Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Alchemy : Journal of Chemistry

Pengembangan Metode Penentuan Tiosianat Berdasarkan Pembentukan Hidrindantin Menggunakan Sequential Injection Analysis-Gas Diffusion (SIA-GD) Indriana, Silvi Avianti; Sabarudin, Akhmad; Sulistyarti, Hermin
ALCHEMY Vol 5, No 2 (2016): ALCHEMY
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.834 KB) | DOI: 10.18860/al.v5i2.3647

Abstract

Metode sequential injection analysis-gas diffusion (SIA-GD) dengan kolorimeter RGB (red, green, blue) yang sederhana dan cepat telah berhasil dikembangkan untuk penentuan tiosianat. Metode ini didasarkan pada proses oksidasi tiosianat menjadi sianida dalam suasana asam yang selanjutnya bereaksi dengan ninhidrin membentuk hidrindantin yang diukur pada kisaran panjang gelombang 455-492 nm (blue). Waktu stop flow optimum, volume sampel, konsentrasi ninhidrin dan konsentrasi asam secara berurutan sebesar 15 detik, 125 µL, 0,008%, dan 0,1 M. Oksidator optimum yang digunakan adalah Ce(IV) dengan konsentrasi 0,01 M. Kisaran konsentrasi linier 5-45 mg/L. Metode ini tidak diganggu oleh Cl­ˉ hingga konsentrasi 40 mg/L dan HCO3ˉ  hingga konsentrasi 20 mg/L. Metode yang dikembangkan ini memiliki presisi dan akurasi yang sebanding dengan metode standar.
Pengembangan dan Validasi Metode Spektroskopi Serapan Atom (SSA) untuk Penentuan Logam Berat Kadmium (Cd) dan Timbal (Pb) dalam Produk Cokelat Taufiq, Moh.; Sabarudin, Akhmad; Mulyasuryani, Ani
ALCHEMY Vol 5, No 2 (2016): ALCHEMY
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.789 KB) | DOI: 10.18860/al.v5i2.3598

Abstract

ABSTRAKPengembangan dan validasi metode analisis telah dilakukan untuk penentuan logam berat Cd dan Pb dalam 2 (dua) jenis sampel cokelat. Sampel ditambahkan HNO3 65 % dan didestruksi dengan gelombang mikro rumahan (domestic microwave) selama 2 menit, kemudian dianalisis menggunakan spektroskopi serapan atom (SSA). Hasil analisis menunjukkan bahwa destruksi gelombang mikro telah memenuhi persayaratan validasi seperti linieritas lebih besar dari 0,99, kisaran perolehan kembali 93,8-103,2 %, standar deviasi relatif (RSD) 5 %, konsentrasi Cd dan Pb lebih besar dari batas deteksi metode (LOD) dan batas kuantitasi (LOQ), dan memiliki kekuatan metode (robustness) cukup baik untuk penentuan logam Cd dan Pb dalam cokelat. Uji t indenpenden (sig 5%) menunjukkan standar deviasi relatif (RSD) dan perolehan kembali (akurasi) logam Cd dan Pb menggunakan metode destruksi basah sistem gelombang mikro  dan destruksi kering (standar SNI 7934:2014) relatif sama atau tidak berbeda secara signifikan. Prosedur destruksi gelombang mikro sangat praktis, dan dikategorik sebagai metode preparasi yang mudah, cepat, akurat, dapat diandalkan dan dapat dijadikan sebagai metode analisis rutin di dalam laboratorium dengan beberapa jenis sampel dalam jumlah yang banyak.
Preparasi dan Karakterisasi Nanobiokatalis Mikroreaktor dengan Polimer Monolitik Nanopori Enzim Termobilisasi Anggraeny, Baiq Octaviana Dwi; Raeni, Septi F.; Iftitah, Elvina D.; Sabarudin, Akhmad
ALCHEMY Vol 5, No 3 (2017): ALCHEMY
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.154 KB) | DOI: 10.18860/al.v5i3.3616

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan pengembangan pembuatan kolom nanobiokatalis mikroreaktor yang terimobilisasi oleh enzim tripsin pada polimer monolitik nanopori. Polimer monolitik nanopori dibuat secara in-situ kopolimerisasi  dalam kolom silicosteel (1.0 mm i.d x 100 mm) dari monomer GMA dan EDMA sebagai crosslinker serta penambahan porogen dengan komposisi 1-propanol/1,4-butanediol/air (7:4:1) dan inisiator radikal AIBN 1%. Proses polimerisasi berlangsung selama 12 jam pada suhu 60°C dengan persentase total monomer %T 40 dan persentase crosslinker %C 25. Monolit dimodifikasi secara kimia menggunakan metode imobilisasi enzim melalui reaksi pembukaan cincin epoksida dari polimer monolit terhadap tripsin. Beberapa parameter uji dilakukan untuk menghasilkan mikroreaktor pada kondisi optimum yaitu variasi waktu imobilisasi dan pengaruh penambahan glutaraldehida pada kolom tripsin monolit. Karakterisasi yang dilakukan meliputi uji ISEC untuk mengetahui ukuran dan distribusi pori monolit, SEM-EDX untuk mengetahui struktur morfologi kolom mikroreaktor, dan uji permeabilitas kolom mikroreaktor. Berdasarkan hasil ISEC proporsi mesopori dan makropori (flow-through pore) seimbang yaitu 65,85% dan 28,20%.  Hasil SEM-EDX menunjukkan kandungan nitrogen tertinggi yang mewakili jumlah tripsin yang terimobilisasi dalam monolit sebesar 12,40% dihasilkan dari tripsin monolit dengan waktu imobilisasi 4 jam tanpa penambahan glutaraldehida. Nanobiokatalis mikroreaktor pada kondisi optimum dapat digunakan untuk proses digestion sampel protein secara cepat dan efisien.
Modifikasi Elektroda Karbon Screen-Printed dengan Magnetit-Silika-Polimer Cetak Ion untuk Sensor Pb(II) Secara Square Wave Voltammetry (SWV) Nugraha, Hedhi Setya; Mulyasuryani, Ani; Sabarudin, Akhmad; Dinira, Layta; Fardiyah, Qonitah
ALCHEMY:Journal of Chemistry Vol 13, No 2 (2025): ALCHEMY: JOURNAL OF CHEMISTRY
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/al.v13i2.36777

Abstract

Elektroda karbon cetak layar (SPCE) telah dimodifikasi dengan Fe₃O₄@SiO₂-ion imprinted polymer (IIP) untuk meningkatkan selektivitas terhadap ion Pb²⁺. Hasil voltametri siklik menunjukkan peningkatan signifikan pada kinetika transfer elektron, dengan koefisien difusi masing-masing 1,79 × 10⁻⁵ cm²/s untuk [Fe(CN)₆]³⁻/⁴⁻ dan 0,0314 cm²/s untuk Pb(II), dibandingkan SPCE tanpa modifikasi (5,76 × 10⁻⁶ cm²/s dan 0,00093 cm²/s). Optimasi parameter square wave voltammetry (SWV) menghasilkan kondisi optimum pada amplitudo 0,01 V dan frekuensi 10 Hz, dengan batas deteksi (LOD) 0,219 ppb serta linearitas sangat baik (Ip = 0,207C; R² = 0,998) pada rentang konsentrasi 1–10 ppb. Temuan ini menunjukkan bahwa SPCE termodifikasi Fe₃O₄@SiO₂-IIP berpotensi sebagai sensor yang selektif dan sensitif untuk deteksi Pb²⁺ dalam aplikasi keamanan pangan dan pemantauan lingkungan.