Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ESTIMASI PRODUKSI DAN KETERSEDIAAN PANGAN LOKAL DI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Sembiring, Dinofta Amos; Pordamantra, Pordamantra; Mukti, Abdul; Wilson, Wilson; Nopembereni, Eti Dewi
J-SEA (JOURNAL SOCIO ECONOMIC AGRICULTURAL) Vol. 19 No. 1 (2024): Februari 2024 (Journal Socio Economics Agricultural)
Publisher : Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jsea.v19i1.15447

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana perkembangan produksi pangan lokal selama 2012 - 2021 dan estimasi produksi dan ketersediaan pangan lokal selama 2022 - 2031. Penelitian ini dilakukan di provinsi Kalimantan Tengah dengan menggunakan data sekunder (data time series) dimulai dari bulan februari hingga bulan juni 2023 dengan menggunakan analisis trend menggunakan aplikasi Minitab, penentuan jenis trend menggunakan aplikasi minitab penting untuk menentukan trend apa yang paling akurat dalam mengestimasi produksi dan ketersediaan pangan lokal kedepanya. Hasil penelitian ini menunjukkan estimasi produksi, konsumsi dan ketersediaan jagung mengalami kenaikan untuk 10 tahun kedepan. Estimasi produksi, konsumsi dan ketersediaan kedelai mengalami peerbedaan arah trend untuk 10 tahun kedepan. Untuk produksi kedelai mengalami downtrend, sedangkan untuk konsumsi dan ketersediaan kedelai mengalami trend menaik. Estimasi produksi, konsumsi dan ketersediaan ubi jalar mengalami trend menaik. Estimasi produksi, konsumsi dan ketersediaan ubi kayu mengalami penurunan untuk 10 tahun kedepan. Estimasi produksi, konsumsi dan ketersediaan kacang tanah mengalami penurunan selama 10 tahun kedepan. Berdasarkan kesimpulan produksi, konsumsi dan ketersediaan memiliki hubungan, karena produksi merupakan salah faktor yang berpengaruh dalam menentukan ketersediaan, dan ketersediaan berpengaruh dalam menentukan jumlah konsumsi pangan lokal di Provinsi Kalimantan Tengah. Kata Kunci: , , , , .
Pelatihan Pembuatan Stik Ikan Berbasis Bahan Dasar Lokal di Ekosistem Gambut Desa Bahaur Hulu Permai, Kabupaten Pulang Pisau Nopembereni, Eti Dewi; Elvince, Rosana; Jaya, Adi; Maryani; Evnaweri; Subianto, Pratiwi; Saragih, Osi Karina; Adventa, Alma; Page, Susan E.; Upton, Caroline
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v11i2.16946

Abstract

The aim of training activities in Bahaur Hulu Permai Village is an effort to improve the abilities and skills of people living in peat ecosystems, especially in coastal areas. Coastal areas not only have potential as fisheries resources, but also agriculture in a broad sense. The main income of coastal communities is marine fisheries and brackish water fisheries, if they are in a brackish water ecosystem. The potential for marine and river fisheries and land fisheries in Indonesia is very large. The problem is that people in coastal areas are still unable to manage natural potential into goods or products that have high economic benefits. The importance of increasing the abilities and skills of communities in coastal areas by conducting outreach, counseling and training in making fish-based food. One of the activities that can be improved is making fish sticks, in order to increase income for fishing families in particular, and coastal communities in general.
Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan Di Desa Bahaur Hulu Permai Kabupaten Pulang Pisau Nopembereni, Eti Dewi; Elvince, Rosana; Jaya, Adi; Maryani, Maryani; Evnaweri, Evnaweri; Adventa, Alma; Page, Susan E.; Upton, Caroline
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2024): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i4.2307

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema pelatihan pembuatan pakan ikan atau pelet, berbasis bahan dasar lokal di ekosistem gambut, bertujuan agar para pembudidaya mampu memiliki keterampilan dalam pengolahan pakan ikan secara mandiri, karena porsi terbesar dalam proses budidaya ikan adalah untuk pakan. Kondisi sosial ekonomi masyarakat disekitar ekosistem gambut masih bisa ditingkatkan, melalui budidaya ikan dalam kolam tanah, maupun kolam plastik/terpal, sehingga program revitalisasi ekonomi masyarakat bisa berjalan baik, dan berhasil meningkatkan perekonomian masyarakat. Ketersediaan pakan terbatas, dengan harga yang cukup tinggi, menjadi permasalahan bagi para pembudidaya ikan, baik yang dikelola dalam kolam tanah, maupun kolam plastik/terpal, khususnya di Desa Bahaur Hulu Permai Kecamatan Kahayan Kuala Kabupaten Pulang Pisau. Pelatihan pengolahan pakan ikan menjadi pilihan, karena berbahan dasar lokal yang tersedia disekitar wilayah desa Bahaur Hulu Permai, terutama tepung ikan yang bisa dibuat sendiri oleh para petani dan keluarganya, berasal dari hasil tangkapan nelayan, terutama ikan-ikan kecil, yang tidak dikonsumsi oleh masyarakat sekitar pesisir. Permasalahan utama kelompok masyarakat di Desa Bahaur Hulu Permai adalah tidak memiliki keterampilan membuat pakan secara mandiri, sehingga para pembudidaya perlu diberikan pelatihan, guna meningkatkan kemampuan, dan keterampilan dalam membuat pakan ikan sendiri, dengan pakan ikan bisa dikelola dan dibuat sendiri, maka diharapkan pembudidaya ikan tidak khawatir lagi dengan ketersediaan pakan bagi ikan yang diusahakan. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan bahwa program ini sangat diminati oleh peserta, terbukti 76% dari peserta mampu mengolah sendiri pakan ikan berdasarkan bahan baku lokal yang tersedia di wilayah Bahaur Hulu Permai. Pelatihan pembuatan pakan ikan berbahan baku lokal, merupakan program pengembangan perikanan budidaya, sebagai upaya untuk kehidupan, dan kesejahteraan masyarakat, serta upaya pelestarian ekosisten gambut yang berkelanjutan. Community Training on Fish Feed Making in Bahaur Hulu Permai  Village, Pulang Pisau Regency Abstract The community service activity themed "Training on Fish Feed or Pellet Production Based on Local Ingredients in Peatland Ecosystems" aims to equip fish farmers with skills to independently process fish feed, as feed accounts for the largest portion of fish farming costs. The socioeconomic conditions of communities around peatland ecosystems can be improved through fish farming in earthen ponds or plastic/tarpaulin ponds. This program is designed to support economic revitalization efforts, aiming to enhance the community's economic well-being. Limited availability and high costs of fish feed present significant challenges for fish farmers, whether in earthen or plastic/tarpaulin ponds, particularly in Bahaur Hulu Permai Village, Kahayan Kuala Subdistrict, Pulang Pisau Regency. Training on fish feed production was chosen as a solution, utilizing locally available materials in Bahaur Hulu Permai, especially fishmeal that can be produced by farmers and their families. This fishmeal is derived from the catches of local fishermen, primarily small fish that are not consumed by the coastal community. The main issue faced by the community groups in Bahaur Hulu Permai Village is their lack of skills to independently produce fish feed. Therefore, training programs are necessary to enhance their capabilities and skills in making fish feed on their own. With the ability to manage and produce their own fish feed, farmers can alleviate concerns about feed availability for their aquaculture operations. Based on evaluation results, the program was well-received, with 76% of participants successfully producing fish feed using locally available raw materials in Bahaur Hulu Permai. This training program represents an initiative in aquaculture development, aiming to improve livelihoods and community welfare while contributing to the sustainable preservation of the peatland ecosystem.
Teknik Pengolahan, Pengemasan Produk dan Strategi Pemasaran Abon Telur di Kelompok Wanita Kelurahan Pager, Kecamatan Rakumpit, Kota Palangka Raya: The Processing and Packaging of Egg’s Abon Product in the Women's Group of Pager Village, Rakumpit District, Palangka Raya City Yuanita, Iis; Silitonga, Lisnawaty; Nopembereni, Eti Dewi; Nainggolan, Depris; Ginting, Evi Tiodora; Saragih, Risky Junidman; Simbolon, Yoges
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i3.6217

Abstract

The objectives to be achieved are the diversification of animal products originating from ducks into egg Abon products and the development of small industries in women's groups to produce processed egg Abon products that can meet local and regional demand to increase family or group income. Processing food products can increase sales value and profit by up to one hundred percent. The problem with the partner group is that they still need to learn how to process egg floss products and the touch of food product packaging technology and marketing strategies in partner areas. Several methods for solving problems include counseling and training regarding diversification of food products in the form of egg floss, packaging techniques using good packaging tools, marketing strategies for the products produced, as well as approaches through monitoring and evaluating activities with partner groups. The results that have been achieved are the implementation of counseling and training on making egg floss, good packaging techniques and marketing strategies have been implemented and the partners are very enthusiastic and intend to make egg floss one of their small businesses. Partner continues to strive and innovate in marketing, adding to the taste of the egg floss it produces.
Analisis Tingkat Kepuasan Pengunjung Terhadap Agrowisata Cipta Rasa Slamet Riyadi Di Kota Palangka Raya Tobing, Amoi Br; Nopembereni, Eti Dewi; Pordamantra, Pordamantra; Taufik, Eka Nor; Prajawahyudo, Tri
J-SEA (JOURNAL SOCIO ECONOMIC AGRICULTURAL) Vol. 19 No. 2 (2024): Agustus 2024 (Journal Socio Economics Agricultural)
Publisher : Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jsea.v19i2.19136

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kepuasan pengunjung, dan mengetahui fasilitas yang perlu ditingkatkan dan dipertahankan oleh pengelola Agrowisata Cipta Rasa Slamet Riyadi di Kota Palangka Raya. Penelitian ini dilaksanakan di Agrowisata Cipta Rasa Slamet Riyadi di jalan Pasir Panjang, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau Kota palangka Raya. Metode yang digunakan untuk menjawab tujuan penelitian, meliputi metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan metode Importance Performance Analysis (IPA). Hasil Penelitian menunjukan bahwa tingkat kepuasan pengunjung, berada pada skor 77,01%, dan terdapat 7 atribut yang memiliki prestasi yang baik menurut pengunjung, namun terdapat 8 atribut yang masih perlu ditingkatkan oleh pengelola Agrowisata Cipta Rasa Slamet Riyadi. Pengunjung sudah merasa puas dengan pengelolaan agrowisata petik buah, karena fasilitas sudah tersedia dengan memadai.
Analisis Sikap Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Daging Sapi Pada Pasar Tradisional Di Kota Palangka Raya Sitohang, Tamada; Sunaryati, Revi; Erlina, Yuni; Yuliana, Tri; Nopembereni, Eti Dewi
J-SEA (JOURNAL SOCIO ECONOMIC AGRICULTURAL) Vol. 19 No. 2 (2024): Agustus 2024 (Journal Socio Economics Agricultural)
Publisher : Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jsea.v19i2.19141

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap konsumen terhadap atribut daging sapi di Pasar tradisional Kota Palangka Raya serta untuk mengetahui proses keputusan pembelian daging sapi pada Pasar Tradisional Kota Palangka Raya. Untuk mengetahui sikap konsumen menggunakan analisis Multiatribut Fishbein dan untuk mengetahui proses keputusan pembelian konsumen menggunakan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sikap konsumen dalam keputusan pembelian daging sapi di Pasar Tradisional Kota Palangka Raya secara keseluruhan adalah positif dengan nilai sikap 137,62. Hal ini menunjukan bahwa secara umum konsumen memiliki pandangan positif terhadap produk daging sapi di Pasar tradisional. Atribut kesegaran mendapat perhatian tinggi dari konsumen dengan kategori sangat positif dimana dengan nilai 20,78. Atribut tekstur (18,44), pelayanan (18,15) dan warna (18,05) masuk dalam kategori yang positif sedangkan atribut lokasi (15,38), harga (15,01) dan atribut kebersihan (14,87) masuk pada kategori netral. Proses pengambilan keputusan pembelian daging sapi di Pasar tradisional dimulai dengan tahap pengenalan kebutuhan mengenai motivasi mengkonsumsi daging sapi, pada tahap ini sebanyak 57% konsumen memilih mengkonsumsi daging sapi dengan alasan sebagai pelengkap menu makanan. Sumber informasi terbanyak yang diperoleh konsumen pada tahap pencarian informasi adalah dari diri sendiri yaitu sebanyak 53 %. Pada tahap evaluasi alternatif, pertimbangan konsumen dalam membeli daging sapi di Pasar tradisional adalah atribut fisik daging sapi yaitu sebanyak 45%. Pada tahap keputusan pembelian sebanyak 77% melakukan pembelian secara terencana. Pada tahap pasca pembelian sebanyak 100% konsumen menyatakan puas terhadap pembelian daging sapi di Pasar tradisional, frekuensi pembelian paling banyak adalah sekali sebulan dengan persentase 33%.
Pelatihan Pembuatan Kue Berbahan Baku Lokal Sebagai Penguatan Perekonomian Bagi Masyarakat Di Desa Talio, Kabupaten Pulang Pisau Elvince, Rosana; Nopembereni, Eti Dewi; Christiana, Ivone; Jaya, Adi; Evnaweri, Evnaweri; Adventa, Alma; Page, Susan E.; Upton, Caroline
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2025): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v10i1.2636

Abstract

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2024 di Desa Talio, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan keterampilan ibu-ibu rumah tangga di Desa Talio untuk memanfaatkan hasil perkebunan holtikultura yang cukup melimpah di desa tersebut. Hasil hortikultura tersebut adalah pisang dan singkong yang tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Umumnya hasil tersebut dijual dalam bentuk bahan mentah dan belum ada diversifikasi pengolahan dari hasil perkebunan tersebut. Dalam sebuah kegiatan Focus Group Disscussion yang dilakukan pada kegiatan penelitian sebelumnya, masyarakat Desa Talio menginginkan penambahan ketetrampilan dalam bidang tata boga. Mengingat banyaknya hasil panen pisang dan singkong di Desa Talio, maka pelatihan pembuatan kue berbahan baku lokal tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat terutama ibu-ibu sehingga dapat menambahkan penghasilan/pendapatan dalam rumah tangga. Selain itu, kegiatan pelatihan ini juga menjadi solusi bagi masyarakat untuk membantu menanggulangi kerusakan ekosistem lahan gambut. Hasil pelatihan ini memberikan pengetahuan yang baru kepada masyarakat terutama ibu-ibu rumah tangga terkait dengan diversifikasi pengolahan hasil perkebunan hortikultura dan dapat memberikan manfaat secara finansial dalam rumah tangga. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan sebelum pelaksanaan pelatihan terlihat bahwa hanya 14% ibu-ibu rumah tangga yang mengetahui bahwa pisang dan singkong dapat diolah menjadi berbagai jenis bentuk olahan makanan terutama untuk bahan baku kue, sedangkan 86% yang lainnya mengatakan bahwa mereka belum mengetahui diversifikasi olahan makanan dari kedua bahan tersebut. Namun, setelah pelaksanaan pelatihan terlihat ada peningkatan dari segi pengetahuan dari ibu-ibu rumah tangga yaitu sebesar 100% peserta mengatakan bahwa mereka semua mengetahui tentang diversifikasi olahan pisang dan singkong dari pelatihan yang dilakukan. Local Raw Materials Cake Making Training as Economic Strengthening for the Community in Talio Village, Pulang Pisau Regency Abstract This community service activity was conducted on 19 May 2024 in Talio Village, Pandih Batu Sub-district, Pulang Pisau Regency. This activity is one of the efforts to improve the skills of the Talio Village community to utilize the horticultural plantation products that are quite abundant in the village. The horticultural products are banana and cassava, which are not optimally utilized by the community. Generally, these products are sold in the form of raw materials and there is no diversified processing of these plantation products. In a Focus Group Discussion activity conducted during the previous research, the community of Talio Village willing to have some additional skills especially in culinary arts. Considering the abundance of banana and cassava harvests in Talio Village, the local raw material cake-making training was conducted to improve the skills of the community, especially housewives, so that they can increase their household income. In addition, this training activity is also a solution for the community to help mitigate damage to the peatland ecosystem. The results of this training provide new knowledge to the community related to the diversification of processing horticultural plantation products and can provide financial benefits in the household.
Sosialisasi Dan Pelatihan Pembuatan Keripik Rebung Bambu (Umbut/Ujau) Di Desa Henda Kecamatan Jabiren Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah Sintha, Tri Yuliana Eka; Anggreini, Trisna; Nopembereni, Eti Dewi; Taufik, Eka Nor; Pordamantra; Mukti, Abdul; Sunaryati, Revi; Asiaka, Fandi Karuniawan Putera; Ludang, Ellydia
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v10i2.10452

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu kelompok masyarakat atau khayalak mitra/sasaran dalam membuat inovasi produk makanan dan menciptakan peluang usaha bagi masyarakat desa. Proses kegiatan ini dilaksanakan selama 4 (empat) bulan, dengan beberapa tahapan kegiatan, meliputi: (1) observasi awal (prasurvei); (2) pengagendaan kegiatan; (3) pelaksanaan kegiatan; dan (4) pelaporan akhir. Pelaksanaan kegiatan meliputi: Sosialisasi dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Henda terkait pemanfaatan bahan baku lokal di Desa Henda.  Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan alternatif kegiatan ekonomi produktif dengan memanfaatkan potensi dan ketersediaan bahan lokal melalui pelatihan pengolahan Keripik Rebung Bambu. Solusi yang diberikan tim dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat atau khayalak sasaran/mitra adalah sebagai berikut: Inovasi pemanfaatan bahan baku sumber daya alam Desa Henda yaitu rebung bambu menjadi keripik, dan pelatihan teknik pemasaran produk menggunakan metode online shop.
Pendapatan Dan Dampak Usaha Kelapa Sawit Terhadap Sosek Petani Di Desa Durian Kait Kabupaten Seruyan Acong, Emmanuel; Masliani; Yamani, Ahmad Zaki; Sintha, Tri Yuliana Eka; Nopembereni, Eti Dewi
J-SEA (Journal Socio Economic Agricultural) Vol. 20 No. 2 (2025): Agustus 2025 (Journal Socio Economic Agricultural)
Publisher : Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/j-sea.v20i2.20524

Abstract

Dengan menggunakan alat analisis deskriptif kuantitatif , penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sosial perkebunan kelapa sawit terhadap Desa Durian Kait, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Seruyan, serta biaya, penerimaan, pendapatan, dan faktor-faktor lainnya. Penelitian ini dilakukan di Desa Durian Kait di Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Seruyan, dan subjeknya adalah petani kelapa sawit rakyat mandiri. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja. Ada tiga puluh petani yang diambil sampel. Metode sampel acak sederhana digunakan untuk pengambilan sampel. Tiga Puluh petani kelapa sawit rakyat mandiri dipilih melalui undian. Data primer dan sekunder adalah sumber data dari penelitian ini. Data yang dikumpulkan meliputi biaya, penerimaan, pendapatan, dan dampak sosial perkebunan kelapa sawit rakyat mandiri. Hasil analisis usahatani kelapa sawit: biaya total tahunan sebesar Rp. 38.086.405, penerimaan tahunan sebesar Rp. 192.769.455, dan pendapatan tahunan sebesar Rp. 154.683.050. Sebelum dan sesudah perkebunan kelapa sawit, infrastruktur pertanian seperti jalan dan jembatan muncul karena lahan masih kosong. Ada juga infrastruktur yang tidak digunakan, seperti sarana sosial Gedung TK, Gedung SD, dan Gedung SMP, sarana keamanan Polindes dan Posyandu, dan sarana umum Kantor Desa dan Aula Desa.
Pendampingan Pengelolaan Hutan Lindung pada HKm Lestari 1 Desa Tumbang Nusa Kabupaten Pulang Pisau Nopembereni, Eti Dewi; Elvince, Rosana
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/axnfsp45

Abstract

Hutan kemasyarakatan (HKm) merupakan hutan yang diberikan hak pengelolaannya kepada kelompok masyarakat unutk dimanfaafkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Keberadaan HKm Lestari 1 di Desa Tumbang Nusa belum dikelola secara optimal karena kurangnya pemahaman anggota terkait pengelolaan dan pemanfaatan HKm secara berkelanjutan, meskipun HKm Lestari 1 telah memiliki izin untuk mengelola hutan secara sah, yang diperoleh dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Tahun 2023. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pemahamam peserta terkait keberadaan, fungsi dan manfaat Hutan Kemasyarakatan (HKm) yang dlilakukan pada bulan September 2025 di Desa Tumbang Nusa Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau dengan peserta yaitu pengurus dan anggota HKm Lestari 1. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggabungkan metode ceramah dan demonstrasi peta sebagai pendekatan edukatif dalam penguatan pemahaman kawasan HKm, yang belum banyak diterapkan sebelumnya di Kalimantan Tengah. Metode ceramah dilakukan dengan cara memaparkan materi terkait HKm untuk menambah wawasan masyarakat dalam pengelolaan HKm, sedangkan demonstrasi peta dilakukan untuk melibatkan masyarakat dalam memetakan area dalam zona produksi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai dengan kondisi zona tersebut dan untuk menggali lebih detail tentang pengetahuan peserta terhadap keberadaan HKm, zona, fungsi dan manfaatnya. Perubahan pemahaman dan pengetahuan peserta  dapat dilihat dari peningkatan jumlah peserta yang mengetahui dan memahami tentang HKm berdasarkan pre-test dan post-test yaitu hanya 16,67%  peserta yang mengetahui tentang HKm pada saat awal kegiatan dan meningkat menjadi 100% (semua peserta) pada akhir kegiatan. An Assistance in Protected Forest Management at HKm Lestari 1, Tumbang Nusa Village, Pulang Pisau Regency Abstract Community forests (HKm) are forests whose management rights are granted to community groups to be utilised for the purpose of improving the community's economy. The existence of HKm Lestari 1 in Tumbang Nusa Village has not been optimally managed due to a lack of understanding among members regarding the sustainable management and utilisation of HKm, even though HKm Lestari 1 has obtained a legal permit to manage the forest from the Ministry of Environment and Forestry in 2023. The objective of this activity was to increase participants' understanding of the existence, function and benefits of Community Forests (HKm), which was carried out in September 2025 in Tumbang Nusa Village, Jabiren Raya Sub-district, Pulang Pisau Regency, with participants consisting of the administrators and members of HKm Lestari 1. The method of implementing this activity combines lectures and map demonstrations as an educational approach to strengthening understanding of the HKm area, which has not been widely applied in Central Kalimantan before. The lecture method was carried out by presenting material related to HKm to increase community knowledge in HKm management, while the map demonstration was carried out to involve the community in mapping areas within the production zone that can be utilised by the community in accordance with the conditions of the zone and to explore in more detail the participants' knowledge of the existence of HKm, zones, functions and benefits. Changes in participants' understanding and knowledge can be seen from the increase in the number of participants who know and understand HKm based on pre-tests and post-tests, namely only 16.67% of participants who knew about HKm at the beginning of the activity and increased to 100% (all participants) at the end of the activity.