Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO PADA KURIKULUM MERDEKA DI KELAS X KGSP SMKN 5 SURABAYA Surya Nugraha; Wahyu Dwi Mulyono
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v9i2.58712

Abstract

Pendidikan harus mengikuti perkembangan teknologi agar dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan efektif. Sehingga dibutuhkan suatu media untuk dikembangkan dalam pembelajaran kurikulum merdeka. Pengembangan media pembelajaran video animasi berbasis kurikulum merdeka ini dibuat untuk mengetahui kelayakan, keterlaksanaan dan respon siswa setelah mendapatkan media ini. Dalam riset ini, pendekatan yang diterapkan adalah metode pengembangan, di mana peneliti memanfaatkan pendekatan pengembangan media berbasis kelayakan pada siswa yang mengambil jurusan KGSP di kelas X SMKN 5 Surabaya. Proses pengembangan ini melibatkan tahapan devine, design, dan develop. Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan data hasil penilaian kelayakan media video animasi, pelaksanaan pembelajaran, serta tanggapan siswa. Evaluasi kelayakan media video animasi dilakukan oleh dua validator, satu merupakan seorang dosen dan seorang guru mata pelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa presentase rata-rata kelayakan mencapai 91,7%, mengindikasikan bahwa media tersebut tergolong dalam kategori "Sangat Layak". Hasil pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan media video animasi untuk mendemonstrasikan pengoperasian teodolit di kelas X KGSP SMKN 5 Surabaya mencapai presentase rata-rata yang sangat memuaskan, yakni 88,3%, meliputi tahap awal, inti, dan akhir. Penilaian tersebut dilakukan oleh tiga pengamat yang turut serta dalam kegiatan pembelajaran. Respon positif dari siswa terhadap penggunaan media video animasi dalam menyajikan konsep dasar pengoperasian teodolit juga mencapai presentase tinggi, yaitu 79,85%, dan dapat dikategorikan sebagai pencapaian yang sangat baik. Dengan demikian, dapat disarikan bahwa pembelajaran melalui pemanfaatan video animasi untuk materi dasar konstruksi pengoperasian teodolit memperoleh penilaian yang sangat baik, sesuai dengan kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Oleh karenanya, terambil simpulan bahwa media video animasi dalam konteks kurikulum merdeka merupakan suatu pendekatan yang sangat efektif dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut dalam strategi pembelajaran. Kata Kunci: Media, Video, Animasi, Teodholit, Kurikulum Merdeka, Developmen.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ALAT PERAGA INSTALASI LISTRIK SATU PHASE PADA ELEMEN SISTEM UTILITAS BANGUNAN GEDUNG KELAS XI KGS DI SMK NEGERI 5 SURABAYA Indira Zuqni Lail; Wahyu Dwi Mulyono
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v10i1.62781

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN M-LEARNING BERBASIS ANDROID PADA MATA PELAJARAN ESTIMASI BIAYA KONTRUKSI DI SMK NEGERI 2 SURABAYA Aditya Irma Setya Putri; Wahyu Dwi Mulyono
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v10i1.63213

Abstract

Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi pada kurikulum merdeka belajar saat ini masih banyak media pembelajaran yang masih menggunakan media pembelajaran power point dan modul belajar, para peserta didik menjadi jenuh dan hasil belajar menurun, sehingga perlunya pengembangan media pembelajaran yang menyenangkan, salah satunya mengembangan media pembelajaran m-learning berbasis android. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran m-learning berbasis android, respon peserta didik setelah mengggunakan media pembelajaran m-learning berbasis android, dan hasil belajar peserta didik setelah menggunakan m-learning berbasis android. Metode penelitian ini menggunakan metode ADDIE yang merupakan pengembangan dari Reseacrh and Development. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar validasi yang telah diisi oleh validator dan untuk mengukur hasil belajar peserta didik setelah menggunakan media pembelajaran m-learning berbasis android dengan mengerjakan soal posttest yang berupa kuis interaktif quizizz. Hasil penelitian menunjukkan hasil kelayakan media pembelajaran memeperoleh rata-rata dari semua aspek sebesar 86%, hasil kelayakan materi pembelajaran memperoleh rata-rata sebesar 87,3%, hasil kelayakan soal posttest memperoleh rata-rata 90%, hasil belajar memperoleh rata-rata sebesar 83,33% dan telah mencapai batas KKM yang telah ditentukan yaitu 75, serta hasil angket respon peserta didik setelah menggunakan media pembelajaran m-learning berbasis andoroid memperoleh rata-rata 88,2%. Dari hasil penelitian tersebut semua berada dalam kategori sangat baik.
Pengembangan Jobsheet Berbasis Video Tutorial pada Elemen Estimasi Biaya Pekerjaan Konstruksi dan Perumahan Kelas XI Teknik Konstruksi dan Perumahan di SMK Negeri 1 Sidoarjo Muhammad Sofwan Mu'Afi; Wahyu Dwi Mulyono
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v10i2.63691

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah yang ditemukan di lapangan, salah satunya adalah jobsheet yang digunakan guru masih terbatas dan kurang dikembangkan. Penelitian ini terdapat tujuan yaitu untuk mengetahui kelayakan jobsheet berbasis video tutorial, dan untuk mengetahui hasil belajar serta respon peserta didik sesudah menerapkan jobsheet yang telah dikembangkan. Penelitian ini memanfaatkan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dalam model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Sidoarjo dengan menggunakan subjek 2 sebagai validator dan 30 sebagai responden atau peserta didik. Teknik pengumpulan data yang dimanfaatkan yaitu metode angket serta tes. Hasil kelayakan produk dari validator ahli materi diperoleh penilaian sejumlah 93%, sedangkan validator ahli media diperoleh penilaian sejumlah 90%, sehingga keduanya masuk pada klasifikasi “sangat layak”. Hasil belajar peserta didik sesudah menerapkan produk tersebut adalah 27 dari 30 peserta didik “tuntas belajar” atau mencapai nilai diatas KKM, dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 90%. Respon peserta didik setelah menggunakan produk tersebut adalah sangat positif dengan persentase 94% dari 30 responden. Kata Kunci: Pengembangan, Jobsheet, Video Tutorial, Estimasi Biaya Pekerjaan Konstruksi dan Perumahan
Hubungan Penguasaan Software Autocad dan Kepercayaan Diri dengan Kesiapan Praktik Kerja Lapangan Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi dan Perumahan SMK Negeri 1 Kediri Rahma Dwi Nur Hijriyah; Wahyu Dwi Mulyono
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v10i2.63865

Abstract

Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)mempunyai tujuan dalam pengembangan seni terampil, skill, penalaran serta perilaku keseharian kerja oleh pelajar untuk pemenuhan dan pengembangan seni yang terampil dalam pekerjaan. Dengan demikian, siswa SMK diharuskan menjalankanprogram Praktik kerja Lapangan yang agar siswa memiliki pengalaman kerja untuk meningkatkan keahlian profesional. Penelitian disebutkan memiliki tujuan guna mencari tahupenguasaan software Autocad, rasa percayadiri siswa dan hubungan penguasaan software Autocad dan rasa percaya diri siswa menyiapkanPraktik Kerja Lapangan (PKL) kompetensi keahlian Teknik Konstruksi dan Perumahan (TKP) di SMK Negeri 1 Kediri. Jenis penelitian yang dipakai adalah kuantitatif. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 1 Kediri menggunakan sampel sebanyak 63 siswa yang diperoleh dengan memanfaatkanteknik Purposive Sampling. Metode pengumpulan data yang dimanfaatkan yaitumetode angket dan tes. Metode analisis data memanfaatkan statistik deskriptif dan analisis korelasi ganda. Temuan Research disebutkanmenunjukkan penguasaan software Autocad siswa dapat dikategorikan sangat baik, Kepercayaan diri siswa mampu diklasifikasikansangat baik dan adanya keterkaitan signifikansi diantara penguasaan software Autocadserta rasa percayadiri siswa dengan kesiapan Praktik Kerja Lapangan (PKL)   Kata Kunci: Penguasaan SoftwareAutoCAD, Kepercayaan Diri, Kesiapan Praktik Kerja Lapangan, Teknik Konstruksi dan Perumahan, SMK
Pengembangan E-Book Berbasis Media Video Pada Materi Konstruksi Jalan dan Jembatan Kelas XI Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan Fajar Maulana; Wahyu Dwi Mulyono
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 11 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v11i1.66210

Abstract

Abstract The quality of education can be improved through learning activities carried out by educators at schools. Thus, educators have a major role in realizing effective learning activities. Learning activities can take place effectively and smoothly if assisted by supporting facilities and infrastructure, an example of facilities and infrastructure that can help learning activities is the existence of learning media. This research is motivated by several problems in the field, one of which is that the learning media used is still limited and the difficulty of students' understanding to visualize road and bridge construction objects, therefore the media that can be applied is video-based e-book teaching materials.The aim of this research is to developing video-based e-book learning media in road and bridge construction materials for class XI Design students Modeling and Building Information for SMK Negeri 1 Kediri. Model this research uses the ADDIE model with stages analysis, planning stage, development stage, stage implementation and evaluation stages. This research is limited to implementation stage to see validity and practicality video-based e-book learning media through validation and product testing. Validation consistan of two validators viz media validation, material validation as well as a student response to the effectiveness of using e-book among student. In this research the results Student learning will be known by giving questions to them students, the trial of this product was limited to only 31 class XI Student Modeling Designe and Building Information for SMK Negeri 1 Kediri as a respondent. Data collection techniques us questionnaire and test menthods. Product validation feasibility results from media expert validator gave an assessment of 4,08 with “Good” category, while the material expert validator provided an assessment og 4,7 in the “Very Good” outcomes students after using the e-book were 29 out of 31 students declared “completed learning” of achieved a score above the KKM with a classical completion percentage of 93,5%. The results of student responses after using the video based e-book can be categorized as “Very Good” with a percentage of 87,5%. Keywords: Development, E-book, Video, Road and Bridge Construction.
Perbedaan Hasil Belajar Siswa antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Berbantuan Media Card Sort dengan Konvensional Pada Elemen Gambar Teknik Dwi Larosa Apriliana; Wahyu Dwi Mulyono
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 11 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v11i1.67378

Abstract

Hasil belajar siswa yang kurang baik akibat minimnya partisipasi siswa dalam proses pendidikan yang membuat siswa pasif, gampang bosan, serta kurang fokus jadi pendorong riset ini. Masalah-masalah tersebut diperoleh lewat observasi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan hasil belajar siswa sehabis penggunaan paradigma pendidikan kooperatif Teams Games Tournament (TGT) serta menolong siswa supaya lebih ikut serta sepanjang proses proses belajar. Penelitian ini memakai desain posttest- only serta pendekatan quasy-experiment nonequivalent control group. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 60 siswa kelas X DPIB di SMKN 1 Kediri, yang sama dengan ilustrasi. Tes, observasi, serta angket digunakan untuk metode pengumpulan informasi. Sehabis pemakaian model TGT oleh kelas eksperimen serta model konvensional oleh kelas kontrol, hasil belajar dinilai memakai posttest. Nilai rata- rata posttest kelas eksperimen merupakan 86,2, sebaliknya nilai rata- rata kelas kontrol merupakan 76,67. Hasil uji- t menampilkan kalau t hitung t tabel, ialah t hitung (6,738), t tabel (2,001) yang berarti ada perbedaan model konvensional serta model kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar siswa.
Pengaruh Minat Kerja Di Bidang Konstruksi dan Minat Kerja Di Bidang Guru Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Surabaya Moch Abdul Azis; Wahyu Dwi Mulyono
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 11 No. 2 (2025): November
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v11i2.69442

Abstract

Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Surabaya merupakan salah satu prodi yang bertujuan untuk mencetak lulusan yang memiliki keterampilan dan kemampuan di bidang keguruan dan bidang konstruksi. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Surabaya untuk meningkatkan kualitas lulusannya adalah dengan mengadakan program praktik pengenalan lapangan persekolahan (PLP) dan praktik kerja lapangan (PKL) yang dilaksanakan pada semester tertentu. Perbedaan minat mahasiswa ini dikarenakan adanya peluang bagi mahasiswa untuk bekerja di bidang konstruksi selain berprofesi sebagai guru. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa prestasi belajar dapat mempengaruhi minat kerja mahasiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Untuk mengetahui besar pengaruh minat kerja di bidang konstruksi terhadap prestasi belajar mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Teknik Bangunan, (2) Untuk mengetahui besar pengaruh minat kerja di bidang guru terhadap prestasi belajar mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Teknik Bangunan, dan (3) Untuk mengetahui besar pengaruh minat kerja di bidang konstruksi dan di bidang guru terhadap prestasi belajar mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Bangunan. Penelitian ini menggunakan metode expost facto dengan jenis penelitian kuantitatif. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Bangunan Angkatan 2021 Universitas Negeri Surabaya yang berjumlah 35 mahasiswa yang telah melaksanakan PLP dan PKL. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik non probability sampling dengan sampling jenuh. Dengan variabel penelitian nya minat kerja di bidang konstruksi (X1) dan minat kerja di bidang guru (X2) serta prestasi belajar (Y). Teknik Pengumpulan Data dengan Angket dan Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Minat kerja di bidang konstruksi tidak memiliki pengaruh yang positif dan signifikan dengan prestasi belajar dibuktikan dengan nilai sig (0,01) < a (0,05) pada taraf signifikansi 5%. (2) Minat kerja di bidang guru memiliki pengaruh yang positif dan signifikan dengan prestasi belajar dibuktikan dengan niali sig (0,486) > a (0,05) pada taraf signifikansi 5%. (3) Minat kerja di bidang konstruksi dan minat kerja di bidang guru tidak memiliki pengaruh yang positif dan signifikan dengan prestasi belajar dibuktikan dengan nilai sig (0,004) < a (0,05) pada taraf signifikansi 5%. Dari hasil penelitian membuktikan bahwa prestasi belajar berpengaruh terhadap minat kerja mahasiswa di bidang guru.
PENGARUH INTENSITAS PEMBELAJARAN DAN FASILITAS WORKSHOP CAD TERHADAP HASIL BELAJAR AUTODESK REVIT SISWA XI DPIB SMKN Wahyuni, Islamia Nur Putri; Mulyono, Wahyu Dwi
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i3.10763

Abstract

This research intends to evaluate how learning frequency and the adequacy of CAD Workshop infrastructure influence the academic performance of eleventh-grade DPIB students at SMKN 7 Surabaya in utilizing Autodesk Revit-based Building Information Modelling (BIM). The investigation was prompted by underwhelming student achievements and the gap between industrial competency standards and vocational pedagogical practices. Adopting a quantitative approach with an ex post facto design, the study involved 57 participants selected via purposive sampling. Data acquisition was conducted through surveys for independent variables and academic records for learning outcomes. Multiple linear regression analysis indicates that learning intensity only accounts for 6% (R2=0,06) of the variance and lacks statistical significance. Conversely, the availability of CAD Workshop facilities contributes 25.3% (R2=0,253) and significantly impacts student success. Jointly, both predictors contribute 34% (R2=0,340), with the remaining 66% attributed to external factors. The results suggest that in technical, practice-heavy subjects like BIM, the quality of physical resources is more pivotal than instructional duration. Consequently, upgrading vocational training facilities is vital for fostering high-level student competencies. ABSTRAK Riset ini bermaksud untuk mengevaluasi dampak frekuensi proses pengajaran serta kelengkapan sarana Workshop CAD terhadap capaian akademis siswa kelas XI DPIB SMKN 7 Surabaya dalam mengoperasikan Building Information Modelling (BIM) Autodesk Revit. Studi ini diinisiasi oleh fenomena belum maksimalnya prestasi belajar siswa serta adanya diskrepansi antara standar kompetensi di dunia kerja dengan realitas edukasi di sekolah vokasi. Metodologi yang digunakan adalah kuantitatif dengan model ex post facto, melibatkan 57 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen pengumpulan data mencakup kuesioner untuk variabel intensitas belajar dan fasilitas bengkel CAD, serta rekam medik nilai sebagai representasi hasil belajar. Melalui analisis regresi linear berganda, ditemukan bahwa intensitas pengajaran hanya menyumbang 6% (R2=0,06) dan tidak memiliki pengaruh signifikan secara statistik. Sebaliknya, variabel fasilitas Workshop CAD memberikan andil sebesar 25,3% (R2=0,253) dengan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi siswa. Secara kolektif, kedua faktor tersebut berkontribusi sebesar 34% (R2=0,340), sementara 66% sisanya ditentukan oleh faktor eksternal lainnya. Temuan ini menegaskan bahwa dalam instruksi berbasis keahlian praktis seperti BIM, keberadaan sarana pendukung jauh lebih krusial daripada durasi pembelajaran. Dengan demikian, modernisasi fasilitas praktik harus menjadi fokus utama guna menjamin kecakapan lulusan pendidikan kejuruan.
Penerapan Media Audio Visual berbasis Adobe Animate untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa di SMKN 3 Surabaya Latifa, Laila; Mulyono, Wahyu Dwi
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 12 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v12i1.70551

Abstract

Sumber daya pembelajaran audiovisual berbasis Adobe Animate dibuat untuk kursus Teknik Konstruksi dan Perumahan Dasar untuk memastikan perbedaan dalam tujuan pembelajaran dan minat belajar siswa. Dengan menggunakan dua sampel kelas—X DPIB 1 sebagai kelas eksperimen dan X DPIB 2 sebagai kelas kontrol—metodologi yang digunakan adalah penelitian kuasi- eksperimental. Dengan menggunakan uji-t, data tentang hasil belajar siswa, minat, dan kelayakan produk audiovisual berbasis Adobe Animate diperiksa, dan kesimpulan dibuat. Seorang dosen dan seorang instruktur mata kuliah bertindak sebagai dua validator yang mengevaluasi kelayakan aset audiovisual yang dibuat menggunakan Adobe Animate. Persentase rata-rata 82,5% dalam hasil dianggap "Sangat Layak." Hasil uji t menunjukkan bahwa “terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, oleh karena itu H0 ditolak dan H1 diterima” karena nilai Sig. sebesar 0,033 atau 3,3% lebih kecil dari 0,05 atau 5%. Setelah dilakukan analisis ulang hipotesis dengan menggunakan SPSS, diketahui bahwa "t hitung sebesar 2,190 dan t tabel sebesar 2,0017 yang berarti 2,190 > 2,0017 (t hitung > t tabel)", hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda. H1 diterima, tetapi H0 ditolak. Di sisi lain, kelas eksperimen (X DPIB 1) memiliki nilai rata-rata 84,60. Namun nilai rata-rata kelas kontrol (X DPIB 2) hanya 80,60. Dengan persentase rata-rata 82,25%, minat belajar mahasiswa terhadap penggunaan materi audio visual berbasis Adobe Animate pada mata kuliah Dasar Konstruksi dan Rekayasa Perumahan dikategorikan "Sangat menarik".