Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Meninjau Praktik Kebijakan Tanam Paksa di Hindia Belanda 1830-1870 Aprilia, Alfa Tirza; Irawan, Hendi; Budi, Yusuf
Estoria: Journal of Social Science and Humanities Vol 1, No 2 (2021): Estoria: Journal of Social Sciences & Humanities
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.309 KB) | DOI: 10.30998/je.v1i1.465

Abstract

This research discusses the practice of forced cultivation in the Dutch East Indies in the period 1830 to 1870. The method used in this research is the historicalmethod and its presentation in the form of a narrative description. The results ofthis study explain that the practice of forced cultivation in the Dutch East Indieshad a very large influence on the Netherlands and the people of the NetherlandsIndies. The system of forced cultivation changed the role of the colonialgovernment and native rulers, changed the social conditions of rural communitiesby giving birth to the concept of communal land and the introduction of the moneyeconomy system in the countryside. The forced cultivation system also succeededin filling the empty treasury of the Netherlands, but on the one hand it causedsuffering for the people of the Dutch East Indies. The famine caused byexploitation of land and human resources is a consequence of the implementationof the forced cultivation policy. The other side of the implementation of the forcedcultivation policy was the entry and introduction of export commodity crops to thepeople of the Dutch East Indies. Keyword: forced cultivation, colonial government, people, farmersAbstrak
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Poster Digital bagi Pendidik di SMP Rahmadi, Darmawan; Santosa, Yusuf Budi Prasetya; Irawan, Hendi; Barkah, Januar
Darma Cendekia Vol. 3 No. 1 (2024): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v3i1.100

Abstract

Dalam kegiatan pembelajaran saat ini disetiap sekolah terutama di SMP ditemukan berbagai macam kendala atau permasalahan terutama dikalangan peserta didiknya yang dimana beberapa murid mengalami kurangnya semangat belajar serta minat dan motivasi belajarnya yang menurun terhadap mata pelajaran yang guru ajarkan. Hal ini juga terjadi di salah satu SMP di Jakarta yaitu SMP Budaya dimana beberapa peserta didiknya mengalami penurunan semangat dan motivasi belajarnya. jika dilihat permasalah ini diakibatkan pendidik/guru kurang memanfaatkan media pembelajaran yang interaktif dan kreatif yang dapat menarik semangat serta minat dan motivasi belajar siswa terhadap kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah. Salah satu media pembelajaran yang bisa diterapkan pada masa pembelajaran saat ini dan media ini sangat mudah dan terjangkau yaitu media poster digital. Hal ini dampaknya dapat membuat peserta didik memiliki semangat sertta minat dan motivasi dalam kegiatan pembelajaran selain itu juga sangat bermanfaat untuk pendidik dalam mengatasi keterbatasan waktu jam pelajaran saat ini dalam mengajar. Dengan demikian Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Poster Digital Bagi Pendidik Di SMP Budaya Kota Jakarta Timur sangat perlu dilakukan agar menjadi salah satu referensi untuk para pendidik/guru disekolah tersebut dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran.
Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Melalui Mata Pelajaran Sejarah Di MAN 19 Jakarta Hendi Irawan; Faishal Sultan Bagaskara; Ibnu Habib Alwahid; Ninda Lutfianti
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): PRAXIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/k63pzk71

Abstract

Karya tulis ilmiah merupakan representasi dari hasil ide dan pemikiran kreatif yang disusun secara sistematis dengan landasan ilmiah bersumber pada ilmu pengetahuan. Sejalan dengan narasi sebelumnya, mata pelajaran sejarah yang saat ini sebagian besar masih dianggap pelajaran yang membosankan dapat membuktikan bahwasannya pernyataan seperti itu tidaklah benar. Salah satu bentuk upaya mengubah perspektif negatif mata pelajaran sejarah adalah dengan bentuk hasil karya tulis ilmiah yang disusun secara sistematis menghasilkan perspektif objektif dalam peristiwa sejarah sekaligus memberikan pengalaman kontekstual bagi peserta didik. Tujuan dilakukannya PkM dalam bentuk pelatihan penulisan karya tulis ilmiah di MAN 19 Jakarta untuk memberikan dorongan peserta didik agar produktif untuk menulis khususnya dalam menginterpretasikan peristiwa sejarah. Oleh karena itu, pelatihan ini dianggap penting khususnya dalam bidang pengembangan akademik agar peserta didik dapat memahami segala sesuatu berdasarkan aspek rasional. Pelatihan dalam kegiatan PkM dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, demostrasi, diskusi interaktif dan pembimbingan (coaching clinic). Untuk lokasi PkM tim bekerja sama dengan pihak MAN 19 Jakarta sebagai Mitra PkM dan Guru mata pelajaran Sejarah sebagai ojek atau tema dari pelatihan penulisan karya tulis ilmiah ini. Adapun durasi pelaksanaan kegiatan pelatihan ini selama 180 menit berikut dengan praktik penulisan yang dibagi menjadi 2 sesi. Berdasarkan hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat di MAN 19 Jakarta mengenai pelatihan penulisan karya tulis ilmiah dapat ditarik kesimpulan bahwa, peserta didik dan tenaga pendidik merasa terbantu meningkatkan pengetahuan mengenai metode dan teknik penulisan karya tulis ilmiah. Ketercapaian tujuan pelatihan ini dapat tercermin dari respon para peserta yang antusias dan terkesan jika kegiatan ini bermanfaat dalam meningkatkan kompentensi menulis peserta didik khususnya dalam bidang mata pelajaran sejarah.
Resiliensi Warga Perantauan Paguyuban Ikatan Keluarga Klampok (IKK) dan Perannya Bagi Pembangunan Dusun Klampok, Gunungkidul: The Resilience of Migrant Residents of the Ikatan Keluarga Klampok (IKK) and Their Role in the Development of Klampok Village, Gunungkidul Absor, Nur Fajar; Irawan, Hendi; Husna, Lobelia Asmaul; Maisarah, Maisarah; Putra, Diki Tri Apriansyah
Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2025): Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/nirwasita.v6i2.5190

Abstract

Penelitian ini membahas resiliensi warga perantauan asal Dusun Klampok, Gunungkidul, yang tergabung dalam paguyuban Ikatan Keluarga Klampok (IKK), sebagai respons terhadap krisis multidimensi pada Zaman Gaber era 1960-an. Tradisi merantau dipilih sebagai bentuk mobilitas sosial vertikal untuk memperbaiki taraf hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses resiliensi para perantau terbentuk dan kontribusi mereka terhadap pembangunan daerah asal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teori yang digunakan merujuk pada konsep Gemeinschaft dari Tonnies dan resiliensi menurut Grotberg serta Reivich & Shatte. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi warga Dusun Klampok terwujud melalui sikap gigih, hidup prihatin, serta solidaritas dalam perantauan, yang kemudian dikristalisasi dalam bentuk paguyuban IKK. Paguyuban ini tidak hanya mempererat ikatan sosial antar perantau, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur di Dusun Klampok, seperti pembangunan jembatan, masjid, balai dusun, hingga pengerasan jalan. Temuan ini menegaskan bahwa paguyuban perantau dapat menjadi aktor penting dalam pembangunan desa melalui penguatan modal sosial dan partisipasi swadaya. Penelitian ini membuka peluang kajian lanjutan terkait kontribusi perantau terhadap pembangunan daerah asal berbasis komunitas.
STRATEGI PROMOSI OBJEK WISATA TAMAN HUTAN RAYA (TAHURA) DI KABUPATEN SUMEDANG Ningrum, Dhesti Widya Nurhasanah; Sister, Willy Amalia; Susilawati, Sussy; Amida, Ringga; Yustira, Yusuf; Irawan, Hendi
JRPA - Journal of Regional Public Administration Vol. 9 No. 2 (2024): JRPA - Journal of Regional Public Administration
Publisher : LPPM UNSAP & FISIP UNSAP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tourism promotion is needed to introduce a product to the general public. The Sumedang Regency Regional Government as part of the regional tourist attraction manager must have a regional tourist attraction promotion strategy. Tahura in Sumedang Regency is part of a regional tourist attraction which is one of the regional income from the tourism sector. Therefore, it is necessary to develop a tourist attraction promotion strategy that can have an impact on increasing tourists to Tahura tourist attractions in Sumedang Regency. So that the purpose of this research is to analyze the promotion strategy of Tahura tourist attractions in Sumedang Regency. The method that researchers use is qualitative research methods. Qualitative research methods are defined as the steps used by researchers to solve problems and answer their research questions. The results showed that three of the four tourist attraction promotion strategies could not be implemented optimally by the Sumedang Regency Regional Government in carrying out Tahura promotion. The absence of promotional slogans and taglines, the lack of complete tourist attractions, and the absence of people marketing that helps promotion. The local government has so far only been able to provide good road access for tourists where road access is part of the marketing infrastructure. To be able to carry out image marketing, attraction marketing, and people marketing strategies, cooperation with the private sector is needed in formulating tourism development that focuses on developing the three promotional strategies.
IMPLEMENTATION OF MERDEKA CURRICULUM HISTORY LEARNING AT THE HIGH SCHOOL LEVEL (COMPARATIVE STUDY IN SEVERAL HIGH SCHOOLS IN THE CITY OF JAKARTA): Implementasi Pembelajaran Sejarah Kurikulum Merdeka di Tingkat SMA (Studi Banding di Beberapa SMA di Kota Jakarta) Yusuf Budi Prasetya Santosa; Ponco Setiyonugroho; Hendi Irawan
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 7 No 2 (2023): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v7i2.3220

Abstract

In the Merdeka Curriculum there are changes in substance in subjects at the upper secondary level. One of the subjects that has changed is the subject of history. The history subjects in the Merdeka Curriculum were again merged into Indonesian history subjects, which were previously Indonesian history subjects for compulsory groups and specialization groups. This study uses a descriptive qualitative methodology, with the aim of seeing how the implementation of history learning in the Independent Curriculum at the senior secondary level, and knowing the inhibiting factors in its implementation. The results of the study found that there were still history teachers who did not understand the concept and implementation of history learning in the Independent Curriculum; The Merdeka Curriculum is considered more practical and flexible compared to the 2013 Curriculum; and the lack of outreach and training in the Independent Curriculum for history teachers.