p-Index From 2021 - 2026
5.599
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Hijri Al Ishlah Jurnal Pendidikan Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Al-I'tibar : Jurnal Pendidikan Islam Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies FIKRAH AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM FONDATIA Jurnal Pendidikan dan Konseling Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Randwick International of Social Science Journal Didaktika: Jurnal Kependidikan STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Journal of Contemporary Islamic Education INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Islamic Studies and Education Innovative: Journal Of Social Science Research LOKAKARYA Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Nidhomiyyah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Al I'tibar Jurnal Pendidikan Islam Radiant : Journal of Applied, Social, and Education Studies Fikrah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Responsive: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Sinergi Dampeng: Journal of Art, Heritage and Culture Sustainable Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MEMANFAATKAN ICT GUNA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MIM KRAGILAN SIMO BOYOLALI Wahyudi, Widodo Tri; Supriyanto, Supriyanto; Rifa’i, Andi Arif
FIKRAH Vol 8 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v8i1.20613

Abstract

The aim of this research is to find out the leadership strategy of madrasah heads in utilizing ICT to improve the quality of education at Mim Kragilan Simo Boyolali. Because, the quality of education results from the learning process, in learning it requires planning and implementation as well as evaluation of various elements of education, no less important is the role of a madrasa head. This research uses qualitative research methods with a descriptive approach. This means procedures or ways of solving research problems by describing the object under study as actual facts that are occurring/taking place at the present time. The subject of this research was the head of the MIM Kragilan Boyolali madrasah, while the informants included the school principal, teachers and students. Data collection methods in this research are observation methods or non-participant observation, interview methods and documentation methods. The data analysis process begins by reviewing all data from interviews, observations and comments related to the use of ICT to improve the quality of education, followed by data reduction and verification to draw conclusions. The results of this research are: (1). The Madrasah Head encourages and directs teachers and students to follow the use of social media. (2) The Madrasah Head always provides a good example to his students and teachers. (3) The Madrasah Head always tries enthusiastically to improve the learning process and learning output by utilizing ICT.
Penguatan Kompetensi Profesional Guru di Masa Pandemic COVID-19 Ramadhan Putra P, Heldy; Rifa'i, Andi Arif; Supriyanto; Jarwandi; Ayu Oktavia Kusumawati; Sitia Dewi Syinta
Jurnal Sinergi Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal SINERGI
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsi.v3i1.34

Abstract

Terjadinya wabah pandemic COVID-19 merubah seluruh tatanan aktivitas kehidupan, baik bidang ekonomi, Kesehatan, maupun Pendidikan. Adanya penyesuaian aktivitas membuat para pengambil kebijakan perlu mengambil Langkah yang responsive untuk tetap mempertahakan kualitas kehidupan, khususnya dalam dunia pendidikan. Perubahan dari aktivitas pembelajaran LURING (Luar Jaringan) menjadi DARING (Dalam Jaringan) membutuhkan waktu bagi para pelaku pendidikan untuk menyesuaikan, terutama bagi para guru. Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Raden Mas Said Surakarta berusaha semaksimal mungkin untuk mengambil bagian dalam memberikan alternatif solusi atas setiap permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam dunia pendidikan. Prodi MPI menggunakan beberapa cara atau metode dalam menganalisis kebutuhan masyarakat, khususnya di sekolah, diantaranya; (1) studi pendahuluan ke lapangan, (2) rapat Dosen Prodi MPI, (3) penentuan tema kegiatan, (4) usulan tema kegiatan ke Pimpinan Fakultas, (5) koordinasi dengan Pimpinan lokasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), (6) pelaksanaan, dan (7) pelaporan. Kegiatan PkM dilaksanakan di MAN 1 Klaten dengan dihadiri oleh 33 orang guru. Kegiatan PkM mendukung capaian mutu akademik dan capaian rencana strategis UIN Raden Mas Said Surakarta yaitu membangun mutu akademik dan kerjasama dengan isntitusi diluar Lembaga. Kegiatan ini juga memberikan penguatan kompetensi professional bagi guru di MAN 1 Klaten yang dalam pelaksanaan pembelajarannya lebih banyak berinteraksi secara online selama pandemic COVID-19.
Nur Mohammad Taraki hingga Mohammad Najibullah: Konflik Uni Soviet dengan Mujahidin di Afghanistan 1978-1992 Yunus Sulthonul Khakim; Rahmad Setyawan; Muhammad Husna Rosyadi; Andi Arif Rifa’i
Dampeng: Journal of Art, Heritage and Culture Vol. 1 No. 3 (2025): Dampeng: Journal of Art, Heritage and Culture
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/dampeng.v1i3.390

Abstract

Afghanistan was originally an absolute monarchy, where the king held full power and controlled the government completely. However, in 1973, the long-ruling king was overthrown in a coup, giving birth to the Republic of Afghanistan. After that, the country experienced a dark period as the government was taken over by a communist regime controlled by the Soviet Union. This situation left Afghanistan vulnerable to conflict and instability. Then, a jihadist group emerged that dared to oppose communist domination and Soviet intervention from 1978 to 1992. This movement was known as the Mujahideen, which consisted of the Muslim community of Afghanistan. This paper aims to examine the role of this Islamic guerrilla group in the struggle against communism, both in terms of violence, invasion, and cultural change in Afghanistan. Methodologically, this research falls under the category of political history research, utilizing library data as the main reference in the preparation of the discussion. This research uses historical methods, starting from topic selection, source search and verification, interpretation, to writing. The results of the study show that the Mujahideen succeeded in developing and were able to expel communist forces, thus becoming the main force that dominated the new power in Afghanistan. Abstrak: Afghanistan pada awalnya merupakan Negara dengan sistem monarki absolut, di mana raja memegang kekuasaan penuh dan mengendalikan jalannya pemerintahan secara total. Namun, pada tahun 1973, kekuasaan raja yang telah lama berkuasa berhasil digulingkan melalui kudeta, sehingga lahirlah Republik Afghanistan. Setelah itu, Negara ini mengalami masa-masa kelam karena pemerintahan sempat dikuasai oleh rezim komunis yang dikendalikan oleh Uni Soviet. Kondisi tersebut menempatkan Afghanistan dalam situasi yang rentan terhadap konflik dan ketidakstabilan. Hingga kemudian muncul kelompok jihad yang berani menentang dominasi komunis dan intervensi Uni Soviet pada tahun 1978-1992. Gerakan tersebut dikenal dengan sebutan Mujahidin, yang terdiri dari masyarakat muslim Afghanistan. Tulisan ini bertujuan menelaah peran kelompok gerilya Islam tersebut dalam perjuangan melawan komunisme, baik terkait kekerasan, invasi, maupun perubahan budaya di Afghanistan. Secara metodologis, penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian sejarah politik dengan memanfaatkan data kepustakaan sebagai rujukan utama dalam penyusunan pembahasan. Penelitian ini menggunakan metode sejarah, mulai dari pemilihan topik, penelusuran dan verifikasi sumber, interpretasi, hingga penulisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mujahidin berhasil berkembang dan mampu mengusir pasukan komunis, sehingga kemudian menjadi kekuatan utama yang mendominasi kekuasaan baru di Afghanistan.
Implementation of Character Education: The Role of Teachers in Fostering a Hard-Working Attitude in Students Sutikno Sutikno; Mudofir Mudofir; Andi Arif Rifa’i
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.7213

Abstract

This study investigates the role of teachers in fostering the character of hard work among students at SMP Nurul Islam Ngemplak. Emphasizing the importance of character education in schools, it explores how principals and teachers collaboratively support students' work ethic through instructional and environmental strategies. A qualitative case study approach was employed to gain in-depth insights. Data were collected through observations, in-depth interviews with school stakeholders, and document analysis. This triangulation ensured a comprehensive understanding of the practices used to develop students’ hard-working character. Findings indicate that teachers play a pivotal role in promoting a strong work ethic. They act as role models, incorporate the value of hard work into classroom activities, and cultivate a supportive learning environment. Additionally, the use of motivation and rewards strengthens students’ commitment to learning. These practices are consistent with existing character education theories, highlighting teachers as both facilitators and motivators. The study underscores the necessity of a school-wide commitment to character development. Successful reinforcement of a hard-working ethos relies on strategic integration of values into teaching methods and school culture. To enhance students' character, especially the value of hard work, schools should adopt comprehensive policies that include teacher training, curriculum adjustments, and structured reward systems. These efforts can cultivate a consistent and effective culture of diligence across the educational environment.
Analisis Kepuasan Pemustaka di Perpustakaan Perguruan Tinggi melalui Pendekatan Systematic Literature Review (SLR) Erland Cahyo Saputro; Andi Arif Rifa’i
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3161

Abstract

Perpustakaan perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat sumber belajar dan pendukung kegiatan akademik. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan antara layanan yang diberikan dan harapan pengguna. Berbagai survei dan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pemustaka di perpustakaan perguruan tinggi cenderung bervariasi, terutama disebabkan oleh perbedaan kualitas layanan, ketersediaan koleksi, serta keterbatasan fasilitas dan dukungan digital. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara harapan pengguna dan layanan yang diberikan oleh perpustakaan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pemustaka melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian ini menggunakan metode SLR untuk mengumpulkan dan menganalisis hasil penelitian terdahulu yang relevan mengenai kepuasan pemustaka di perpustakaan perguruan tinggi. Berdasarkan hasil kajian, ditemukan bahwa kualitas layanan pustakawan, kelengkapan dan kemutakhiran koleksi, serta kenyamanan fasilitas fisik merupakan faktor-faktor dominan yang berkontribusi terhadap tingkat kepuasan pengguna. Selain itu, kemudahan akses terhadap sumber informasi digital, responsivitas layanan daring, dan komunikasi interpersonal yang efektif juga terbukti berperan penting dalam membentuk pengalaman positif pemustaka Artikel ini memberikan rekomendasi strategis bagi pengelola perpustakaan untuk meningkatkan kualitas layanan, yaitu: (1) melakukan evaluasi kualitas layanan secara teratur, (2) memperbarui koleksi secara berkala, (3) meningkatkan fasilitas fisik, (4) memperkuat kompetensi pustakawan, dan (5) memastikan informasi layanan mudah diakses dan dipahami oleh pengguna. Dengan langkah-langkah tersebut, perpustakaan perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat perannya sebagai pusat pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada pengguna.
Elderly Participation in Religious Activities: An Analysis of Domestic Barriers and Social Support: Partisipasi Lansia dalam Kegiatan Keagamaan: Telaah Hambatan Domestik dan Dukungan Sosial Adika Hary Hermawan; Andi Arif Rifa`i
RADIANT: Journal of Applied, Social, and Education Studies Vol. 7 No. 1 (2026): RADIANT: Journal of Applied, Social, and Education Studies
Publisher : Politeknik Assalaam Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52187/rdt.v7i1.380

Abstract

This Study aims to identify domestic barriers that affect the participation of elderly people in regular recitation at the Nurul Qolbi Islamic Council and formulate strategies to overcome them. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through semi-structured interviews, observation, and documentation. Informants consisted of elderly congregants, majelis taklim administrators, and family members. The findings of this study indicate that elderly participation is influenced by various domestic barriers such as the dual roles of the elderly, health factors, dependence on companions, weather factors, and environmental safety. This is supported by adaptive strategies for individual elderly people, family support, majelis taklim administrators, and community-based strategies. This study shows that these domestic barriers shape patterns of elderly attendance that are not always consistent, supported by strategies that can increase the consistency of the elderly in attending regular religious lectures.
Strategi Kepemimpinan dalam Manajemen Konflik Asatidz: Studi Kasus di Pondok Pesantren Ta’mirul Triska Devi Sartono Putri; Andi Arif Rifa’i; Fairuz Amin Fuadi
LOKAKARYA Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/lokakarya.v5i1.5344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan dalam manajemen konflik yang melibatkan asatidz dan staf administrasi di Pondok Pesantren Ta’mirul Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam terkait dinamika konflik organisasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik guna mengidentifikasi pola konflik dan strategi penyelesaiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik organisasi umumnya dipicu oleh perbedaan persepsi terhadap instruksi pimpinan, komunikasi yang kurang efektif, serta lemahnya supervisi akibat kendala geografis dan keterbatasan koordinasi antarunit. Dalam mengelola konflik, pimpinan pondok menerapkan gaya kepemimpinan kontinum dengan memadukan pendekatan otokratis untuk pengambilan keputusan yang bersifat mendesak dan pendekatan demokratis dalam perumusan kebijakan jangka panjang. Penyelesaian konflik dilakukan melalui dialog terbuka, klarifikasi permasalahan, mediasi internal, serta konsolidasi yang melibatkan seluruh pihak terkait guna mencapai kesepahaman bersama. Selain itu, pondok pesantren juga berupaya membangun budaya kerja kolaboratif melalui pengarahan rutin, bimbingan interaktif, pemberian penghargaan kepada asatidz berprestasi, serta pelaksanaan evaluasi kinerja secara berkala. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, dan tanggung jawab asatidz serta menciptakan lingkungan kerja dan pembelajaran yang lebih kondusif. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem pengawasan, peningkatan partisipasi asatidz dalam pengambilan keputusan, serta pengembangan program pelatihan berkelanjutan guna mendukung efektivitas manajemen konflik di lingkungan pesantren.
Green Islamic Education di Era Krisis Iklim: Rekonstruksi Kurikulum Berbasis Ekoteologi untuk Pendidikan Berkelanjutan Widyani Nurmalasari Lucky; Andi Arif Rifa`i
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis iklim tidak hanya mencerminkan masalah ekologis tetapi juga krisis nilai dalam hubungan antara manusia dan alam; oleh karena itu, pendidikan Islam perlu memainkan peran strategis dalam membentuk kesadaran ekologis siswa. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya Pendidikan Islam Hijau sebagai rekonstruksi kurikulum berbasis ekoteologi untuk mendukung pendidikan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan meneliti sumber-sumber yang relevan, termasuk artikel jurnal, buku, laporan dari lembaga internasional, dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan pendidikan Islam, ekoteologi, krisis iklim, dan pendidikan berkelanjutan. Kerangka teoritis yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekoteologi Islam, yang berlandaskan pada nilai-nilai khalifah, amanah, mizan, dan maslahah, serta konsep pendidikan berkelanjutan UNESCO. Temuan menunjukkan bahwa kurikulum pendidikan Islam masih cenderung menempatkan isu lingkungan sebagai materi tambahan daripada sebagai elemen inti dalam membentuk karakter Islami. Oleh karena itu, rekonstruksi kurikulum berbasis ekoteologi diperlukan agar tujuan pembelajaran, materi, metode, dan penilaian dapat menumbuhkan ketakwaan individu, sosial, dan ekologis. Pendidikan Islam Hijau dapat berfungsi sebagai paradigma pendidikan Islam yang kontekstual, transformatif, dan relevan dalam menanggapi krisis iklim.
Strategic Management to Improve Human Resources in Islamic Educational Institutions Chusnul Khotimah Setya Darna; Andi Arif Rifa’i
Responsive: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/responsive.v2i2.43

Abstract

Education plays a crucial role in the advancement of a nation, particularly in the context of Islamic educational institutions, which not only impart worldly knowledge but also instill religious values to shape noble character. To achieve the ideal educational goals, Islamic educational institutions require effective strategic management focused on improving the quality of human resources (HR). Strategic management can help organize the necessary steps to achieve quality education goals, as well as build a competitive advantage in educational institutions. This study aims to analyze the implementation of strategic management in enhancing HR quality in Islamic educational institutions. Using a literature review method, this research examines theories related to strategic management, HR management, and educational development in the Islamic context. The study also explores the vital role of teachers in creating excellent education through professionalism and appropriate competencies. The findings of this study are expected to provide insights for the sustainable development of management in Islamic educational institutions and contribute to improving the quality of education and HR in these institutions.
Pengambilan Keputusan Dalam Kajian Manajemen Pendidikan Islam Di Era Kontemporer (Tinjauan Filosofis-Situasional, Teologis-Metodologis Dan Sosiologis-Teknologis) Muhammad Turkhamun Sidiq; Dimas Yusuf Andreansyah; Slamet Budiyono; Andi Arif Rifa’i
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.870

Abstract

Pengambilan keputusan merupakan elemen fundamental dalam kepemimpinan lembaga pendidikan yang menentukan arah kebijakan, kualitas layanan akademik, dan keberlanjutan institusi. Di era kontemporer yang ditandai oleh transformasi digital, Artificial Intelligence (AI), dan big data, paradigma pengambilan keputusan mengalami pergeseran yang mendasar. Artikel review ini mengkaji makna pengambilan keputusan pendidikan berdasarkan literatur periode 2021–2025 melalui pendekatan narrative review dengan elemen systematic literature review. Kajian menganalisis tiga perspektif utama: (1) filosofis-situasional melalui kerangka kepemimpinan fleksibel dan adaptif; (2) teologis-metodologis dalam bingkai Manajemen Pendidikan Islam (MPI) yang memadukan prinsip syura, amanah, dan kemaslahatan dengan siklus PDCA; serta (3) sosiologis-teknologis yang mengeksplorasi Data-Driven Decision Making (DDDM) dan etika AI dalam tata kelola pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan yang efektif bersifat kolaboratif, berbasis bukti, etis, dan adaptif. Dalam perspektif MPI, integrasi prinsip syura, amanah, dan mashlahah al-ammah dengan manajemen modern menghasilkan keputusan yang tidak hanya efektif secara organisasional, tetapi juga bermartabat secara moral dan spiritual. Temuan ini menegaskan perlunya model pengambilan keputusan hibrid yang menyeimbangkan teknologi dengan nilai kemanusiaan dan keislaman.