Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BERBANTUAN LKPD PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Siti Rohana; Maya Istyadji; Yasmine Khairunnisa
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4496

Abstract

Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menginvestigasi penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan hasil belajar mengenai pencemaran lingkungan di SMPN  6 Banjarmasin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dampak positif yang dihasilkan oleh penggunaan modelopembelajaran inkuiri terbimbing dengan menggunakan lembar kerja peserta didik dalam pembelajaran mengenai pencemaran lingkungan. Peserta penelitian ini adalah peserta didik kelas VII H. Metode pengumpulan data meliputi pretest dan posttest dalam bentuk tes, observasi oleh guru, dan pengisian angket oleh peserta didik. Analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis peningkatan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan lembar kerja peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwaopenggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, yang ditunjukkanodengan peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkanobahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing layak untuk diterapkan di kelas VII SMP pada pembelajaran mengenai Pencemaran Lingkungan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POWTOON PADA MATERI EKOLOGI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA SMP Zulfa Rahili; Ellyna Hafizah; Maya Istyadji
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4308

Abstract

Masih rendahnya tingkat literasi sains siswa yang disebabkan kebiasaan pembelajaran IPA yang masih bersifat konvensional membuat pentingnya kehadiran sebuah media pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran Powtoon materi ekologi dan keanekaragaman hayati Indonesia yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE, dengan lima tahapan, yaitu analysis, design, depelopment, implementation, dan evaluation. Teknk pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli media dan materi, instrumen tes, dan angket respon. Teknik analisis data menggunakan uji validitas Aiken’s V, persentase sebagai perhitungan skor respon siswa, serta skor N-gain sebagai perhitungan keefektifan media. Hasil penelitian ini diperoleh validitas dari para ahli media sebesar 0,72 dengan kategori valid serta memperoleh skor validitas dari para ahli materi sebesar 0,69 dengan kategori valid. Aspek kepraktisan mendapat skor 86% dengan kategori sangat praktis, serta aspek keefektifan mendapat skor 0,68 termasuk kedalam kategori sedang.
PENGARUH PUPUK AEROBIK KOTORAN KAMBING, KOMPOS DAUN DAN UREA TERHADAP PERKEMBANGAN CACING TANAH (Lumbricus rubellus) Lisa Riyanti; Maya Istyadji; Ellyna Hafizah
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4314

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian mengenai pengaruh pupuk aerobik kotoran kambing, kompos daun dan urea terhadap perkembangan mikroorganisme cacing tanah (Lumbricus rubellus). Dilakukannya penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui  pengaruh  pupuk kotoran kambing, kompos daun, dan urea terhadap perkembangan dan populasi cacing tanah (Lumbricus rubellus) dan untuk mengetahui takaran terbaik dari varian pupuk kotoran kambing, kompos daun dan urea terhadap perkembangan dan populasi cacing tanah (Lumbricus rubellus). Penelitian dilakukan menggunakan metode ekperimental dengan teknik data yang dilakukan  pencatatan secara langsung. Hasil data yang diperoleh dari penelitian akan dianalisis dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang kemudian akan diujikan menggunakan One-Way ANOVA dan dilakukan uji lanjut Duncan untuk mengetahui perbedaan pengaruh dari perlakuan yang diberikan. Parameter pengukuran yang dilakukan berupa panjang cacing tanah, berat cacing  tanah dan populasi cacing tanah dari perlakuan pupuk yang diberikan. Hasil penelitian menunjukan 1) terdapat pengaruh dari pemberian pupuk yang berbahan baku kotoran kambing, kompos daun dan urea berpengaruh terhadap populasi, panjang dan berat cacing tanah. 2) Perlakuan varian pupuk terbaik pada pupuk kotoran kambing memberikan hasil berbeda nyata dari pupuk kompos daun dan urea. Penggunaan  pupuk aerobik kotoran kambing, kompos daun dan urea mempunyai pengaruh terhadap perkembangan mikroorganisme cacing tanah (Lumbricus rubellus).
Pengembangan Bahan Ajar IPA SMP Berbasis Literasi Sains Topik Lapisan Bumi Dan Bencana Rabiatul Adawiyah; Maya Istyadji; Ratna Yulinda
Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): April : Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/lencana.v2i2.3555

Abstract

This research was triggered by the lack of scientific literacy content in textbooks used by students at school. Therefore, research was carried out and preparation of science learning materials focused on scientific literacy. The aim of this research is to describe the validity of junior high school science teaching materials based on scientific literacy on the topic of earth layers and disasters, evaluated through assessments from experts. The research approach applied is research and development (R&D) using a modified four-D (4D) model. In this research, there are three validation phases, namely defining, designing, and developing. Respondents in this research and development consisted of three validators who work as academics. The data collected is quantitative in the form of product validation scores from questionnaires. The study results show that the module validity level reaches 90%, with an average validity value of 3.59, without any revisions. Meanwhile, the validity of the scientific literacy module reached 95%, with an average validity value of 3.71, without revision. Hence, it can be concluded that the developed teaching materials meet validity criteria and are suitable for use in the context of the learning process.
PERSEPSI GURU IPA DI SMP YANG MENGIMPLEMENTASIKAN TMF TERHADAP KETERLAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA Ni Wayan Karlina; Sauqina Sauqina; Rizky Febriyani Putri; Maya Istyadji
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v4i1.12016

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui Persepsi Guru IPA di SMP A dalam meningkatkan kualitas praktik mengajar guru sebagai bahan evaluasi bagi guru dalam menerapkan TMF (2) Untuk mengetahui Persepsi Guru IPA di SMP A tentang peran TMF dalam mendukung kurikulum merdeka belajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menngunakan purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan coding kemudian triangulasi sumber dan triagulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan persepsi guru dalam implementasi meningkatkan praktik dalam mengajar dengan TMF yaitu kebebasan dalam mengajar. Sehingga mampu memvariasikan metode dan model dalam penyampaian materi kepada siswa dikarenakan dalam penyusunan konten bersifat fleksiblitas. Peran aspek TMF yang dimiliki SMP A mampu meningkatkan kompetensi guru dan memberikan kemudahan kepada guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka juga sejalan dengan TMF yang dimiliki sekolah pada kelas maupun administratif agar memperbaiki kualitas pengajaran guru.Kata kunci: IPA, Kurikulum merdeka, persepsi guru SMP, TMF. This study aims: (1) To determine the perception of science teachers at SMP A in improving the quality of teacher teaching practices as evaluation material for teachers in implementing TMF (2) To determine the perception of science teachers at SMP A about the role of TMF in supporting the independent learning curriculum. The data collection techniques used were interviews, observations, and documentation. The sampling technique used purposive sampling. The data analysis technique used coding then source triangulation and technique triangulation. The results of the study showed that teacher perceptions in the implementation of improving teaching practices with TMF were freedom in teaching. So that they are able to vary the methods and models in delivering material to students because the content preparation is flexible. The role of the TMF aspect owned by SMP A is able to improve teacher competence and provide convenience for teachers in implementing the independent curriculum, also in line with the TMF owned by the school in class and administration in order to improve the quality of teacher teaching.Keywords: Science, Independent Curriculum, Junior High School Teachers' Perceptions, TMF.