Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Penerapan Metode Crossword Puzzle Dalam Mendukung Motivasi Belajar Mata Pelajaran Al-Islam Di SMA Muhammadiyah 4 Surabaya Arifin, Shokhibul; Mujtahidah, Zulfa Ishlahul
IJoIS: Indonesian Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Islamic Studies
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/ijois.v4i2.308

Abstract

Students in the Islamic Studies learning are expected to comprehend the taught materials so that they are motivated in their learning. To achieve this learning motivation, research was conducted at Muhammadiyah 4 High School in Surabaya, in the XI grade with a total of 26 students. The research utilized the crossword puzzle teaching method to support students' motivation in the subject of Islamic Studies. This study employed qualitative research with descriptive analysis. The research results indicate that the implementation of the crossword puzzle method is able to support students' motivation in the subject of Islamic Studies. This is evidenced by the observations during the learning process and the interview results from the teacher, in line with the learning motivation indicators during the application of the crossword puzzle method in the classroom. Based on this research, it can be concluded that the application of the crossword puzzle method can support students' learning motivation in the subject of Islamic Studies for the XI grade at Muhammadiyah 4 High School in Surabaya.
ANALISIS KINERJA GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI MTS ALIF LAAM MIIM SURABAYA HUSAINI, MUHAMMAD; ARIFIN, SHOKHIBUL; SARI, IKA PUSPITA
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v12i2.544

Abstract

PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI INOVASI PENDIDIKAN BAGI PENDIDIK TINGKAT DASAR DI DESA SUKOSEWU Puspitasari, Ika; Arifin, Shokhibul; Solekah, Putri Nur; Nadiya, Salsabila Putri; Maftuhah, Rifa’atul
D'edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/dedukasi.v3i2.18690

Abstract

Pendidik harus mampu menguasai teknologi dan harus kreatif dalam menciptakan berbagai media pembelajaran yang sesuai dengan capaian pembelajaran yang diinginkan. Inovasi media pembelajaran dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian peserta didik sehingga proses belajar dapat mendorong peserta didik belajar lebih baik. Di Desa Sukosewu terdapat 1 SDN Sukosewu, 2 Madrasah Ibtidaiyah yaitu MI Matlaul Islam dan MI Fathul Ulum. Permasalahan yang dihadapi pendidik di sekolah tersebut adalah kemampuan dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif. Kelompok KKN Desa Sukosewu yang mengusung tema inovasi pendidikan berinisiatif melaksanakan program pelatihan pengembangan media pembelajaran bagi pendidik tingkat dasar yang ada di Desa Sukosewu. Pelaksanaan dilakukan dengan pemberian materi, latihan dan praktik membuat media pembelajaran. Berdasarkan hasil evaluasi dan tindak lanjut menunjukkan bahwa pendidik mendapatkan pengetahuan terkait pengembangan media pembelajaran dan mampu mengimplementasikan media pembelajaran yang sudah dibuat dalam proses pembelajaran di sekolah.
Pengembangan Alat Penilaian Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan Menggunakan Quizizz di Sekolah Menengah Pertama Puspitasari, Ika; Suryani, Aliyatul Ilmi; Arifin, Shokhibul
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4678

Abstract

Alat penilaian merupakan alat ukur untuk menilai dan sejauh mana siswa memahami materi yang disampaikan. Alat penilaian yang dikembangakan peneliti menggunakan aplikasi Quizizz. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui kelayakan alat penilaian menggunakan aplikasi Quizizz dengan mengetahui validitas, reliabilitas butir soal, Uji tingkat kesukaran, dan Uji daya beda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D Thiagarajan yang dimodifikasi menjadi 3 tahapan. Penelitian diawali dengan pendefinisian (define), perancangan (design) dan pengembangan (develop). Instrumen divalidasi oleh validator sebelum diujicobakan kepada siswa. Instrumen soal penilaian divalidasi oleh ahli materi dengan hasil sebesar 83% (sangat layak), ahli media 77% (layak) dan ahli Bahasa sebesar 88% (sangat layak) sehinga alat penilaian dengan aplikasi Quizizz sangat layak digunakan. Validitas item soal menyatakan 21 butir soal valid dan 4 soal tidak valid. Reliabilitas instrumen penilaian dinyatakan reliabel dengan mendapatkan koefisien reliabel sebesar 0,926 dan termasuk dalam kategori sangat tinggi. Uji tingkat kesukaran 14 soal kategori mudah dan 11 soal kategori sedang, sedangkan uji daya beda 1 soal dalam kategori baik sekali, 15 soal kategori baik 3 soal kategori cukup, sebanyak 6 soal kategori jelek dan jelek sekali.
Pengaruh Self-Efficacy terhadap Perilaku Keagamaan Remaja Ardita Rahma Putra; Asrori; Shokhibul Arifin
DA'WA: Jurnal Sosial dan Dakwah Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam Fakultas Dakwah IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/dawa.v4i1.589

Abstract

Self-efficacy atau keyakinan individu terhadap kemampuan dirinya dalam menghadapi tantangan dan mencapai tujuan merupakan salah satu faktor internal yang dapat mempengarruhi perilaku keagamaan remaja. Perilaku keagamaan mencerminkan bagaimana sseorang menjalankan nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari, yang sangat penting dalam pembentukan karakter, khususnya di usia remaja. Penelitian ini dilakukan sebagai langkah untuk menganalisis pengaruh self-efficacy terhadap perilaku keagamaan siswa di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan validitas rupa (face validity). Penghimpunan data dilakukan dengan dua skala, yaitu skala self-efficacydan skala perilaku keagamaan yang sudah dimodifikasi oleh peneliti. Sementara itu, teknik penskalaan yang digunakan adalah model skala Likert.Telah dibuktikan bahwa self-efficacy, yang diartikan sebagai keyakinan individu terhadap kemampuan diri, memberikan pengaruh signifikan terhadap keterlibatan siswa dalam praktik keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya self-efficacy memberikan kontribusi efektif sebesar 51,3% terhadap perilaku keagamaan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Tingginya self-efficacy pada siswa tercermin dari kecenderungan mereka yang lebih aktif dalam kegiatan keagamaan, mampu mengatasi hambatan, dan memiliki motivasi intrinsik yang lebih baik. Temuan ini difokuskan pada pentingnya penguatan self-efficacy dalam mendukung perilaku keagamaan yang positif di kalangan remaja.
Penerapan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Terhadap Peningkatan Minat Belajar Siswa Aminatul Jannah; Shokhibul Arifin; Ika Puspitasari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1549

Abstract

Minat belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan proses pendidikan. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas, siswa SD Putra Harapan Bangsa menunjukkan minat belajar yang lebih tinggi saat melaksanakan P5 dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan P5 di SD Putra Harapan Bangsa dalam meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Deskripsi tersebut disusun berdasarkan data yang diperoleh di lapangan, tepatnya di SD Putra Harapan Bangsa, dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi sebagai metode pengumpulan data. Subjek penelitian ini mencakup, guru fasilitator kegiatan P5, dan siswa kelas 1 yang terlibat dalam kegiatan P5. Indikator adanya minat belajar siswa yaitu : (1) rasa antusias terhadap pembelajaran, (2) Konsentrasi dan keterlibatan penuh dalam pembelajaran, (3) motivasi untuk memperoleh pengetahuan. (4) dorongan intrinsic untuk berpartisipasi aktif, dan (5) adanya upaya dalam mengembangkan minat belajar. P5 dapat meningkatkan minat belajar siswa karena adanya pendekatan yang praktis dan interaktif, kaitan dengan kehidupan nyata, kebebasan berkreasi, kolaborasi dan kerja tim serta evaluasi yang lebih fleksibel. Sehingga dapat memenuhi indikator adanya minat belajar pada siswa. maka jika ingin meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran yang lain, penting bagi guru untuk menerapkan strategi P5 dalam proses pembelajarannya. Keterbatasan penelitian ini yang pertama adanya keterbatasan data dan sampel, penelitian hanya dilakukan pada kelas tertentu, sehingga sulit untuk digeneralisasi ke skala yang lebih luas. Yang kedua adanya variasi karakteristik siswa Minat belajar bisa dipengaruhi oleh faktor individu seperti latar belakang keluarga, gaya belajar, dan kondisi lingkungan sekolah.
Habit of Applying Magic Words (Excuse Me, Please, Sorry and Thank You) in Supporting the Character of Early Childhood in Little Star Kindergarten Nisa, Solikhatun; Puspitasari, Ika; Arifin, Shokhibul
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 19, No. 3 : Al Qalam (Mei 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v19i3.4471

Abstract

Character education in early childhood has an important role in building an independent and confident personality. This study aims to determine how the habit of applying the magic words excuse me, please, sorry and thank you in supporting the character of early childhood in TKIT Little Star Surabaya. This study uses a qualitative descriptive approach. The description is compiled based on data obtained from the field, precisely at TKIT Little Star. This study uses observation and interview techniques as data collection and the subjects of this study include class teachers and A1 students who are the application of the habit of the magic words excuse me, please, sorry and thank you. In the implementation of this habit does not always run smoothly there are challenges in the implementation but with the example and real examples from the teacher makes students see and do the habit of the magic words so that ethical manners in students are formed and support character education and cooperation of parents at home is also one of the supporters. Character when it has been formed from an early age will be carried over into adulthood.
The Role of Parenting Patterns in Developing Children's Leadership Erlangga, Gaga; Arifin, Shokhibul; Asrori, Asrori
Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam (April)
Publisher : Fakultas Tarbiyah - Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/alulya.v10i1.3533

Abstract

This study aims to examine the influence of parenting patterns on leadership development in children. Leadership in children is an essential aspect in the development of individual children, which is influenced by various factors, one of which is parenting patterns. Baumrind, Maccoby & Martin's theory of parenting styles is used as an analytical framework. The research method used is qualitative with a case study approach. Data collection was carried out through in-depth interviews with children and parents. The study results showed that authoritative parenting patterns positively correlate with the development of prosocial leadership in children, characterized by the ability to make decisions, effective communication, cooperation, recreation, and innovation. Conversely, authoritarian and permissive parenting patterns tend to inhibit optimal leadership development. These findings support Baumrind's theory that authoritative parenting is the most effective parenting style in supporting children's social and emotional development. The implication of this study is that parents should apply consistent, warm parenting patterns and provide clear boundaries to support children's leadership development.
Implementation of Inside Outside Circle Method to Develop Students' Critical Thinking Skills at SMA Muhammadiyah 10 Surabaya Hafidz, Abdul; Arifin, Shokhibul; Hidayat, Moch Charis
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 19, No. 4 : Al Qalam (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v19i4.5272

Abstract

Education plays an important role in the progress of a country because the improvement of human resources depends on education. Communication in science is very important because others will not know what to do or plan without it. The Inside Outside Circle (IOC) model enters the learning process and helps students become more active in class. The role of teachers is very important in achieving learning objectives. The Inside Outside Circle type of cooperative learning that uses small and large circle patterns emphasizes cooperation, discipline, independence, and critical thinking of students. This is one strategy that can be used to achieve these goals. and encourage them to actively participate in the learning process. This study is about the application of the inside outside circle learning model to improve students' critical thinking behavior in Islamic Religious Education subjects, and the subjects of this study are Islamic Religious Education teachers and all students at SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. This study uses a qualitative method with an Ethnographic approach. This is a classroom action research with three cycles of two meetings each.And for the data collection technique I use observation, interviews, and documentation. Observation is done by observing the learning that takes place. Compared to previous studies, this study measures students' critical thinking skills and their learning outcomes by using the Inside Outside Circle learning model in Islamic religious education lessons at SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. The Inside Outside Circle model is a learning model that utilizes real problems as a basis for students to learn and allows them to improve their ability to construct their own knowledge.
Implementation of Game Based Learning in Supporting Students' Concept Understanding at SMP Muhammadiyah 18 Surabaya Sabilie, Akmal; Arifin, Shokhibul; Hidayat, Moch. Charis
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 19, No. 4 : Al Qalam (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v19i4.4708

Abstract

In this digital era, students generally like fun and creative things. The use of games as a learning tool not only improves conceptual understanding but also strengthens practical skills needed in the real world. In this context, GBL encourages students to learn through experimentation, reflection, and active interaction with the subject matter. This study examines the application of Game-Based Learning (GBL) to improve students' conceptual understanding at SMP Muhammadiyah 18 Surabaya. Using a qualitative method based on case studies, this study identified the impact of GBL on learning outcomes through observation, interviews with teachers and students, and documentation analysis. The results showed that GBL significantly increased students' motivation, participation, and conceptual understanding. In implementation, the use of platforms such as Kahoot facilitates an interactive and fun learning process. Challenges faced include limited resources and the need for teacher training to integrate GBL effectively. Thus, GBL is proven to be an innovative approach that not only strengthens students' cognitive skills but also develops social and collaborative abilities. This study provides insight into the potential of GBL in improving the quality of education through technology-based learning.