Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN SIGI NOMOR 8 TAHUN 2016 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DI PUSKESMAS KULAWI Erik Mua; Sudirman Sudirman; Abdul Kadri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.089 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.344

Abstract

Kabupaten Sigi dalam upaya memerangi aktivitas merokok telah membuat peraturan Daerah mengenai Kawasan Tanpa Rokok yang tercantum dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sigi Nomor 8 Tahun 2016 yang ditetapkan oleh Bupati Sigi pada tanggal 28 Desember 2016, kebijakan penetapan kawasan tanpa Rokok ini untuk melindungi masyarakat baik yang merokok maupun yang tidak merokok di semua level dan institusi sebagai upaya kesehatan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, udara yang bersih dan menghindari penyakit yang timbul akibat asap rokok. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Sigi Nomor 8 tahun 2016 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Puskesmas Kulawi. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Kulawi, Jenis sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer yang merupakan hasil wawancara langsung dari informan yang terkait dengan penulisan ini dan data sekunder yang merupakan data yang diperoleh secara tidak langsung yang berasal dari peraturan Daerah Kabupaten Sigi, literatur, dan tulisan ilmiah yang terkait dengan pembahasan penulis, Jumlah Informan dalam penelitian ini sebanyak 4 informan. Implementasi Kawasan Tanpa Rokok di Puskesmas Kulawi belum berjalan sebagaimana yang telah diatur dalam Perda Kabupaten Sigi Nomor 8 tahun 2016 hal ini disebabkan masih adanya aktifitas merokok yang terjadi baik didalam maupun diluar sekitar lingkungan Puskesmas Kulawi, dan sebagai akibat belum diterapkannya sanksi atau hukuman bagi yang melanggar aturan. Diharapkan agar Fasilitas Pelayanan Kesehatan yaitu Puskesmas Kulawi dapat menerapkan KTR di lingkungan kerjanya.
PERBEDAAN DISIPLIN PEGAWAI RSUD RAJA TOMBOLOTUTU SEBELUM DAN SESUDAH PENGGUNAAN ABSENSI FINGER PRINT Rachmat Lahinta; Sudirman Sudirman; Abdul Kadri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.111 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.385

Abstract

Tingkat Kehadiran atau Absensi adalah suatu kegiatan atau rutinitas yang dilakukan oleh pegawai untuk membuktikan dirinya hadir atau tidak dalam bekerja di suatu instansi. Absensi ini berkaitan dengan penerapan disiplin yang ditentukan oleh masing masing perusahaan atau institusi. Berkurangnya komitmen pegawai dalam bekerja akan berdampak pada motivasi dan kinerja pegawai yang semakin menurun. Pencatatan absensi pegawai merupakan salah satu faktor penting dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM atau Human Resources Management). Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya perbedaan disiplin pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Raja Tombolotutu sebelum dan sesudah penggunaan absensi finger print. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan metode quasi-experimental onegroup pretest-posttest design Dengan jumlah 67 sampel dengan menggunakan uji statistik paired t-test Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan disiplin pegawai sebelum dan setelah penggunaan finger print dengan nilai ρ 0.000< 0.05. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa ada perbedaan rata-rata frekuensi disiplin setelah penggunaan absensi finger print dengan nilai ρ Value = 0.000 Saran dalam penelitian ini adalah diharapkan kepada para pegawai Rumah Sakit Umum Daerah untuk dapat meningkatkan disiplin kerja, dalam hal ini berkaitan dengan melaksanakan pekerjaan dengan tepat waktu, tidak terlambat, tidak datang untuk absensi kemudian pergi meninggalkan rumah sakit, masuk maupun pulang sesuai jam kerja, dan lebih meningkatkan kinerjanya dalam bekerja.
Perilaku Seksual Remaja Dalam Mengakses Media Sosial (Pornografi Sex Chat) Di Sma Negeri 3 Palu Andriani Aprisye; Sudirman Sudirman; Ahmad Yani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.038 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.834

Abstract

Perilaku seksual merupakan segala bentuk perilaku untuk menarik perhatian lawan jenis. Perilaku seksual juga merupakan perilaku yang melibatkan sentuhan secara fisik anggota badan antara pria dan wanita mulai dari berciuman hingga pada tahap hubungan intim, yang di dorong oleh hasrat untuk berbuat serta diperkuat oleh hormon yang dimiliki manusia. Survei yang dilakukan oleh Komnas Perlindungan Anak tahun 2011 mengungkapkan bahwa 97% remaja pernah menonton dan mengakses situs pornografi, 93% remaja pernah melakukan ciuman, 62,7% remaja pernah melakukan perilaku seksual pra nikah dan 21% remaja Indonesia telah melakukan aborsi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan melakukan pengamatan, wawancara mendalam (indhep interview) dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perilaku remaja dalam mengakses media sosial via chat di SMA Negeri 3 Palu.Hasil penelitian menunjukan bahwa remaja di SMA Negeri 3 palu menggunakan media sosial untuk melakukan pornografi sex chat melalui  smart phone. Remaja memanfaatkan vitur-vitur di media sosial sebagai alat penyenyalur hasrat seksual mereka kepada lawan komunikasinya.Kata kunci: pengetahuan, sikap, tindakan
Impact of Advertising Media Cigarette Packaging on Adolescent Smoking Behavior Sudirman; Ahmad Yani; Moh. Fikri
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 4 No. 4: October 2022 - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v4i4.2897

Abstract

Adolescent smoking behavior is a deviant act that can harm the teenager and those around him. The influence of chemicals contained by cigarettes such as Nicotine, Carbon Monoxide, and Tar will spur the work of the central nervous system and sympathetic conditions, resulting in increased blood pressure and increased heart rate. This study aims to determine the impact of cigarette advertising media on the smoking behavior of adolescents, especially in Talise Village. This research uses a qualitative type of research. The results of this study show that the advertising media in cigarette packaging does not affect the smoking behavior of adolescents because the advertising media packaged cigarettes are not very clear and are often improved because of the support of parents who are indirectly active smokers and also have an effect on peers.
Analisis Rendahnya Kunjungan Ibu yang Mempunyai Balita ke Posyandu di Kelurahan Pasangkayu Wilayah Kerja Puskesmas Pasangkayu 1 Kabupaten Mamuju Utara: Analysis of the Low Visit of Mothers who Have Toddlers go to Posyandu in Pasangkayu Ward Pasangkayu Puskesmas Work Area 1 Mamuju Utara Regency Moh. Andri; Sudirman; Handayani Sam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i6.3721

Abstract

Rendahnya kunjungan ibu balita ke posyandu merupakan permasalahan mengenai ketidakaktifan ibu balita dalam mengikuti kegiatan program posyandu tujuan ditingkatkan kunjungan bayi/balita ke posyandu agar kegiatan di posyandu bisa terlaksana dengan baik misalnya pemberian imunisasi, pemantauan gizi balita, pemantauan tumbuh kembang balita dan kesehatan secara langsung dengan tujuan utamanya menurunkan angka kematian ibu dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendahnya kunjungan ibu yang mempunyai balita ke posyandu di Kelurahan Pasangkayu Wilayah Kerja Puskesmas Pasangkayu 1 Kabupaten Mamuju Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini terdiri dari 8 (Delapan) orang yaitu ibu yang mempunyai balita, Bidan, kader posyandu, dan ketua/anggota PKK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga faktor yang mempengaruhi perilaku pada ibu balita dalam kunjungan ke posyandu antara lain faktor predisposisi, faktor pendukung, dan faktor pendorong. Untuk fakor predisposisi ditinjau dari pengetahuan dan sikap ibu sudah baik, faktor pendukung ditinjau dari fasilitas pelayanan kesehatan di posyandu masih kurang misalnya ketersediaan kursi untuk ibu yang datang ke posyandu, keadaan bangunan yang masih standar/dasar, buku KIA yang tidak ada disediakan di posyandu serta fasiltas lainnya, faktor pendorong ditinjau dari dukungan suami, keluarga dan masyarakat juga masih menjadi penyebab misalnya dukungan suami dan keluarga dari informan merasa takut anaknya untuk disuntik atau diimunisasi. Sehingga peneliti berpendapat perluanya sosialisasi akan pentingnya posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada ibu dan anak. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kurangnya kunjungan ibu balita ke posyandu dikarenakan fasilitas kesehatan di posyandu perlu ada pembenahan serta dukungan suami dan keluarga ibu yang tidak mendukung sebagian informan Ditujukan bagi pihak instansi Puskesmas Pasangkayu I diharapakan agar selalu meningkatkan sosialisasi dalam rangka meningkatkan kunjungan ibu balita ke posyandu guna mendapatkan pelayanan kesehatan agar mencegah terjadinya kematian ibu dan anak.
Analisis Rendahnya Kunjungan Ibu yang Mempunyai Balita ke Posyandu di Kelurahan Pasangkayu Wilayah Kerja Puskesmas Pasangkayu 1 Kabupaten Mamuju Utara: Analysis of the Low Visit of Mothers who Have Toddlers go to Posyandu in Pasangkayu Ward Pasangkayu Puskesmas Work Area 1 Mamuju Utara Regency Sudirman; Handayani Sam; Moh. Andri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i11.4272

Abstract

Rendahnya kunjungan ibu balita ke posyandu merupakan permasalahan mengenai ketidakaktifan ibu balita dalam mengikuti kegiatan program posyandu tujuan ditingkatkan kunjungan bayi/balita ke posyandu agar kegiatan di posyandu bisa terlaksana dengan baik misalnya pemberian imunisasi, pemantauan gizi balita, pemantauan tumbuh kembang balita dan kesehatan secara langsung dengan tujuan utamanya menurunkan angka kematian ibu dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendahnya kunjungan ibu yang mempunyai balita ke posyandu di Kelurahan Pasangkayu Wilayah Kerja Puskesmas Pasangkayu 1 Kabupaten Mamuju Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini terdiri dari 8 (Delapan) orang yaitu ibu yang mempunyai balita, Bidan, kader posyandu, dan ketua/anggota PKK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga faktor yang mempengaruhi perilaku pada ibu balita dalam kunjungan ke posyandu antara lain faktor predisposisi, faktor pendukung, dan faktor pendorong. Untuk fakor predisposisi ditinjau dari pengetahuan dan sikap ibu sudah baik, faktor pendukung ditinjau dari fasilitas pelayanan kesehatan di posyandu masih kurang misalnya ketersediaan kursi untuk ibu yang datang ke posyandu, keadaan bangunan yang masih standar/dasar, buku KIA yang tidak ada disediakan di posyandu serta fasiltas lainnya, faktor pendorong ditinjau dari dukungan suami, keluarga dan masyarakat juga masih menjadi penyebab misalnya dukungan suami dan keluarga dari informan merasa takut anaknya untuk disuntik atau diimunisasi. Sehingga peneliti berpendapat perluanya sosialisasi akan pentingnya posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada ibu dan anak. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kurangnya kunjungan ibu balita ke posyandu dikarenakan fasilitas kesehatan di posyandu perlu ada pembenahan serta dukungan suami dan keluarga ibu yang tidak mendukung sebagian informan Ditujukan bagi pihak instansi Puskesmas Pasangkayu I diharapakan agar selalu meningkatkan sosialisasi dalam rangka meningkatkan kunjungan ibu balita ke posyandu guna mendapatkan pelayanan kesehatan agar mencegah terjadinya kematian ibu dan anak.
Tuberculosis as a Global Health Problem: A Review of the Literature on Its Prevention and Development in Indonesia Fitriana, Fitriana; Rifki, Moh.; Alkaff, Sy. Rugaiyah; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad
Devotion : Journal of Research and Community Service Vol. 6 No. 5 (2025): Devotion: Journal of Community Research
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/devotion.v6i5.25467

Abstract

Indonesia is the country with the second highest burden of Tuberculosis (TB) in the world. It is estimated that there are 845,000 new cases of TB every year with a death rate of 98,000 cases or equivalent to 11 deaths/hour. Tuberculosis control is directed to accelerate TB elimination by 2030. The transmission and development of TB disease is increasingly widespread because it is influenced by social factors such as poverty, urbanization, less active lifestyles, tobacco use, and alcohol. This research uses the literature review method and obtained 7 relevant journals. The results of this study show that the implementation of TB control programs in several health centers still faces various obstacles, especially in terms of funding, limited human resources, lack of SOPs, and not optimal technical implementation such as the discovery of active cases and the involvement of cadres.
Solusi Makanan Bergizi Olahan Kelor untuk Melengkapi PMT Asi Guna Mencegah Stunting : Literature Riview Amsal, Amsal; Arlyani, Priescilla; Abe, Yolan; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i4.32181

Abstract

Penelitian ini mengkaji potensi olahan daun kelor (Moringa oleifera) sebagai bagian dari program Makanan Pendamping ASI (PMT ASI) untuk mencegah stunting pada anak. Meskipun manfaat gizi daun kelor sudah dikenal luas, terutama kandungan protein, zat besi, kalsium, dan antioksidannya, sebagian besar penelitian sebelumnya lebih fokus pada bentuk mentahnya. Permasalahan penelitian ini adalah kurangnya aplikasi kelor dalam bentuk makanan praktis yang mudah diakses, seperti puding dan biskuit untuk anak dan bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas produk olahan kelor dalam meningkatkan asupan gizi dan mengurangi stunting. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis (SLR) dari artikel yang diterbitkan antara tahun 2021-2025, dengan fokus pada penelitian yang menggabungkan kelor dalam program gizi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk olahan kelor seperti puding efektif secara gizi dan diterima dengan baik oleh anak-anak. Implikasi dari penelitian ini menyoroti potensi makanan berbasis kelor sebagai solusi berkelanjutan untuk pencegahan stunting, yang menawarkan pilihan yang ekonomis dan sesuai budaya bagi keluarga berpendapatan rendah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pangan lokal yang kaya gizi untuk mengatasi malnutrisi.
Korelasi Hemoglobin dan Protein Urine Pada Ibu Hamil Parturient di RSUD Anutapura Palu Agung, Muhammad; Swandayani, Deysi; Paulus, ⁠Listina; Fatmawati; Sudirman
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i5.32210

Abstract

Pemeriksaan hemoglobin dan protein urine merupakan komponen penting dalam pemantauan kesehatan ibu hamil, terutama dalam mendeteksi risiko anemia dan preeklampsia yang dapat menyebabkan komplikasi persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kadar hemoglobin dan protein urine pada ibu hamil parturient di RSUD Anutapura Palu. Metode yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan desain case control. Sampel terdiri dari 30 ibu hamil parturient yang tercatat di rekam medis RSUD Anutapura tahun 2025. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami kadar hemoglobin rendah (73,3%) dan proteinuria (66,7%). Namun, hasil analisis statistik menunjukkan tidak terdapat korelasi yang signifikan antara kedua variabel tersebut (r=0,199; p=0,292). Hal ini mengindikasikan bahwa anemia dan proteinuria pada ibu hamil parturient tidak selalu terjadi secara bersamaan dan kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain seperti usia kehamilan, status nutrisi, atau riwayat penyakit. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pemeriksaan terintegrasi dan pendekatan multidimensional dalam pelayanan antenatal dan intranatal. Penelitian lanjutan disarankan menggunakan sampel yang lebih besar dan pendekatan longitudinal untuk menggali faktor-faktor yang mungkin berperan sebagai variabel antara atau konfounding.
The "Temukan, Obati Sampai Sembuh" (TOSS) Movement in Breaking Pulmonary Tuberculosis Transmission at Bambaira Health Center, Pasangkayu Nur Afni; Muhammad Jufri; Sudirman; Ahmad Yani; Muhammad Syukran; Indra Afrianto
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 3 (2025): July - September
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i3.1109

Abstract

Background: Tuberculosis (TB) remains a global health challenge. Indonesia ranks among countries with the highest TB burden, with over 800,000 cases reported in recent years (WHO, 2024). The Ministry of Health introduced the Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS) initiative to enhance early detection and treatment adherence. However, implementation barriers persist, especially in remote areas. Objective: This study aims to evaluate the implementation of the TOSS TB program in breaking TB transmission at Bambaira Health Center, Pasangkayu Regency, and to identify systemic challenges and improvement opportunities. Methods: This qualitative study used in-depth interviews, FGDs, observations, and document analysis. Participants included healthcare workers, TB patients, caregivers, and community leaders. Thematic analysis was conducted to explore program implementation. Results: Barriers identified include poor public awareness, weak contact tracing, medication stockouts, and limited follow-up systems. Stigma also discouraged patients from seeking care. Nevertheless, early case detection and initial treatment showed promising outcomes when supported by trained staff and community involvement. Conclusion: Addressing systemic barriers through education, logistics, and community engagement is key to TOSS TB success. Policy support and consistent funding are needed to ensure sustainability and integration with other health services. Keywords: tuberculosis; TOSS TB;  health center; public health; Indonesia
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Kadri Abdul Kadri Abdul Kadri Abdul Kadri Abdul Kadri Abdul Kadri, Abdul Abe, Yolan Adriana Saehana Agustina Agustina M. Yasin Agustina M. Yasin Ahmad Afandi Ahmad Yani ahmad yani Ahmad Yani Alkaff, Sy. Rugaiyah Amsal, Amsal Ananda Dwi Saputra Andi Reza Alief Chairin Noor, Andi Reza Alief Andi Zuhra Ibrahim Andriani Aprisye Annisa Putri Ana Phalis Annisa Putri Ana Phalis Antika Tahir Arjunah Arjunah Arlyani, Priescilla Asmanur Asri Rendelemba Asrini Muslima Sari Ayu Andira Ayu Lestari Bella Retno Jamalludin Budiman Abd. Rauf Budiman Budiman Cici Cici Cici Daniel Happy Putra Dewi Sugiarti Eka Prasetia Hati Baculu Eka Prasetia Hati Baculu, Eka Eliana Elindawati Tutuf Arif Erik Mua Ervinayanti Ervinayanti Fadlia, Warzika Fadlika Fadri Fadliya Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatni Kidjab Febrianti Finta Amalinda Finta Amalinda Finta Amalinda Fitriana Fitriana Franing Desi Badu Ginanjar Rahardian H. Usman Y Tantu Hamidah Hamidah Handayani Sam Haris Pontoh Hasnawati Hasnawati Helda Badarudin Herlina Yusuf Hijrianto Hijrianto Hindun DJ Usman Ince Rahmi Ince Rahmi Indra Afrianto Indra Afrianto Indrawan Isdayanti Itha Puspita Lahinta, Rachmat Laksono Trisnantoro Lisdiawati Lisdiawati Lita Ulfa Ngaito Marselia Sandalayuk Mashatim Yakub Masiti Masiti Megawati Meilin Anggreyni Milka Djono Moh Rivaldhy Pramudya Moh. Andri Moh. Fikri Mohamad Andri Mohamad Andri, Mohamad Mua, Erik Muammar Muhammad Agung Muhammad Agung Muhammad Anzar Muhammad Jufri Muhammad Syukran Mulyani Munawir H. Usman Munifah AM. Idrus Ni Nyoman Sutiari Nikita Aprilianingsih Nur Afni Nur Afni Nur Afni Imbran Nur Hikma Nurfianti Nurjanah Nurjanah Nurlaela Nurstifani, Elsa Paulus, ⁠Listina Prayitno Mulani Qursia Lasandang Rachmat Lahinta Rahma Febi Rahmatia Rahmawati Rajindra Reyhan Reza Alyani Djiko Rifki, Moh. Rismawaty Rizka Rizka Rizka Rizka Rochmat Jasin Rosnawati Rosnawati Rosnawati, Rosnawati Sirajudin Sirajudin Siti Hartina Siti Nurani Sriyani Oktavia Stevin Unusa Suardi Subardin Sucerni, Sucerni Suhestianigras S Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sunarsih Sunarsih Suraiyah Suwandi Swandayani, Deysi Tantu, H. Usman Y Titin Setiyawati Tri Eko Tri Mayang Amita Tri Rizkiyanti alwi Tri Septyo Indratno Umi Kalsum Umi Kalsum Wahidah, Robiatul Wijayanti Windi Vatricia Wiwin Andriani Yenita Ayudina Yundari, Yundari Yusra Hasrun Zhanaz Tasya Zian Fazilah