Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Assessing JAKSTRAKAB: government platform for waste management in Simeulue Regency, Indonesia Handayani, Sri Wahyu; Hajad, Vellayati; Ilhamsyah, Fadhil; Ikhsan, Ikhsan; Herizal, Herizal
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 14 No. 1 (2024): (April 2024)
Publisher : Department of Government Studies, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ojip.v14i1.11467

Abstract

This study aims to determine the implementation of waste management policies in Simeulue District. The method used is qualitative, while the informants are determined by purposive sampling. Data was collected through interviews and documentation. While data analysis is done by means of transcription, classification, and drawing conclusions, The results of the study show that the implementation of policies related to waste management, abbreviated as Jakstrakab, as stated in Simeulue Regent Regulation Number 21 of 2019, shows that: (1) Jakstrakab communication through outreach has not reached many groups; (2) resources are still limited, especially related to human resources, budget, and waste management facilities such as abandoned fleets, warehouses, and equipment; (3) regarding the disposition, there is still overlapping work; and (4) the large bureaucratic structure causes officers to carry out their duties and functions not in accordance with the established Jakstrakab. The study concludes that bureaucracy, commitment, efficient communication, and resource allocation are necessary for Simeulue's waste management policy to be implemented. It is necessary to overcome obstacles including poor communication, a lack of resources, and bureaucratic disarray. Simeulue may enhance waste management practices toward sustainability by strengthening communication, managing resources better, and enlisting the support of policy implementers.
Strategy of The Women Empowerment Child Protection and Family Planning Agency (DP3AKB) In The Prevention and Reduction of Stunting in Simeulue Regency Samliani, Ayu; Handayani, Sri Wahyu
Journal of Social Politics and Governance (JSPG) Vol. 5 No. 1 (2023): Journal of Social Politics and Governance (June)
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/jspg.v5i1.1123

Abstract

Stunting is a nutritional problem faced by the world, especially poor countries and growing. Malnutrition status in pregnant women is a major factor cause children under five to experience stunting, Simeulue Regency there are 746 toddlers who malnutrition, 8 toddlers who experience malnutrition and there are 1162 toddlers who are stunted. The purpose of this study was to determine stunting prevention strategies conducted by DP3AKB in Simeulue Districh. This research is research qualitative case study approach using in-depth interviews as reference, observation and documentation. (1) provision of diverse, nutritious, balanced, and safe; (2) training/counseling and counseling on nutrition, exclusive breastfeeding, and MPASI; (3) social protection for increasing access of pregnant and lactating mothers and toddlers to health insurance; (4) provision of clean water, sanitation and other appropriateactivities village local needs.
PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES ) DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT GUNONG KLENG KECAMATAN MEUREUBO KABUPATEN ACEH BARAT Zainuddin, Zainuddin; Wahyu Handayani, Sri
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v3i02.519

Abstract

Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sangat penting untuk kemajuan dan kesejahteraan desa. Salah satu BUMDes yang ada adalah Badan usaha Milik Gampong (BUMG) Gunung Kleng. BUMG Gunung Kleng memiliki 3 jenis usaha yaitu persewaan sound system, persewaan  teratak, dan percetakan batako. Namun seiring berjalannya waktu, 3 unit usaha ini tidak berjalan, yang berjalan hanyalah persewaan soundsystem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Badan usaha Milik Gampong (BUMG) Gunung Kleng dalam pemberdayaan masyarakat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi berdasarkan Qanun BUMG. Selanjutnya, hasil kajian menunjukkan bahwa BUMDes sudah cukup berperan dalam pemberdayaan masyarakat. Diantara perannya adalah BUMG sebagai peningkatan perekonomian, optimalisasi asset, peningkatan usaha masyarakat, pengembangan rencana kerja sama dan penciptaan peluang dan jaringan pasar yang mendukung kebutuhan layanan umum, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan pendapatan masyarakat gampong dan pendapatan asli gampong. Sayangnya, peran ini belum maksimal karena terdapat beberapa kendala diantaranya Sumber Daya Manusia (SDM) yang kurang kompeten dan masyarakat yang tidak memanfaatkan BUMDes sebagai pihak ketiga.
Sosialisasi Revolusi Industri 4.0 Bagi Siswa SMA Negeri 1 Panga Nurhaslita Sari; Marlizar, Desi; Macella, Agatha Debby Reiza; Kesha, Cut Nabilla; Mardhatillah, Muntaha; Handayani, Sri Wahyu
Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, No 2 (2023): June
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/nawadeepa.v2i2.192

Abstract

In facing the era of the industrial revolution 4.0, education is needed to form a creative, innovative generation. This can be achieved one way by optimizing the use of technology as an educational aid that is expected to be able to produce outputs that can follow or change the times for the better. The purpose of the socialization of the association of the industrial revolution 4.0 with education among students of Panga I Public High School is so that among students understand the connection of the 4.0 revolution with education, students can utilize technology for ease of learning. The process of conducting this socialization was carried out using the lecture and discussion method of the material presented. The lecture was conducted to explain the understanding of the industrial revolution 4.0, the benefits of technology, the impact of changes from the industrial revolution 4.0. The lecture method is combined with utilizing laptop and LCD media to display power point material regarding the role of students in facing the industrial revolution 4.0. The results of the socialization link between the 4.0 revolution and education where students were very enthusiastic in listening to the socialization so that participants from among the students understood the connection of the 4.0 revolution with education, so they could utilize technology as supporting education. Besides that the target participants of the socialization activities of the role of students in facing the industrial revolution 4.0 almost met the target of 30 students. This number shows that almost all students of the school participated in this socialization activity. Submission of material can be delivered properly through the use of LCD. Overall the objectives of the socialization can be achieved well.
STRATEGI MANAJEMEN KLUB SEPAK BOLA Nurhaslita Sari; Sri Wahyu Handayani; Desi Marlizar; Cut Asmaul Husna; Najamuddin; Zulfikar
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v26i1.5954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen klub sepak bola dalam mendukung pengembangan olahraga nasional di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui studi literatur, analisis dokumen kebijakan, dan wawancara mendalam dengan informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah merumuskan kebijakan strategis seperti Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan dan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain ketimpangan distribusi infrastruktur, keterbatasan anggaran daerah, rendahnya kualitas pembinaan atlet, dan minimnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga. Diperlukan penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, pemerataan fasilitas olahraga, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan sistem olahraga nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap perumusan strategi kebijakan yang lebih responsif dan berbasis kebutuhan lokal dalam rangka memajukan olahraga nasional.
DISTRIBUSI DONASI BANTUAN BAGI KORBAN BANJIR DI KECAMATAN PANTE CERMIN KABUPATEN ACEH BARAT PROVINSI ACEH Desi Marlizar; Sri Wahyu Handayani; Cut Asmaul Husna; Nurhaslita Sari; Ilham Mirza Saputra; Najamudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6037

Abstract

Bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Pante Cermin, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, menimbulkan dampak signifikan terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar. Masyarakat terdampak banjir membutuhkan bantuan yang cepat dan tepat guna untuk mengurangi beban yang dialami pada masa darurat pascabencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendistribusikan donasi bantuan secara terencana, tepat sasaran, dan merata kepada korban banjir. Metode pengabdian yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan masyarakat terdampak, pengumpulan dan pengemasan donasi, pendistribusian bantuan secara langsung dengan melibatkan perangkat desa dan tokoh masyarakat, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa distribusi donasi bantuan mampu membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta memperkuat solidaritas sosial antara tim pengabdian dan masyarakat setempat. Meskipun terdapat kendala dalam aksesibilitas dan pendataan awal, kegiatan ini secara umum berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat terdampak banjir. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pelaksanaan distribusi bantuan yang lebih terkoordinasi dan responsif pada penanganan bencana di masa mendatang.
Penguatan Growth Mindset Sebagai Strategi Pengembangan Karakter Mental Siswa SMA di SMAN 2 Kuala Kabupaten Nagan Raya Zuhrizal Fadhly; Ikhsan Ikhsan; Vellayati Hajad; Cut Asmaul Husna; Sri Wahyu Handayani; Teuku Jalaluddin
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2771

Abstract

Penguatan karakter mental remaja merupakan isu penting dalam konteks pendidikan menengah, khususnya di tengah tekanan akademis yang semakin kompleks, tuntutan prestasi, dan tantangan sosial. Remaja SMA berada pada tahap perkembangan yang rentan terhadap stres dan krisis kepercayaan diri, sehingga memerlukan intervensi yang mendukung ketahanan mental dan motivasi belajar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat karakter mental siswa melalui intervensi pendidikan berbasis pola pikir berkembang di SMAN 2 Kuala, Kabupaten Nagan Raya. Metode yang digunakan adalah lokakarya partisipatif yang dirancang interaktif dan kontekstual. Kegiatan ini mencakup presentasi konseptual tentang perbedaan antara pola pikir tetap dan pola pikir berkembang, diskusi reflektif berdasarkan pengalaman siswa, simulasi perubahan sikap terhadap kegagalan, dan latihan interaktif untuk menumbuhkan keberanian mencoba dan ketekunan dalam belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang perbedaan antara kedua pola pikir tersebut, pergeseran perspektif mereka tentang kegagalan sebagai peluang belajar, dan peningkatan kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan akademis. Pendekatan ini merupakan intervensi yang praktis, berdampak, namun mudah dipahami untuk membangun ketahanan mental remaja dan direkomendasikan untuk direplikasi secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di sekolah.
From Corruption to Declining Public Trust: Implications for Political Participation in West Aceh Regency Najamudin; Sudarman; Fadhly, Zuhrizal; Asmaul Husna, Cut; Wahyu Handayani, Sri
Journal of Politics and Policy Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jppol.2026.8.1.6

Abstract

Corruption is a major challenge in democratic governance because it has a broad impact on societal conditions, particularly economic conditions. For example, political participation shapes public trust in West Aceh Regency. This study uses a qualitative case study approach. Interviews with 10 informants and relevant documents will be conducted. This activity shows that citizens view corruption as a lack of accountability and transparency, and as the unethical use of public resources, not just as a violation of the law. This indicates a decline in public trust in local government institutions, both electoral and non-electoral, due to corruption. This study also examines the impact of corruption on the character of citizen engagement and the weakening of institutional legitimacy, which in turn affects the relationship between society and the state. The results of this study are important for improving formal accountability, transparency, and public oversight mechanisms to encourage more meaningful political participation and rebuild trust in local government bodies. This research is expected to deepen understanding of how citizens perceive corrupt behavior and its influence on local political affairs.
KUALITAS PELAYANAN PELANGGAN KAFÉ DI ERA PIALA DUNIA 2026 Nurhaslita Sari; Sri Wahyu Handayani; Desi Marlizar; Aduwina; Najamudin; Syafrizal
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6824

Abstract

Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan pelanggan di kafe pada era Piala Dunia serta pengaruhnya terhadap kepuasan pelanggan. Penyelenggaraan Piala Dunia menjadi momentum yang meningkatkan jumlah pengunjung kafe karena banyak masyarakat memilih menyaksikan pertandingan bersama di tempat yang menyediakan fasilitas pendukung. Kondisi tersebut menuntut pengelola kafe untuk memberikan pelayanan yang cepat, ramah, responsif, dan didukung oleh fasilitas yang memadai agar mampu memenuhi harapan pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada pelanggan kafe yang berkunjung selama periode penyelenggaraan Piala Dunia. Analisis dilakukan berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan, yaitu keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy), dan bukti fisik (tangibles). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan pelanggan berada pada kategori baik, dengan dimensi bukti fisik dan keramahan karyawan memperoleh penilaian tertinggi. Sementara itu, aspek kecepatan pelayanan masih memerlukan peningkatan, terutama pada saat jumlah pengunjung meningkat selama pertandingan berlangsung. Secara keseluruhan, kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. Semakin baik kualitas pelayanan yang diberikan, semakin tinggi tingkat kepuasan pelanggan, yang pada akhirnya mendorong loyalitas pelanggan dan meningkatkan daya saing kafe. Berdasarkan hasil penelitian, pengelola kafe disarankan untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui penambahan tenaga kerja pada jam-jam sibuk, pelatihan pelayanan prima bagi karyawan, serta peningkatan fasilitas pendukung agar pengalaman pelanggan selama menyaksikan Piala Dunia menjadi lebih nyaman dan memuaskan. Kata kunci: kualitas pelayanan, kepuasan pelanggan, kafe, Piala Dunia
FASILITASI PEMERINTAH DAERAH PADA PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN DAERAH Nurhaslita Sari; Sri Wahyu Handayani; Aduwina; Desi Marlizar; Najamudin; Reza Fahlevi
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6828

Abstract

Fasilitasi pemerintah daerah dalam penyusunan rencana pembangunan daerah merupakan salah satu instrumen pembinaan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dokumen perencanaan, mewujudkan sinkronisasi kebijakan pembangunan, serta memastikan kesesuaian dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan fasilitasi pemerintah daerah dalam penyusunan rencana pembangunan daerah, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta mengkaji upaya yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas proses perencanaan pembangunan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan daerah. Analisis dilakukan terhadap proses fasilitasi yang meliputi pendampingan, konsultasi, koordinasi, evaluasi, dan penyelarasan dokumen perencanaan dengan kebijakan pembangunan nasional dan daerah. Hasil kajian menunjukkan bahwa fasilitasi pemerintah daerah berperan penting dalam meningkatkan kualitas dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Fasilitasi juga mendukung sinkronisasi antara kebijakan pusat dan daerah, memperkuat kapasitas aparatur perencana, serta meningkatkan kualitas indikator kinerja dan program pembangunan. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan kualitas data, koordinasi antarperangkat daerah yang belum optimal, keterbatasan sumber daya manusia, serta dinamika perubahan regulasi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas aparatur, pemanfaatan sistem informasi pembangunan, dan pembinaan yang berkelanjutan agar proses penyusunan dokumen perencanaan menjadi lebih efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.