Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika

ANALISIS KEMAMPUAN NUMERIK SISWA SMP DENGAN GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT Nurul Fadilah; Siti Khabibah; Nihayatus Sa’adah
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2022): Cartesian Vol. 2 No. 1 November 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.285 KB) | DOI: 10.33752/cartesian.v2i1.2875

Abstract

Numerical ability is ability of individuals to reason logically and mathematically in solving problem related to number. Numerical ability is problem in Al-Isma'iliyah Junior High School. Result of interview with the teacher, it is found that students counting ability are low and students learning behavior are diverse. Counting ability is one that can describe numerical ability. Indicators of numerical ability are; 1) ability to calculate mathematically, 2) think logically, 3) organize information to solve problem, 4) ability to identify patterns of numbers and their relationships and learning behavior can be influenced by cognitive style. This study aims to describe numerical ability of student with Field Dependent cognitive style. Type of research was descriptive qualitative research with the research subject was selected using purposive sampling based on the type of cognitive style. Data were collected by test and interview methods with the instrument are GEFT test, number test and interview guidelines. Student have high numerical ability if he was able to achieve minimum three indicators, medium two indicators, and low maximal one indicator. Results of the study showed that student with Field Dependent cognitive style had low numerical ability because he could’nt achieve all indicators.
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Kartu Soal Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa fariha, akun; Nihayatus Sa’adah
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Cartesian Vol. 4 No. 1 November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/cartesian.v4i1.6522

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi statistika di kelas VIII SMP Negeri 1 Jombang. Banyak siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) karena siswa masih kesulitan dalam memahami konsep dasar, terutama menentukan nilai rata-rata. Untuk mengatasi masalah ini, guru dapat menerapkan pendekatan yang lebih interaktif seperti model Problem Based Learning (PBL) dengan menggunakan media kartu soal. Metode penelitian yang digunakan adalah quasy eksperimen dengan posttest-only control design. Subjek penelitian terdiri dari dari dua kelas, yaitu kelas VIII-F sebanyak 33 siswa sebagai kelas eksperimen yang diajar menggunakan model PBL berbantuan media kartu soal dan kelas VIII-E sebanyak 32 siswa sebagai kelas kontrol yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data menggunakan hasil posttest siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar matematika pada materi statistika, di peroleh bahwa rata-rata nilai hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 85,15, sementara rata-rata hasil belajar siswa pada kelas kontrol sebesar 60,16. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil belajar siswa pada kelas eksperimen melampaui standar KKM yang ditetapkan yakni 75. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi (2-tailed) adalah sebesar 0,000. Karena nilai signifikansi yang didapat lebih kecil dari taraf signifikansi yang ditentukan (0,000 < 0,05), artinya ada perbedaan hasil belajar antara kelas yang diajar menggunakan model PBL berbantuan media kartu soal dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini penerapan model Problem Based Learning berbantu media kartu soal dapat meningkatkan hasil belajar siswa agar mencapai KKM.
Eksplorasi Kue Tradisional “Pasung” dalam Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Realistic Mathematics Education Meimatul Sumandani, Arin; Saraswati, Sari; Sa’adah, Nihayatus; Ramadhani, Rahma
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 02 (2025): Cartesian Vol. 4 No. 2 April 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/cartesian.v4i02.8988

Abstract

The application of mathematics is often found in everyday life. So in learning mathematics, there needs to be an approach that links concepts with the real world, one of which is the Realistic Mathematics Education (RME) approach. The RME approach can be used as an effort to improve the quality of education in Indonesia. The results of mathematics education are still low because learning is only centered on teachers. The purpose of this study was to produce students' Hypothetical Learning Trajectory (HLT) on the material of spatial figures, especially the surface area of ​​cones. The method used in this study was design research, but it was only limited to the preliminary design and teaching experiment stages. The subjects of the study involved grade IX students. Data were collected through tests, documentation, and interviews. The data analysis technique used triangulation. The results showed that the HLT of the cone material included identifying “pasung” cakes, finding the elements of cones, and determining the formula for the surface area of ​​cones.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI SEGIEMPAT DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DITINJAU DARI HASIL BELAJAR Rokhimatul Fitroh; Siti Khabibah; Nihayatus Sa'adah
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2023): Cartesian Vol. 3 No. 1 November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/cartesian.v3i1.5169

Abstract

Pendidikan menjadi program pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam pendidikan, proses pembelajaran harus direncanakan oleh guru agar pembelajaran dapat berjalan secara efektif. Namun faktanya, tidak sedikit guru yang hanya menggunakan metode ceramah saat melaksanakan pembelajaran di kelas. Hal ini membuat siswa kurang aktif, mengantuk dan bosan sehingga sulit memahami materi dan mendapatkan hasil belajar yang rendah. Oleh karena itu, seorang guru perlu merencanakan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik siswa dan karakteristik materi yang akan disampaikan. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan guru saat proses pembelajaran matematika materi segiempat yaitu model pembelajaran jigsaw. Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran jigsaw ditinjau dari hasil belajar siswa kelas VII. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes materi segiempat yang sejumlah enam soal pada siswa kelas VII materi segiempat. Data yang didapat meliputi data hasil belajar siswa yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mendapatkan tingkat pencapaian hasil belajar siswa. Pembelajaran dikatakan efektif jika hasil belajar siswa secara klasikal di atas 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87,5% siswa mendapat nilai minimal 75. Dengan kata lain, model pembelajaran jigsaw efektif ditinjau dari hasil belajar siswa kelas tujuh materi segiempat.