Articles
Pengaruh penggunaan video eksperimen terhadap hasil belajar siswa SMA pada pokok bahasan larutan penyangga
Mariatul Ulfah;
Usman;
Iis Intan Widiyowati
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/bcsj.v1i2.284
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan video eksperimen terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan larutan penyangga. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Samarinda. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 4 (kelas eksperimen) dan kelas XI MIPA 5 (kelas kontrol). Penelitian ini tergolong quasi eksperimental dengan menggunakan nonequivalent control group design. Kedua kelas diajar menggunakan model pembelajaran discovery learning. Kelas eksperimen diajar menggunakan video eksperimen sedangkan kelas kontrol tanpa menggunakan video eksperimen. Data dalam penelitian ini berupa dokumentasi dan nilai tes kemampuan kognitif siswa. Data dokumentasi diperoleh dari nilai hasil belajar siswa sebelumnya. Data nilai tes kemampuan kognitif siswa diperoleh dari masing-masing 25% nilai post test pertemuan I dan II serta 50% nilai ulangan harian. Data dianalisis menggunakan uji t. Rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen (80,08) lebih tinggi dari hasil belajar siswa kelas kontrol (72,19) dan terdapat perbedaan antara keduanya pada taraf signifikan 5%. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan video eksperimen terhadap hasil belajar siswa SMA pada pokok bahasan larutan penyangga
Pengaruh model pembelajaran CORE (connecting organizing eflecting extending) dengan media poster terhadap hasil belajar siswa pada materi larutan penyangga
Eka Parmawatika;
Ratna Kusumawardani;
Iis Intan Widiyowati
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/bcsj.v1i2.286
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) dengan media poster terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan larutan penyangga di SMA Negeri 7 Samarinda. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 7 Samarinda. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling sehingga diperoleh sampel penelitian yaitu siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2. Kelas XI IPA 2 merupakan kelas yang menggunakan model pembelajaran CORE dengan media poster sedangkan kelas XI IPA 1 menggunakan model pembelajaran langsung. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknis tes dan teknik dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan uji t. Nilai rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran CORE dengan media poster adalah 74,09 dan rata-rata nilai hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung adalah 67,07. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran CORE dengan media poster lebih baik daripada rata-rata nilai hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji t diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) dengan media poster terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan larutan penyangga di SMA Negeri 7 Samarinda
Pengaruh penggunaan model pembelajaran CORE dengan media pembelajaran flash terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
Susi Susanti;
Iis Intan Widiyowati;
Maasje C. Watulingas
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/bcsj.v1i2.287
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran CORE dengan media pembelajaran Flash terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Penelitian ini tergolong quasi experimental dengan menggunakan nonequaivalent control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 (kelas eksperimen) dan kelas XI IPA 3 (kelas kontrol). Kelas eksperimen diajarkan menggunakan model pembelajaran CORE dengan media pembelajaran Flash sedangkan kelas kontrol dengan model pembelajaran langsung. Teknik pengumpulan data melalui tes kemampuan berpikir kritis siswa. Data dianalisis menggunakan uji t dengan taraf signifikasi 0,05. Nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen (75,34) lebih tinggi daripada siswa kelas kontrol (71,17) dan terdapat perbedaan antara keduanya. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran CORE dengan media pembelajaran Flash terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
Pengaruh model learning cycle 5E berbasis start with a question terhadap hasil belajar siswa SMA pada materi larutan penyangga
Ana Fatimah Arma;
Ratna Kusumawardani;
Iis Intan Widiyowati
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/bcsj.v2i1.295
Model learning cycle 5E berbasis metode learning start with a question dapat mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui tahap-tahap kegiatan yang terdiri dari, engagement, eksploration, eksplanation, elaboration dan evaluation. Kemampuan berfikir kritis yang optimal menunjukkan penguasaan konsep yang baik dan berimbas pada hasil belajar yang baik pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran learning cycle 5E berbasis start with a question terhadap hasil belajar siswa pada materi larutan penyangga. Sampel penelitian adalah dua kelompok siswa kelas XI jurusan MIPA di SMA Negeri kota Tenggarong dengan total 74 siswa. Pengambilan sampel secara purposive sampling. Satu kelompok siswa diajar menggunakan model pembelajaran learning cycle 5E berbasis start with a question (kelas eksperimen) dan kelompok siswa yang lainnya diajar dengan model pembelajaran langsung (kelas kontrol). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan (α=0,05) nilai KBK antara siswa kelas eksperimen (67,48) dan siswa kelas kontrol (56,03). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran learning cycle 5E berbasis start with a question berpengaruh pada KBK sampel tentang larutan penyagga
Analisis kemampuan kognitif siswa dalam menyelesaikan permasalahan berdasarkan indikator taksonomi SOLO yang diajar dengan model problem based instruction
Pitriani Pitriani;
Iis Intan Widiyowati;
Usman Usman
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/bcsj.v2i2.311
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan kognitif siswa dalam menyelesaikan permasalahan berdasarkan indikator taksonomi structure of observed learning outcomes (SOLO) yang diajar menggunakan model pembelajaran problem based instruction (PBI) pada pokok bahasan larutan penyangga. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Samarinda. Sampel penelitian adalah 34 siswa kelas XI IPA 3 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik tes berupa soal post-test dan ulangan harian berbentuk essai sebanyak 5 soal yang memuat indikator taksonomi SOLO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki kemampuan kognitif yang baik pada indikator prastruktural dengan nilai rata-rata 84,36; pada indikator unistruktural memiliki nilai rata-rata 85,15 dengan kategori sangat baik; pada indikator multistruktural memiliki nilai rata-rata 91,28 dengan kategori sangat baik; pada indikator relasional memiliki nilai rata-rata 84,11 dengan kategori baik dan indikator abstrak diperluas memiliki nilai rata-rata 75,75 dengan kategori baik. Dapat disimpulkan bahwa, secara keseluruhan kemampuan kognitif siswa dalam menyelesaikan permasalahan berdasarkan indikator taksonomi SOLO dengan menggunakan model pembelajaran PBI pada pokok bahasan larutan penyangga termasuk dalam kategori baik
Penerapan model cooperative integrated reading and composition berbantuan komik untuk mengurangi miskonsepsi siswa tentang tata nama senyawa dan persamaan reaksi
Oktaviana Oktaviana;
Iis Intan Widiyowati;
Usman Usman
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/bcsj.v2i2.314
Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi miskonsepsi siswa pada pokok bahasan tata nama senyawa dan persamaan reaksi melalui penerapan model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) berbantuan media komik. Partisipan dalam penelitian ini adalah 31 siswa kelas X SMA jurusan MIPA. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Rancangan penelitian yang digunakan adalah one group pretest-postest design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes diagnostic miskonsepsi yang dilengkapi dengan metode certainty of respon index (CRI). Dari hasil penelitian diperoleh data persentase miskonsepsi siswa sebelum penerapan CIRC adalah sebesar 47,32% dan sesudah penerapan adalah sebesar 25,03%, sehingga diperoleh penurunan miskonsepsi adalah sebesar 22,29%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan miskonsepsi siswa pada pokok bahasan tata nama senyawa dan persamaan reaksi dapat dikurangi dengan penerapan model pembelajaran CIRC berbantuan media komik
Penerapan metode eksperimen untuk mengurangi miskonsepsi siswa kelas XI SMAN 15 Samarinda tentang larutan penyangga
Laurensia Brigita Claudia;
Iis Intan Widiyowati;
Nurlaili Nurlaili
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/bcsj.v3i2.332
Metode eksperimen adalah metode pembelajaran yang memungkinkan peserta didik melakukan percobaan untuk membuktikan sendiri suatu pertanyaan atau hipotesis yang dipelajari. Fokus penelitian ini untuk mengetahui penerapan metode eksperimen untuk mengurangi miskonsepsi siswa tentang materi larutan penyangga. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 siswa kelas XI IPA SMAN 15 Samarinda. Sampel yang digunakan 30 siswa tersebut yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Penelitian ini menggunakan pre experimental dengan one group pretest posttest design. Sampel diajar dengan metode ceramah, kemudian dianalisis miskonsepsinya dan dianjutkan dengan pembelajaran ulang menggunakan metode eksperimen. Pada pembelajaran dengan metode ceramah dilakukan 2 kali pertemuan dan 1 kali ulangan harian. Pada pembelajaran dengan metode ekperimen dilakukan 1 kali pertemuan dan 1 kali ulangan harian. Teknik analisis data menggunakan three–tier diagnostic test. Hasil penelitian menunjukkan miskonsepsi rata-rata siswa kelas XI IPA sebelum pembelajaran menggunakan metode eksperimen adalah 45,3% dan setelah pembelajaran menggunakan metode eksperimen adalah 19,5%. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan adanya penurunan miskonsepsi yaitu sebesar 56,95% pada materi larutan penyangga di kelas XI IPA SMAN 15 Samarinda tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode eksperimen yang diterapan dalam pembelajaran larutan penyanga dapat menurunkan miskonsepsi siswa kelas XI IPA SMAN 15 Samarinda
Kemampuan kognitif siswa yang diajar dengan model rotating review dan two stay two stray pada pokok bahasan hidrolisis garam
Ratna Kusumawardani;
Ria Retnowati;
Iis Intan Widiyowati
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/bcsj.v3i2.443
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan kognitif atara siswa diajar dengan model pembelajaran rotating review dan siswa yang diajar dengan model two stay two stray pada materi hidrolisis garam di SMA Negeri 5 Samarinda, Indonesia. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis quasi-eksperimental dan desain post-test only control group. Subjek dalm penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Terdapat satu kelompok siswa (siswa kelas XI IPA 2) yang diajar menggunakan model pembelajaran rotating review dan satu kelompok siswa (siswa kelas XI IPA 3) yang diajar menggunakan model pembelajaran two stay two stray. Nilai kemampuan kognitif siswa diperoleh dari nilai post test dan ulangan harian. Rata-rata nilai kemampuan kognitif siswa dianalisis menggunakan t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan kognitif siswa kelas XI IPA 2 dan siswa kelas XI IPA 3 adalah 75,48 dan 70,84. Hasil uji-t menunjukkan kedua nilai rata-rata tesebut berbeda signifikan (α=0,05). Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan kognitif siswa yang diajar dengan model pembelajaran rotating review lebih baik daripada kemampuan kognitif siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran two stay two stray.
Pengaruh model pembelajaran POGIL dengan metode praktikum terhadap kemampuan kognitif siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
Dini Yulia Sari;
Iis Intan Widiyowati;
Ratna Kusumawardani
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/bcsj.v3i2.445
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kognitif siswa pada pokok bahasan kelarutan dan hasil kali kelarutan (Ksp) setelah diajar dengan model pembelajaran process-oriented guided-inquiry learning (POGIL) dengan metode praktikum. Sampel dalam penelitian ini adalah dua kelompok siswa SMA kelas XI jurusan IPA. Kemampuan kognitif siswa diperoleh melalui tes. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dengan metode Chi-Square, uji homogenitas menggunakan uji F dan uji perbedaan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kemampuan kognitif siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol berturut-turut adalah 75,85 dan 71,05. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pegaruh signifikan (5%) penggunaan model pembelajaran POGIL dengan metode praktikum terhadap kemampuan kognitif siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan.
Pengaruh konsentrasi terhadap penjerapan ekstrak etanol pucuk daun pucuk merah (Syzygium oleana) oleh kertas saring
Ajeng Hayu Pratiwi;
Iis Intan Widiyowati;
Sela Defi Alib Pradani;
Sukemi Sukemi
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/bcsj.v4i1.719
Penggunaan kertas indikator asam basa khususnya pada daerah terpencil sangatlah terbatas, maka diperlukan suatu alternatif kertas indikator asam basa dengan memanfaatkan tanaman lokal. Mobilisasi ekstrak etanol pucuk daun pucuk merah (Syzygium oleana) telah dilakukan dan menghasilkan kertas indikator yang dapat berubah warna pada pH yang berbeda. Penelitian ini dirancang untuk mengetahui pengaruh konsentrasi terhadap penjerapan ekstrak etanol pucuk daun pucuk merah (PDPM) oleh kertas saring. Ekstrak etanol PDPM diperoleh dengan menggunakan metode maserasi selama 24 jam dengan perbandingan ekstraksi antara sampel dan pelarut 1 : 7. Proses penjerapan kertas saring dilakukan pada konsentrasi yang berbeda selama 2 jam dengan material liquor ratio (MLR) 1: 100 pada suhu 81℃, berat kertas saring 0,2884 ± 0,0035 gram dan volume larutan 30 mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi berpengaruh terhadap penjerapan ekstrak etanol PDPM pleh kertas saring. % adsorpsi ekstrak oleh kertas saring semakin menurun dengan meningkatnya konsentrasi ekstrak.