Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN AMPAS KOPI TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) Aceh, Wirna; Zega, Ujianhati; Bago, Adam Smith
TUNAS : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 2 No 2 (2020): TUNAS: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/tunas.v2i2.482

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan pasar telukdalam Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan dimulai pada tanggal 26 April 2021 sampai tanggal 24 Mei 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan eksperimen murni (True eksperimen). Desain penelitian yang digunakan adalah RAL (Rancangan Acak Lengkap) terdiri dari lima perlakuan (P) dengan empat kali ulangan (U). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh ampas kopi terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy. Populasi penelitian ini adalah tanaman pakcoy. Sampel penelitian ini adalah 20 polybag tanaman pakcoy. Perlakuan yang diberikan dengan dosis tertentu yaitu: untuk P0 (tanpa pemberian ampas kopi), P1 (100 gr), P2 (200 gr), P3 (300 gr), P4 (400 gr). Data penelitian dianalisis dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis, dan dilanjutkan dengan uji lanjut (Duncan dan LSD), dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 20. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pemberian ampas kopi memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah helaian daun, luas daun, dan produktivitas tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Hal ini terlihat pada pemberian ampas kopi pada perlakuan Keempat (P4) dengan dosis 400 gr. Saran peneliti dalam penelitian ini semoga masyarakat dapat menggunakan dan memanfaatkan ampas kopi sebagai pupuk alami untuk tanaman pakcoy karena ampas kopi mengandung zat-zat penting yang baik untuk pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rapa L.).
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH PADAT TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa L) Bu’ulolo, Emiliana Mefita; Sarumaha, Murnihati; Bago, Adam Smith
TUNAS : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 2 No 2 (2020): TUNAS: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/tunas.v2i2.487

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah apakah ada pengaruh penggunaan limbah padat tahu terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah (Allium cepa L). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan limbah padat tahu terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah (Allium cepa L). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen murni (true eksperimen) dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Populasi penelitian ini adalah bawang merah (Allium cepa L) sebanyak 20 polybag dan sampel penelitian ini menggunakan simple random sampling yang terdiri dari 20 polybag tanaman bawang merah (Allium cepa L) dengan lima perlakuan dan empat kali ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah P0 (tanpa limbah), P1 (100 gr), P2 (200 gr), P3 (300 gr), P4 (400 gr). Data penelitian ini dianalisis menggunakan aplikasi SPSS versi 20. Berdasarkan analisis menggunakan uji one way anova menunjukkan bahwa pemberian limbah padat tahu pada perlakuan P4 (400 gr) pada tanaman bawang merah (Allium cepa L) memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah helaian daun, dan panjang daun bawang merah. Hasil analisis data dari uji Beda Nyata Terkecil (BNT) Duncan juga diperoleh bahwa nilai Fhitung > Ftabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini disebabkan karena semakin banyak dosis limbah padat tahu yang diberikan, maka nitrogen yang terkandung dalam limbah padat tahu semakin banyak yang diterima oleh tanah. Berdasarkan kesimpulan menunjukan bahwa penggunaan limbah padat tahu terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah (Allium cepa L) dapat mempengaruhi proses pertumbuhan pada tanaman bawang merah. Saran peneliti, bagi masyarakat khususnya kepada para petani, sebaiknya agar dapat memanfaatkan pupuk organik dan bagi peneliti lanjut, sebagai sumber informasi kepada peneliti berikutnya dalam melakukan penelitian.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASILBELAJAR IPA BIOLOGI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 ONOLALU PEMBELAJARAN 2022/2023 Bago, Adam Smith; Sarumaha, Murnihati
TUNAS : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3 No 2 (2022): TUNAS: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/tunas.v3i2.546

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi hasil belajar siswa rendah. Hasil belajar yang tidak memenuhi KKN mencerminkan pelaksanaan pembelajaran. Guru belum menerapkan Inkuiri terbimbing pada proses pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran Inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPA Biologi di kelas VIII SMP. Metode penelitian ini menggunakan metode quasi experimen dan jenis penelitian adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh kelas VIII SMP yang berjumlah 40 orang. Sampel penelitian adalah kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 23 orang dan kelas VIII-B sebagai kelas kontrol berjumlah 17 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar yaitu tes awal dan tes akhir. Berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan maka nilai rata-rata tes awal pada kelas eksperimen diperoleh sebesar 28.91 sedangkan kelas kontrol sebesar 29.12. Nilai rata-rata tes akhir pada kelas eksperimen di peroleh sebesar 63.91 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 62.06. berdasarkan pengujian hipotesis secara statistik, harga t dengan signifikan 0.05 diperoleh thitung = 1.713 dan ttabel = 1.684 sehingga thitung> ttabel yaitu 1.713 > 1.684, maka Ha diterima dan Ho ditolak dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendekatan pembelajaran Inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar IPA Biologi siswa kelas VIII SMP khususnya pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Saran yang ditawarkan yaitu (1) Hendaknya dijadikan model pembelajaran Inkuiri terbimbing sebagai alternatif dalam pembelajaran khusus pada mata pelajaran IPA Biologi; (2) Hendaknya penelitian ini menjadi bahan pertimbangan bagi guru dalam kegiatan pembelajaran; (3) hendaknya hasil penelitian ini menjadi bahan referensi kepada penelitian lanjutan yang relevan dengan penelitian ini.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER TERINTERGRASI TIPE SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA-BIOLOGI PESERTA DIDIK SMP NEGERI 2 TELUKDALAM Basman Ziraluo, Yan Piter; Theresia Venty Fau, Yohanna; Smith Bago, Adam
Jurnal Biogenerasi Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 Nomor 2 Artikel Publish Agustus 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v8i2.2902

Abstract

Hasil belajar peserta didik di kelas VIII SMP Negeri 2 Telukdalam masih tergolong rendah atau kurang dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan yaitu 70. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru atau pembelajaran masih bersifat konvensional. Sebab itu, dilakukan kegiatan penelitian dengan mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe Number Heads Together terintegrasi tipe Snowball Throwing dengan harapan hasil belajar peserta didik di SMP Negeri 2 Telukdalam mengalami peningkatan dan kualitas pembelajaran terperbaiki dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA-Biologi melalui implementasi model pembelajaran Tipe Number Heads Together terintegrasi Tipe Snowball Throwing di SMP Negeri 2 Telukdalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Metode Penelitian Tindakan Kelas yang meliputi (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3) Observasi, (4) Refleksi. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan dalam Dua Siklus. Berdasarkan perhitungan tes hasil belajar diperoleh hasil bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Number Heads Together terintegrasi tipe Snowball Throwing terbukti adanya peningkatan hasil belajar peserta didik khususnya dalam mata pelajaran IPA-Biologi. Pada siklus I, peserta didik mendapat nilai rata-rata masih dibawah nilai KKM, dengan nilai 65.14 ini dikarenakan oleh tingkat penguasaan peserta didik terhadap materi masih kurang. Pada siklus II, peningkatan hasil belajar peserta didik sudah mencapai target yang ditetapkan, dengan nilai rata-rata 76.57 dalam hal ini hasil yang diperoleh sangat baik atau maksimal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan strategi pembelajaran dapat memotivasi peserta didik dalam belajar salah satunya model pembelajaran kooperatif tipe Number Heads Together terintegrasi tipe Snowball Throwing yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Saran peneliti adalah hendaknya guru memperhatikan kelemahan-kelemahan yang terjadi dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu penyusunan soal-soal tes agar sesuai dengan langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Number Heads Together terintegrasi tipe Snowball Throwing.
VALIDITAS LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS HOTS UNTUK SISWA KELAS VII SMPN 2 ONOLALU Theresia Venty Fau, Yohanna; Smith Bago, Adam; Telaumbanua, Tatema
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 1 (2024): Terbit volume 9 nomor 1 tahun 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i1.3425

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan LKPD pada materi klasifikasi makhluk hidup untuk siswa kelas VII SMPN 2 Onolalu dan melihat sejauh mana nilai validitasnya. Jenis penelitian yaitu penelitian pengembangan dengan menggunakan model Plomp. Instrumen yang digunakan berupa angket validitas LKPD berbasis HOTS. Lembaran validitas ini akan dinilai oleh tiga orang pakar yang ahli syarat didaktik, konstruk dan teknis. Teknik analisis data yaitu analisis validitas menggunakan data validasi LKPD berbasis HOTS. Validitas LKPD berbasis HOTS diperoleh dari hasil validasi menggunakan lembaran validasi ketiga pakar. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai syarat didaktik yaitu 89,58% tergolong kriteria sangat valid, syarat konstruk diperoleh nilai 88,33% tergolong kriteria sangat valid, syarat teknis diperoleh nilai 90,47% tergolong kriteria sangat valid, dan nilai rata rata ketiga syarat tersebut memperoleh nilai 89,46% tergolong kriteria sangat valid. LKPD berbasis HOTS berhasil dikembangkan dengan kriteria validitas sangat valid dan diharapkan bisa dipakai sebagai bahan ajar dalam kegiatan belajar mengajar yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari segi ranah pengetahuan, sikap serta keterampilan.
STRUKTUR DAN KOMPOSISI HUTAN BEKAS PERLADANGAN DI DESA HILIFALAGO KECAMATAN ONOLALU KABUPATEN NIAS SELATAN Bago, Adam Smith; Hulu, Versi Putra
Jurnal Sapta Agrica Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Sapta Agrica
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.628 KB) | DOI: 10.57094/jsa.v1i2.391

Abstract

Forests can experience a decline as a result of various activities carried out by humans, one of which is shifting cultivation. Decreasing forest quality reduces plant carbon absorption and storage, thereby affecting plant biological activity and impacting biodiversity. This study aims (1) to understand the structure and of ex-swidden forest in Hilifalago village, Onolalu district, South Nias Regency, (2) to understand the composition of ex-swidden forest. This study uses a descriptive quantitative approach. This study used the plot method with a size of 40 x 40 m, the sampling technique was purposive sampling. Based on the results of the study, it was found that the structure of ex-swidden forest in Hilifalago Village, Onolalu District consisted of upper and lower canopy layers, namely stratum A, B, C, and D and the most commonly found was the canopy layer in stratum C, while the composition of ex-swidden forest in the district Onolalu consists of 8 families and 10 species with 44 individuals. The highest important value index was found in Hevea brasiliensis Muell. Arg. (110.68%) and the family that was classified as the dominant family was the Euphorbiaceae
SOSIALISASI TUMBUHAN CIPLUKAN (PHYSALIS ANGULATA L.) SEBAGAI OBAT TRADISIONAL Murnihati Sarumaha; Harefa, Darmawan; Adam Smith Bago; Amaano Fau; Wira Priatin Lahagu; Toni Lastavaerus Duha; Musafir Zirahu; Hartaniat Warisman Lase
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/haga.v2i2.1994

Abstract

The socialization in this service aims to find out the identification of ciplukan, the use of the ciplukan plant (Physalis angulata L) in Hiliganowo Village, and to find out the community's response to the ciplukan plant as a medicinal plant. The method used in this service is data collection techniques through observation, interviews and documentation. Based on the results and findings of research that has been carried out, the identification of ciplukan is that ciplukan is a wild plant in the form of a bush or shrub. Having a height of 0.1-1 m, ciplukan also has an indistinct main stem with quite a lot of branches and forks and has a hollow stem, a single leaf with a stem, a single flower with an oval or elliptical stem, and has a round fruit with seeds. Many are small and green when unripe and yellowish when ripe. The use of the ciplukan plant (Physalis angulata L) as a traditional medicine in Hiliganowo Village is used as a medicine for heartburn and allergies (itching on the skin).
WIRAUSAHA USAHA RUMPUT BELULANG (ELEUSINE INDICA L. ) UNTUK LUKA BAKAR DAN KESEHATAN DI KELURAHAN PASAR TELUK DALAM Adam Smith Bago; Sri Florina Laurence Zagoto; Lies Dian Marsa Ndraha; Indah Permata Sari Lase; I Made Sutajaya
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pemelitian ini adalah Untuk mengetahui pemanfaatan rumput belulang (Eleusina indica L.) sebagai obat luka bakar dan kesehatan, cara mengolah rumput belulang (Eleusina indica L.) sebagai obat luka bakar dan kesehatan serta persepsi masyarakat dalam memanfaatkan rumput belulang (Eleusina indica L.) sebagai obat luka bakar dan kesehatan. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengambilan data yang dilakukan adalah observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa rumput belulang dapat mengobati luka, salah satu yaitu pendarahan, luka bakar atau yang lainnya yang dapat mencegah perkembangan sel kanker, membantu membersihkan organ ginjal, membantu mengobati tipes, membantu menyembuhkan luka pendarahan, membantu penyembuhan radang sendi dan parasit, membantu menyuburkan rambut dan menghilangkan ketombe, mengatasi diabetes dan tekanan darah tinggi, mencerahkan kulit wajah dan memberikan tanggapan positif bagi masyrakat. Simpulan penelitian ini adalah rumput belulang yang sering digunakan untuk kesehatan khususnya masyarakat di Kelurahan Pasar Telukdalam yaitu digunakan untuk membersihkan ginjal, pengobatan tipes, meredekan masalah pencernaan dan mengurangi nyeri dan peredangan sedangkan pemanfaat rumput belulang yang sering digunakan masyarakat di Keluruhan Pasar Telukdalam. Saran dalam penelitian ini adalah Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan penelitian ini dapat menjadi sumber informasi tentang materi pemanfaatan rumput belulang.
THE INFLUENCE OF LEARNING MODELS (PJBL & PBL) AND LEARNING STYLES (VISUAL & AUDITORY) ON BIOLOGY LEARNING OUTCOMES Ratnaya, I Gede; Son, Rosalina Sisilia Santriana Son; Billik, Agsen H.S.; Bago, Adam Smith
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 9, No 6: JUNE 2024
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v9i6.25088

Abstract

This study aims to determine: (1) Differences in biology learning outcomes between students taught with PJBL (project based learning) learning model and biology learning outcomes of students taught with PBL (problem based learning) learning model (2) Differences in biology learning outcomes between students who have a visual learning style and who have an auditorial learning style, (3) interaction between learning models and learning styles on biology learning outcomes. The research method used a quasi-experimental method with a research design =faktorial 2 x 2. The data analysis technique used two-way ANOVA at a significant level of 0.05. The results showed that: From the results of the hypothesis obtained sig value in hypothesis 1, namely the learning model 0.005 <0.004 means it can be concluded that there is a difference in the ability of learning outcomes given the PJBL AND PBL learning model, from the sig value in hypothesis 2 learning style 0.671>0.005 it can be concluded that there is no difference in the ability of learning outcomes of students with audio and visual learning styles and from the significant value in hypothesis 3 interaction between learning models and learning styles with a value of 0.766>0.005 there is no effect of interaction 
Digital Literacy Dan Cyber Socialization In The Context Of 21st Century Education: A Systematic Review Fajri, Siti Rabiatul; Fajri, Nurul; Sarnita, Fitria; Fitriani, Herdiyana; Bago, Adam Smith; Kerti Nitiasih, Putu; Nancy Riastini, Putu; I Gede Wawan Sudatha
International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD) Vol. 6 No. 2 (2024): International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan `Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/ijassd.v6i2.9078

Abstract

This research provides an in-depth review of the integration of digital literacy and cyber socialization in 21st-century education, positing the importance of these two aspects in preparing students for an ever-evolving world. Using PRISMA's framework for systematic analysis, the study evaluated articles from reputable journals between 2014 and 2024, presenting results that underscore a significant shift in the educational paradigm from traditional to digital. Digital literacy, defined as the ability to use technology efficiently, search and evaluate information, and communicate effectively on digital platforms, has become an essential requirement in modern education. The study shows that digital literacy not only improves technical skills but also supports critical and creative learning among students. In addition, digital literacy education includes teaching ethics and online safety and encouraging responsible internet use. Cyber socialization, with its focus on interaction through social media and digital platforms, has enriched the learning experience through wider collaboration and exchange of resources. However, it also poses challenges such as cyberbullying and security issues, which demand a structured educational response to address related social and psychological issues. The Industrial Revolution 4.0 and the COVID-19 pandemic have accelerated the acceptance of technology in education, emphasizing the importance of character education and the adaptation of innovative teaching methods. Education that is responsive to technological change must integrate digital literacy into all aspects of learning, leading to a more holistic and inclusive approach. Overall, the study underscores the importance of digital literacy and cyber socialization in shaping adaptive and supportive learning environments. 21st-century education must recognize and utilize technology not only as an auxiliary tool but as an integral part of the curriculum, to equip students with the skills needed to succeed in the digital age. By ensuring that digital literacy and cyber socialization are at the heart of education, we can anticipate future needs and challenges, shaping a generation that can not only survive but thrive in an ever-changing digital landscape.