Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Edukasi Peran Rekam Medis Sebagai Penyedia Informasi Kesehatan Pada Siswa-Siswi SMP Da’wah Kota Pekanbaru Sari, Tri Purnama; Trisna, Wen Via; Richardo, Richardo; Purwati, Astri Ayu
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i2.1169

Abstract

Salah satu sumber daya manusia di rumah sakit yang berwenang melaksanakan kegiatan rekam medis dan informasi kesehatan adalah perekam medis. Peran perekam medis sangat penting diketahui oleh masyarakat terutama sisawa siswi yang hendak melanjutkan pendidikan. Edukasi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) melalui penerapan ilmu rekam medis dan informasi kesehatan di tatanan tahap sekolah merupakan salah satu bentuk intervensi yang dapat dilakukan guna meningkatkan pemahaman remaja mengenai langkah yang dapat dilakukan ketika ingin mendapatkan pelayanan kesehatan dan memenuhi aspek tertib administrasi pelayanan kesehatan. Kegiatan ini dilakukan dengan tiga tahapan yakni tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi dan monitoring. hasil Post Test pada kegiatan pengabdian ini didapat sebanyak 28 orang (100%) responden yang mengetahui dan paham tentang Peran Rekam Medis Sebagai Penyedia Informasi Kesehatan.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN MANAJEMEN REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN KEPADA PASIEN DI RSD MADANI PEKANBARU TAHUN 2024: Pendampingan Peningkatan Manajemen Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan Kepada Pasien Di RSD Madani Pekanbaru Tahun 2024 Jepisah, Doni; Azlina, Azlina; Hartono, Budi; Octaria, Haryani; Trisna, Wen Via
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 4 No. 3 (2024): JPKK Edisi Desember 2024
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol5.Iss1.2182

Abstract

Medical records are written evidence of the healthcare services provided by doctors and medical professionals to patients. They include patient social data, medical history, examinations, diagnoses, as well as treatments and medical procedures. One of the indicators of healthcare service quality is the availability of complete and accurate medical records. At RSUD Madani Pekanbaru, there is still a lack of understanding regarding medical record management. Patients often show low cooperation in providing personal data and medical information, which affects the quality of services. To address this issue, education was provided to the general public and healthcare workers about the importance of medical records in patient safety. The success of improving medical record management depends on the readiness of hospital facilities and the active participation of both patients and healthcare professionals. The method used was counseling/lectures, with the results showing that the activity was successful. This was reflected in the participants’ improved competence, active interaction, and high enthusiasm. Full support from the hospital, especially from the head of medical records, played a crucial role in the success of this activity, helping participants better understand standard medical record management.   Abstrak Rekam medis merupakan bukti tertulis dari proses pelayanan kesehatan yang diberikan oleh dokter dan tenaga kesehatan kepada pasien. Rekam medis mencakup data sosial pasien, riwayat penyakit, pemeriksaan, diagnosis, serta pengobatan dan tindakan medis. Salah satu indikator mutu pelayanan kesehatan adalah ketersediaan rekam medis yang lengkap dan akurat. Di RSUD Madani Pekanbaru, masih ditemukan rendahnya pemahaman tentang manajemen rekam medis. Pasien sering kurang kooperatif dalam memberikan data pribadi dan informasi medis, yang berdampak pada rendahnya mutu pelayanan. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan edukasi kepada masyarakat umum dan petugas kesehatan mengenai pentingnya rekam medis dalam keselamatan pasien. Keberhasilan implementasi peningkatan manajemen rekam medis bergantung pada kesiapan fasilitas rumah sakit serta partisipasi aktif dari pasien dan tenaga kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan/ceramah dengan hasil Kegiatan penyuluhan berjalan sukses dengan peningkatan kompetensi peserta yang terlihat dari interaksi aktif dan antusiasme tinggi. Dukungan penuh dari pihak rumah sakit, khususnya kepala rekam medis, menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan ini, membantu peserta lebih memahami manajemen rekam medis sesuai standar.
Tinjauan Ketidaktepatan Dalam Penentuan Kode Diagnosa Pada Lembar Ringkasan Masuk Dan Keluar Di Rumah Sakit Prof Dr.Tabrani Pekanbaru Tahun 2023 Anglia, Melin; Trisna, Wen Via
Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal) Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal)
Publisher : Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jrm.Vol4.Iss1.1210

Abstract

Ketidaktepatan kode diagnosa pada lembar ringkasan masuk dan keluar dipengaruhi oleh sumber daya manusia baik dari segi kuantitas maupun kualtias seperti jumlah petugas,latar belakang pendidikan yang tidak sesuai dan pelatihan yang pernah diikuti, kurang nya sarana dan prasarana,serta SOP yang ada tetapi tidak disosialisasikan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untu membuat gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agutus 2023 dengan melakukan observasi dan wawancara terhadap 3 informan yaitu 1 orang Kepala Rekam Medis dan 2 orang petugas Casemix Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDM petugas dibagian Casemix latar belakang pendidikan masih ada yang belum sesuai antara lain 3 orang D3 Rekam Medis,1 orang S1 Perawat,1 orang S1 Akuntani,Sarana dan Prasarana dalam penentuam kode diagnosa di Rumah Sakit Prof Dr. Tabrani sudah dilengkapi ICD 9, ICD 10 Tahun 2010 dan Komputer akan tetapi untuk sarana pendukung masih kurang, SOP dalam penentuan kode diagnosa sudah ada hanya saja monitoring dan evaluasi penyelenggaran rekam medis tidak dilakukan Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan sumber daya manusi yaitu petugas, bahwa latar belakang pendidikan petugas casemix masih ada yang belum sesuai, sarana dan prasarana perlu diupdate/terbaru dan SPO sudah ada akantetapi tidak disosialisasikan.
Analysis Of The Use Of Electronic Medical Records With The Fishbone Method Approach At Rokan Hulu General Hospital Maulana, David; Trisna, Wen Via; Sari, Tri Purnama
Procedia of Engineering and Life Science Vol. 6 (2024): The 3rd International Scientific Meeting on Health Information Management (3rd ISMoHI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pels.v6i0.1958

Abstract

RSUD Rokan Hulu has started implementing electronic medical records (RME) since September 2023 in outpatient services. RSUD Rokan Hulu provides 20 Polyclinics, of which 6 Polyclinics have implemented RME and 14 Polyclinics have not implemented RME. In its implementation, of course, it has obstacles. This study aims to determine the inhibiting factors for the use of electronic medical records based on the Man, Machine, Material, Method, Money factors. The type of research used is descriptive qualitative. The subjects in this study were the head of the medical record installation, nurses, doctors, IT / IMRS staff and KASI Humas. The object of this research is electronic Medical Records at Rokan Hulu Hospital, the methods used are interviews and observations. Data analysis uses descriptive analysis and the results are presented using a fishbone diagram. The results of inhibiting factors in the use of electronic medical records with the fishbone method approach at Rokan Hulu Hospital in 2024 based on the Man factor, namely the lack of special training in the use of RME to health workers, the limitations of health workers in using computers, and not all doctors want to use RME. The machine factor is the unavailability of electronic pens. Network material factors often experience interference and the RME application used is not easy for doctors to use. The method factor is that there is no SOP related to the use of RME and there are no guidelines for the flow of RME implementation. The money factor has no problems and obstacles.
Analisis Pengelolaan Sumber Daya Manusia Di Unit Rekam Medis Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Pekanbaru Tahun 2025 Azahwa, Filmavella; Trisna, Wen Via; Octaria, Haryani
Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal) Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal)
Publisher : Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jrm.Vol4.Iss2.1566

Abstract

Dalam pelayanan kesehatan, Puskesmas berperan penting sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Manajemen SDM menekankan pentingnya kesesuaian pendidikan, pelatihan berkelanjutan, sistem karier transparan, serta motivasi dan kedisiplinan kerja. Faktor tersebut diyakini mampu meningkatkan kinerja tenaga kesehatan, termasuk di Unit Rekam Medis yang bertugas mencatat, menyimpan, dan mengelola data pasien. Berdasarkan survei awal di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Pekanbaru, Unit Rekam Medis memiliki peran sentral dalam mutu pelayanan, namun masih menghadapi kendala pengelolaan SDM, baik dari aspek kompetensi, motivasi, maupun pengembangan karier. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala unit dan staf. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan SDM belum optimal, ditandai ketidaksesuaian latar pendidikan, keterbatasan tenaga, serta pelatihan yang tidak rutin. Meski kedisiplinan cukup baik, sistem penghargaan dan rotasi kerja masih lemah. Diperlukan peningkatan kompetensi, penyesuaian jumlah tenaga, dan sistem karier berkelanjutan.
Peningkatan Kualitas Penyimpanan Rekam Medis Di RSIA “X”, Pekanbaru Trisna, Wen Via; Astika, Fitriani; Sari, Tri Purnama; Azlina, Azlina
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i1.1502

Abstract

Rekam medis (medical record) adalah data yang bersifat sangat pribadi dan menjadi salah satu informasi yang penting dan wajib menyertai seorang pasien pada saat menjalani pelayanan kesehatan. Dalam hal pengelolaan Rekam Medis salah satu yang dilaksanakan adalah bagian penyimpanan (Filing). Bagian penyimpanan bertujuan untuk menyimpan dokumen rekam medis pasien baik pasien Rawat Inap, Rawat Jalan, maupun Gawat Darurat sehingga data yang tersimpan dalam dokumen rekam medis dapat terjaga kerahasiaannya Tujuan kegiatan memberikan penyuluhan berupa pengetahuan kepada rekam medis tentang system penyimpanan berkas rekam medis. Metode Pelaksanaan terdiri dari perencanaan, tindakan pelaksanaan, observasi dan evaluasi, kegiatan-kegiatan. Hasilnya peningkatan pengetahuan dan peningkatan keterampilan yang diperoleh oleh peserta yang mengikuti kegiatan penyuluhan.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan (BLUD) Puskesmas Pada Pemerintah Kota Pekanbaru Ricardo, Ricardo; Trisna, Wen Via; Astika, Fitriani
Akuntansi & Ekonomika Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Akuntansi dan Ekonomika
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jae.v13i1.4388

Abstract

Puskesmas with BLUD status are given flexibility in the context of managing health services, both from human resources (HR) to financial management. In Pekanbaru City there are 21 Community Health Centers with BLUD status. The sample in this study used a purposive random sampling method. The results of analytical testing of the influence of human resources on the quality of financial reports for regional public service agencies (BLUD). Namely the application of the local government accounting system to the quality of the financial reports of the regional public service agency. From the results of the third analytical test that has been carried out, it is known that organizational culture variables have a significant effect on the quality of the financial reports of the Regional Public Service Board (BLUD) of the Community Health Centers in Pekanbaru City. And it can be concluded that the three hypotheses are influential and significant
Peningkatan Kualitas Penyimpanan Rekam Medis Di RSIA “X”, Pekanbaru Wen Via Trisna; Fitriani Astika; Tri Purnama Sari; Azlina Azlina
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i1.1502

Abstract

Rekam medis (medical record) adalah data yang bersifat sangat pribadi dan menjadi salah satu informasi yang penting dan wajib menyertai seorang pasien pada saat menjalani pelayanan kesehatan. Dalam hal pengelolaan Rekam Medis salah satu yang dilaksanakan adalah bagian penyimpanan (Filing). Bagian penyimpanan bertujuan untuk menyimpan dokumen rekam medis pasien baik pasien Rawat Inap, Rawat Jalan, maupun Gawat Darurat sehingga data yang tersimpan dalam dokumen rekam medis dapat terjaga kerahasiaannya Tujuan kegiatan memberikan penyuluhan berupa pengetahuan kepada rekam medis tentang system penyimpanan berkas rekam medis. Metode Pelaksanaan terdiri dari perencanaan, tindakan pelaksanaan, observasi dan evaluasi, kegiatan-kegiatan. Hasilnya peningkatan pengetahuan dan peningkatan keterampilan yang diperoleh oleh peserta yang mengikuti kegiatan penyuluhan.
Pemberdayaan Mahasiswa Rekam Medis melalui Simulasi Uji Kompetensi Berbasis Aplikasi CBT Online Rizer Fahlepi; Wen Via Trisna
Awal Bros Journal of Community Development Vol 7 No 2 (2026): Awal Bros Journal of Community Development
Publisher : LPPM Universitas Awal Bros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54973/abjcd.v7i2.924

Abstract

This community service program aims to empower students of the Medical Record Study Program at Universitas X through the implementation of a Computer-Based Test (CBT) online application for competency test simulations in order to improve students’ readiness in facing competency examinations. The background of this program is based on the limited experience of students in taking computer-based examinations, the lack of standardized competency test simulation media, and the high level of anxiety experienced by students prior to the competency examination. The method used in this program was a technology-based training and mentoring approach, which included student needs analysis, development of the CBT online application, training on application usage, implementation of competency test simulations, evaluation of simulation results, and continuous mentoring for participating students. The results of the program showed that the CBT online application was successfully utilized as a competency test simulation medium with a high level of student participation. Students were able to understand the mechanism of computer-based examinations, improve their ability to answer questions within the specified time, and demonstrate increased simulation scores after participating in the training and mentoring activities. This program contributed to improving students’ digital literacy, academic readiness, adaptability to technology-based examination systems, and self-confidence in facing competency examinations. Thus, it can be concluded that the implementation of a CBT online-based competency test simulation can serve as an effective learning medium to support the improvement of the quality and readiness of medical record students in facing competency examinations. These findings indicate that the CBT online application has the potential to be continuously developed as a learning evaluation medium and a monitoring tool for student competency achievement in higher education institutions.
ANALISIS PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (KHANZA) DENGAN METODE EUCS DI BAGIAN PENDAFTARAN RUMAH SAKIT X TAHUN 2025 Azlina Azlina; Tri Purnama Sari; Siti Hasanah; Wen Via Trisna; Novia Andriyani
Journal of Hospital Administration and Management (JHAM) Vol 7 No 1 (2026): Journal of Hospital Administration and Management (JHAM)
Publisher : LPPM Universitas Awal Bros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54973/jham.v7i1.916

Abstract

The implementation of Hospital Management Information Systems (HMIS) plays an important role in improving the efficiency and quality of healthcare services. However, evaluations of end-user satisfaction, particularly among registration officers, remain limited. This study aimed to analyze user satisfaction with the KHANZA HMIS at the Registration Unit of Hospital X using the End User Computing Satisfaction (EUCS) method. A descriptive qualitative approach was employed involving four registration officers and one head of the registration unit as informants. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document review, then analyzed using qualitative content analysis based on five EUCS dimensions: content, accuracy, format, ease of use, and timeliness. The findings revealed that KHANZA was generally perceived positively by users. Ease of use emerged as the strongest dimension due to regular training and system familiarity. Content and accuracy dimensions were considered adequate in supporting registration activities, although limitations were identified in patient history summaries and data correction processes. Meanwhile, format and timeliness dimensions still require improvement, particularly regarding interface design and system response time during peak service hours. The study concludes that KHANZA effectively supports registration services; however, interface enhancement, infrastructure optimization, and improved information retrieval features are needed to increase overall user satisfaction.