Rida Safuan Selian
Penulis adalah dosen Kesenian FKIP Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Magister Pendidikan Seni

Published : 41 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN TARI KREASI IJA SUNGKET PADA PESERTA DIDIK TUNARUNGU DI SLB-B YPAC BANDA ACEH Nisrina, Putri; Hartati, Tengku; Selian, Rida Safuan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 8, No 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v8i2.31270

Abstract

Pembelajaran tari kreasi Ija Sungket pada peserta didik tunarungu di SLB-B YPAC Banda Aceh, permasalahan yang akan peneliti angkat adalah Proses pembelajaran tari kreasi Ija Sungket pada peserta didik tunarungu dan proses evaluasi kemampuan psikomotorik peserta didik tunarungu. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana peoses pelaksanaan pembelajaran tari kreasi pada peserta didik tunarungu dan bagaimana proses evaluasi kemampuan psikomotorik peserta didik tunarungu di SLB-B YPAC Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru pengampu bidan seni sedangkan objek dalam penelitian ini adalah peserta didik tunarungu dan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data kualitatif menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran seni tari di SLB-B YPAC Banda Aceh sudah cukup baik dan sesuai dengan visi dan misi sekolah. Hambatan yang terdapat dalam pembelajaran seni tari pada siswa tunarungu adalah tidak memiliki guru lulusan Pendidikan sen tari dan peserta didik sulit menyesuaikan tempo. Solusi yang bisa diwujudkan untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu penambahan guru seni yang merupakan lulusan Pendidikan seni tari dan penerapan metode ketukan, belajar teman sebaya, dan latihan mandiri. Diharapkan, hasil penelitian ini bisa menjadi referensi bagi guru tari dan sekolah dalam pelaksanaan pembelajaran seni tari pada peserta didik tunarungu.Kata kunci: Pembelajaran, Seni Tari, SLB, Tunarungu
MINAT DAN BAKAT SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN SENI TEATER DI SMA NEGERI 1 BIREUEN Audina, Reka; Selian, Rida Safuan; Lindawati, lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 8, No 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v8i1.26290

Abstract

Penelitian yang berjudul minat dan bakat siswa terhadap pembelajaran seni teater di SMA Negeri 1 Bireuen penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil persentase minat dan bakat siswa terhadap pembelajaran seni teater di SMA Negeri 1 Bireuen. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bireuen tahun ajaran 2020/2021 terdiri atas empat kelas yang berjumlah 72 orang siswa. Data dikumpulkan melalui lembar kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, verivikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan minat dan bakat siswa SMA Negeri 1 Bireuen tersebut ditinjau dari lembar kuesioner. Berdasarkan hasil data penelitian maka diperoleh minat dan bakat siswa terhadap pembelajaran seni teater di SMA Negeri 1 Bireuen bahwa sebanyak 60,09%% siswa yang berminat dan berbakat pada seni teater dan 26,10% kurang berminat dan berbakat pada seni teater sedangkan 13,79% siswa tidak sama sekali berminat dan berbakat pada seni teater. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa jumlah siswa yang berminat dan berbakat lebih banyak dibandingkan siswa yang tidak berminat dan bakat. Sedangkan hasil penilaian tes bakat pada siswa kelas XI yang berjumlah 4 (empat) kelas yaitu XI IPS A, XI IPS B, XI IPA B, dan XI IPA F yang sangat berbakat adalah 88,88% yang berbakat adalah 87,5% yang kurang berbakat adalah 72,22% dan tidak sama sekali berbakat adalah 47,22%.Kata kunci: minat, bakat, seni teater.
KENDALA DALAM PEMBELAJARAN TARI TRADISIONAL GUEL DI SMA NEGERI 2 BANDAR Namira, Cindy; Selian, Rida Safuan; Ramdiana, Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 8, No 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v8i1.26288

Abstract

Penelitian ini pada dasarnya dilakukan guna menjawab permasalahan kendala apa saja yang dihadapi dalam pembelajaran seni budaya kelas X IPA pada materi Tari Tradisional Guel di SMA Negeri 2 Bandar. Dengan menggunakan teori pembelajaran, kendala, minat, seni tari, tari tradisi, dan tari guel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kendala dalam pembelajaran seni budaya dan bagaimana pengembangan minat belajar seni budaya siswa kelas X IPA pada materi Tari Tradisional Guel di SMA Negeri 2 Bandar. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwasannya kendala dalam belajar seni budaya berasal dari 2 faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal diantaranya jasmani, minat dan bakat. Sedangkan faktor eksternal meliputi keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat. Selanjutnya dalam upaya pengembangan bakat tari tradisional guel SMAN 2 Bandar telah melakukan beberapa upaya, diantaranya terus memperbaharui metode belajar, memberikan fasilitas pendukung, Kemudian terkait dengan saran dari peneliti, peneliti berharap bahwasannya siswa terus menggali minat dan bakatnya dibidang tari tradisional agar dapat turut menjaga dan melestarikannya. Kemudian terkait dengan sekolah, peneliti berharapsekolah terus mendukung dan menunjang minat dan bakat dari siswa SMA Negeri 2 Bandar khsusnya dalam bidang tari tradisional guel.Kata Kunci : Kendala, Pembelajaran, Tari Tradisional Guel
ANALISA UNSUR ESTETIKA TUGU TAUHID DI BUNDARA ULEE LHEUE-BANDA ACEH Zakiyanti, Zakiyanti; Ismawan, Ismawan; Selian, Rida Safuan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 8, No 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v8i1.26253

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisa Unsur Estetika Tugu Tauhid Dibundaran Ulee Lheue-Banda Aceh. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penlitian ini adalah bagaimanakah unsur estetika tugu tauhid di bundaran ulee lheue-Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Unsur estetika Tugu Tauhid Dibundraan Ulee Lheue. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian ini Gampong ulee lheue yang terletak di kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Provinsi Aceh, subjek penelitian adalah perancang atau desainer Tugu Tauhid dan pegawai Dinas PUPR Kota Banda Aceh dan objek penelitian adalah unsur bentuk, warna, tema, dan unsur motif hias pada Tugu Tauhid. Teknik pengumpulan data menggunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data,dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tugu Tauhid dibundaran ulee lheue mempunyai 7 unsur Bentuk diantaranya yaitu, tetesan air, bulan sabit, 12 kelopak bunga, dalong, segitiga, ombak laut. Pada Tugu Tauhid terdapat 5 jenis pada bentuknya yakni, Lafaz Allah, Bunggong Seulanga, Kedua telapak Tangan Sedang Berdoa, Dalong, dan Ombak. Warna Tugu Tauhid, diantaranya warna merah, kuning, hijau,putih,hitam,dan coklat tortila. Tugu tauhid terdapat 7 Tema dalam 5 jenis pada tema, diantaranya Tetesan Air, Bulan Sabit, 12 kelopak bungong seulanga, Telapak tangan, Dalong Aceh, Segitiga pada dalong Aceh, dan Ombak laut. Motif Hias Tugu tauhid terdapat 3 Motif diantaranya, bungong layang-layang, oen ranup, dan bungong meucanek. Adanya Unsur Bentuk, Unsur Warna, Unsur Tema, dan Unsur Motif Hias pada keseluruhan Tugu Tauhid maka yang menjadi acuan penilaian Tugu Tauhid dibundaran ulee lheue-Banda Aceh Nilai Estetik Absolutisme bentuk penilaian sebuah karya seni yang sifatnya mutlak dan tidak dapat ditawar atau di ganggu gugat bentuk penilaian ini didasari pada konvensi atau bentuk aturan yang telah ditentukan.Kata Kunci : Tugu, Unsur Estetik, Nilai
KENDALA DALAM PEMBELAJARAN TARI TRADISIONAL GUEL DI SMA NEGERI 2 BANDAR Namira, Cindy; Selian, Rida Safuan; Ramdiana, Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i4.24039

Abstract

Penelitian ini pada dasarnya dilakukan guna menjawab permasalahan kendala apa saja yang dihadapi dalam pembelajaran seni budaya kelas X IPA pada materi Tari Tradisional Guel di SMA Negeri 2 Bandar. Dengan menggunakan teori pembelajaran, kendala, minat, seni tari, tari tradisi, dan tari guel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kendala dalam pembelajaran seni budaya dan bagaimana pengembangan minat belajar seni budaya siswa kelas X IPA pada materi Tari Tradisional Guel di SMA Negeri 2 Bandar. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwasannya kendala dalam belajar seni budaya berasal dari 2 faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal diantaranya jasmani, minat dan bakat. Sedangkan faktor eksternal meliputi keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat. Selanjutnya dalam upaya pengembangan bakat tari tradisional guel SMAN 2 Bandar telah melakukan beberapa upaya, diantaranya terus memperbaharui metode belajar, memberikan fasilitas pendukung, Kemudian terkait dengan saran dari peneliti, peneliti berharap bahwasannya siswa terus menggali minat dan bakatnya dibidang tari tradisional agar dapat turut menjaga dan melestarikannya. Kemudian terkait dengan sekolah, peneliti berharapsekolah terus mendukung dan menunjang minat dan bakat dari siswa SMA Negeri 2 Bandar khsusnya dalam bidang tari tradisional guel.Kata Kunci : Kendala, Pembelajaran, Tari Tradisional Guel
ANALISIS STRUKTUR GERAK TARI POH KIPAH DI SANGGAR CUT MEUTIA MEULIGO KABUPATEN ACEH UTARA Zahara, Safrina; Supadmi, Tri; Selian, Rida Safuan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i4.23610

Abstract

Pada penelitian tari Poh Kipah, permasalahan yang diangkat adalah Analisis Struktur Gerak Tari Poh Kipah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan analisis struktur gerak tari Poh Kipah. Objek dalam penelitian ini adalah struktur gerak tari Poh Kipah. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian ini bersifat kualitatif, sehingga analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (a) Analisis struktur tari Poh Kipah berdasarkan gerak bagian tubuh meliputi gerak kepala, gerak badan, gerak tangan, dan gerak kaki. Untuk memudahkan penganalisisan, maka gerak dibagi menjadi 2 yaitu gerak sebagai sikap dan sebagai pelaksana. Gerak sebagai unsur sikap meliputi 3 unsur sikap kepala, 3 unsur sikap badan, 5 unsur sikap tangan dan 8 unsur sikap kaki. Sedangkan gerak sebagai pelaksana meliputi 5 unsur gerak kepala, 8 unsur gerak badan, 31 unsur gerak tangan dan 11 unsur gerak kaki. (b) Sedangkan analisis struktur gerak tari Poh kipah terdiri atas 9 gugus gerak, 22 kalimat gerak, 98 frase gerak, dan 709 motif gerak. (c) Tata hubungan hirarkis gramatikal tari Poh kipah memiliki 709 motif, 98 frase, 22 kalimat dan 9 gugus gerak, Tata hubungan sitagmatis tari Poh kipah memiliki hubungan seperti mata rantai yang saling mengait dan tidak dapat dipisahkan yang terdapat pada gugus pertama.Tata hubungan paradigmatis dalam tari Poh kipah terdapat pada gugus pertama yaitu antar frase 8 dan 9, frase tersebut dapat dipertukarkan dan tidak mempengaruhi motif dan hubungan gerak yang lain jika tidak berubah keterkaitan pola gerak dengan iringannya
KONSEP PENCIPTAAN KREATIVITAS IRAMA SYAIR DIDONG PADA GRUB BIAK CACAK DI ALUR GELE OLEH M DAUD KALAEMPAN Pahmi, Rizkan; Selian, Rida Safuan; Astuti, Yuli
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i3.23426

Abstract

Penelitian ini berjudul Konsep Penciptaan Kreativitas Irama Syair Didong pada Grub Biak Cacak di Alur Gele oleh M Daud Kalaempan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adalah bagaimana konsep penciptaan kreativitas irama syair didong pada grub Biak Cacak di Alur Gele oleh M Daud Kalaempan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan konsep penciptaan kreativitas irama syair didong pada grub Biak Cacak di Alur Gele oleh M Daud Kalaempan. Teori-teori yang digunakan dengan pendekatan konsep penciptaan karya seni, syair/lirik, nada/irama dan kreativitas serta teori didong. Subjek dalam penelitian ini adalah M Daud Kalaempan, sedangkan objek dalam penelitian ini yaitu kreativitas irama syair didong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dengan metode analisis data yaitu reduksi data, penyajian data diverifikasikan dengan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwasannya dalam menciptakan irama syair didong M Daut Kalaempan mengggunakan dua cara yaitu karya yang lahir dari hati dan menggunakan teknik usih. Ide kreativitas irama syair yang diciptakan berasal dari alam, hewan dan manusia. Ide tersebut diantaranya tok ni imo (teriakan suara owa siamang/sejenis kera), tok ni korek (teriakan ayam), tok ni linieten (suara kayu yang berdempetan) dan tok ni solong (suara suling).
PARTISIPASI ANAK DALAM MEWARNAI DI LAPAK TIARA MIFTAHUL JANNAH (STUDI KASUS LAPANGAN BLANG PADANG, BANDA ACEH) Mulya, Alya Rifqah; Selian, Rida Safuan; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i2.22596

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Partisipasi Anak dalam Mewarnai di Lapak Tiara Miftahul Jannah (Studi Kasus Lapangan Blang Padang, Banda Aceh). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah partisipasi anak dalam mewarnai di lapak Tiara Miftahul Jannah. Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan partisipasi anak dalam mewarnai di lapak Tiara Miftahul Jannah. Subjek pada penelitian ini adalah Tiara Miftahul Jannah, anak, dan orang tua anak, sedangkan yang menjadi objek penelitian ini adalah partisipasi anak dalam mewarnai di lapak Tiara Miftahul Jannah. Data diperoleh dengan tehnik wawancara, angket dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah dengan mereduksi data terlebih dahulu kemudian menyajikannya dalam bentuk uraian singkat dan akhirnya dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa partisipasi anak dalam mewarnai di lapak Tiara Miftahul Jannah masih belum maksimal, karenakan kegiatan mewarnai dilakukan pada masa pandemi, sehingga keikutsertaan anak berkurang. Terlihat ada 77% anak yang masih mewarnai secara asal-asalan dan ada 62% beberapa anak yang sudah terbiasa dalam memegang kuas dan menggunakan cat air. Partisipasi anak di lapak Tiara pada bulan April peningkatan persentase yang ditunjukkan diperkirakan sebesar 88% kemudian peningkatan persentase yang kurang baik ditunjukkan pada bulan Mei menjadi 69 % dikarenakan kegiatan mewarnai dilakukan pada masa pandemi, sehingga keikut sertaan anak berkurang.Kata kunci: partisipasi, mewarnai, seni rupa
KEGIATAN BERTEATER SELAMA PANDEMI COVID-19 DI TAMAN BUDAYA ACEH Maisarah, Maisarah; Selian, Rida Safuan; Ramdiana, Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i1.22594

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Kegiatan Berteater Selama Masa Pandemi Covid-19 di Taman Budaya Aceh. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kegiatan berteater selama masa pandemi covid-19 di Taman Budaya Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mendokumentasikan kegiatan berteater selama masa pandemi covid-19 di Taman Budaya Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dokumentasi, wawancara, observasi (pengamatan). Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian proses kegiatan berteater selama masa pandemi covid-19 di Taman Budaya Aceh dengan pertunjukan teater melakukan proses naskah, casting aktor, proses latihan selama masa pandemi covid-19, reading, olah tubuh, olah vokal, olah rasa, bentuk pertunjukan, property, kostum, tata rias, musik pertunjukan pengambilan video, daring/luring dan pertunjukan live streaming. Dengan pembahasan kegiatan berteater selama pandemi covid-19 di Taman Budaya Aceh. Ada dua pertunjukan teater yang diteliti yaitu pertunjukan teater Catan Kecil dan pertunjukan teater Mengapa Menangis Pukes dengan garapan yang dilakukan selama masa pandemi covid-19. teater Catatan Kecil di angkat dari puisi Cut Ratna yang menceritakan tentang pandemi covid-19 sedangkan teater Mengapa Menangis Pukes di angkat dari cerita masyarakat gayo tentang seorang putri yang menjadi batu karena melanggar amanah dari ibunya. Kedua pertunjukan ini ditampilkan di khanal Youtube Tamana Budaya Aceh dengan live streaming dan jadwal yang beda, teater Catatan Kecil tayang pada tanggal 18 April 2021 pukul 22.00 WIB sedangkan Mengapa Menangis Pukes tayang pada tanggal 30 April 2021 pukul 22.00 WIB. Dari awal proses latihan sampai pengambilan video semua dihimbau tetap mematuhi protokol kesahatan dari pemerintah mengunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak minimal satu meter dan menggunakan hand sanitize dan menghindari kerumunan (4M).Kata kunci: Pandemi Covid-19, Teater, Virtual
MINAT DAN BAKAT SISWA SMP N 17 BANDA ACEH TERHADAP SENI TEATER PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA Sarfiati, Sarfiati; Selian, Rida Safuan; Zuriana, Cut
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 6, No 4 (2021): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v6i4.22587

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul minat dan bakat siswa SMP N 17 Banda Aceh terhadap seni teater pada mata pelajaran Seni Budaya penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil persentase minat dan bakat siswa SMP N 17 Banda Aceh terhadap seni Teater pada mata pelajaran Seni Budaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP N 17 Banda Aceh tahun ajaran 2020/2021 terdiri atas satu kelas yang berjumlah 32 orang siswa. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan lembar kuesioner. Sampel penelitian berbentuk purposive sampling diambil dari siswa kelas VII-1 yang diajarkan dengan pembelajaran Seni Budaya khusus Seni Teater. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan minat dan bakat siswa SMP N 17 Banda Aceh tersebut ditinjau dari lembar observasi dan lembar kuesioner. Berdasarkan hasil data penelitian maka diperoleh minat dan bakat siswa SMP N 17 Banda Aceh terhadap seni Teater pada mata pelajaran Seni Budaya bahwa sebanyak 34.38% siswa yang berminat pada seni teater pada mata pelajaran Seni Budaya dan 25% siswa memang berbakat di bidang seni teater sedangkan 40,63% siswa lainnya tidak berbakat dan tidak berminat pada seni Teater pada mata pelajaran Seni Budaya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa jumlah siswa yang berbakat dan berminat pada Seni teater lebih sedikit dibandingkan siswa yang tidak berminat dan bakat.Kata Kunci: minat, bakat, seni teater, seni budaya.