Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN PASIEN DALAM MENJALANI ENDOSKOPI Wiratmo, Puji Astuti; Hijriyati, Yoanita; Sumiati, Erni
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1645

Abstract

Endoskopi merupakan prosedur  pemeriksaan diagnostik dan pengobatan teraupetik untuk menyederhanakan tindakan operatif pada gangguan saluran cerna. Endoskopi dapat menimbulkan kecemasan bagi pasien sehingga menjadi hambatan bagi pasien yang akan menjalankan tindakan endoskopi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan pasien dalam menjalani endoskopi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 43 pasien yang akan menjalani endoskopi di RSUD Tarakan direkrut dalam penelitian ini secara total sampling. Tingkat kecemasan pasien diukur dengan menggunakan instrumen DASS-42. Hasil analisa bivariat dengan uji Chi square didapatkan terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan dengan kecemasan pasien yang menjalani endoskopi. Pengkajian tingkat kecemasan pada pasien yang akan menjalani tindakan invasive endoskopi perlu dilakukan oleh perawat  untuk menurunkan pengalaman buruk endoskopi dan terdeteksinya tingkat kecemasan tinggi menentukan diperlukannya tindakan kolaboratif pada pasien yang akan menjalani endoskopi.
Correlation between hyperemesis gravidarum risk factors and body weight of first-trimester pregnant women Handayani, Handayani; Salsabila, Afifah; Hijriyati, Yoanita; Wulandari, Shenda Maulina
The Journal of Palembang Nursing Studies Vol. 3 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : Palembang MediRose Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55048/jpns116

Abstract

Background: Nausea and vomiting early in pregnancy are experienced by around 70-80% of pregnant women. If nausea and vomiting occur too often, it will become a pathological condition called hyperemesis gravidarum. Many factors trigger hyperemesis gravidarum, necessitating more in-depth research regarding the risk factors for hyperemesis gravidarum and their impact on the weight of pregnant women in the first trimester. Purpose: This study aimed to analyze the correlation between hyperemesis gravidarum risk factors and the body weight of first-trimester pregnant women in East Jakarta.  Methods: A quantitative study employing descriptive analysis and a cross-sectional case-control method was conducted, including 84 first-trimester respondents selected using targeted sampling techniques. Data collection was performed using questionnaires, and data analysis was conducted using Chi-square. Results: There is a significant relationship between the risk factor variables for severe morning sickness, namely age, occupation, history of vomiting, anemia, and the outcome, which is the measurement of pregnant women’s weight. Conclusions: There is a relationship between age, occupation, pregnancy, history of vomiting, anemia, and mild stress with the results of weight measurement of pregnant women in the first 3 months of pregnancy.
Efektifitas Edukasi Comfort Positioning  Pada Pengetahuan Perawat Anak Di RSUD Koja: Effectiveness Of Comfort Positioning Education On The Knowledge Of Pediatric Nurses At Koja Hospital Saliman, Yuli Utami; Lubis, Dinni Randayani; Hijriyati, Yoanita; Muriani
Binawan Student Journal Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/ey63v283

Abstract

Salah satu aspek penting dalam perawatan anak di rumah sakit adalah comfort positioning atau posisi nyaman, yang merupakan teknik dalam keperawatan untuk meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan pasien anak. Comfort positioning ini dapat diterapkan pada berbagai situasi, seperti saat anak dirawat di rumah sakit dan menjalani prosedur medis. Tindakan pemberian comfort positioning pada umumnya di lakukan oleh perawat dan keberhasilan tindakan tersebut sangat tergantung pada kemampuan perawat untuk memahami teknik tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas edukasi comfort positioning pada pengetahuan perawat anak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre eksperimen dengan one group Pretest-Postest Design. Intervensi dilakukan pada satu kelompok berupa edukasi. Sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik total sampling yaitu seluruh perawat di Ruang anak RSUD Koja berjumlah 51 orang. Berdasarkan hasil penelitian edukasi comfort positioning di RSUD Koja terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan perawat anak.. Edukasi comfort positioning yang efektif dapat membantu perawat anak untuk memberikan perawatan yang lebih optimal kepada pasien anak-anak yang sedang di rawat. Edukasi comfort positioning sangat penting untuk diaplikasi pada tiap tenaga kesehatan maka diharapkan edukasi ini diperluas dengan membahas topik-topik yang lebih kompleks.
The level of mother's knowledge about types of family planning with decision-making ability in terms of family support at the Kalibata Village Health Center 1 Sekar, Meylita; Setiyadi, Agung; Hijriyati, Yoanita
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jnms.v1i2.632

Abstract

Family planning is a husband and wife effort to measure the number and distance of children they want. The business in question includes contraception or prevention of pregnancy and family planning. The basic principle of the contraceptive method is to prevent male sperm from reaching and fertilizing a woman's egg (fertilization) or preventing a fertilized egg from implanting (attaching) and developing in the uterus. Objectives: To describe the effect of mother's level of knowledge about types of family planning on decision-making abilities in terms of family support at the Kalibata Village Health Center 1. This research method uses quantitative research with an analytical correlation design with a Cross-Sectional research design with a sample of 42 respondents. The results of this study that the level of knowledge with decision making to choose family planning obtained p = 0.003 (p < 0.050), then the hypothesis in this study is Ha is accepted and H0 is rejected. From these results, it can be concluded that there is a positive and significant relationship between the level of knowledge and the decision making to choose family planning, meaning that the higher the individual's knowledge level, the higher the decision making to choose family planning in the individual. Family Support with the decision to choose family planning obtained p value = 0.024 (p < 0.050), then the hypothesis in this study is Ha is accepted. From these results it can be concluded that there is a positive and significant relationship between family support and decision-making to choose family planning, meaning that the higher the individual's family support, the higher the decision-making to choose family planning for the individual
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG FEMALE ATHLETE TRIAD PADA ATLET WANITA JUNIOR Rahmah, Yunika; Hijriyati, Yoanita; Zakiyah, Zakiyah; Rahmawati, Apriana
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/kc6gj074

Abstract

Female Athlete Triad (FAT) merupakan suatu sindrom yang umum terjadi pada atlet wanita yang melakukan aktivitas fisik intens. Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan tentang female atlet triad pada atlet wanita junior di Jakarta. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu quasi experiment without control dengan jumlah sampel 243 orang. Berdasarkan hasil analisa data, dapat diketahui usia atlet antara 13 hingga 14 tahun dengan mean dan standar deviasi (13.88 ± 0.945), berat badan atlet antara 47 kg hingga 48 kg dengan mean dan standar deviasi (47.98 ± 6.754), tinggi badan atlet 156 cm hingga 157 cm dengan mean dan standar deviasi (156.86 ± 6.959) dan total 31 cabang olahraga. Tingkat pengetahuan atlet wanita junior Jakarta tentang female atlet triad sebelum diberikan pendidikan Kesehatan mayoritas di kategori rendah dengan 144 orang (59.3%) sedangkan setelah diberikan Pendidikan Kesehatan mayoritas terdapat di kategori tinggi sebanyak 170 orang (70%). Dijelaskan dengan mean dan standar deviasi 4.33±4.059 sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan meningkat menjadi 13.09±3.221 sehingga menghasilkan selisih mean atau mengalami peningkatan sebesar 8.76.  Berdasarkan uji analisis, karena nilai P-value 0.000 yang artinya lebih kecil dari 0.05, maka disimpulkan H1 diterima. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap tingkat pengetahuan tentang female athlete triad pada atlet wanita junior Jakarta.
HUBUNGAN KEJADIAN HIPERTENSI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI PUSKESMAS KECAMATAN CENGKARENG Karim, Ulfah Nuraini; Sadiyah, Siti Rahmahtu; Hijriyati, Yoanita; Dewi, Aliana
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 12 No. 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.312

Abstract

Tujuan: Hipertensi pada lansia mempengaruhi kualitas hidup dimana merupakan dimensi kesejahteraan hidup yang meliputi aspek emosional, fisik, pekerjaan, kognitif, dan sosial. Kualitas hidup penderita hipertensi perlu diperhatikan sejak diagnosis pertama sehingga fokus perawatan pada peningkatan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kejadian hipertensi dengan kualitas hidup lansia. Metode: Desain penelitian ini menggunakan cross-sectional. Sampel berjumlah 104 orang dengan menggunakan purposive sampling. Kriteria inklusinya adalah pasien hipertensi terkontrol kategori sedang yang menjalani rawat jalan. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus - Oktober 2024. Teknik pengumpulan data menggunakan  kuesioner, Kualitas Hidup Lansia dapat diukur dengan WHOQOL-BREF, untuk kejadian hipertensi diukur dengan lembar observasi dengan tensimeter dan stetoskop. Hasil:Hasilnya Pre-Hipertensi 55,8 % dan Kualitas Hidup Sedang 82,7 %. Analisis uji menggunakan uji spearmen rank diperoleh bahwa nilai P sebesar 0,468 dan Rho 0,072 yang berarti bahwa tidak ada hubungan kejadian hipertensi dengan kualitas hidup lansia. Simpulan: Hasil ini mengindikasikan bahwa faktor hipertensi tersebut tidak secara langsung mempengaruhi kualitas hidup lansia di lokasi penelitian. Variasi dalam karakteristik responden, tingkat dukungan sosial,serta perbedaan konteks sosial dan budaya di Puskemas Kecamatan Cengkareng diduga berkontribusi terhadap hasil yang tidak signifikan tersebut.
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN PASIEN DALAM MENJALANI ENDOSKOPI Wiratmo, Puji Astuti; Hijriyati, Yoanita; Sumiati, Erni
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1645

Abstract

Endoskopi merupakan prosedur  pemeriksaan diagnostik dan pengobatan teraupetik untuk menyederhanakan tindakan operatif pada gangguan saluran cerna. Endoskopi dapat menimbulkan kecemasan bagi pasien sehingga menjadi hambatan bagi pasien yang akan menjalankan tindakan endoskopi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan pasien dalam menjalani endoskopi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 43 pasien yang akan menjalani endoskopi di RSUD Tarakan direkrut dalam penelitian ini secara total sampling. Tingkat kecemasan pasien diukur dengan menggunakan instrumen DASS-42. Hasil analisa bivariat dengan uji Chi square didapatkan terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan dengan kecemasan pasien yang menjalani endoskopi. Pengkajian tingkat kecemasan pada pasien yang akan menjalani tindakan invasive endoskopi perlu dilakukan oleh perawat  untuk menurunkan pengalaman buruk endoskopi dan terdeteksinya tingkat kecemasan tinggi menentukan diperlukannya tindakan kolaboratif pada pasien yang akan menjalani endoskopi.
DETERMINANTS OF HYPERTENSION OCCURRENCE Wahyudi, Gufron; Hijriyati, Yoanita
INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Vol. 8 No. 1 (2024): VOLUME 8 ISSUE 1 APRIL 2024
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2024/Vol8/Iss1/576

Abstract

Hypertension stands as a primary peril for cardiovascular ailments, potentially culminating in fatalities by inducing complications like heart disease, stroke, and kidney issues. This study scrutinizes the prevalence and risk factors associated with hypertension at Puskesmas Kedungrejo Muncar, Banyuwangi, spotlighting age and body mass index (BMI) as pivotal predictors. Employing a descriptive analytic method with a cross-sectional design, data was gathered through purposive sampling from 64 individuals. Findings unveil a significant correlation between advancing age and hypertension, aligning with previous research attributing this link to deteriorating cardiovascular function and arterial stiffness. Meanwhile, gender and educational attainment emerged as non-significant predictors, contrasting with the notable influence of BMI, with hypertensive individuals often exhibiting a normal BMI. These results accentuate the necessity of comprehending modifiable risk factors like BMI and emphasize the requisite for targeted interventions to combat hypertension in the community. Prevention and management endeavors ought to prioritize age-related considerations and initiatives aimed at fostering healthy BMI levels.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG TOILET TRAINING DENGAN KEMAMPUAN ANAK TODDLER DALAM MENGONTROL BAB DAN BAK. Hijriyati, Yoanita; Setyaningsih, Widanarti; Ardelia, Ega
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 3 No. February (2024): Special Issue
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/t9spe608

Abstract

Anak toddler merupakan fase dimana anak memasuki usia 12-36 bulan. Menurut Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2014 diperkirakan jumlah balita yang susah mengontrol BAB dan BAK sampai usia prasekolah mencapai 75 juta anak. Salah satu perkembangan yang umum dilakukan pada usia toddler adalah melatih anak ke toilet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang toilet training dengan kemampuan anak usia toddler dalam mengontrol bab dan bak. Desain penelitian ini kuantitatif non eksperimental bersifat analitik menggunakan cross-sectional. Sampel menggunakan teknik Total Sampling, sampel penelitian berjumlah 52 responden. Teknik analisis data yang digunakan Uji Spearman Rank. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang toilet training dengan kemampuan anak dalam mengontrol bab dan bak. Berdasarkan hasil statistik pengetahuan ibu dengan kemampuan bab didapatkan (p=0,010 < α 0,05). Karena itu diperlukan pengetahuan yang cukup terutama untuk ibu yang memiliki anak toddler untuk mesntimulus perkembangan anak toddler dengan terutama dengan melatih mengontrol bab dan bak.
The Role of Information and Communication Technology in Increasing Awareness and Practice of Healthy Nutrition in the Community Yoanita Hijriyati; Agnes Ratna Saputri; Putri Erlyn; Ni Nyoman Murti; Rufidah Maulina
Miracle Journal Get Press Vol 1 No 4 (2024): November, 2024
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/mgj.v1i4.70

Abstract

Nutritional problems remain a serious challenge in global public health, including in Indonesia. Malnutrition and unbalanced nutritional consumption often contribute to various health problems, such as stunting in children, obesity, and non-communicable diseases such as diabetes and hypertension.The Internet, social media, health apps, and other digital tools provide opportunities to inform the public about the importance of proper nutrition and offer practical strategies for adopting healthy eating patterns.This study aims to explore the role of ICT in improving community nutrition awareness and practices, and to analyze how the use of technology can support nutrition interventions more effectively.This study uses a quantitative approach. The qualitative approach was used to gain a deeper understanding of the experiences, perceptions, and barriers experienced by the community and health workers in using ICT for nutrition education.The sample of this study included 10 respondents for the quantitative part, which were divided into 5 treatment groups and 5 control groups. The study was conducted at the Batang Kuranji Health Center which was implemented in June 2024. The results in both groups before the provision of educational media tended to be lower in the control group (infographics) and the treatment group (web), with a comparison of poor attitude results of 60%-40%. Community attitudes towards the use of IT in improving nutrition practices showed varied responses.