Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PUPUK AEROBIK KOTORAN KAMBING, KOMPOS DAUN DAN UREA TERHADAP PERKEMBANGAN CACING TANAH (Lumbricus rubellus) Lisa Riyanti; Maya Istyadji; Ellyna Hafizah
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4314

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian mengenai pengaruh pupuk aerobik kotoran kambing, kompos daun dan urea terhadap perkembangan mikroorganisme cacing tanah (Lumbricus rubellus). Dilakukannya penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui  pengaruh  pupuk kotoran kambing, kompos daun, dan urea terhadap perkembangan dan populasi cacing tanah (Lumbricus rubellus) dan untuk mengetahui takaran terbaik dari varian pupuk kotoran kambing, kompos daun dan urea terhadap perkembangan dan populasi cacing tanah (Lumbricus rubellus). Penelitian dilakukan menggunakan metode ekperimental dengan teknik data yang dilakukan  pencatatan secara langsung. Hasil data yang diperoleh dari penelitian akan dianalisis dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang kemudian akan diujikan menggunakan One-Way ANOVA dan dilakukan uji lanjut Duncan untuk mengetahui perbedaan pengaruh dari perlakuan yang diberikan. Parameter pengukuran yang dilakukan berupa panjang cacing tanah, berat cacing  tanah dan populasi cacing tanah dari perlakuan pupuk yang diberikan. Hasil penelitian menunjukan 1) terdapat pengaruh dari pemberian pupuk yang berbahan baku kotoran kambing, kompos daun dan urea berpengaruh terhadap populasi, panjang dan berat cacing tanah. 2) Perlakuan varian pupuk terbaik pada pupuk kotoran kambing memberikan hasil berbeda nyata dari pupuk kompos daun dan urea. Penggunaan  pupuk aerobik kotoran kambing, kompos daun dan urea mempunyai pengaruh terhadap perkembangan mikroorganisme cacing tanah (Lumbricus rubellus).
Pengembangan Bahan Ajar IPA SMP Berbasis Literasi Sains Topik Lapisan Bumi Dan Bencana Rabiatul Adawiyah; Maya Istyadji; Ratna Yulinda
Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): April : Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/lencana.v2i2.3555

Abstract

This research was triggered by the lack of scientific literacy content in textbooks used by students at school. Therefore, research was carried out and preparation of science learning materials focused on scientific literacy. The aim of this research is to describe the validity of junior high school science teaching materials based on scientific literacy on the topic of earth layers and disasters, evaluated through assessments from experts. The research approach applied is research and development (R&D) using a modified four-D (4D) model. In this research, there are three validation phases, namely defining, designing, and developing. Respondents in this research and development consisted of three validators who work as academics. The data collected is quantitative in the form of product validation scores from questionnaires. The study results show that the module validity level reaches 90%, with an average validity value of 3.59, without any revisions. Meanwhile, the validity of the scientific literacy module reached 95%, with an average validity value of 3.71, without revision. Hence, it can be concluded that the developed teaching materials meet validity criteria and are suitable for use in the context of the learning process.
PERSEPSI GURU IPA DI SMP YANG MENGIMPLEMENTASIKAN TMF TERHADAP KETERLAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA Ni Wayan Karlina; Sauqina Sauqina; Rizky Febriyani Putri; Maya Istyadji
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v4i1.12016

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui Persepsi Guru IPA di SMP A dalam meningkatkan kualitas praktik mengajar guru sebagai bahan evaluasi bagi guru dalam menerapkan TMF (2) Untuk mengetahui Persepsi Guru IPA di SMP A tentang peran TMF dalam mendukung kurikulum merdeka belajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menngunakan purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan coding kemudian triangulasi sumber dan triagulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan persepsi guru dalam implementasi meningkatkan praktik dalam mengajar dengan TMF yaitu kebebasan dalam mengajar. Sehingga mampu memvariasikan metode dan model dalam penyampaian materi kepada siswa dikarenakan dalam penyusunan konten bersifat fleksiblitas. Peran aspek TMF yang dimiliki SMP A mampu meningkatkan kompetensi guru dan memberikan kemudahan kepada guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka juga sejalan dengan TMF yang dimiliki sekolah pada kelas maupun administratif agar memperbaiki kualitas pengajaran guru.Kata kunci: IPA, Kurikulum merdeka, persepsi guru SMP, TMF. This study aims: (1) To determine the perception of science teachers at SMP A in improving the quality of teacher teaching practices as evaluation material for teachers in implementing TMF (2) To determine the perception of science teachers at SMP A about the role of TMF in supporting the independent learning curriculum. The data collection techniques used were interviews, observations, and documentation. The sampling technique used purposive sampling. The data analysis technique used coding then source triangulation and technique triangulation. The results of the study showed that teacher perceptions in the implementation of improving teaching practices with TMF were freedom in teaching. So that they are able to vary the methods and models in delivering material to students because the content preparation is flexible. The role of the TMF aspect owned by SMP A is able to improve teacher competence and provide convenience for teachers in implementing the independent curriculum, also in line with the TMF owned by the school in class and administration in order to improve the quality of teacher teaching.Keywords: Science, Independent Curriculum, Junior High School Teachers' Perceptions, TMF.