Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pelestarian Cerita Rakyat Kabupaten Pandeglang dan Pemanfaatannya sebagai Bahan Pembelajaran Apresiasi Sastra Sopyan Sauri; Purlilaiceu Purlilaiceu
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 2 (2019): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v3i2.136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi cerita rakyat di kabupaten pandeglang sebagai upaya pelestarian yang pada akhirnya menjadi kumpulan cerita rakyat berbentuk buku cerita serta pemanfaatannya sebagai bahan pembelajaran apresiasi sastra. Penelitian ini terdiri atas tiga tahap yaitu tahap prapenelitian, tahap penelitian, dan tahap pengelolaan data.Tahap prapenelitian digunakan untuk membuat rancangan mengenai berapa dan cerita apa yang akan diteliti. Tahap penelitian menggunakan dua cara, pertama langsung melakukan observasi ke seulurh wilayah Kabupaten Pandeglang dan cara kedua adalah dengan menggunakan teknik studi pustaka. Teknik pustaka dilakukan untuk mencari informasi dan sumber pustaka resmi, seperti Perpustakaan Daerah dan perpustakaan perguruan tinggi di Banten. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dunia foklor dan cerita rakyat. Penelitian ini menggunakan pendekatan model inventarisasi sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Hasil penelitian pelestarian cerita rakyat di Kabupaten Pandeglang adalah kumpulan cerita rakyat di Kabupaten Pandeglang yang berisi empatbelas cerita rakyat yaitu Cerita Rakyat Pangeran Pandeglang dan Putri Cadarasi,, Legenda Tanjung Lesung, Cerita Rakyat Batu Tulis Citaman, Cerita Rakyat Syekh Maulana Mansyurudin Cikadueun. Cerita Rakyat Prasasti Batu Tulis Munjul, Cerita Rakyat Sungai Cisajir, Cerita rakyat Asal Mula Desa Mekarjaya Kec Cikedal, Cerita Rakyat Regen Boncel Caringin, Cerita Rakyat Situ Cikedal, Cerita Rakyat Ki Mintul dan Nyi Mintul, Cerita Rakyat Ki Ipuh Raja Buhaya Ti Ciliman, Cerita Rakyat Nyi Jompong, Cerita Rakyat Leuwi Lamot dan Belut Raksasa dan Cerita Rakyat Sumur Cidewata. Kumpulan cerita rakyat tersebut digunakan sebagai bahan pembelajaran apresiasi sastra untuk semua jenjang pendidikan seperti SMP, SMA bahkan Perguruan Tinggi serta bahan bacaan untuk para akademisi dan masyarakat umum lainnya di Kabupaten Pandeglang pada khususnya dan Banten serta Indonesia pada umumnya.
KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA PADA NOVEL RUMAH UNTUK ALIE KARYA LENN LIU DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Fatin Nadhiroh AR; Sopyan Sauri; Henry Henriyan Al-ghadi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2153

Abstract

This study describes the intrinsic elements and personality structure of the main character, as well as the use of Lenn Liu's novel Rumah untuk Alie as a literature learning material in high school. The method used is descriptive qualitative with content analysis and a Freudian psychoanalytic approach. Data in the form of narrative excerpts and dialogue are analyzed to identify intrinsic elements as well as the main character's id, ego, and superego. The results show that this novel has a theme of inner struggle, a mixed plot, complex characters, a socio-psychological setting, a third-person perspective, an expressive style, and a message of perseverance. The main character's personality structure includes the id (14 elements), ego (18 elements), and superego (12 elements). The use of Freud psychoanalysis to analyze lirerary works is still rarely applied at the high school level. This study is relevant for use in high school literature learning according to the Merdeka Curriculum to foster empathy, critical thinking, and literary appreciation.
NILAI RELIGIUS DAN MORAL PADA NOVEL IMAMA AL-HAFIDZH KARYA TRI LIYAGUSTINA DAN RELEVANSINYA BAGI PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Eva Sevtiani; Sopyan Sauri; Yasser Arafat
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2154

Abstract

Krisis nilai religius dan moral di kalangan remaja menjadi tantangan penting dalam pendidikan karakter di sekolah. Karya sastra memiliki potensi strategis untuk menghadirkan nilai-nilai tersebut secara kontekstual dan reflektif. Penelitian ini menelaah representasi nilai religius dan moral dalam novel Imama Al-Hafidzh karya Tri Lyagustina sekaligus mengkaji relevansinya sebagai sumber pembelajaran sastra di SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data baca-catat terhadap kutipan teks yang merepresentasikan nilai-nilai kehidupan. Analisis data dilakukan melalui analisis isi dengan tahapan reduksi, kategorisasi, dan interpretasi makna nilai dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini memuat struktur nilai religius yang kuat, mencakup dimensi keimanan (tauhid), norma kehidupan, dan akhlak yang diwujudkan melalui praktik ibadah, kesadaran spiritual, serta pengendalian diri dalam kehidupan sosial. Selain itu, ditemukan pula nilai moral yang terefleksi melalui hubungan antartokoh, seperti kepedulian sosial, tolong-menolong, hidup rukun, sikap pemaaf, komitmen menepati janji, dan penghargaan terhadap orang lain. Temuan ini menegaskan bahwa novel Imama Al-Hafidzh tidak hanya berfungsi sebagai karya estetik, tetapi juga sebagai medium pedagogis yang potensial dalam pembelajaran sastra berbasis nilai pada jenjang SMA.