Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Kimia Berbasis Kontekstual di SMA Negeri 15 Muaro Jambi Pinandhita, Boy; Kriswantoro, Kriswantoro; Asrial, Asrial; Damris, Damris
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JPTI - Mei 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar siswa terhadap pembelajaran kimia berbasis kontekstual pada materi asam basa. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dengan sampel 26 siswa kelas XI di SMA Negeri 15 Muaro Jambi. Data diperoleh melalui angket motivasi belajar yang mencakup 15 indikator. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori Sedang (30,77%) dan Rendah (23,08%). Strategi pembelajaran berbasis kontekstual terbukti efektif meningkatkan motivasi belajar siswa, meskipun diperlukan pendekatan tambahan untuk mendukung siswa dengan motivasi rendah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan metode pembelajaran inovatif yang relevan dengan kehidupan nyata siswa.
Penilaian Keterampilan Proses Sains Pada Praktikum Mahasiswa di Laboratorium Kimia Kriswantoro, Kriswantoro; Wulandari, Lucya; Sainuddin, Syamsir; A.J, Suharli
Experiment: Journal of Science Education Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/experiment.v5i1.32730

Abstract

Science process skills (SPS) are essential competencies that students must possess during laboratory activities to support conceptual understanding and the development of scientific thinking abilities. This study aims to assess the level of students' mastery of SPS and evaluate the effectiveness of chemistry practicum activities in enhancing these skills. The research employs a quantitative approach with a descriptive-evaluative design. The subjects are second-semester students participating in a basic chemistry practicum. The SPS assessment instrument, consisting of 18 items, was developed and validated, yielding an average Aiken’s V index of 0.84, indicating high validity. The results show that most students demonstrated strong skills in observation (76%) and classification (68%), but showed weaknesses in higher-order skills such as formulating hypotheses (35%), designing experiments (30%), and understanding experimental variables (25%). Skills in data interpretation (45%) and oral scientific communication (40%) also require improvement. These findings highlight the need to strengthen inquiry-based learning and consistently apply process-oriented assessment in chemistry practicum activities to comprehensively develop students’ science process skills. 
Estimation of Students' Chemistry Ability Based on Dichotomous and Polytomous Data Kriswantoro, Kriswantoro; Wulandari, Lucya; AJ, Suharli
EduChemia: Jurnal Kimia dan Pendidikan Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Department of Chemistr Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/educhemia.v10i1.31224

Abstract

This research aims to evaluate the quality of an instrument used to measure the chemistry proficiency of senior high school students in Yogyakarta city in response to high order thinking test questions. The evaluation employs the item response theory (IRT) approach, which considers both dichotomous and polytomous data types. The assessment involved analyzing three fundamental assumptions: unidimensionality, local independence, and invariance. The unidimensionality assumption was examined through factor analysis, revealing that the first factor contributed the most to both dichotomous and polytomous data. Local independence was tested using variance-covariance matrix analysis, which revealed that the covariance values between ability intervals were minimal or nearly zero, thereby fulfilling this assumption. Furthermore, invariance testing was conducted on both item parameters and student ability parameters. The results indicated a high correlation (0.893) for item parameters and a moderate correlation (0.761) for ability parameters, confirming that the invariance assumption was satisfied. The students’ ability levels were categorized into five levels, ranging from very low to very high. The analysis revealed that dichotomous data covered a broader range of abilities than polytomous data did. Overall, the study confirms that the instrument used is valid, reliable, and aligns with the core assumptions of IRT. These findings have significant implications for enhancing the quality of chemistry assessment tools using the IRT approach, ensuring that test questions are more accurate and dependable. These insights can help teachers design instructional methods that promote higher-order thinking skills (HOTSs), encourage the broader application of IRT in assessment, and support data-driven educational policies. Moreover, students gain improved training in analytical thinking and problem solving, leading to a deeper understanding of chemistry.
Penanaman Karakter Religius Dalam Mengatasi Bullying Pada Remaja Kelurahan Selamat Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi Maharani, Ria; Yamanti, Fitri; Kriswantoro, Kriswantoro; Novalina, Sesti; Abimayu, Riman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8217

Abstract

Perilaku bullying marak terjadi di Indonesia saat ini. Bullying akan menghambat remaja dalam mengaktualisasi diri dan membuat para korban bullying merasa terintimidasi, merasa tidak berharga serta sulit berkonsentrasi dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk penanaman karakter religius dalam mengatasi bulliying pada remaja di kelurahan Selamat Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, peneliti mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan: 1. Bullying pada remaja terjadi dalam bentuk bullying fisik, bullying verbal dan bullying sosial. 2. Penanaman karakter religius dalam menanggulangi terjadinya bullying pada remaja Kelurahan Selamat Kecamatan Danau Sipin melalui beberapa kegiatan yaitu: kegiatan pengajian remaja masjid dan kegiatan rutin mingguan berupa bakti sosial di lingkungan masyarakat 3. Hambatan-hambatan dalam penanaman karakter religius adalah kurangnya dukungan orang tua dan masyarakat, serta remaja memiliki karakter dan latar belakang yang berbeda-beda. Upaya yang dilakukan adalah membangun komunikasi secara intensif dengan orang tua, penggunaan metode, dan pendekatan yang berbeda dalam penanaman nilai-nilai karakter.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis STEM-PjBL Pada Materi Ikatan Kimia Andriyani, Meri; Kriswantoro, Kriswantoro; Asrial, Asrial; Damris, Damris
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.90418

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pengembangan multimedia interaktif berbasis STEM-PjBL (Science, Technology, Engineering, and Mathematics–Project Based Learning) sebagai solusi untuk menciptakan pembelajaran kimia yang bermakna. Penelitian termasuk dalam penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menganalisis kebutuhan peserta didik. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni peserta didik dan guru kimia di salah satu SMA Negeri di Kota Jambi. Pengumpulan data dilakukan melalui angket kebutuhan peserta didik dan wawancara dengan guru. Data yang didapatkan kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kimia belum berjalan efektif karena keterbatasan sarana, media, dan penerapan pendekatan kontekstual. Sebagian besar peserta didik dan guru sangat setuju jika dikembangkan multimedia interaktif berbasis STEM-PjBL pada materi ikatan kimia. Media pembelajaran ini dapat memuat berbagai konten interaktif, mudah diakses, serta mendukung penerapan pembelajaran berbasis proyek yang menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Pengembangannya juga sejalan dengan tujuan ke-4 SDGs, yakni mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMAN 9 KOTA JAMBI Tiarasalfi, Putri Adri; Kriswantoro, Kriswantoro; Asrial, Asrial; Damris, Damris
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v8i3.20687

Abstract

Hasil belajar merupakan indikator penting yang digunakan untuk menilai keberhasilan proses pembelajaran dan kualitas pendidikan di sekolah. Salah satu faktor internal yang berpengaruh terhadap hasil belajar adalah kebiasaan belajar, yaitu pola perilaku belajar yang dilakukan siswa secara konsisten melalui pengelolaan waktu, strategi memahami materi, serta ketekunan menyelesaikan tugas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan belajar dengan hasil belajar siswa kelas XI IPA F1 di SMAN 9 Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel penelitian berjumlah 36 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian terdiri atas angket kebiasaan belajar dan dokumentasi nilai hasil belajar. Teknik analisis data meliputi uji normalitas dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kebiasaan belajar dan hasil belajar dengan koefisien korelasi sebesar 0,581 yang termasuk kategori sedang dan berarah positif. Temuan ini menegaskan pentingnya pembinaan kebiasaan belajar untuk meningkatkan prestasi akademik siswa.
KETERKAITAN FOMO TERHADAP MANAJEMEN WAKTU DAN EFEKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA Nurrahmi, Sari; Ramadhani, Gea; Rahmadani, Dinda; Patwa, Adek Indra Rean Agum; Kriswantoro, Kriswantoro
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/kimia.v9i2.6578

Abstract

Latar belakang: Kemajuan media sosial yang semakin intens telah memengaruhi kebiasaan belajar mahasiswa, termasuk munculnya fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang berpotensi mengganggu fokus serta pengaturan waktu belajar. Tujuan: untuk mengetahui sejauh mana FOMO berkaitan pada kemampuan manajemen waktu dan efektivitas belajar mahasiswa Pendidikan Kimia Universitas Jambi. Metode: menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan kuesioner tertutup yang disebarkan melalui Google Form kepada 30 mahasiswa. Instrumen penelitian mencakup 21 pernyataan berskala Likert yang menilai tingkat FOMO, pengelolaan waktu belajar, dan efektivitas belajar. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk melihat kecenderungan persentase tiap variabel. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa 47% responden tidak mengalami mengalami kecemasan digital. Sementara itu, 54% responden tidak setuju manajemen waktu belajar dan efektivitas belajar mereka yang baik dan buruk berkaitan dengan FOMO. Kesimpulan: bahwa FOMO memang memiliki keterkaitan dengan manajemen waktu dan efektivitas belajar, tetapi tidak menjadi faktor dominan yang menentukan keberhasilan akademik. Mahasiswa masih mampu beradaptasi dengan lingkungan digital dan tetap menjaga performa belajar secara optimal.
Pengembangan Media Pembelajaran E-Booklet Interaktif Berbantuan Flipbook Berorientasi Kemampuan Berpikir Kritis pada Materi Sistem Koloid di SMA Rahmawati, Rahmawati; Yusnidar, Yusnidar; Miharti, Isra; Kriswantoro, Kriswantoro; Ekaputra, Firdiawan
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i1.3645

Abstract

Media pembelajaran interaktif berkontribusi mendorong motivasi belajar serta pemahaman pelajar, terutama materi system koloid yang memiliki karakter abstrak dan kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-booklet interaktif berbantuan flipbook berorientasi kemampuan berpikir kritis, serta menilai tingkat kelayakannya baik secara konseptual melalui validasi ahli media serta materi, maupun dengan prosedur berdasarkan penilaian guru serta serta tanggapan siswa. Pendekatan R&D berdasarkan model pengembangan Lee & Owens. Langka analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan wawancara, yang selanjutnya dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh skor kelayakan sebesar 4,50 dari ahli media dan 4,26 dari ahli materi, yang termasuk dalam kategori sangat layak. Selain itu, penilaian guru kimia menunjukkan nilai rata-rata 4,62, sementara hasil respon siswa pada uji coba satu-satu mencapai 91,7% dan pada uji kelompok kecil sebesar 93,1%, keduanya termasuk kategori sangat layak. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa e-booklet interaktif berbantuan flipbook yang berorientasi pada kemampuan berpikir kritis layak digunakan sebagai media pembelajaran kimia di tingkat SMA.
Pengembangan e-LKPD Terintegrasi Contextual Teaching and Learning Berbantuan Augmented Reality pada Materi Struktur Atom Berorientasi Minat Belajar Siswa Sartika, Nurul Dwi; Haryanto, Haryanto; Yusnidar, Yusnidar; Asrial, Asrial; Kriswantoro, Kriswantoro
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i1.3659

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan bahan ajar e-LKPD terintegrasi Contextual Teaching and Learning berbantuan Augmented Reality pada materi struktur atom yang berorientasi pada minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-LKPD terintegrasi CTL berbantuan AR, mengetahui tingkat kelayakan produk berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan guru, serta mengetahui respon siswa terhadap e-LKPD yang dikembangkan ditinjau dari minat belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model Lee dan Owens yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen penelitian meliputi lembar wawancara, angket validasi ahli materi dan ahli media, angket penilaian guru, serta angket respon siswa. Produk yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi dan ahli media, kemudian dinilai oleh guru dan diuji cobakan pada kelompok kecil. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif digunakan untuk mengolah hasil wawancara serta saran dan masukan dari para ahli dan guru sebagai dasar perbaikan produk. Analisis data kuantitatif digunakan untuk mengolah skor hasil validasi, penilaian guru, dan respon siswa menggunakan skala penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-LKPD memperoleh rerata skor validasi ahli materi sebesar 4,4 dan ahli media sebesar 4,45 dengan kategori sangat layak. Penilaian guru menunjukkan rerata skor 4,45 dengan kategori sangat layak, sedangkan respon siswa memperoleh persentase 88,72% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, e-LKPD terintegrasi CTL berbantuan AR layak digunakan sebagai bahan ajar kimia dan berpotensi menumbuhkan minat belajar siswa.
The Effectiveness of Structured and Guided Inquiry Learning Models in Enhancing Students’ Science Process Skills on Acid-Base Topics in Senior High School Kriswantoro; Melfiza; Haryanto; Muhammad Haris Effendi hasibuan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.11193

Abstract

Education is a key factor in shaping students' character and competence. The 2013 Curriculum highlights not only the development of student character but also the enhancement of scientific competence, including science process skills (SPS). One effective approach to developing SPS is through the application of inquiry-based learning models. This study investigates the differences in students' SPS on acid-base topics by comparing the use of structured inquiry and guided inquiry models. The research employed a random sampling technique, and data were collected using observation sheets and field notes. Field notes were analyzed qualitatively to support and enrich the interpretation of observational and quantitative findings. The quantitative data, obtained from essay-based tests, were analyzed using inferential statistics such as the Shapiro-Wilk normality test, homogeneity test, independent t-test, paired t-test, and N-Gain to evaluate learning improvement in both groups. The effectiveness of each model was determined based on the increase in N-Gain scores from pretest to posttest. The results revealed that inquiry-based learning significantly improved students' SPS, with an increase in the average score from 35.18 to 78.33. Additionally, observation data indicated a steady increase in students’ engagement and participation throughout the learning sessions, highlighting the benefits of inquiry approaches in science education.