Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS PENDAPATAN BURUH LEPAS PADA PT. GOLDEN AGRO SEJAHTERA DI KECAMATAN DUSUN UTARA KABUPATEN BARITO SELATAN Maharani, Devi; Hakim, Arief Rahman; Indrayanti, Asro Laelani; Yanti, Elyta Vivi
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 7 No 2 (2025): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/sociopolitico.v7i2.196

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesejahteraan dan perbandingan Upah Minumum Kabupaten/Kota (UMK) yang ada di Kabupaten Barito Selatan pada pekerja Buruh di PT. Golden Agro Sejahtera. Penelitian ini dilakukan di PT. Golden Agro Sejahtera. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi yang diteliti adalah seluruh buruh yang bekerja di PT. Golden Agro Sejahtera yaitu sebanyak 65 orang dengan jumlah sampel 18 orang pekerja. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah menghitung pendapatan kotor dan pendapatan bersih buruh. Analisis kesejahteraan buruh dilakukan dengan membandingkan pendapatan dengan Upah Minimun Kabupaten/Kota (UMK), dari 18 responden terdapat 9 orang responden yang dapat memenuhi standar Upah dan 7 orang tidak memenuhi. Berdasarkan hasil penelitian, buruh yang memenuhi UMK adalah buruh yang memiliki pekerjaan sampingan disamping pekerjaan sebagai buruh kepala sawit. Implikasi dari penelitian ini adalah diperlukan pengawasan tehadap upah buruh harian lepas sehingga dapat memenuhi UMK Kabupaten Barito Selatan.
PELATIHAN GIZI SEIMBANG DENGAN MEMANFAATKAN PANGAN LOKAL DI SEKITAR DESA BAGI KADER POSYANDU, PKK, TENAGA KESEHATAN, DAN PEKERJA PEREMPUAN PERUSAHAAN KELAPA SAWIT DI KABUPATEN KATINGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Hakim, Arief Rahman; Idsan, Rakha Satya; Intan, Intan; Indrayanti, Asro Laelani; Yanti, Elyta Vivi
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): JURNAL BAKTI UPP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v1i2.73

Abstract

Pangan merupakan segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia. Gizi merupakan salah satu aspek yang digunakan untuk mengukur tingkat kesehatan suatu negara. Kebutuhan akan gizi seimbang harus terpenuhi pada awal kehidupan dan apabila terjadi gangguan gizi dapat berdampak serius terhadap kualitas SDM di masa yang akan datang. Dalam Untuk meningkatkan ketahanan pangan dan memperbaiki gizi masyarakat di sekitar perkebunan kelapa sawit. eLPaM berkolaborasi bersama Universitas PGRI Palangka Raya, dan GAIN, serta dengan dukungan pendanaan dari WWF Indonesia melaksanakan pelatihan ini yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bagi Kader Posyandu, Ibu-Ibu PKK, Tenaga Kesehatan yang ada di desa dan karyawan perusahan kelapa sawit. Melalui Metode Emo-Demo. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Balai Desa Tumbang Lahang Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah. Pelatihan ini sangat disambut dengan baik dan antusias oleh perangkat desa, masyarakat, dan para peserta pelatihan. Adanya pelatihan ini dilaksanakan karena salah satu faktor yakni kekurangan gizi (stunting) yang ada di Kabupaten Katingan. Penjelasan materi tentang pelatihan gizi seimbang dengan memanfaatkan pangan lokal di sekitar desa yang dilakukan dengan maksud edukasi dan pembelajaran ketrampilan mempraktikan metode Emo-Demo dalam menyampaikan kegiatan penyuluhan kesehatan.
PELATIHAN PENGOLAHAN PAKAN TERNAK DAN PUPUK ORGANIK KOMPOS DI DESA MENTENG KARYA Hakim, Arief Rahman; Indrayanti, Asro Laelani; Yanti, Elyta Vivi; Norsandy, Dedi; Haryadi, Nicko
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): JURNAL BAKTI UPP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v2i1.99

Abstract

Melakukan transfer pengetahuan dari nara sumber kepada 5 orang petani dari pembelajaran secara teori tentang pengolahan pakan ternak dan pupuk organic. Dalam pelaksanaan FGD ini akan menggunakan metodologi pendidikan orang dewasa (POD)/ andragogi, melalui : 1)Ceramah, untuk mentransfer pengetahuan kepada peserta kegiatan, 2). Brain storming (curah pendapat), 3). Praktik dilapangan. Pengolahan pupuk organic kompos dari limbah pertanian merupakan aspek penting dalam mendukung pertanian berkelanjutan Pentingnya pertanian berkelanjutan menjadi focus utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pertanian. Pertanian berkelanjutan tidak hanya memperhatikan aspek ekonomi,tetapi juga aspek lingkungan dan social. Dalam kontek sini, pengolahan limbah pertanian menjadi pakan ternak dan pupuk organik kompos merupakan salah satu solusi yang dapat mendukung pertanian berkelanjutan dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia yang dapat merusak lingkungan dan meningkatkan hasil pertanian secara organik.
PELATIHAN PEMBUATAN EMPING UBI KAYU SEBAGAI UPAYA PEMANFAATAN POTENSI DESA MINTIN KECAMATAN KAHAYAN HILIR KABUPATEN PULANG PISAU Indrayanti, Asro Laelani; Arianti, Silvia; Marissa, Novaria; Iratutisisilia, Iratutisisilia; Ugang, Yandi
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): JURNAL BAKTI UPP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v2i2.113

Abstract

Ubi kayu (Manihot esculenta) merupakan bahan pangan alternatif yang memiliki nilai ekonomi tinggi jika diolah dengan baik. Desa Mintin yang terletak di Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau memiliki potensi alam yang melimpah, terutama dalam sektor pertanian dengan ubi kayu sebagai salah satu hasil utama. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat setempat karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah ubi kayu menjadi produk bernilai tambah. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan pelatihan pembuatan emping ubi kayu sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, mendorong semangat wirausaha, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Mintin. Peserta pelatihan diberikan pemahaman tentang proses produksi yang higienis, teknik pengemasan, dan strategi pemasaran. Hasil pelatihan menunjukkan dampak positif, dengan peserta mampu mempraktikkan pembuatan emping ubi kayu secara mandiri, serta terbentuknya kelompok masyarakat yang siap menjalankan usaha pengolahan ubi kayu menjadi emping untuk dijual. Kegiatan ini memberikan kontribusi pada pemanfaatan potensi lokal dan mendukung pembangunan desa berbasis potensi alam yang berkelanjutan.
PELATIHAN PENGOLAHAN PANGAN BERBAHAN IKAN KIHUNG DAN IKAN KARANDANG BAGI IRT KELURAHAN KERENG BANGKIRAI Wurdianto, Kukuh; Yanti, Elyta Vivi; Indrayanti, Asro Laelani; Ashari, Mirza Purta; Yusiana, Yusiana
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): JURNAL BAKTI UPP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v3i1.124

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga (IRT) di Kelurahan Kereng Bangkirai melalui pelatihan pengolahan pangan berbahan dasar ikan kihung dan ikan karandang. Kedua jenis ikan lokal tersebut selama ini kurang diminati masyarakat karena diyakini dapat menyebabkan rasa gatal setelah dikonsumsi. Padahal, jika diolah dengan teknik yang tepat, ikan-ikan ini memiliki potensi gizi dan ekonomi yang tinggi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, monitoring, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan secara partisipatif dengan penyampaian materi, praktik langsung, dan diskusi, yang difokuskan pada pembuatan tiga produk olahan yaitu nugget, dimsum, dan bakso ikan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti seluruh proses pengolahan dengan baik dan menghasilkan produk akhir yang layak konsumsi, memiliki rasa yang disukai, dan tampilan yang menarik. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai cara mengolah ikan lokal secara higienis dan aman. Diskusi pasca-pelatihan mengungkapkan bahwa sebagian besar peserta tertarik untuk mencoba memproduksi dan memasarkan hasil olahan secara mandiri. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan pengolahan ikan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan keterampilan, kepercayaan diri, dan potensi ekonomi rumah tangga, khususnya bagi IRT. Kegiatan ini juga membuktikan bahwa potensi pangan lokal yang selama ini terpinggirkan dapat diangkat melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung yang sesuai kebutuhan masyarakat.
Pelatihan Pembuatan Sirup Bunga Telang dan Sirup Kemangi sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan dan Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa Universitas PGRI Palangka Raya Indrayanti, Asro Laelani; Sulistiani, Sulistiani; Aini, Ajeng Nur; Tulaili, Nur Alfia; Yustha, Yulia
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): JURNAL BAKTI UPP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi produk bernilai tambah merupakan salah satu strategi dalam meningkatkan keterampilan dan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Bunga telang (Clitoria ternatea L.) dan kemangi (Ocimum basilicum L.) merupakan tanaman lokal yang memiliki potensi sebagai bahan baku minuman fungsional, namun pemanfaatannya masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Universitas PGRI Palangka Raya melalui pelatihan pembuatan sirup bunga telang dan sirup kemangi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, praktik langsung pembuatan sirup, serta diskusi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai potensi bahan pangan lokal, proses pengolahan pangan sederhana, serta peluang pengembangan produk sebagai usaha rintisan. Pelatihan ini juga mendorong kreativitas dan minat kewirausahaan mahasiswa dalam mengembangkan produk pangan berbasis sumber daya lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pelatihan pengolahan pangan sederhana yang aplikatif dan berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
KAJIAN SOSIAL PEMBANGUNAN WATER FRONT CITY PALANGKA RAYA Hakim, Arief Rahman; Sriyana, Sriyana; Indrayanti, Asro Laelani; Arianti, Silvia; Suprapti, Wiwik; Yanti, Elyta Vivi; Idsan, Rakha Satya; Haryadi, Nicko
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 8 No 1 (2026): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/sociopolitico.v8i1.224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat yang tinggal di kawasan Flamboyan Bawah, Palangka Raya, dengan menggunakan pendekatan mixed method, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan ini dipilih untuk memahami secara mendalam tantangan yang dihadapi masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya dan lingkungan. Data dikumpulkan dari 207 responden yang terdiri dari warga Flamboyan Bawah, pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, studi dokumentasi, serta Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan keadaan sosial, ekonomi, dan budaya di kawasan tersebut dalam bentuk prosentase (%) yang dianalisis dan dijabarkan secara deskriptif. Analisis data dilakukan dengan metode analisis tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek sosial, masyarakat Flamboyan Bawah memiliki tingkat interaksi sosial yang tinggi, namun masih terdapat permasalahan dalam perumahan dan status tempat tinggal. Dari aspek ekonomi, mayoritas warga bergantung pada sektor informal dengan pendapatan yang bervariasi, sehingga menciptakan ketidakpastian ekonomi. Dalam aspek budaya, masyarakat masih mempertahankan tradisi lokal, meskipun terpengaruh oleh modernisasi. Tantangan yang dihadapi masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya dan lingkungan meliputi kurangnya kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya lokal, serta dampak negatif dari pembangunan yang dapat merusak lingkungan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih baik mengenai dinamika masyarakat Flamboyan Bawah serta kontribusinya terhadap pembangunan Water Front City di Palangka Raya.
Diversifikasi Olahan Berbasis Ikan Hasil Tangkapan Kelompok Nelayan Berkah Bersama di Desa tumbang Nusa: Diversification of Fish-Based Products from the Catch of the Berkah Bersama Fishermen's Group in Tumbang Nusa Village Yanti, Elyta Vivi; Indrayanti, Asro Laelani; Tangkasiang, Yos Andy; Aini, Ajeng Nur; Rusmiyanti, Rusmiyanti
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. Suppl-1 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11iSuppl-1.10851

Abstract

Tumbang Nusa Village is a government area located in Jabiren Raya Subdistrict, Pulang Pisau Regency. Based on its governmental structure, Tumbang Nusa Village is led by a Village Head. The village has four neighborhood associations (RT), and the main livelihood of Tumbang Nusa Village's residents is traditional fishing. The fish caught include gabus, patin, toman, and kerandang. Through this village empowerment program, one economically productive community group is involved, namely the Bekah Bersama fishermen's group. The fishing group involved consists of women who work as fishermen daily, selling their catch as fresh fish. This often causes losses for the fishermen because the fresh fish does not always sell out, so they have to bring it back to be salted and dried. This activity introduces fish-based product diversification. Women fishermen are taught skills to make processed products such as fish balls, fish nuggets, and fish floss, and are also trained in packaging these products. The group of women fishermen responded positively to the technological innovations provided. All members of the group have practiced making fish balls, fish nuggets, and fish floss, as well as packaging the products. However, there is still untapped local potential, including establishing links between fishing activities, to provide a circular economy that benefits the community of Tumbang Nusa Village.