Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

RELAWAN MENGAJAR: IMPLEMENTASI LITERASI DAN NUMERASI MELALUI DONGENG BAGI SISWA TERDAMPAK PASCA GEMPA DI SDN CIBULAKAN Rani Sugiarni; Dini Nurfajrin Ningsih; Vina Nurviyani; Mela Aryani; Nia Jusniani; Dina Indriyani; Liza Octaviani Din; Dandi Apriandi
Jurnal Abdi Nusa Vol. 3 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPM Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/abdinusa.v3i2.128

Abstract

Bencana gempa Cianjur mengakibatkan salah satu sekolah dasar negeri Cibulakan menimbulkan kerusakan salah satunya pada fasilitas pendidikan dan mengganggu kegiatan belajar. Tujuan dalam pelaksanaan program Relawan mengajar ini untuk membantu proses pembelajaran dalam pemulihan implementasi literasi dan numerasi siswa-siswi terdampak paska gempa melalui dongeng di SD Negeri Cibulakan. Metode pelaksanaan yang digunakan terdiri dari tahap: 1) Perencanaan, 2) Implementasi, dan 3) Evaluasi. Hasil pelaksanaan Program “Relawan Mengajar” dapat membantu proses pembelajaran dalam pemulihan literasi dan numerasi siswa-siswi terdampak pasca gempa di Cianjur. Kegiatan kelompok belajar tersebut dilakukan dalam pembelajaran berbasis dongeng. Selain itu,pemulihan kemampuan literasi dan literasi membutuhkan kerja sama yang sinergis antara tim pengabdi, perangkat pemerintahan desa, guru, siswa, dan wali siswa. Berdasarkan kegiatan ini, tim pengabdi merekomendasikan penggunaan seni sebagai alternatif pemulihan literasi dan numerasi anak yang terkena dampak bencana gempa.
CHARACTER EDUCATION FROM AN EARLY AGE: FAMILY STRATEGIES IN DEVELOPING POSITIVE VALUES Yuarini Wahyu Pertiwi; Miranu Triantoro; Dina Indriyani; Al-Amin
INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIAL AND EDUCATION Vol. 1 No. 1 (2024): April
Publisher : Pondok Pesantren Baitul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to investigate the strategies families use to develop positive values in children from an early age. This study uses a literature review where references are taken in accordance with the research context. The results showed that effective communication acts as a foundation that allows families to convey positive values, discuss the consequences of certain behaviors, and resolve value conflicts. Positive behavioral examples shown by parents were found to be the most influential factor, with children tending to imitate the behaviors they observed from their parents. Strategies of assigning responsibility and rewarding effort also contributed significantly to children's motivation to embrace positive values and apply them in their lives. Children who were given responsibility with positive support from their parents showed increased independence, confidence and willingness to contribute to their environment.
PERANAN PENDIDIKAN KEWARGAENGERAAN DALAM MENUMBUHKAN MORALITAS SISWA UNTUK MENCEGAH KONFLIK ANTAR SISWA DI SMA PASUNDAN CIKALONGKULON Dina Indriyani; Lukita Dewi; Sumarna Sumarna
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jpphk.v14i1.4512

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan program pendidikan yang dapat membentuk warga negara yang cerdas, terampil dan berkarakter yang setia kepada bangsa dan negara Indonesia dengan merefleksikan dirinya dalam kebiasaan berpikir dan bertindak sesuai dengan amanat Pancasila dan undang-undang dasar 1945. Pendidikan kewarganegaraan berhubungan erat dengan moralitas siswa dimana tugas pendidikan kewarganegaan yaitu salah satunya untuk menumbuhkan moralitas peserta didik agar memiliki moral yang baik. Sehingga tindakan yang dilakukan oleh peserta didik yang akan menimbulkan konflik dapat dihindari sedini mungkin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan jawaban atas masalah yang telah dirumuskan yakni ingin mengetahui bagaimana peranan pendidikan kewarganegaraan dalam menumbuhkan moralitas siswa untuk mencegah konflik antar siswa di SMA Pasundan Cikalongkulon. Berdasarkan hasil penelitain, maka penulis memperoleh hasil penelitian sebagai berikut : Peranan Pendidikan Kewarganegaraan dalam menumbuhkan moralitas untuk mencegah konflik antar siswa memberikan dampak positif bagi siswa, yaitu siswa memilki pemahaman tentang nilai-nilai moral sehingga siswa dapat saling berinteraksi dengan sesama siswa hal tersebut dapat memperkuat hubungan positif di anatara siswa. Kata kunci : moralitas, pendidikan kewarganegaraan, mencegah konflik
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL INKUIRI BERBANTUAN MEDIA KONKRET PADA SISWA KELAS 5 SD NEGERI MANGUNSARI 05 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Indriyani, Dina; Mawardi, Mawardi; Wardani, Krisma Widi
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas 5 SD Negeri Mangunsari 05 tahun pelajaran 2018/2019, dan  untuk menerapkan langkah-langkah model pembelajaran inkuiri di kelas 5. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yaitu, teknis non tes meliputi observasi, kuisioner, dan dokumentasi. Keterampilan berpikir kritis pada studi pendahuluan menunjukkan dari 40 siswa terdapat presentase 38% menduduki kategori sangat tinggi, 25% kategori tinggi dan 37% dalam kategori rendah. Hasil Siklus I menunjukkan 20%  berada dalam kategori sangat tinggi, 78% siswa menempati kategori tinggi dan 2% pada kategori rendah, sedangkan rata-rata keterampilan pada siklus I menunjukkan 44,25.  Dalam siklus II terjadi peningkatan menunjukkan rerata sebesar 47,6 dengan presentasi kategori sangat tinggi yaitu 43%, dalam kategori tinggi terdapat 57%. Berdasarkan hasil yang telah dipaparkan menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SD Negeri Mangunsari 05 Salatiga
Peranan Project Citizen terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa indriyani, dina
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4, No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.892 KB) | DOI: 10.24269/jpk.v4.n2.2019.pp20-29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang berbasis Project Citizen dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Hasil studi pra penelitian yang peneliti lakukan melalui wawancara pada  mahasiswa Program studi PPKn dan Program studi Pendidikan Matematika, diperoleh hasil bahwa selama ini mahasiswa merasa pembelajaran PKn menjenuhkan, monoton dan cenderung kurang bermakna bagi mahasiswa. Oleh karena itu, berdasarkan hasil temuan permasalahan dilapangan tersebut peneliti menerapkan metode pembelajaran Project Citizen dalam proses pembelajaran PKn dengan harapan pembelajaran lebih menyenangkan dan bermakna sehingga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Pada penelitian ini mendeskripsikan bagaimana modifikasi pembelajaran PKn dengan menerapkan Project Citizen sehingga diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini dilakukan di dua program studi yang berbeda yaitu program studi PPKn dan program studi Pendidikan Matematika. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah melakukan rekayasa pembelajaran dengan berbasis pada Project Citizen, diperoleh hasil bahwa proses pembelajaran PKn yang berbasis Project Citizen mampu memberikan penyegaran dalam proses pembelajaran PKn menjadi lebih bermakna dan mampu mengantarkan mahasiswa untuk lebih berpikir kritis sehingga mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritisnya. Mahasiswa menjadi lebih mampu melihat suatu fenomena di masyarakat dari berbagai sudut pandang dan mampu menganalis mencari solusi untuk menyikapi fenomena masyarakat yang ada secara lebih kritisThe Role of Project Citizen on Students' Critical Thinking Ability. This study aims to describe how learning Citizenship Education based on Project Citizen develops students' critical thinking skills. The results of the pre-research study that the researchers conducted through interviews with students of the PPKn Study Program and the Mathematics Education Study Program showed that students felt PKn learning saturated, monotonous and tended to be less meaningful for students. Therefore, based on the findings of the problem in the field, the researcher applied the Project Citizen learning method in the PKn learning process in the hope that learning would be more fun and meaningful so that it could develop students' critical thinking skills. In this study describe how the modification of Civics learning by implementing citizen projects is expected to be able to develop students' critical thinking skills. This research was conducted in two different study programs namely the PPKn study program and the Mathematics Education study program. This research is descriptive research. Data collection methods used were interviews and observations. The results showed that after doing learning engineering based on citizen projects, the results showed that the Civics learning process based on citizen projects was able to provide refresher in the Civics learning process to be more meaningful and able to deliver students to think more critically so students were able to develop their critical thinking skills. Students become more able to see a phenomenon in society from various perspectives and are able to analyze solutions to address existing community phenomena more critically.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL INKUIRI BERBANTUAN MEDIA KONKRET PADA SISWA KELAS 5 SD NEGERI MANGUNSARI 05 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Indriyani, Dina; Mawardi, Mawardi; Wardani, Krisma Widi
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas 5 SD Negeri Mangunsari 05 tahun pelajaran 2018/2019, dan  untuk menerapkan langkah-langkah model pembelajaran inkuiri di kelas 5. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yaitu, teknis non tes meliputi observasi, kuisioner, dan dokumentasi. Keterampilan berpikir kritis pada studi pendahuluan menunjukkan dari 40 siswa terdapat presentase 38% menduduki kategori sangat tinggi, 25% kategori tinggi dan 37% dalam kategori rendah. Hasil Siklus I menunjukkan 20%  berada dalam kategori sangat tinggi, 78% siswa menempati kategori tinggi dan 2% pada kategori rendah, sedangkan rata-rata keterampilan pada siklus I menunjukkan 44,25.  Dalam siklus II terjadi peningkatan menunjukkan rerata sebesar 47,6 dengan presentasi kategori sangat tinggi yaitu 43%, dalam kategori tinggi terdapat 57%. Berdasarkan hasil yang telah dipaparkan menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SD Negeri Mangunsari 05 Salatiga
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI SANTRI PONDOK PESANTREN AL-MUTHMAINNAH CIANJUR Sopiah, Sopiah; Indriyani, Dina
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jpphk.v14i1.4053

Abstract

Abstrak Sebagai suatu miniatur kehidupan masyarakat yang memiliki paham dan ajaran islam, pondok pesantren Al-Muthmainnah harus mampu mencerminkan nilai-nilai Pancasila dengan baik dalam kehidupan sehari-hari agar dapat tercermin identitas santri sebagai manusia yang beragama sekaligus sebagai warga negara yang baik (good citizen). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis, dan mendeskripsikan pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari santri di pondok pesantren Al-Muthmainnah Cianjur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling serta pencarian data yang didasarkan pada observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Kesimpulannya pondok pesantren Al-Muthmainnah Cianjur telah mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dengan baik dalam kehidupan sehari-hari. Pengamalan dan perwujudan nilai-nilai Pancasila yang dicerminkan santri pondok pesantren Al-Muthmainnah merupakan sublimasi dari kepribadian, habit, culture dan nilai ajar di pondok pesantren Al-Muthmainnah. Dan perilaku santri sebagai wujud dari nilai ajar di pondok pesantren Al-Muthmainnah berdasarkan pedoman Pancasila menjadi bukti bahwa Pancasila sebagai kristalisasi dari ajaran agama islam. Kata kunci : nilai-nilai pancasila, pondok pesantren, kehidupan sehari-hari, santri
Warung hierarki used civic educational learning for increase the participation of learning: experimental study Indriyani, Dina; Rohimah, Ucu
Panicgogy International Journal Vol. 2 No. 2 (2024): pij
Publisher : Nashir Al-Kutub Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59965/pij.v2i2.154

Abstract

The aim of this study is to examine the impact of using the Warung Hierarchy learning model on students' learning participation in the Citizenship Education (PPKn) learning process. Student participation is considered a key factor influencing their learning outcomes, and it is crucial for teachers to encourage active involvement in learning activities, as good participation can lead to optimal results. The researcher focuses on using an innovative learning model to enhance student participation. The experimental method was used, with the researcher testing the effect of the Warung Hierarchy model on improving learning participation. The study was conducted with students from a vocational school as the sample to evaluate the effectiveness of this model during PPKn lessons. The results indicate that implementing the Warung Hierarchy learning model can increase students' participation, which suggests that this model is effective in encouraging students to engage more actively in the learning process, ultimately positively influencing their learning outcomes.
Pengembangan Media Pembelajaran Infografis Untuk Meningkatkan Pemahaman Belajar Mata Pelajaran PPKn Fauzi, Muhamad Fahmi; Sumarna, Sumarna; Indriyani, Dina
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jpphk.v12i2.2335

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk : 1) Menghasilkan produk media pembelajaran infografis, 2) mengetahui kelayakan media pembelajran infografis, 3) megetahui keefektivan media pembelajaran infografis terhadap peningkatan pemahaman belajar mata pelajaran PPKn. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, Dengan tahapan meliputi : Analyze, Design, Development, Iplementation, Evaluation. Dalam uji validasi produk yang dilakukan Ahli Materi, Ahli media dan desain, Uji coba One-to-one, Uji Coba kelompok kecil dan Uji Lapangan didapatkan hasil “layak digunakan”. Penelitian dilakukan di MA Yupi Cianjur, pada kelas X-2 sebagai kelas eksperimen diberlakukan tindakan menggunakan media pembelajaran infografis dan kelas X-1 kelas kontrol yang menggunakan media pembelajaran konvensional. Didapatkan hasil bahwa pencapaian pemahaman belajar mata pelajaran PPKn yang menggunakan media pembelajaran infografis lebih baik dari pada yang menggunakan media pembelajaran konvensional. maka dari itu dapat disimpulkan media pembelajaran infografis dikatakan “efektif” untuk digunakan sebagai media pembelajaran dan dapat meningkatkan pemahaman belajar mata pelajaran PPKn di SMA. Kata Kunci : Media Pembelajaran, Infografis, Meningkatkan Pemahaman
PERANAN GURU PPKN DALAM MENANGGULANGI BULLYING DI SMP NEGERI 4 CIBEBER Puspitasari, Indah; Hermawan, Iyep Candra; Indriyani, Dina
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jpphk.v13i2.3752

Abstract

Artikel ini membahas mengenai penelitian yang dilakukan oleh peneliti diharapkan dapat mengetahui, memperjelas dan mengkaji lebih dalam tentang peranan guru PPKn dalam menanggulangi bullying di SMP Negeri 4 Cibeber. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) diharapkan mampu menanamkan kesadaran pada setiap individu untuk tertib dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan instrumen observasi dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik SMP Negeri 4 Cibeber. Teknik pengambilan sampel yang digunakan oleh peneliti adalah purposive sampling karena sampel yang diambil sesuai dengan kriteria penelitian. Berdasarkan penelitian bahwa, peranan guru PPKn mempunyai peran penting untuk peserta didik. Guru Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) di SMP 4 Cibeber mengajarkan tentang moral, pendidikan karakter, bela negara, dan disiplin. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan bukan hanya sekedar teori namun, harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari baik berada di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Jenis bullying yang ditemukan, yaitu verbal bullying dan physical bullying. Simpulan penelitian ini peranan guru PPKn dalam menanggulangi bullying di SMP Negeri 4 Cibeber, yaitu membimbing peserta didik yang bertanggung jawab, mempunyai akhlak yang mulia, dan menghormati semua perbedaan terhadap peserta didik yang lain. Berbagai tindakan tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman, sikap dan perilaku peserta didik. Saran untuk guru PPKn dan pihak sekolah memberikan pengawasan lebih kepada korban dan pelaku bullying.Kata kunci: Peranan Guru PPKn, Bullying