis, penurunan aktivitas simpatis, serta pengurangan hormon stres, sehingga berkontribusi pada penurunan tekanan darah. Kendati demikian, faktor seperti tingkat kecemasan, pola hidup, dan konsumsi garam dapat memengaruhi efektivitas intervensi. Untuk meningkatkan kualitas hidup pasien