Claim Missing Document
Check
Articles

DISRUPSI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MENUJU MERDEKA BELAJAR DI ERA KENORMALAN BARU Intan Sari Ramdhani
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 8, No 2 (2020): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v8i2.17-28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedah disrupsi kebijakan merdeka belajar dalam menghadapi era kenormalan baru pada pembelajaran Bahasa  Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka atau literature research. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa merdeka Belajar adalah kebijakan yang diterapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia guna mendorong siswa untuk mampu berpikir literasi, numerasi dan berkarakter. Namun Pelaksanaan merdeka belajar di masa kenormalan baru  masih terdapat kendala sehingga kebijakan merdeka belajar harus dievaluasi untuk disempurnakan. Penerapan merdeka belajar merupakan kebijakan yang tepat dalam mempersiapkan dan membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter yang siap menghadapi pembelajaran yang tidak biasanya.
Peran Guru dalam Mengembangkan Minat Baca Siswa Kelas V di Sekolah Dasar Negeri Karet 1 Kabupaten Tangerang Septy Nurul Fauziah; Sumiyani Sumiyani; Intan Sari Ramdhani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.133 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Guru Dalam Mengembangkan Minat Baca Siswa Kelas V Di SDN Karet 1 Kabupaten Tangerang. Dalam mengembangkan minat baca, guru sangat berperan penting dalam membangun minat baca siswa. Peran guru sangat penting karena guru yang mendidik dan mengetahui perkembangan siswa. Di kelas V SDN Karet 1, masih terdapat siswa yang minat bacanya kurang, dikarenakan kurangnya menyukai kegiatan membaca. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di SDN Karet 1 Kabupaten Tangerang tahun 2022. Subjek penelitian ini adalah guru kelas V dan siswa V di SDN Karet 1 Kabupaten Tangerang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan tentang peran guru dalam mengembangkan minat baca siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri Karet 1 Kabupaten Tangerang, dapat diterapkan dalam lima peran, yaitu: (1) Peran guru sebagai motivator yaitu : (a) guru memberikan motivasi berupa kalimat pujian (b) guru memberikan cerita yang membangun (c) guru mendorong siswa untuk membaca buku di pojok baca (2) peran guru sebagai fasilitator yaitu (a) guru menyediakan fasilitas fisik seperti pojok baca. (b) guru memberikan fasilitas non fisik berupa rekomendasi buku (3) guru sebagai dinamisator yaitu (a) Guru merancang kegiatan literasi sebelum pembelajaran yang dilakukan pada saat sebelum guru menjelaskan dan pada saat jam istirahat (b) guru memberikan target bacaan (4) peran guru sebagai konselor yaitu (a) Guru berdiskusi dengan siswa mengenai kendala yang dialami oleh siswa dalam membaca (b) Guru meluangkan waktu untuk mengatasi masalah (5) peran guru sebagai evaluator yaitu (a) guru mengevaluasi proses membaca (b) guru mengevaluasi keberhasilan membaca
Analisis Gerakan Literasi Pojok Baca Terhadap Minat Baca Kelas 4 SDN Bojong 04 Neli Agustina; Intan Sari Ramdhani; Enawar Enawar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6895

Abstract

Penelitian ini membahas gerakan literasi pojok baca terhadap minat baca kelas 4. Minat baca peserta didik yang tergolong rendah menjadikan pemerintah mencanangkan program gerakan literasi sekolah (GLS) yang dimulai dari tahun 2016. Adanya program ini pemerintah mempunyai harapan besar terhadap peningkatan minat baca siswa diIndonesia. Penelitian ini difokuskan pada dampak gerakan literasi pojok baca terhadap minat baca siswa kelas 4. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi gerakan literasi pojok baca terhadap minat baca dan faktor-faktor yang mempengaruhi minat baca siswa. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas IV dan siswa kelas IV SDN Bojong 04 Kota Tangerang yang berjumlah 29 orang. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket dan dukumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa ada dampak positif dari adanya program gerakan literasi sekolah pada minat baca siswa, menunjukan bahwa gerakan literasi melalui pojok baca sudah efektif dalam meningkatkan minat baca siswa kelas IV melalui perhitungan angket minat baca dari siswa kelas IV yang tergolong cukup baik.
Analisis Keterampilan Menulis Cerita Narasi Siswa Kelas IV pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SDN Bidara Putri Widiya Sari; Intan Sari Ramdhani; Enawar Enawar; Yayah Huliatunisa; Ina Magdalena
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7727

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya penggunaan huruf kapital, pemilihan kata, tanda baca titik, dan tanda baca koma dalam keterampilan menulis cerita pada siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan penggunaan huruf kapital, pemilihan kata, tanda baca titik, tanda baca koma dalam cerita narasi siswa kelas IV pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN Bidara. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV dengan jumlah siswa yang dianalisis sebanyak 21 siswa. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah keterampilan menulis cerita narasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan pengumpulan data menggunakan instrumen tes untuk mengukur keterampilan menulis cerita narasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Instrumen ini sudah diuji validitas dan reabilitasnya oleh dosen ahli. Hasil yang diperoleh pada tes keterampilan menulis cerita narasi ialah terdapat 17 kasus kesalahan penggunaan huruf kapital, 12 kasus kesalahan pemilihan kata yang tepat, 12 kasus kesalahan penggunaan tanda baca titik, dan 9 kasus kesalahan penggunaan tanda baca koma. Adapun faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam menulis sebuah cerita narasi ialah kurangnya minat siswa, kurangnya berlatih dalam menulis dan membaca.
PERAN DAN KEDUDUKAN PEREMPUAN DALAM NOVEL DARI DALAM KUBUR KARYA SOE TJEN MARCHING Dinda Adiliya; Intan Sari Ramdhani
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v10i4.2833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggambaran peran dan kedudukan tokoh perempuan pada novel Dari dalam Kubur karya Soe Tjen Marching. Penelitian ini berfokus pada peran dan kedudukan perempuan yang menimbulkan ketidakadilan gender. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah baca dan catat dengan sumber data berupa dialog dan monolog yang terdapat pada novel Dari dalam Kubur karya Soe Tjen Marching. Data penelitian ini dianalisis melalui metode analisis isi dengan pendekatan feminisme.Hasil penelitian berupa kata-kata deskriptif yang menjelaskan penggambaran peran penting perempuan dalam ikut serta mengatasi permasalahan sosial sebagaimana yang dilakukan oleh empat tokoh perempuan anggota Gerwani. Novel ini juga menampilkan berbagai peristiwa ketidakadilan gender yang sampai saat ini terjadi dan merugikan perempuan, diantaranya stereotip, marginalisasi, objektifikasi, pelecehan seksual dan KDRT. Selain itu, novel ini mengangkat tragedi 1965 yang memakan banyak korban dan menampilkan kedudukan perempuan dalam peristiwa tersebut.Kata kunci : novel, feminisme, ketidakadilan gender, peran perempuan
Locutionary, Illocutionary and Perlocutionary Acts in the Short Story “Letters from the Father” by Mona Trisyah Aulia Fitriyani; Intan Sari Ramdhani
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 1 (2023): January 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v2i1.258

Abstract

Speech acts are not only found in oral communication, but also in written form as in prose-shaped literary works, one of which is short stories. The structure of language and the structure of society influence each other. The emergence of linguistic units cannot be explained only by linguistic rules. There is a phenomenon which shows that one utterance can be used to express various kinds of speech acts. This research is a qualitative descriptive study. The description of the data is in the form of story excerpts and dialogue in the short story "Letter from Father" by Mona Trisyah which contains locutionary, illocutionary and perlocutionary speech acts using theoretical concepts related to this study. The data source used for this study is the short story "Letter from Father" by Mona Trisyah. The type of research data is written data, in the form of story quotes and dialogues in short stories that contain locutionary, illocutionary, and perlocutionary speech acts. This article aims to describe the types of locutionary acts, illocutionary acts, and perlocutionary acts in the short story "Letters from Father" by Mona Trisyah
Analysis of Speech Acts in Commercials on Television Sarah Nabilah; Intan Sari Ramdhani
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 1 (2023): January 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v2i1.284

Abstract

Advertising can be interpreted as news orders (to encourage, persuade) to the public/crowded people about the goods or services offered. Advertising can also be interpreted as a notification to the public regarding goods or services sold and posted in mass media, such as newspapers, magazines and electronic media such as radio, television and the internet. The use of language used in advertisements can be studied with a pragmatic approach, especially in terms of speech acts towards advertisements for food and beverage products. The implementation of this research was divided into three stages, namely (1) the stage of providing the data used was the free engagement free listening method (SBLC), proficient method and note-taking technique, (2) the stage of data analysis of illocutionary speech acts, and (3) the stage of presenting the analysis data using informal methods
Analysis of Politeness Maxims on the Youtube Channel: Jess no Limit Hanni Pahiratunisa; Intan Sari Ramdhani
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 1 (2023): January 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v2i1.234

Abstract

Humans are creatures that need each other, to interact humans need language as an intermediary. Speaking well can have a good effect on the other person. Politeness is prioritized which must be instilled in humans. As time goes by, technology is getting more sophisticated, therefore speaking or communicating with other humans can already be done through social media. Especially social media Youtube, there is often interaction between users and viewers. Therefore, the researcher is interested in conducting a study entitled "Analysis of Politeness Maxims in Language on the Jess No Limit Youtube Channel" because the purpose of this research is to describe the form of implementation of politeness maxims in language in Jess No Limit content. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques are carried out by observing and recording and then concluding the data that has been obtained. The instrument used is the internet to access Jess No Limit's Youtube channel, videos that are watched as data, transcript sheets that are useful for recording data that has been watched. The results of this analysis aim to provide information to readers about the forms of the implementation of politeness maxims and for researchers who want to research with different objects
Analysis of Speech Acts in Literary Novels by Tenderlova Farisha Oktaviruni Alifa; Intan Sari Ramdhani
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 1 (2023): January 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v2i1.260

Abstract

This study analyzes the speech acts in the novel entitled Literary Writing. This study aims to describe the types of speech acts found in the novel entitled Literary Writing. This research uses descriptive analysis method. The data of this research is sourced from the dialogue of the contents of the novel contained in literary novels. The data analysis technique used in this study is the reading technique and the note taking technique. The results of the analysis of this study can be seen from the objects used, namely the existence of 3 pragmatic speech acts, including: 1) locutionary speech acts, 2) illocutionary speech acts, 3) perlocutionary speech acts contained in the novel.
Locutionary, Illocutionary and Perlocutionary Acts in Films Gara-Gara Warisan Femia Sarahdilla Raswati; Intan Sari Ramdhani
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 1 (2023): January 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v2i1.215

Abstract

This research is motivated by the problem of using locutionary and perlocutionary speech acts in films because of inheritance. The purpose of this study is to describe the use of locutionary, illocutionary, and perlocutionary speech acts in the film Gara-gara Warisan. This study uses a qualitative method that is objective. The research technique used is the technique of literature review and data collection by the researchers themselves as key instruments. The results of this study found as many as 8 speech acts locutionary, illocutionary, perlocutionary.