p-Index From 2021 - 2026
6.615
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Quagga

Analisis Keberadaan Coliform dan Escherichia coli pada Es Batu dari Jajanan Minuman di Pasar Tengah Bandar Lampung Efrida Siti Alifia; Oktira Roka Aji
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v13i1.3698

Abstract

Abstrak: Es batu merupakan produk pangan yang dianggap aman untuk dikonsumsi. Es batu biasa dicampurkan pada minuman untuk menambah kesegaran. Es batu dibuat dari air minum yang dibekukan pada suhu 0. Walaupun suhu rendah dapat menghambat pertumbuhan sel mikroorganisme, es batu tetap saja memiliki kemungkinan mengandung mikroorganisme kontaminan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan Coliform dan Escherichia coli pada es batu dari berbagai minuman yang dijual di Pasar Tengah Bandar Lampung. Metode MPN (Most Probable Number) digunakan untuk menghitung Coliform sedangkan keberadaan bakteri E. coli dideteksi menggunakan media Eosin Methylen Blue Agar (EMB Agar). Sebanyak 8 sampel digunakan pada penelitian ini. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa semua sampel positif mengandung Coliform dan 3 sampel positif mengandung E.coli. Faktor-faktor yang dapat menjadi sumber cemaran seperti bahan baku, alat dan praktik higienitas oleh penjual perlu diperhatikan agar es batu terbebas dari kontaminasi Coliform maupun E.coli.Kata kunci: Coliform, E. coli, MPN.Abstract: Ice cubes are a food product that is considered safe for consumption. Ice cubes are usually mixed with drinks to increase freshness. Ice cubes are made from drinking water which is then frozen at 0 . Although low temperatures can inhibit the growth of microbial cells, ice cubes still have the possibility of containing microbial contaminants. This study aims to detect the presence of Coliform and Escherichia coli in ice cubes from various beverages sold in Pasar Tengah Bandar Lampung. The MPN (Most Probable Number) method was used to calculate Coliform, while the presence of E. coli was detected using Eosin Methylene Blue Agar (EMB Agar) media. A total of 8 samples were used in this study. The results showed that all samples were positive for Coliform and 3 samples were positive for E. coli. Factors that can be a source of contamination such as raw materials, tools and hygiene practices by sellers need to be considered so that ice cubes are free from Coliform and E. coli contamination.Keywords:  Coliform, E. coli, MPN.
ANALISIS RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA BAKTERI YANG BERASOSIASI DENGAN LALAT (Musca domestica) Oktira Roka Aji
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v12i1.2026

Abstract

Banyak penyakit yang penyebarannya diperantarai oleh lalat (Musca domestica). Lalat  merupakan salah satu vektor mekanis dalam penyebaran penyakit. Saat ini, bakteri resisten antibiotik menjadi masalah serius bagi kesehatan global. Penyebaran bakteri ini salah satunya dapat diperantarai oleh lalat. Hal ini dapat menyebabkan menurunnya kualitas hidup masyarakat sekitar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keberadaan bakteri resisten antibiotik yang berasosiasi dengan lalat dewasa (M. domestica) yang dikumpulkan dari tempat pembuangan sampah di sekitar kampus Universitas Ahmad Dahlan, Banguntapan, Yogyakarta. Tahapan penelitian yang dilakukan yaitu isolasi bakteri yang berasosiasi dengan lalat dewasa kemudian menguji kepekaan bakteri tersebut terhadap antibiotik kanamycin, chloramphenicol, amoxycillin, tetracycline, ciprofloxacin, gentamicin, dan erythromycin. Dari 12 lalat yang ditangkap, bakteri yang diperoleh sebanyak 20 isolat. Persentase resistensi masing-masing isolat terhadap antiobiotik yang diujikan berdasarkan pengukuran zona hambat yang diperoleh yaitu kanamycin 0%, chloramphenicol 25%, amoxycillin 25%, tetracycline 50%, ciprofloxacin 0%, gentamicin 0%, dan erythromycin 75%. Hasil analisis antibiotik menunjukkan bahwa semua isolat bakteri yang diperoleh telah resisten terhadap satu ataupun dua antibiotik yang diujikan.Kata Kunci:Musca domestica; Resistensi antibiotik; Bakteri
Co-Authors Abdul Aziz Adz-Dzikir, Fatihatuljannah Aila Gema Safitri Aisyah, Iis Nisya Nur Al Farisi, Irsyad Andika Bayu Chandra Aninda Kumala Sari Anisa Nurul Huda Ardi, Subhan Zul Arifa Nadya Nur Afifah ARUM PATRIATI Astuti, Sutan Nur Chamida Tri Azizah, Mar'atul Cahya Ningsih, Ayu Cucu Cahyanti Diah Asta Putri Diah Asta Putri Diah Asta Putri Diah Asta Putri DYSHELLY NURKARTIKA PASCAPURNAMA EDY GIRI-RACHMAN PUTRA Efrida Siti Alifia Ega Asnatasia Maharani ERNAWATI ARIFIN GIRI-RACHMAN Falih, Afifah Nurul FENRYCO PRATAMA Fitria, Karomah Indah Handayani, Erisa Budi Hartanto, Dody Haryadi, Bagus Hasna Chaerani Zakkiyah Hidayah, Hidayah IHSANAWATI IHSANAWATI Ihsani, Nisa Ika Maryani Ilma, Nur Malika Imelda Pangaribuan Inggita Utami Irsalinda, Nursyiva Irvanita, Deva Anggun Jannati Aulah Jinan, Rifa Fatma Kurnia, Dhiffa Trisna Laila, Alfiatul Larasati Haliimah Roosyidah Lestari, Iva Dita Linda Pertiwi MAELITA RAMDANI MOEIS MAELITA RAMDHANI MOEIS Maliza, Rita Mardiah, Irma Merlia Rahma Tari Muhammad Farid Maksum Nisa Ihsani Nofa Nur Fiani Nora Bastiani Nugraha, Farhan Satya Nur Azizah Nur Azizah Nuraisyah Binte Zainal Nurul Suwartiningsih Pinasti, Vanya Aurel Pratiwi, Ambar Pratiwi, Ambar Puguh Wahyu Prasetyo, Puguh Purwanti Pratiwi Purbosari Puspitarini, Sofia Putri , Diah Asta Putri, Anas Tasya Putri, Aulia Ramanda Putri, Diah Asta Putri, Nida’a Fauziyyah Rinaldi Rizal Putra Riris Asyhar Hudaya Rohmantin, Dita Rossa Puteri Baharie, Sri Safitri, Salsabila Salimah, Azizah Zahratus Santrianda, Aldhiani Silfi Pratiwi Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sumbudi, Milliniawati Suwartiningsih, Nurul Suwartiningsih, Nurul Tiwi Sartika Tri Puspita Sari Tufahati, Nadhira Umi Salamah Vianingtyas, Naresh Wari Mega Wachid Eko Purwanto Wicaksono, Adelyanty Pangestuty Wulandari, Endah Retno Yudi Ari Adi, Yudi Ari Yuliani, Ririn Kholifatu Zahra, Safa Auli Zakkiyah, Hasna Chaerani Zul Ardi, Subhan