Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PEMANFAATAN APLIKASI CANVA DALAM PENERAPAN METODE MIND MAPPING PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS CERITA FANTASI DI KELAS 7 SMP NEGERI 4 PURWOREJO Sari, Diyan Permata; Wati, Putri Bunga; Saputri, Utari Nanda; Nisa, Zulfatun; Setyorini, Nurul; Sholeh, Khabib
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i2.9049

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan teknologi digital dalam pembelajaran. Teknologi merupakan hal yang paling utama pada pendidikan saat ini, tanpa adanya teknologi pendidikan akan terhambat dilaksanakan dikarenakan tidak adanya jejaring yang menghubungkan guru dengan siswa saat belajar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dimana teknik ini menghasilkan teknik analisis data yang digunakan dalam kajian ini yakni menggunakan teknik kualitatif, dimana teknik ini menghasilkan data yang disajikan dalam bentuk kata-kata atau verbal bukan dalam bentuk angka sehingga tidak dapat dihitung secara langsung, dalam artian dengan pengumpulan data-data seperti buku, jurnal, artikel ataupun media elektronik. Salah satu integrasi teknologi dalam dunia pendidikan yaitu penggunaan dan pemanfaatan aplikasi canva dalam penerapan metode mind mapping pada pembelajaran menulis teks cerita fantasi dalam proses pembelajaran. Mind mapping merupakan salah satu metode pembelajaran inovatif yang dapat mengembangkan ide-ide secara kreatif dan imajinatif.  Penggunaan metode mind mapping dan media canva dapat membantu peserta didik menguasai kemampuan yang harus dimiliki pada abad 21 ini. Dalam hal ini penerapan mind mapping digunakan sebagai alat untuk menuangkan ide berupa kerangka unsur instrinsik cerita fantasi yang akan dibuat oleh siswa yang kemudian dituangkan ke dalam sebuah tulisan berupa teks cerita fantasi.Kata kunci: Abad 21, Teknologi, Mind Mapping
KEARIFAN LOKAL DALAM NOVEL LAKUNA KARYA KHRISNA PABICHARA Rifki, Inayatur; Purwanto, Joko; Setyorini, Nurul
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13843

Abstract

Kearifan lokal sebagai warisan budaya yang beragam memiliki nilai lokal yang harus terus dilestarikan diera modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kearifan lokal yang ada dalam novel Lakuna karya Khrisna Pabichara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui teknik baca dan teknik catat yang dibantu dengan kartu pencatat data. Proses analisis data menggunakan teknik informal atau penyajian dengan kata-kata biasa. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kearifan lokal yang terdapat dalam novel Lakuna karya Khrisna Pabichara terdapat lima jenis, diantaranya a) bahasa: penggunaan bahasa Makassar iyek, kurru sumangak, dan kodong; b) sistem pengetahuan: pengetahuan tentang makna gerak ammenteng nyungke, pengetahuan tentang ade’wari melalui tahapan akmanuk-manuk, dan pengetahuan tentang appakasirik-sirik; c) sistem peralatan hidup dan teknologi meliputi: makanan (coto Makassar berkuah kacang, pisang peppe sambal terasi, dan songkolok bagadang), pakaian (passapu padome, senjata (badik panjaruang); d) sistem mata pencaharian: paraga dan sanro dukun pengasihan; e) sistem religi: cenning rara; dan f) kesenian: tari pakarena, tari akraga, aksara lontara paseng, tari pepe-pepeka ri makka, dan sinlirik pakesok-kesok. Pelestarian kearifan lokal dapat memperkuat identitas budaya dan menjadikannya relevan dalam era modern saat ini.Kata Kunci: kearifan lokal, novel, budaya.
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO BERITA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS ESAI ARGUMENTATIF KELAS XII SMA NEGERI 1 PURWOREJO Puspitasari, Ai Nita; Widodo, Roni; Setyorini, Nurul; Widiyono, Yuli
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 12, No 1 (2025): jurnal bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v12i1.9075

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis esai argumentatif dengan memanfaatkan media video berita. Pendekatan penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dua siklus dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek pada penelitian ini ialah siswa kelas XII H SMA Negeri 1 Purworejo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan video berita terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa. Nilai rata-rata siswa naik dari 65,81 pada prasiklus menjadi 78,69 pada siklus I, dan mencapai 88,11 pada siklus II. Seluruh siswa berhasil memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)pada siklus II. Data tersebut mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan dalam pembelajaran menulis esai argumentatif.Kata Kunci— video berita, menulis esai argumentatif, SMA Negeri 1 Purworejo
Pelatihan website Desa Bleber sebagai sarana akuntabilitas dan transparansi publik Setyorini, Nurul; Sholeh, Khabib; Riyanto, Riko Oktavian; Agustina , Rizka Putri; Sumiyati; Pambudi, Nanda Dwi
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/xmr6f445

Abstract

The COVID-19 pandemic struck Indonesia, crippling various sectors of society. Signs of recovery from this downturn are starting to be felt in various regions across the country. With a spirit of collective recovery, IT Telkom Purworejo and its team aim to provide training and assistance related to technology. The theme chosen for the community service activity is "Internet for Villages." Desa Bleber has already established a close relationship as an adopted village of IT Telkom Purworejo. This community service activity aims to help improve internet infrastructure and provide socialization. The activity began with initiating a collaboration with Desa Bleber, surveying the village's internet conditions, and then continuing with socialization activities. Desa Bleber is located quite far from the city center of Purworejo, precisely on the Purworejo-Magelang border. This geographical location limits internet access. Desa Bleber only has one cellular transmitter. Based on the survey conducted with 15 residents at the village hall of Bleber, Kecamatan Bener, it was found that the arrangement of WiFi networks and the devices used for daily activities were still inadequate.This activity is expected to help improve infrastructure and provide technological insights to the community, thereby improving the living standards of the village residents. The survey results indicated that 85% of the participants use data quotas for internet access, 55% use the internet for less than 8 hours a day, 10% use the internet for business purposes, 85% consider the internet very important, 64% believe that internet speed needs to be increased, and 91% expressed satisfaction with the socialization activities.
PERSAMAAN DAN PERBEDAAN STRUKTUR CERITA NOVEL DIFFERENT KARYA KADEK PINGETANIA DAN FILM HOW TO BUY A FRIEND SUTRADARA YOO YOUNG EUN Setyorini, Nurul; Kadaryati, Kadaryati; Nurjanah, Fadilah Siti; Cahyaningtyas, Fatimah
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i2.8638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persamaan dan perbedaan dalam struktur cerita antara novel "Different" karya Kadek Pingetania dan film "How to Buy a Friend" karya Yoo Young Eun. Dalam penelitian ini, penulis membandingkan elemen-elemen struktur cerita seperti pengenalan tokoh, permasalahan utama, konflik, puncak cerita, dan penyelesaian. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif komparatif. Penulis menganalisis novel "Different" dan film "How to Buy a Friend" dengan membandingkan elemen-elemen struktur cerita yang relevan. Data penelitian ini yaitu bentuk perbedaan dan persamaan struktur cerita. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan diperoleh melalui membaca novel dan menonton film. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis komparatif terhadap kedua karya tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel "Different" dan film "How to Buy a Friend" memiliki persamaan dan perbedaan dalam struktur cerita. Kedua karya ini memiliki pengenalan tokoh yang mendalam dan memperkenalkan permasalahan utama dengan baik. Terdapat perbedaan dalam pengembangan karakter dan cara penyampaian cerita antara novel dan film. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa struktur cerita memainkan peran penting dalam membentuk pengalaman membaca dan menonton yang menarik. Novel dan film memiliki kelebihan dan keterbatasan dalam menyampaikan cerita, tergantung pada medium yang digunakan. Pentingnya penelitian ini terletak pada kontribusinya terhadap pengembangan penelitian intertekstual sastra dengan memperluas pemahaman tentang analisis intertekstual melalui penelitian pada objek penelitian yang berbeda. Selain itu, penelitian ini juga memberikan wawasan baru dan pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antara teks sastra dan visual.Kata Kunci: perbedaan, persamaan, struktur, novel, film 
UNSUR BUDAYA DALAM KUMPULAN CERPEN ROKAT TASE KARYA MUNA MASYARI DAN MODUL AJARNYA DI KELAS XI SMA Nurwiyanti, Melisa; Purwanto, Joko; Setyorini, Nurul
Jurnal PENEROKA: Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/peneroka.v5i2.3952

Abstract

Abstract This study aims to describe cultural elements in the short story collection Rokat Tase by Muna Masyari and compile a short story teaching module for grade XI SMA according to the Merdeka Curriculum. The method used is descriptive qualitative with interactive analysis techniques. Data were obtained from the short story collection and analyzed based on seven cultural elements according to Koentjaraningrat: language system, knowledge, livelihood, equipment and technology, art, religion, and society. The results of the study show: 1) elements of Madurese culture, such as the use of the term ghitek (small boat), the tradition of weaning children, mutual cooperation between fishermen, traditional sickle weapons, kejhungan performances, food stall businesses in the market, and the rokat tase ritual as a form of gratitude to the sea. All of these elements reflect the identity and cultural values ??of Madura. 2) The teaching module is compiled using the Problem Based Learning (PBL) learning model and contains phase F learning achievements to analyze culture in short story texts. This teaching module is expected to be able to foster cultural awareness and improve students' critical literacy skills in understanding literary works based on local culture.
Analisis Nilai Kearifan Lokal Budaya pada Kumpulan Cerita Pendek Kembang Selir Karya Muna Masyari dan Modul Pengajarannya di Kelas XI Sekolah Menengah Atas Pangestu, Bangkit Aji; Purwanto, Joko; Setyorini, Nurul
Jurnal Bahastra Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v10i1.11413

Abstract

This study aims to describe (1) the values of local cultural wisdom and (2) the design of teaching modules based on the short story collection Kembang Selir by Muna Masyari for eleventh-grade high school students. The primary data source consists of the short story collection Kembang Selir, analyzed through a qualitative descriptive approach using library research techniques. Data were examined through content analysis, while the presentation of findings employed an informal descriptive method. The results of the study indicate that the values of local cultural wisdom reflected in the stories include: (a) human life equipment such as knives, saws, hoes, stoves, cups, pots, and traditional clothing; (b) livelihood systems such as trading and farming; (c) kinship and social systems within community and political structures; (d) language and literature represented through the use of the Javanese language; (e) arts, particularly vocal arts; (f) knowledge systems concerning the natural environment; and (g) religious systems expressed through spiritual rituals. Furthermore, the proposed teaching module for the Kembang Selir short story collection aligns with the Independent Curriculum for Class XI, particularly the learning objective 3.9, which focuses on analyzing cultural values in literature. The implementation employs the Problem-Based Learning (PBL) model to encourage discussion, critical thinking, and contextual understanding.
Analisis Kearifan Lokal Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy dan Modul Ajarnya di Kelas XII SMA Hanan, Adila; Joko Purwanto; Nurul Setyorini
Jurnal Lazuardi Vol 8 No 3 (2025): Vol 8 No 3 (2025): JURNAL LAZUARDI EDISI XVIII BULAN SEPTEMBER
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol8.Iss3.191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kearifan lokal yang terkandung dalam novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy; (2) modul ajar novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy di kelas XII SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) Kearifan lokal dalam novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy meliputi (a) peralatan dan perlengkapan kehidupan manusia: tempat berlindung; makanan, (b) mata pencaharian dan sistem ekonomi: pedagang, (c) Sistem kemasyarakatan: kekerabatan; sosial, (d) bahasa: bahasa lampung, (e) kesenian: mahkota siger; tari bedana kreasi, (f) sistem pengetahuan: alam sekitar; alam fauna; alam flora; sifat-sifat dan tingkah laku sesama manusia; ruang waktu, (g) sistem religi: ritual agama; guru/pemimpin agama; (3) Modul ajar teks novel di kelas XII SMA berdasarkan kurikulum merdeka terdapat tujuan pembelajaran 12.6 Peserta didik menganalisis kearifan lokal yang terkandung dari novel Kembara Rindu Karya Habiburrahman El Shirazy. Metode yang digunakan adalah metode pembelajaran novel menggunakan model Problem Based Learning (PBL) atau Problem Based Instruction (PBI) dengan metode pembelajaran diskusi dan tanya jawab. Kata kunci: Kembara Rindu, kearifan lokal.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Nasirrudin, Mohammad; Bagiya, Bagiya; Setyorini, Nurul
SURYA BAHTERA Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Peningkatan keterampilan menulis puisi dengan media audio visual merupakan pendekatan inovatif dalam pendidikan sastra yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengekspresikan diri melalui puisi.Saat ini, pembelajaran puisi di sekolah sering kali menghadapi tantangan dalam mempertahankan minat siswa serta kesulitan dalam memahami dan mengapresiasi keindahan puisi secara mendalam. Terdapat kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih dinamis dan interaktif untuk membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan menulis puisi dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan media audio visual dalam meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis puisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan melibatkan penggunaan teknologi media audio visual seperti video pembelajaran, rekaman suara, dan visualisasi untuk memfasilitasi pembelajaran menulis puisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dapat signifikan meningkatkan kualitas puisi yang dihasilkan oleh siswa serta pemahaman mereka terhadap teknik-teknik menulis puisi. Implementasi media audio visual dalam pembelajaran puisi dapat memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam mengekspresikan ide dan perasaan mereka melalui puisi, serta memperdalam pemahaman mereka terhadap keindahan dan makna dalam karya sastra. Kata kunci: Menulis Puisi, Media audio visual Abstract: Improving poetry writing skills using audio-visual media is an innovative approach in literary education that aims to improve students' ability to express themselves through poetry. Currently, poetry learning in schools often faces challenges in maintaining students' interest as well as difficulties in understanding and appreciating the beauty of poetry in its entirety. deep. There is a need for more dynamic and interactive learning methods to help students develop poetry writing skills better. This research aims to explore the effectiveness of using audio-visual media in improving students' skills in writing poetry. This research uses an experimental approach involving the use of audio-visual media technology such as learning videos, sound recordings and visualizations to facilitate learning to write poetry. The research results show that the use of audio visual media can significantly improve the quality of poetry produced by students and their understanding of poetry writing techniques. The implementation of audio-visual media in poetry learning can motivate students to be more active in expressing their ideas and feelings through poetry, as well as deepen their understanding of the beauty and meaning in literary works. Keywords: Writing Poetry, Audio visual media 
PUISI SEPLAWAN KARYA ANIS ROFIQOH DENGAN NOVEL RENGGANIS ALTITUDE 3088 KARYA AZZURA DAYANA: KAJIAN INTERTEKSTUAL Setyorini, Nurul; Ruswanto, Hendra; Sholeh, Khabib
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i2.11602

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi perbandingan antara puisi "Seplawan" karya Anis Rofiqoh dan novel "Rengganis Altitude 3088" karya Azzura Dayana. Dengan menyoroti fakta bahwa kedua karya tersebut memiliki tema yang serupa, seperti keindahan alam dan perjuangan manusia, penelitian ini mencoba untuk mengisi kesenjangan dalam literatur mengenai perbandingan antara jenis karya sastra yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis intertekstual Julia Kristeva, dengan fokus pada identifikasi persamaan dan perbedaan antara dua karya tersebut. Data dari penelitian ini adalah kutipan puisi “Seplawan” karya Anis Rofiqoh dan kutipan novel Rengganis Altitude 3088 karya Azzura Dayama. Sumber data pada penelitian ini adalah puisi “Seplawan” karya Anis Rofiqoh yang termuat dalam antologi puisi Kaloka Tanah Pusaka yang terbit pada tahun 2020 dan novel Rengganis Altitude 3088 karya Azzura Dayana yang terbit pada 2014 dari penerbit Indiva.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik pustaka yang menggunakan pendekatan objektif dengan analisis intertekstual oleh Julia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun memiliki tema yang mirip, bentuk karya, latar tempat, dan pesan yang disampaikan memiliki perbedaan yang signifikan. Kata kunci: intertekstualitas, puisi, dan novel