Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

The Effectiveness of the Educational Program Through Audio Visual Media about Hand Hygiene and Diarrhea on the Knowledge of Students in Matungkas State Elementary School, North Minahasa Regency Indonesia Sarimin, Dorce Sisfiani; Pasambo, Yourisna; Tangkudung, Yesika; Ponidjan, Taty S.; Ransun, Djoni
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 11 No 02 (2023): DESEMBER
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v11i2.2169

Abstract

Background:School-age children have a habit of paying less attention to the need to wash their hands in daily life, especially when in the school environment. They usually directly eat the food they buy around the school without washing their hands first. The behavior is certainly influential and can trigger the occurrence of diarrhea. Learning using interesting methods can increase knowledge and make it easier for children to understand hand hygiene and diarrhea.Objective: To find out the effectiveness of educational programs through audio visual media about hand hygiene and diarrhea on the knowledge of Matungkas State Elementary School students, North Minahasa Regency.Method: Using an approachQuasi Experimental with non equivalent control group design. The research subjects were 86 respondents, the sampling method was by probability sampling who fit into the inclusion criteria. The measuring instrument used is a knowledge questionnaire hand hygiene and diarrhea. Results of analysis with testsMann Whitney shows that there is a difference in value posttest knowledge of both groups with a P-valueValueequal to 0.000 means P-Value <0.05. Conclusion:Health education in the experimental group which used audio-visual media was more effective than the control group which was given health education through lectures using leaflets, but both groups experienced an increase in knowledge. In conclusion, educational programs through audio-visual media are effective in increasing knowledge about hand hygiene and diarrhea in students at SD Negeri Matungkas, North Minahasa Regency
The Effectiveness of the Marmet Technique to Increase Breast Milk Production in Breastfeeding Mothers at the Tateli Community Health Center, Minahasa Regency Pasambo, Yourisna; Tumanken, Greischa Audrey; Tamunu, Esther; Ponidjan, Tati S.; Sarimin, Dorce Sisfiani; Kanine, Esrom
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 12 No 01 (2024): JUNI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v12i01.2319

Abstract

Introduction: Newborn babies must receive the best care, including food, where breast milk is the best intake to meet the baby's nutritional needs. In 2021, exclusive breastfeeding coverage in North Sulawesi Province will be 30.2%, lower than the national target of 80%. Several factors influence a mother's failure to provide exclusive breastfeeding, including psychological factors, maternal age, maternal occupation, maternal knowledge, family support, and lack of oxytocin and prolactin reflexes which can be influenced by lack of physical preparation (such as breasts) when breastfeeding. One of the things that health workers can do in this case is to help increase breast milk production, one of which is through the marmet technique. The marmet technique is a combination of expressing breast milk and massaging the breasts to optimize the breast milk reflex. This research is objective to evaluate the effectiveness of the marmet technique in increasing breast milk production in mothers breastfeeding babies aged 0-6 months at the Tateli Community Health Center, Minahasa Regency. Method: Research design using Almost Experiment with 30 breastfeeding mothers as samples, selected through purposive sampling. Results showed a significant increase in breast milk production after the intervention (p-Value < 0.05). Concluded that the marmet technique is effective in increasing breast milk production in mothers breastfeeding babies 0-6 months, and it is recommended that health practitioners introduce and train the marmet technique to breastfeeding mothers as part of efforts to increase breast milk production.
The Use of Video as an Educational Medium in Increasing Adolescents' Knowledge and Attitudes About the Impact of Gadget Use Ponidjan, Tati Setyawati; Jocom, Nadya Oktavia; Sarimin, Dorce Sisfiani; Pasambo, Yourisna; Ransun, Djoni
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 12 No 01 (2024): JUNI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v12i01.2342

Abstract

Pendahuluan: Penggunaan gadget yang berlebihan bisa membawa dampak yang cukup besar bagi tumbuh kembang anak, termasuk remaja. Salah satunya perihal berkurangnya aktivitas fisik yang seharusnya dilakukan remaja. Selain itu, dampak negatif lain adalah bila durasi yang digunakan terlalu lama bisa berakibat pada mata dan otak. Karena itu, diperlukan pendidikan kesehatan untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja agar dapat menggunakkan gadget dengan baik dan benar. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan tentang dampak penggunaan gadget terhadap pengetahuan dan sikap remaja. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian preexperimental one-group pre-test and post-test design. Tempat penelitian dilaksanakan di kelurahan malalayang 1 barat selama bulan mei-juni 2023. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 69 orang dengan intrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian: Hasil penelitian yang dilakukan memiliki hasil yang signifikan antara sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan tentang dampak penggunaan gadget terhadap pengetahuan dengan P value 0,00 (<0,05). Dan hasil penelitian dengan hasil yang signifikan juga antara sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan tentang dampak penggunaan gadget terhadap sikap dengan P value 0,00 (<0,05). Kesimpulan : Pendidikan kesehatan menggunakan media video, efektif terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja tentang dampak penggunaan gadget.
TERAPI MUSIK DAN GUIDED IMAGERY DALAM MENURUNKAN KECEMASAN PADA IBU HAMIL DENGAN PREEKLAMSIA DI RSUP PROF. KANDOU MANADO Pasambo, Yourisna; Kaunang, Marchelina Benediktin; Tamunu, Esther; Sarimin, Dorce Sisfiani; Tuegeh, Johana
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.447

Abstract

Pendahuluan: Preeklamsia merupakan hipertensi pada kehamilan yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah lebih dari atau sama dengan 140/90 mmHg setelah umur kehamilan 20 minggu, disertai dengan proteinuria lebih dari 300 miligram per 24 jam. Preeklamsia dapat menimbulkan kecemasan pada ibu akan dampak yang dapat ditimbulkan dari preeklamsia, sebaliknya kecemasan juga dapat meningkatkan tekanan darah pada ibu. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran efektifitas terapi musik dan guided imagery dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil dengan preeklamsia. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Peneliti melaksanakan asuhan keperawatan kepada ibu hamil dengan preeklamsia dan meingimplementasikan terapi musik dan guided imagery untuk mengurangi kecemasan ibu. Penetapan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi ibu hamil dengan preeklamsia berat disertai proteinuria serta menjalani program hingga selesai, sehingga didapatkan sampel sebanyak empat ibu hamil. Hasil: setelah diberikan intervensi terapi musik dan guided imagery selama tiga kali, terjadi penurunan tingkat kecemasan pada keempat ibu hamil yang mengalami preeklamsia. Tingkat kecemasan responden pertama menurun dari skor 27 (kecemasan sedang) menjadi 14 (kecemasan ringan). Responden kedua menurun dari skor 25 (kecemasan sedang) menjadi 14 (kecemasan ringan). Responden ketiga menurun dari skor 26 (kecemasan sedang) menjadi 13 (kecemasan ringan). Responden keempat menurun dari skor 26 (kecemasan sedang) menjadi 14 (kecemasan ringan). Hasil penelitian studi kasus memberikan gambaran bahwa penerapan terapi musik dan guided imagery dapat menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil dengan preeklamsia setelah diberikan intervensi sebanyak tiga kali. Kata Kunci : Guided Imagery, Ibu hamil, Kecemasan, Preeklamsia, Terapi Musik