Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

THE EFFECTIVENESS OF USING INTERPALS TO SUPPORT STUDENTS IN THEIR LANGUAGE LEARNING Sudirman; M. Ferdinansyah; Ridwansyah, Muhammad; Parlindungan, Edison; Setiabudi, Arifin
JOLADU: Journal of Language Education Vol. 3 No. 3 (2025): JOLADU: Journal of Language and Education
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/joladu.v3i3.874

Abstract

The study is aimed at finding insights into the effectiveness of using Interpals as a language learning tool and inform educators on how to better support students in their language learning activities. The methodology to collect data is study literature reviews on the topic. By gathering information from multiple sources, the research aims to provide a comprehensive understanding of the role of Interpals in language learning and its potential impact on students' linguistic and cultural development. Interpals provides a unique and valuable opportunity for language learners to practice and improve their language skills through interactions with native speakers. By actively engaging with users from different cultural backgrounds and utilizing the language exchange features on the platform, users can enhance their language learning experience and gain a deeper understanding of different cultures. Through consistent practice and meaningful conversations with native speakers, users can improve their language skills and build lasting connections with individuals from around the world. By immersing themselves in authentic language exchanges, users can gain insight into different perspectives and broaden their cultural knowledge. Ultimately, Interpals offers a unique opportunity for language learners to not only improve their language proficiency but also foster meaningful cross-cultural relationships.
Analisis dan Prediksi Kelayakan Air Minum Menggunakan Algoritma Random Forest Rohima Zalti, Ulfani; Rose Darmakusuma, Dinda; Ridwansyah, Muhammad; Ismanto, Edi
JURNAL FASILKOM Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal FASILKOM (teknologi inFormASi dan ILmu KOMputer)
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jf.v15i2.9906

Abstract

Air merupakan komponen pembangun tubuh manusia yang paling penting. Pada tubuh manusia dewasa, hingga 60% terdiri dari air. Konsumsi air yang tidak layak konsumsi dapat berefek buruk terhadap kesehatan karena dapat menyebabkan diare, keracunan, dan bahkan penyakit serta infeksi akibat bakteri seperti Escherichia coli. Oleh karena itu, penting untuk memiliki sistem yang mampu memprediksi kelayakan air secara akurat dan efisien. Water potability merujuk pada tingkat keamanan air untuk dikonsumsi manusia tanpa menyebabkan risiko kesehatan. Namun, hasil evaluasi kualitas air dapat bervariasi tergantung dari parameter yang digunakan, seperti pH, kadar klorin, dan zat kimia lainnya. Artikel ini menyajikan studi komparatif berbagai algoritma klasifikasi machine learning untuk memprediksi kelayakan air berdasarkan indikator kimia yang terdapat dalam dataset Water Potability. Model yang digunakan antara lain Logistic Regression, Decision Tree, Random Forest, dan Extra Trees Classifier. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest menghasilkan akurasi terbaik sebesar 66,6%, sehingga direkomendasikan untuk digunakan dalam tugas klasifikasi kelayakan air minum secara otomatis dan berbasis data.
PENGARUH BRANDING DAN DIGITAL MARKETING TERHADAP UPAYA OPTIMALISASI PEMASARAN BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL MENENGAH Ridwansyah, Muhammad
JURNAL LENTERA BISNIS Vol. 14 No. 3 (2025): JURNAL LENTERA BISNIS, SEPTEMBER 2025
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v14i3.1854

Abstract

This research activity was conducted to help explain the steps that need to be taken by UMKM stakeholders to develop digital branding and marketing strategies to optimize their businesses. One of the problems faced by most UMKM is the lack of understanding of branding and digital marketing in optimizing the marketing of their products as a function of maintaining business sustainability, that branding is not only about marketing. The method used is qualitative descriptive, aiming to describe each stage of the process carried out to provide a cognitive and emotional impact applied to their UMKM, provide socialization and training on how to improve knowledge, insights, skills, and awareness and motivate the community, especially UMKM actors in local-based economic development which can be done by increasing the selling value of local products so that they can increase community income by means of product branding. In conclusion, UMKM actors can create their product branding by selling through social media and applying innovations to their packaging.
PENGATURAN TINDAK PIDANA DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2009 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (Tinjauan Fiqh Al- Bi’ah) Ridwansyah, Muhammad
Jurnal Hukum dan Peradilan Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Pusat Strategi Kebijakan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25216/jhp.6.2.2017.173-188

Abstract

The setting of environmental law in Indonesia has started to improve since the Law Number 32 of 2009 on Environmental Protection and Management contains criminal act for every person who violates the provisions. It is stated in Article 98, 99, 100. This research method is a library or literature research which is conducted to gather secondary data in the field of environmental law and fiqh al-bi’ah. This research is normative law research while the nature of this research is descriptive analysis. It aimed to give a systematic illustration on legal norms that was found in law number 32 of 2009 and environmental fiqh accurately and the criminal sanctions review used in both arrangements. In this study there were two questions first, how is the arrangement of criminal act in Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection Management. The second is whether the concept of fiqh al bi’ah is in line with Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection Management. The result from this study is that the criminal act contained in the Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection Management has not been enough to trap the environmental destroyer so that the government is expected to revise the unsuitable articles. Furthermore, the result of this research shows the similarity concept between fiqh al bi’ah and environmental governance in Indonesia. The concept offered by fiqh al bi’ah is a part of maqashidul syari’ah where Islam strongly recommended to maintain the environment. Keywords: environment, Fiqh Al-Bi’ah, Maqashidul Syari’ah
PEMBENTUKAN QANUN ACEH NOMOR 3 TAHUN 2013 TENTANG BENDERA DAN LAMBANG ACEH / THE ESTABLISHMENT OF ACEH QANUN NO 3 OF 2013 ON ACEH FLAG AND SYMBOL RIDWANSYAH, MUHAMMAD
Jurnal Hukum dan Peradilan Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Pusat Strategi Kebijakan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25216/jhp.7.1.2018.109-126

Abstract

Penelitian tentang pembentukan Qanun Aceh ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis proses evaluasi Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh. Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh telah mendapat pengesahan oleh Gubernur dan DPRA. Hasil evaluasi Pemeritah Pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menolak pemberlakukan Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif. Pengumpulan data menggunakan metode penelitian kepustakaan (literature research) yang dilakukan untuk memperoleh data sekunder di bidang hukum. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan atau memberikan gambaran secara sistematis, faktual dan akurat terhadap suatu daerah tertentu, mengenai sifat-sifat atau faktor-faktor tertentu. Hasil penelitian ini adalah, (1) Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh merupakan simbol masyarakat Aceh sendiri. Hal ini dikarenakan ada sejarah yang kuat terhadap bendera dan lambang Aceh, (2) peraturan perundang-undangan memberikan legitimasi terhadap qanun bendera dan lambang Aceh, (3) peneliti juga menemukan di dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh yang menjelaskan dasar terbentuknya qanun tersebut. Dalam hal proses evaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri terkait qanun tersebut, masih belum ada titik temu antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh. Hal ini dikarenakan qanun bendera dan lambang Aceh tidak bisa dibatalkan oleh Pemerintah Pusat karena terhalang oleh pengaturan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh.The research on Aceh Qanun (local regulation) establishment was conducted to analyze the evaluation process of Aceh Qanun Number 3 of 2013 on Aceh Flag and Symbol. Aceh Qanun Number 3 of 2013 on Aceh Flag and Symbol was ratified by Governor and Aceh House of Representative (DPRA). The result of government evaluation in this case Ministry of Home Affairs of the Republic of Indonesia refused the enactment of Aceh Qanun Number 3 of 2013 on Aceh Flag and Symbol. This research was a normative legal research. The data collection was library research methods to get secondary data in law matters. The research, a descriptive analysis research, aims to describe or provide a systematic, factual and accurate description of a particular area, about certain traits or factors. The research result were as follows, (1) Aceh Qanun Number 3 of 2013 on Aceh Flag and Symbol was Aceh people own symbol. It has a stong history behind the Flag and Symbol, (2) the regulations gives legitimation on Aceh Flag and Symbol Qanun,(3) the researcher also found that there was an Act no.11 year 2006 on Aceh Government that stated the foundation of that Qanun.In relation with the evaluation process by Ministry of Home Affairs, there was no common ground between Central Government and Aceh Government. Aceh Qanun on Aceh Flag and Symbol can not be canceled by Central Government because it is hindered by Act no.11 year 2006 on Aceh Government.
Penerapan Digital Marketing Sebagai Strategi Pemasaran Umkm di Cikarang Selatan Zuliawati Zed, Etty; Eryanto, Andry; Alfian, Alfan; Askia, Leni; Ridwansyah, Muhammad; Alia Putri, Ratu Bilqis
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v3i4.2544

Abstract

Padahal penerapan digital marketing menawarkan banyak nilai positif. Hasilnya, para UKM ini terbantu dalam mengembangkan sistem pemasarannya dengan menggunakan pemasaran digital untuk mendukung peningkatan aktivitas penjualan dan memperluas tujuan bisnis. Selain itu, UKM juga diberikan bantuan pemasaran produk melalui akun media digital. Instagram dan Tiktok plus Manajemen Media Digital.
Pengembangan Usaha Home Industry Melalui Pendampingan “Marketplace Platform” Desa Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi Widiastuti, Fitri; Ridwansyah, Muhammad; Heriberta, Heriberta; Masbirorotni, Masbirorotni; Emilia, Emilia
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.256 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i2.11457

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di Desa Laboratorium Terpadu (DLT) Universitas Jambi yang berlokasi di Desa Maro Sebo, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan Inovasi Wira Desa (IWD) tahun lalu. Pada kegiatan IWD tersebut telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi, edukasi kepada mitra dalam upaya membangun usaha kripik pisang aneka rasa yang diberi nama “Kripik Pisang Mambo”, dan telah berhasil memperoleh PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga). Dengan demikian fokus selanjutnya adanya keselarasan dalam upaya membangun suatu usaha di desa yang mandiri dengan menjalankan prinisp-prinsip kewirausahan yang bisa berdaptasi dengan perkembangan zamam. Pada kegiatan pengabdian ini akan difokuskan pada penyiapan e-commerce usaha yang sudah disiapkan pada kegiatan PPM IWD, berupa pembuatan marketplace platform dan media sosial guna membantu para pelaku usaha industri pangan rumah tangga di Desa Maro Sebo. Tujuan dari kegiatan ini membantu para pelaku usaha home industry memulai melakukan aktivitas pemasaran produk dengan bantuan teknologi digital. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini sangat membantu para pelaku usaha home industri di Desa Maro Sebo ini.