Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

BIJI MELINJO (Gnetum gnemon L.) : AKTIVITAS SEBAGAI ANTIDIARE Widya Kardela; Fitra Fauziah; Sonya Mayesri
Jurnal Farmasi Higea Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.534 KB) | DOI: 10.52689/higea.v10i1.180

Abstract

Salah satu tumbuhan obat Indonesia yang masih dibutuhkan pengujian efek farmakologinya adalah Melinjo (Gnetum gnemon L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol biji melinjo (Gnetum gnemon L.) terhadap diare pada mencit putih jantan yang diinduksi dengan minyak jarak (Oleum ricini). Metode yang digunakan untuk pengujian antidiare adalah pola defekasi dan metode transit intestinal. Parameter yang diamati meliputi frekuensi defekasi, konsistensi feses, berat feses setiap 30 menit selama 4 jam, dan panjang marker norit pada usus mencit. Ekstrak diberikan secara oral dengan dosis 150 mg/kBB, 300 mg/kg BB dan 600 mg/kg BB,sebagai pembanding digunakan loperamid HCl dosis 2 mg/kgBB. Dari hasil penelitian didapat bahwa ekstrak etanol biji Melinjo (Gnetum gnemon L.) pada dosis 600 mg/kgBB memberikan pengaruh antidiare lebih baik dibandingkan dengan dosis 300 mg/kgBB dan dosis 150 mg/kg BB. Peningkatan aktivitas antidiare terlihat seiring dengan peningkatan dosis pemberian ekstrak etanol biji Melinjo (Gnetum gnemon L.) (P < 0,05).
Uji Aktivitas Fraksi Ekstrak Etanol Daun Kemuning (Murraya paniculata (L.) Jack) Tehadap Kadar Glukosa Darah dan Indeks Aterogenik Tikus Putih Jantan Widya Kardela; Fitra Fauziah; Santi Nadia
Jurnal Farmasi Higea Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.729 KB) | DOI: 10.52689/higea.v11i1.218

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah gangguan metabolisme yang secara genetis dan klinis dengan manifestasi berupa hilangnya toleransi karbohidrat. Diabetes melitus ditandai dengan hiperglikemia puasa dan  postprandial. Peningkatan glukosa darah yang berhubungan dengan diabetes melitus dihasilkan dari sekresi insulin pankreas yang tidak ada atau tanpa penurunan bersama dari aksi insulin. Tidak adanya insulin dihubungkan dengan defisiensi aktivitas lipoprotein lipase (LPL), karena enzim ini diinduksi oleh insulin.Trigliserida Very Low Density Lipoprotein (VLDL) dihidrolisis oleh enzim LPL sehingga penurunan LPL dapat meningkatkan trigliserida VLDL dan memiliki potensi aterogenik yang tinggi. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian daun kemuning (Murraya paniculata (L.) Jack) terhadap kadar glukosa darah dan indeks aterogenik pada tikus putih jantan. Hewan percobaan dikelompokkan menjadi 6 kelompok yang terdiri dari kontrol negatif, kontrol positif, pembanding (metformin 45 mg/kg BB), fraksi n-heksan, etil asetat, dan air ekstrak etanol daun kemuning dosis 100 mg/kg BB.  Hewan diinduksi aloksan dosis 125 mg/kg BB secara intraperitoneal. Tiap kelompok diberikan perlakuan selama 27 hari kemudian dilakukan pengukuran kadar glukosa darah, kolesterol total dan HDL tikus putih jantan pada hari ke-14 dan hari ke-28 dengan alat fotometer klinikal 5010. Hasil uji analisis menunjukkan bahwa pemberian fraksi ekstrak etanol daun kemuning (Murraya paniculata (L.) Jack) berpengaruh terhadap penurunan kadar glukosa darah dan indeks aterogenik pada tikus putih jantan (p<0,05).
PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN SAMBUNG NYAWA (Gynura procumbens (Lour.) Merr) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL TOTAL BURUNG PUYUH JANTAN HIPERKOLESTEROLEMIA DAN HISTOPATOLOGI PEMBULUH DARAH AORTA Rahimatul Uthia; Widya Kardela; Sari Utami
Jurnal Farmasi Higea Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.013 KB) | DOI: 10.52689/higea.v9i2.172

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan keadaan dimana tingginya kadar kolesterol di dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh ekstrak etanol daun sambung nyawa (Gynura procumbens (Lour.) Merr) terhadap penurunan kadar kolesterol total dan histopatologi pembuluh darah aorta. Sediaan diberikan secara oral selama 28 hari dengan dosis 50 mg/kgBB, 150 mg/kgBB, dan 300 mg/kgBB. Data hasil penelitian dianalisis dengan ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan pada kadar kolesterol total dan dapat mepengaruhi gambaran histopatologis pembuluh darah aorta yaitu luas lumen pembuluh darah aorta dan skor kerusakan pembuluh darah secara signifikan (P<0,05) yang berarti pemberian ekstrak etanol daun sambung nyawa (Gynura procumbens (Lour.) Merr) dapat menurunkan kadar kolesterol total dan memperbaiki luas lumen serta menurunkan skor kerusakan pada pembuluh darah. Sedangkan faktor lama pemberian tidak memperlihatkan pengaruh signifikan terhadap rasio berat organ jantung, dan hati (p>0,05), tetapi memperlihatkan pengaruh signifikan terhadap rasio berat organ ginjal (p<0,05).
Evaluasi Masalah Terkait Obat pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II dengan Gagal Ginjal Kronik di Rawatan Inap RSUP DR. M. Djamil Padang Widya Kardela; Rezlie Bellatasie; Nurayni Nurayni; Erlina Rustam
Jurnal Farmasi Higea Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v14i1.451

Abstract

Penyakit metabolik akibat adanya kelainan insulin, kerja insulin atau keduanya yang dikenal dengan istilah diabetes melitus (DM) tipe 2 menyebabkan komplikasi mikrovaskular salah satunya penyakit gagal ginjal kronik. Penatalaksanaan farmakologi untuk kondisi ini berpotensi menimbulkan kejadian masalah terkait obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi masalah terkait obat pada penggunaan obat antidiabetes dan antihipertensi pada pasien DM tipe 2 dengan komplikasi gagal ginjal kronik di rawat inap RSUP DR. M. Djamil Padang periode Januari-Desember 2021. Jenis penelitian non eksperimental dengan rancangan deskriptif menggunakan metode cross sectional dan pengambilan data bersifat retrospektif. Masalah terkait obat di identifikasi berdasarkan klasifikasi Pharmaceutical Care Network Europe V.05 (PCNE). Hasil evaluasi masalah terkait obat terhadap 23 pasien terdapat dua kategori masalah terkait obat yang teridentifikasi yaitu masalah interaksi obat potensial sebanyak 35 kejadian (59%) dan masalah dosis atau frekuensi terlalu tinggi sebanyak 24 kejadian (41%). Berdasarkan hasil penilaian dan identifikasi masalah terkait obat, maka perlu adanya pencegahan dan manajemen masalah terkait obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan gagal ginjal kronik.
Penilaian Kualitas Hidup Terkait Kesehatan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Andalas Kota Padang Widya Kardela; Rezlie Bellatasie; Annisa Rahmidasari; Sinta Wahyuni; Fitratul Wahyuni
Jurnal Farmasi Higea Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v14i2.496

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang terjadi karena kelainan insulin, kerja insulin atau keduanya. Keberhasilan dari suatu tindakan atau terapi mempengaruhi kualitas hidup pasien DM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kualitas hidup terkait kesehatan pasien DM tipe 2 di puskesmas Andalas Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan rancangan deskriptif menggunakan metode cross sectional. Pengambilan data bersifat prospektif dengan menggunakan kuesioner EQ-5D-5L. Sebanyak 50 pasien memenuhi kriteria inklusi dan diikutkan ke dalam penelitian ini. Hasil untuk kategori permasalahan yang paling dominan adalah dimensi rasa nyeri/tidak nyaman pada level 2 sebesar 76%, berikutnya level 1 untuk dimensi perawatan diri, aktivitas biasa, kemampuan berjalan dan rasa cemas/depresi berturut-turut adalah 96%, 78%, 68% dan 58%. Gambaran kesehatan pasien yang tertera dalam VAS (Visual Analog Scale) paling besar adalah skor 80 (46%). Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa kualitas hidup terkait kesehatan pasien DM tipe 2 adalah tinggi (36%) dan rata-rata skor VAS (Visual Analog Scale) pasien memiliki nilai kesehatan “hari ini” pada kategori baik (92%).
Pengaruh Terapi Farmakologi dan Non Farmakologi Terhadap Nyeri Menstruasi pada Mahasiswi STIFARM Padang Kukuh Putri Lestari; Fitra Fauziah; Widya Kardela; Putri Ramadhani
Jurnal Farmasi Higea Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v15i1.512

Abstract

Nyeri menstruasi atau yang dikenal dengan istilah dismenore merupakan nyeri yang disebabkan oleh kejang otot uterus selama masa menstruasi. Angka kejadian nyeri menstruasi di Indonesia terjadi sekitar 54,89% nyeri menstruasi primer, sedangkan 9,38% nyeri menstruasi sekunder. Karena nyeri menstruasi yang dirasakan akan dapat mempengaruhi kualitas hidup dan aktivitas sehari – hari, misal seorang mahasiswi tidak bisa mengikuti kuliah seperti biasanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi farmakologi dan non – farmakologi terhadap nyeri menstruasi pada mahasiswi STIFARM Padang. Penelitian ini merupakan penelitian dekriptif non eksperimental dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Sampel penelitian menggunakan metode random sampling, dengan jumlah sampel 199 responden. Data analisis menggunakan uji t. hasil penelitian diketahui bahwa uji t 0,000 <0,05 artinya adanya pengaruh terapi farmakologi dan non – farmakologi terhadap nyeri menstruasi pada mahasiswi STIFARM Padang.
Perbandingan Penggunaan Obat Rasional Berdasarkan Indikator WHO di Puskesmas Kecamatan antara Kota Depok dan Jakarta Selatan Kardela, Widya; Andrajati, Retnosari; Supardi, Sudibyo
Jurnal Kefarmasian Indonesia VOLUME 4, NOMOR 2, AGUSTUS 2014
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Procurement and distribution of drugs to community health centers generally performed by health office districts, such as Depok City, but in the province of Jakarta conducted by the community health centers in sub district. The purpose of the study was to compare the rational drug use among community health centers in the district of Depok City and South Jakarta. This study used a cross-sectional design conducted in treatment and non- treatment community health centers in District X Depok City and district Y South Jakarta period MarchOctober 2011. Rational drug use data was collected in accordance with WHO procedure. Data was analyzed by Kruskal Walis test. Conclusion of the study shows that rational drug use based on prescribing indicators in community health centers in Depok City relatively better than South Jakarta, but no statistically significant (p> 0.05). Rational drug use based on patient care indicators in community health center South Jakarta is relatively better than Depok city, however, showed no statistically significant (p> 0.05). In contrast to the indicator of drug preparation time in health centers Depok relatively faster than South Jakarta, showed statistically significant (p
Pelatihan Pembuatan Teh Stevia dan Manfaatnya Sebagai Pemanis alami Uyun, Hendri Satria Kamal; Fajrina, Anzharni; Wiliantari, Selvia; Makmur, Indra; Oktavia, Sri; Bellatasie, Rezlie; Sari, Yeni Novita; Kardela, Widya; Octavia, Maria Dona
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 3 (2025): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i3.2278

Abstract

Pelatihan pembuatan teh stevia  (Stevia rebaudiana) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat dalam memanfaatkan bahan-bahan alami sebagai solusi pemanis alami  untuk mencegah diabetes dan meningkatkan kesehatan secara umum. Pelatihan ini melibatkan 29 peserta yang diajarkan untuk menyiapkan teh stevia  menggunakan metode sederhana. Selain memberikan keterampilan teknis, kegiatan ini juga melibatkan uji hedonik untuk menilai penerimaan produk yang dihasilkan oleh peserta. Uji hedonik dilakukan dengan menilai aspek rasa, bau, warna, dan tekstur minuman yang dihasilkan. Hasilnya menunjukkan respons positif di semua parameter, dengan mayoritas peserta menyatakan preferensi mereka terhadap produk ini.
PENILAIAN KUALITAS HIDUP TERKAIT KESEHATAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD DR. RASIDIN KOTA PADANG Sofitriana, Lisa; Kardela, Widya; Ramadhani, Putri; Yana, Annissa Dwi
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i2.737

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Penyakit ini akan menyertai penderita selama seumur hidup sehingga sangat mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kualitas hidup terkait kesehatan pasien DM Tipe 2 di Rawat Jalan Penyakit Dalam RSUD dr. Rasidin Kota Padang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimental dengan rancangan deskriptif menggunakan metode cross sectional. Pengambilan data dilakukan secara prospektif menggunakan kuesioner EQ-5D-5L. Data kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan dari 84 sampel, nilai kualitas hidup terkait kesehatan pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 pada kategori tinggi (29,76%), sedang (54,76%), rendah (9,52%), dan sangat rendah (5,96%). Nilai Visual Analog Scale (VAS) pada kategori sangat baik (25%), baik (66,7%), dan normal (8,3%).