Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Perencanaan Penerimaan Negara Bukan Pajak Pada Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Parepare Titiek Munarty; Sukmawati Mardjuni; Muhammad Kafrawi Yunus
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.2997

Abstract

Penerimaan Negara Bukan Pajak menjadi salah satu sumber penerimaan negara yang memiliki peranan penting dalam mendukung keberlangsungan pembangunan nasional dan peningkatan kualitas pelayanan publik pada berbagai sektor pemerintahan. Pengelolaan dan perencanaan Penerimaan Negara Bukan Pajak yang dilakukan secara efektif dapat membantu pemerintah meningkatkan transparansi administrasi, efektivitas pengawasan, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan Penerimaan Negara Bukan Pajak pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Parepare, khususnya pada aktivitas pelayanan bongkar muat barang dan implementasi sistem pembayaran berbasis kode billing. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pegawai yang terlibat dalam pengelolaan administrasi PNBP pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Parepare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan PNBP telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur pelayanan yang berlaku melalui mekanisme verifikasi dokumen, pencatatan administrasi, serta penerbitan kode billing sebagai sarana pembayaran elektronik. Penggunaan sistem pembayaran berbasis kode billing memberikan kemudahan kepada pengguna jasa karena proses pembayaran dapat dilakukan secara lebih cepat, praktis, dan terintegrasi dengan sistem administrasi Kementerian Perhubungan. Digitalisasi pembayaran juga membantu meningkatkan transparansi pengelolaan penerimaan negara karena seluruh transaksi pembayaran dapat dipantau secara langsung melalui sistem administrasi pusat. Efektivitas pengelolaan PNBP pada sektor kepelabuhanan dipengaruhi oleh kualitas koordinasi kerja, efektivitas pengawasan administrasi, dan pengembangan sistem pelayanan berbasis teknologi informasi yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.  Non-Tax State Revenue is one of the important sources of state income that plays a significant role in supporting national development sustainability and improving public service quality across various government sectors. Effective management and planning of Non-Tax State Revenue can help the government improve administrative transparency, supervision effectiveness, and service optimization for the community and service users. This study aims to analyze the planning of Non-Tax State Revenue at the Class III Parepare Port Authority Office, particularly in cargo loading and unloading services and the implementation of a billing code-based payment system. The research employed a qualitative approach using descriptive research methods. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation involving employees responsible for managing Non-Tax State Revenue administration at the Class III Parepare Port Authority Office. The results indicate that Non-Tax State Revenue planning has been implemented in accordance with applicable service procedures through document verification mechanisms, administrative recording, and billing code issuance as an electronic payment facility. The implementation of a billing code-based payment system provides convenience for service users because the payment process can be carried out more quickly, practically, and in an integrated manner with the Ministry of Transportation administrative system. Payment digitalization also improves transparency in state revenue management because all payment transactions can be monitored directly through the central administrative system. The effectiveness of Non-Tax State Revenue management in the port sector is influenced by work coordination quality, administrative supervision effectiveness, and the development of information technology-based service systems that support sustainable improvement in public service quality.
Pengaruh Kemampuan Komunikasi, Disiplin Kerja, Dan Kepuasan Teknologi Terhadap Kepuasan Pengguna Pada Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Putu Yoga Santika; Sukmawati Mardjuni; Lukman Setiawan
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.2998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan komunikasi, disiplin kerja, dan kepuasan teknologi terhadap kepuasan pengguna pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Perubahan sistem pelayanan publik menuju penggunaan teknologi digital menuntut organisasi pelayanan publik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara efektif dan efisien. Permasalahan penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat kendala komunikasi pelayanan, tingkat disiplin kerja pegawai yang belum optimal, serta penggunaan teknologi pelayanan yang belum sepenuhnya berjalan efektif sehingga memengaruhi tingkat kepuasan pengguna layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna layanan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kepuasan pengguna. Disiplin kerja dan kepuasan teknologi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna karena kedisiplinan pegawai dan efektivitas penggunaan teknologi membantu meningkatkan kualitas pelayanan publik secara lebih cepat, tepat, dan efisien. Pengujian simultan memperlihatkan bahwa kemampuan komunikasi, disiplin kerja, dan kepuasan teknologi secara bersama-sama memiliki hubungan terhadap peningkatan kepuasan pengguna pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. This study aims to analyze the influence of communication ability, work discipline, and technology satisfaction on user satisfaction at the Library and Archives Service of South Sulawesi Province. Changes in public service systems toward the use of digital technology require public service organizations to improve the quality of human resources so that services to the community can run effectively and efficiently. The research problem indicates that there are still obstacles in service communication, employee work discipline that has not been optimal, and the use of service technology that has not fully operated effectively, affecting the level of user satisfaction. This study employed a quantitative approach using a survey method. Data collection was carried out through questionnaires distributed to service users at the Library and Archives Service of South Sulawesi Province. The data analysis technique used multiple linear regression analysis with the assistance of Statistical Product and Service Solutions (SPSS). The results showed that communication ability had a positive but insignificant effect on user satisfaction. Work discipline and technology satisfaction had a positive and significant effect on user satisfaction because employee discipline and the effectiveness of technology utilization helped improve the quality of public services more quickly, accurately, and efficiently. Simultaneous testing indicated that communication ability, work discipline, and technology satisfaction collectively had a relationship with increasing user satisfaction at the Library and Archives Service of South Sulawesi Province.
Pengaruh Motivasi Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Pegawai Desi Vido Pawarangan; Seri Suriani; Sukmawati Mardjuni
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi dan kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai pada lingkungan organisasi perusahaan. Motivasi kerja menjadi salah satu faktor penting yang mampu mendorong pegawai meningkatkan semangat kerja, tanggung jawab, serta produktivitas kerja dalam mencapai target perusahaan secara efektif. Kecerdasan emosional juga memiliki hubungan penting terhadap kualitas kinerja pegawai karena kemampuan pengendalian emosi membantu pegawai menjaga hubungan kerja, mengelola tekanan pekerjaan, dan meningkatkan efektivitas komunikasi pada lingkungan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, penyebaran kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan menggunakan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kualitas kinerja pegawai. Variabel motivasi menjadi variabel yang paling dominan memengaruhi kinerja pegawai karena pegawai yang memiliki motivasi kerja tinggi cenderung lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai target perusahaan. Kecerdasan emosional juga menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kualitas kerja pegawai melalui kemampuan pengendalian emosi, kemampuan membangun hubungan interpersonal, dan kemampuan menghadapi tekanan pekerjaan secara lebih efektif. Penguatan motivasi dan kecerdasan emosional secara berkelanjutan akan membantu perusahaan meningkatkan produktivitas kerja, kualitas hubungan kerja, serta efektivitas operasional organisasi pada lingkungan bisnis modern. This study aims to analyze the influence of motivation and emotional intelligence on employee performance within an organizational environment. Work motivation is one of the important factors that encourages employees to improve work enthusiasm, responsibility, and productivity in achieving company targets effectively. Emotional intelligence also has an important relationship with employee performance quality because emotional control abilities help employees maintain work relationships, manage work pressure, and improve communication effectiveness within organizational environments. This study employed a quantitative approach with data collection techniques through observation, questionnaires, interviews, and documentation. Data analysis techniques were carried out using the Statistical Product and Service Solution (SPSS) program through validity tests, reliability tests, multiple linear regression analysis, partial tests, simultaneous tests, and coefficient of determination analysis. The results showed that motivation and emotional intelligence had a positive and significant effect on improving employee performance quality. Motivation became the most dominant variable affecting employee performance because employees with high work motivation tended to be more disciplined, responsible, and capable of completing work according to company targets. Emotional intelligence also showed a significant influence on improving employee work quality through emotional control abilities, interpersonal relationship skills, and the ability to face work pressure more effectively. Continuous strengthening of motivation and emotional intelligence will help companies improve work productivity, work relationship quality, and organizational operational effectiveness within the modern business environment.
Pengaruh Kompetensi Kerja, Lingkungan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Altrak 1978 Kurnia Septi Rambu; Sukmawati Mardjuni; Miah Said
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi kerja, lingkungan kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Altrak 1978. Persaingan dunia industri yang semakin berkembang menyebabkan perusahaan dituntut mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar produktivitas organisasi tetap terjaga secara berkelanjutan. Kinerja karyawan menjadi faktor penting yang menentukan tingkat keberhasilan perusahaan dalam mencapai target organisasi sehingga perusahaan perlu memahami berbagai faktor yang memengaruhi kualitas kerja pegawai. Kompetensi kerja berkaitan dengan kemampuan, keterampilan, dan profesionalisme pegawai dalam menjalankan tugas organisasi perusahaan. Lingkungan kerja berkaitan dengan kondisi fisik maupun nonfisik yang memengaruhi kenyamanan pegawai selama menjalankan aktivitas pekerjaan perusahaan. Motivasi kerja berkaitan dengan dorongan internal maupun eksternal yang menyebabkan pegawai memiliki semangat kerja dalam menyelesaikan pekerjaan organisasi perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada karyawan PT Altrak 1978. Data penelitian dianalisis menggunakan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kerja dan motivasi kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan lingkungan kerja tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas kerja pegawai perusahaan. Motivasi kerja menjadi variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap peningkatan kinerja karyawan karena pegawai yang memiliki semangat kerja tinggi cenderung lebih disiplin, bertanggung jawab, dan produktif dalam menjalankan pekerjaan perusahaan. Pengelolaan sumber daya manusia yang mampu meningkatkan kompetensi kerja dan motivasi pegawai diharapkan dapat membantu perusahaan meningkatkan efektivitas operasional organisasi dan menjaga daya saing perusahaan secara berkelanjutan. This study aims to analyze the influence of job competence, work environment, and work motivation on employee performance at PT Altrak 1978. The increasing competition in the industrial sector requires companies to improve the quality of human resources in order to maintain organizational productivity sustainably. Employee performance is an important factor that determines the success of a company in achieving organizational targets, therefore companies need to understand various factors affecting employee performance quality. Job competence is related to employees’ abilities, skills, and professionalism in carrying out organizational tasks. The work environment is associated with physical and non-physical conditions that influence employee comfort while performing work activities within the company. Work motivation refers to internal and external encouragement that drives employees to work enthusiastically in completing organizational responsibilities. This study employed a quantitative approach with data collection techniques conducted through observation, documentation, and questionnaire distribution to employees of PT Altrak 1978. The research data were analyzed using the Statistical Product and Service Solution (SPSS) program through validity tests, reliability tests, multiple linear regression analysis, partial tests, simultaneous tests, and coefficient of determination analysis. The results showed that job competence and work motivation had a significant influence on employee performance, while the work environment did not significantly affect employee performance improvement. Work motivation became the most dominant variable influencing employee performance because employees with high work motivation tend to be more disciplined, responsible, and productive in carrying out company duties. Human resource management capable of improving employee competence and motivation is expected to help the company enhance organizational effectiveness and maintain sustainable business competitiveness.