Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Sosialisasi Teknik Sitasi Aplikasi EndNote Bagi Dosen Mananda Situmorang; Roswita Oesman; Alinur Alinur; Nirmadarningsih Hiya; Jenda Ingan Mahuli
Journal Liaison Academia and Society Vol 1 No 3: Desember 2021
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v1i3.691

Abstract

Sitasi di dalam penulisan karya ilmiah sangatlah penting. Dalam penulisan karya ilmiah penulis memerlukan referensi untuk mendukung hasil tulisannya. Untuk itu, dalam penulisan referensi ini harus mengikuti standar-standar tertentu. Ada beberapa standar yang dapat digunakan dalam penulisan referensi salah satunya menggunakan metode Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE). Agar lebih mudah dalam penulisan referensi ada beberapa aplikasi yang dapat digunakan, salah satunya adalah EndNote X7. Aplikasi EndNote X7 ini akan langsung terhubung dengan microsoft word, sehingga kita tinggal insert referensi yang dibutuhkan. Artikel ini bertujuan bagaimana Skill penulisan referensi dapat dikembangkan dan dilatih. Sosialisasi dilakukan secara daring dengan tahapan pelaksanaan penyampaian teoritis dan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaannya. Adapun tempat pelaksanaan PKM ini yaitu Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen yang berkantor pusat di Jl. Seser, Perumahan Citra Mulia Sejahtera Blok D no.11 MedanAmplas Sumatera Utara. Dari hasil pelatihan disimpulkan: 1) Peserta Dapat menggunakan Aplikasi Endnote; 2) Penggunaan aplikasi endnote akan memudahkan mahasiswa, dosen atau siapapun dalam menyusun suatu karya ilmiah, karena kita bisa sekaligus memasukkan dan membuat daftar pustaka ketika kita menulis suatu karya ilmiah; 3)Endnote akan menyusun daftar pustaka secara otomatis sesuai dengan metode yang dipilih. Adapun hasil kegiatan ini dipublikasikan dalambentuk jurnal Pengabdian. Kata Kunci: Sosialisasi. Sitasi, Endnote, Dosen
Interaksi dan Diskusi dengan Masyarakat Kampung Angro di Bukit Lawang Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat Sumatera Utara Eri Samah; Rahmaniah Rahmaniah; Misdawati Misdawati; Ramadha Yanti Parinduri; Nirmadarningsih Hiya; Sheila Hani
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 2: Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i2.748

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk lebih memahami pentingnya pembinaan agro wisata sebagai salah satu alternatif dan cara membina masyarakat dalam mewujudkan sinergitas pariwisata dengan pertanian yang dapat menghasilkan pertumbuhan sosial, ekonomi dan organisasi masyarakat. Ada beberapa poin materi PKM yang disampaikan yaitu 1) Aspek sumber daya manusia, 2) Aspek keuangan, 3) Aspek fasilitas, sarana, dan prasarana, 4) Aspek pemilihan lokasi agro wisata, 5) Karakteristik tradisi para petani, 6) Karakteristik agro industri. Hasil Kegiatan PKM yaitu dari hasil sosialisasi dan interkasi dengan masyarakat diharapkan masyarakat memahami bagaimana menciptakan kampung Agro, sehingga selain m,endukung daya tarik kawsan wisata maka kampung agro akan memilki ruang tersendiri pula untuk mendapatkan niali ekonomis bagi masyarakatnya. Kemudian dari kegiatan tersebut masyaearakt terlihjat antusias dan termotivasi untuk dapat menata kampung agro bersama masyarakat alinnya. Kata Kunci : Interaksi; Diskusi; Masyarakat; Kampung Agro.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Ekonomi Keluarga, Tata Kelola Administrasi, dan Spiritualitas Islam untuk Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Ramadha Yanti Parinduri; Wina Asry; M. Hariadi Hidayat; Yusri Yusri; Nirmadarningsih Hiya; Muhammad Razali; Nunti Sibuea; Boby Indra Prayoga
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.841

Abstract

p Kesejahteraan sosial masyarakat tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi semata, melainkan juga oleh kemampuan keluarga dalam mengelola keuangan, menata administrasi rumah tangga secara tertib, serta menginternalisasi nilai-nilai spiritual sebagai landasan etika kehidupan. Dalam konteks inilah, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan secara daring sebagai respons terhadap kebutuhan penguatan kapasitas keluarga dalam tiga aspek fundamental: literasi ekonomi keluarga, tata kelola administrasi rumah tangga, dan spiritualitas Islam. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk keluarga yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga teratur dalam administrasi serta memiliki fondasi moral yang kokoh dalam pengambilan keputusan. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan daring selama enam pekan yang mencakup sesi sinkron (Zoom/Google Meet) dan asinkron (modul digital, diskusi WhatsApp, dan tugas praktik). Metode pengajaran berbasis andragogi dan experiential learning diaplikasikan untuk mendorong keterlibatan aktif peserta dewasa. Materi yang diberikan meliputi manajemen keuangan keluarga (perencanaan anggaran, pencatatan pengeluaran, dan investasi syariah), manajemen administrasi rumah tangga (pengarsipan dokumen, pencatatan digital), serta penguatan nilai-nilai spiritual (qanaah, syura, amanah, dan barakah) dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan praktik peserta di ketiga bidang tersebut. Sebanyak 84 Persen peserta mulai mengelola keuangan rumah tangga secara lebih terencana, 67 Persen mengadopsi sistem dokumentasi administratif, dan 79 Persen mengalami peningkatan kesadaran spiritual dalam pengambilan keputusan keluarga. Selain itu, terbentuk komunitas digital yang berfungsi sebagai ruang pendampingan dan kolaborasi antar peserta. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi antara literasi ekonomi, administrasi, dan nilai spiritual mampu menciptakan model pemberdayaan keluarga yang berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika zaman. Dengan pendekatan daring yang inklusif dan materi yang kontekstual, program ini dapat direplikasi oleh institusi pendidikan, pemerintah daerah, maupun lembaga sosial sebagai bentuk intervensi nyata dalam meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan sosial berbasis keluarga. Penggabungan antara aspek rasional dan transendental dalam program ini menjadi kunci terciptanya keluarga sejahtera yang tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga beretika dan berkualitas secara spiritual.