Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EKSPRESI PROTEIN ADHF36 STRAIN Salmonella Typhi DARI BEBERAPA DAERAH DI INDONESIA Kundera, I Nengah; A, Aulanniam; Santoso, Sanarto
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 8, No 1 (2014): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v8i1.1248

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui ekspresi protein AdhF36 strain Salmonella Typhi, sebagai kajian kandidat vaksin berbasis molekul adesin. Strain yang digunakan pada penelitian ini bersumber dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Laboratorium Kesehatan Sulawesi Tengah, Palu, Rumah Sakit Udayana Denpasar, dan Rumah Sakit Saiful Anwar, Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 12 strain Salmonella Typhi tersebut mengekspresikan dan memiliki protein AdhF36. Hal ini memberikan gambaran umum bahwa protein AdhF36 potensial dikembangkan sebagai kandidat vaksin.
EKSPRESI PROTEIN ADHF36 PADA PERUBAHAN OSMOLARITAS SERTA pH LINGKUNGAN HIDUP SALMONELLA TYPHI SECARA IN VITRO Kundera, I Nengah; Santoso, Sanarto; a, Aulanniam; Winarsih, Sri
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 6, No 1 (2012): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v6i1.351

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengamati stabilitas ekspresi protein AdhF36 Salmonella typhi pada perlakuan osmolaritas dan pH dengan metodeeksperimen laboratorium-eksploratif. Hasil penelitian ini menunjukkan perbedaan ekspresi protein AdhF36 Salmonella typhi pada perlakuan osmolaritas dengan pH. Hasil SDS-PAGE menunjukkan bahwa pita protein AdhF36 tetap terekspresi pada perlakuan osmolaritas 50-350 mM, sebaliknya pita protein ini tidak terdeteksi pada perlakuan pH 4,5-6,0. Hal ini didukung oleh hasil uji Western Blot yang berhasil mendeteksi protein AdhF36 hanya pada perlakuan osmolaritas. Hasil ini membuktikan bahwa Salmonella typhi lebih toleran terhadap perubahan osmolaritas dibandingkan dengan pH.
Identifikasi Protein Adhesi Pili Proteus Mirabilis P355 dan Protein Reseptor pada Vesika Urinaria Kelinci Mufida, Dian Chusna; Sumarno, Sumarno; Santoso, Sanarto
The Journal of Experimental Life Science Vol. 1 No. 1 (2011)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.907 KB) | DOI: 10.21776/ub.jels.2011.001.01.01

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi nosokomial yang sering terjadi di rumah sakit. Penyebab ISK nosokomial ini diantaranya adalah Proteus mirabilis p355 dan sering dijumpai pada pasien yang memakai kateter. Proteus mirabilis mempunyai berbagai macam faktor virulensi, diantaranya adalah fimbria atau pili. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi protein pili Proteus mirabilis (molekul adhesin) serta mencari protein reseptor bakteri tersebut pada epitel vesika urinaria kelinci. Penelitian ini dilakukan dengan isolasi protein pili, selanjutnya dilakukan uji hemaglutinasi dan uji hambat adhesi. Uji hambat adhesi mempergunakan protein pili  yang telah dielektroelusi dan didialisa, disalutkan pada sel epitel vesika urinaria kelinci dengan dosis 400 µl, 200 µl, 100 µl, 50 µl, 25 µl, 12,5 µl dan 0 µl sebagai kontrol. Selanjutnya dilakukan identifikasi protein reseptor dengan cara menyalut bakteri Proteus mirabilis dengan matriks ekstra seluler dari epitel vesika urinaria kelinci. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya reaksi hemaglutinasi dari protein pili dengan berat 35,2 kDa dengan titer tertinggi 1/521. Hasil uji hambat adhesi epitel vesika urinaria yang disalut protein pili dengan berat 35,2 kDa menunjukkan bahwa semakin tinggi dosis protein yang diberikan, semakin sedikit bakteri yang melekat pada epitel vesika urinaria. Penurunan ini terjadi secara signifikan dengan indeks regresi  (r) = 0,95 dan p-value = 0,00. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa protein pili Proteus mirabilis dengan berat molekul 35,2 kDa merupakan protein adhesin, sedangkan protein reseptor Proteus mirabilis diprediksi mempunyai berat molekul, 36 kDa, 24,5 kDa dan 24 kDa. Kata kunci : adhesi, pili, protein reseptor, Proteus mirabilis