Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan dan Pendampingan Bidang Tata Boga dan Penataan Kamar/ House Keeping Pada Pengelola Homestay bagi PWDK GKPB Pniel Desa Wisata Blimbingsari Ordani Astuti, Ni Made Erpia; Sentosa, I Putu Pranatha; Sari Suyasa, Ni Luh Christine Prawitha
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 6 No. 2 (2022): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (902.434 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v6i2.2396

Abstract

ABSTRAKPWDK Pniel GKPB Blimbingsari merupakan salah satu organisasi di desa wisata Blimbingsari, yang memiliki latar belakang pendidikan, pekerjaan dan perekonomian yang berbeda-beda. Masa pandemi memberi dampak bagi semua sektor, termasuk sektor pariwisata dalam hal ini pengelola homestay di desa wisata Blimbingsari, hal ini membuat situasi desa wisata Blimbingsari sangat sepi. Hampir seluruh pengelola homestay di desa wisata Blimbingsari kehilangan sumber pencahariannya, termasuk kaum ibu yang biasanya menyediakan hidangan makan pagi, menata dan membersihkan kamar. Setelah tidak diberlakukannya pembatasan jumlah orang dalam satu kegiatan namun tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, beberapa kegiatan mulai dilaksanakan dan pengelola homestay dan ibu-ibu kembali memiliki kesibukan/pekerjaan yaitu menyiapkan hidangan makan pagi, menata dan membersihkan kamar yang akan disiapkan bagi wisatawan yang menginap. Kemampuan atau ketrampilan dalam memproduksi makanan, menata dan membersikan kamar adalah potensi yang perlu dikembangkan untuk dapat menghasilkan makanan berkualitas, menarik, rasanya enak, aman dimakan, bernilai gizi tinggi serta penataan kamar yang nyaman. Untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi dalam proses pembuatan hidangan telur, sandwich serta penataan dan membersihkan kamar bagi ibu-ibu PWDK Pniel desa wisata Blimbingsari, dilakukan suatu upaya optimalisasi potensi dan pengembangan keterampilan dalam proses pembuatan hidangan telur, sandwich serta penataan dan membersihkan kamar, melalui tindakan nyata dengan memberi pelatihan dan pendampingan kepada ibu-ibu PWDK Pniel Blimbingsari dalam pembuatan hidangan telur, sandwich, serta penataan dan membersihkan kamar. Luaran dari kegiatan ini meliputi: ibu-ibu PWDK Pniel Blimbingsari memiliki pemahaman, pengetahuan tentang jenis-jenis bahan makanan, peralatan yang dipergunakan, serta ketrampilan tentang teknik memasak yang tepat dalam pembuatan hidangan telur, sandwich serta penataan dan membersihkan kamar.Kata kunci: pembuatan, hidangan telur, sandwich, penataan dan membersihkan kamar, pendampingan. ABSTRACTPWDK Pniel GKPB Blimbingsari is one of the organizations in the Blimbingsari tourist villagewith diverse educational, occupational, and economic backgrounds. The pandemic period hasan impact on many industries including tourism. Due to decrease in the number of visitors tothe village, the environment of Blimbingsari village is quite calm. Almost all homestay ownersin the community have lost their sources of income, including a group of women who normallymake breakfast, clean and arrange the room for visitors. After not placing limitations on thenumber of participants in one activity but implementing health measures such as wearingmasks, social distancing, and often washing hands, various activities began to be carried outand guest house owners began to be busy again. Breakfast preparation, cleaning and roompreparation for expected arrival guests are among the chores. The capacity or skills in cookingfood, organizing and cleaning the rooms is a potential that must be cultivated on order toproduce excellent food that is appealing, tasty, safe to eat, has a high nutritional value, and haspleasant room arrangements. To improve the skills and competence of the women’s group inBlimbingsari village in the process of making egg dishes, sandwiches, and arranging alsocleaning rooms, an effort is made to optimize the potential and developed skills on thoseactivities through concrete actions such as providing training and assistance to PWDK Groupin making egg dishes, sandwiches, as well as arranging and cleaning rooms. This activity’soutput allows women to learn, developed information on the types of food components, culinaryinstruments needed, as well as abilities in correct cooking procedures in producing egg dishes,sandwiches, as well organizing and cleaning their room. Abstract consists of maximum 250words in English and Indonesian. It should be clear, descriptive, and should provide a briefoverview of the problem studied.Keywords: Cooking Method for Egg Dishes, Sandwich, Cleaning and Rooms Arrangement,Accompaniment.
EKSPLORASI STRATEGI PENANGGULANGAN STRESS KERJA GURU: KAJIAN PADA GURU SMK NEGERI DI KECAMATAN KUTA SELATAN Sentosa, I Putu Pranatha; Diarini, I Gusti Ayu Agung Sinta; Gotama, Putu Andyka Putra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4843

Abstract

Abstract: This study aims to analyze several things, namely: a) a significant positive relationship between teacher work stress and teacher performance, b) factors that influence teacher work stress and c) work stress management strategies by teachers of State Vocational High Schools in South Kuta District. This study is a quantitative descriptive study, where teachers are the main actors in the world of education who play an important role in shaping the nation's next generation. This research was conducted at State Vocational High Schools in South Kuta District. The number of samples in this study was 32 teachers. Based on the results of the study, the R square value of 0.696 means that work stress and work culture affect teacher performance by 69.6% while 30.4% is influenced by other factors not examined in this study. Teachers are one of the main actors in the world of education who play an important role in shaping the nation's next generation. However, in carrying out their duties, teachers are often faced with various demands and pressures, both academically, administratively, and psychologically. This can trigger work stress, which if not managed properly can negatively impact teacher performance, the quality of learning, and their mental well-being. In the State Vocational High School (SMK) environment, the challenges faced by teachers tend to be more complex compared to public schools.Keyword: Exploration, Strategy, Work stress, Vocational school, TeacherAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beberapa hal yaitu: a) hubungan positif yang signifikan antara stress kerja guru terhadap kinerja guru, b) factor yang mempengaruhi stress kerja guru dan c) strategi penanggulangan stres kerja oleh guru SMK Negeri di Kecamatan Kuta Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dimana guru merupakan aktor utama dalam dunia pendidikan yang memegang peran penting dalam membentuk generasi penerus bangsa. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri di Kecamatan Kuta Selatan. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 32 orang guru. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai R square 0,696 bermakna bahwa stress kerja dan budaya kerja mempengaruhi kinerja guru sebesar 69,6% sedangkan 30,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Guru merupakan salah satu aktor utama dalam dunia pendidikan yang memegang peran penting dalam membentuk generasi penerus bangsa. Namun, dalam menjalankan tugasnya, guru sering kali dihadapkan pada berbagai tuntutan dan tekanan, baik dari segi akademik, administratif, maupun psikologis. Hal ini dapat memicu stres kerja, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat berdampak negatif terhadap kinerja guru, kualitas pembelajaran, serta kesejahteraan mental mereka. Di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri, tantangan yang dihadapi guru cenderung lebih kompleks dibandingkan dengan sekolah umum. Kata kunci: Eksplorasi, Strategi, Stres kerja, SMK, Guru
Komparasi Model Pembelajaran Koopertif Tipe STAD dan NHT Melalui daring dalam Meningkatkan Hasil Belajar Maria Fransiska; I Putu Pranatha Sentosa
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 1 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i1.1206

Abstract

Penelitian ini adalah quasi experimental research menggunakan desain Nonequivalent Control GroupDesign.Penelitian ini dilakukan pada mata pelajaran Pengetahuan Bahan Makanan dikelas X jurusan Tata Boga di SMK SMK PGRI 3 Denpasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dalam penerapan model pembelajaran STAD dan NHT dan menemukan solusi atas kendala-kendala yang dihadapi para guru pada penerapan media daring. Hasilpenelitian ini dianalisis dengananalisisdeskriptif,uji prasyaratparametrik, dan statistik inferensial. Ujiprasyarat parametrikmelalui uji normalitas danuji homogenitas sedangkan Ujistatistik inferensial yang digunakan adalah uji beda atau t-test(IndependentSample T-test) yang berfungsiuntuk membandingkan rerata hasil belajar antarkelompok. Rata-rata hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran NHT lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran STAD. Hasil pengujian posttest antara hasil belajar dengan model pembelajaran STAD dan NHT tidak menunjukkan perbedaan secara signifikan, tetapi pada kelas eksperimen yang menggunakan model NHT berhasil meningkatkan hasil belajar secara signifikan.
DEVELOPMENT OF A PROJECT-BASED LEARNING MODULE FOR INDONESIAN CAKE AND PASTRY PRODUCTS TO IMPROVE CREATIVITY AND CRITICAL THINKING SKILLS OF WIRA HARAPAN VOCATIONAL SCHOOL STUDENTS: Pengembangan Modul Pembelajaran Produk Cake dan Kue Indonesia Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Kreativitas dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMK Wira Harapan I Gusti Ayu Ika Monika Prastyandhari; I Putu Pranatha Sentosa; Ni Made Erpia Ordani Astuti; Vinsensa Yuniarti Harmin; I Kadek Edo Purnawan
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 1 (2026): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA)
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i1.6682

Abstract

The purpose of this research is to produce a project-based learning module of Indonesian Cake and Cake Products (PCKI) in accordance with the Vocational High School (SMK) curriculum that is valid, practical and effective to improve students' critical thinking skills in learning Indonesian cake and cake products (PCKI). This research uses Development (R&D), to produce new products or improve existing products using the ADDIE Development model. The research subjects were one content expert and a linguist for the validity test, one teacher and 6 students for the practicality test and the study group for the effectiveness test. The instruments used in this study are content and language validity tests, practicality test instruments, and effectiveness test instruments in the form of tests to increase students' creativity and critical thinking. The data collection techniques used are through observation, interviews, questionnaires, tests and documentation. Overall, the Aiken index showed a score of 0.897 in the "Valid" category, thus the instruments used to assess the validity of content based on content eligibility, presentation eligibility, language eligibility, and media eligibility, can be used to accurately measure. Based on the results of the analysis of the practicality test data above, it can be seen that the average score of practicality by teachers and students is 4.7 and 4.88 respectively with very good qualifications. This means that the Project-based Learning (PjBL) module produced in this study is practical to use. Based on the test using the Gregory formula, the results of the validity of the content above showed excellent results with a VI value of more than 90%, thus the entire instrument (questionnaire) for measuring creativity and critical thinking ability can be used without revision. The results of the normality test above showed a significance value of > 0.05 from each variable measured, namely in the creativity pretest, creativity posttest, critical thinking ability pretest, and critical thinking ability posttest. With these results, it can be concluded that all the measured variables have been distributed normally. Based on the results of the t-test carried out above, it can be said that the significance value for the creativity pretest and creativity posttest shows a significance value of < 0.05, thus it can be stated that with the teaching module Developed it is effective in increasing creativity. Furthermore, the significance value for the creativity pretest and posttest of critical thinking ability shows a significance value of < 0.05, thus it can be stated that the Developed teaching module is effective in improving critical thinking skills.
Perbedaan Kemampuan Berpikir Kritis, Motivasi, dan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran TGT Berbantuan Question Card (Studi pada kelas X Kuliner 3 Mata Pelajaran Pengolahan dan Penyajian Makanan di SMK Pratama Widya Mandala): Differences in Critical Thinking Skills, Motivation, and Learning Outcomes Through the TGT Learning Model Assisted by Question Cards (A Study of Grade X Culinary 3 Food Processing and Serving Subjects at SMK Pratama Widya Mandala) Prawerti, Ni Kadek Lidya Dwi; Sentosa, I Putu Pranatha; Astuti, Ni Made Erpia Ordani
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i3.4603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis, motivasi, dan hasil belajar siswa melalui penerapan model TGT berbantuan question card dengan metode kuantitatif one group pretest - posttest pada 44 siswa kelas X Kuliner 3 SMK Pratama Widya Mandala, yang hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada ketiga aspek dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga disimpulkan model tersebut efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis, motivasi, dan hasil belajar siswa.