Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Rancang Bangun Basis Data Dengan Studi Kasus Penjualan Hewan Ternak Melalui Aplikasi Dengan ERD Dan PDM Aqil, Zharif Ra'is; Gumelar, Mustofa Maulana Lingga; Mukhlis, Iqbal Ramadhani; Hermansyah, Deny
Computing Insight : Journal of Computer Science Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/comp_insight.v6i1.21547

Abstract

Promosi hewan adalah bagian penting dari industri hewan dan membutuhkan manajemen informasi yang layak dan tepat.Ini menanyakan hal-hal untuk merencanakan dan membangun database yang sempurna untuk mendukung metode menjual hewan menggunakan aplikasi. Sebuah studi kasus telah dilakukan untuk membedakan kebutuhan informasi tertentu dan merencanakan kerangka kerja database yang dapat secara efektif mengawasi transaksi, stok, dan data klien. Strategi pengembangan kerangka kerja menggunakan pendekatan pengembangan program komputer yang meliputi pengujian prasyarat, perencanaan konseptual, perencanaan fisik, implementasi, dan pengujian. Analisis sosial digunakan dalam program database untuk memastikan kejelasan data, normalisasi, dan konektivitas antar substansi. Penggunaan teknologi modern, seperti bahasa pemrograman modern dan manajemen database yang andal, semakin meluas.
Fostering a Smart Business Community: The Bluru Bangkit Sidoarjo(BBS) MSME Association: Pendampingan Smart Business Community Paguyuban UMKM Bluru Bangkit Sidoarjo (BBS) Nurul Hasanah Uswati Dewi; Deny Hermansyah; Reza Tianto
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 5 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in driving local and national economic growth, providing employment, and supporting household livelihoods. However, many MSMEs, especially those within the Bluru Bangkit Sidoarjo (BBS) Association, continue to face persistent challenges due to conventional business practices. Manual bookkeeping, non-standardized production processes, and the mixing of personal and business finances often lead to inefficiency, poor decision-making, and low competitiveness. This community service program aims to enhance the competitiveness and independence of BBS MSMEs by introducing production standardization and digital financial management through the FinTrack application. The program employs a combination of training sessions and tailored mentorship to equip MSME members with practical skills in production process management and digital financial operations. The initiative targets 80% adoption of Standard Operating Procedures (SOPs) in production and 75% independent utilization of FinTrack for financial recordkeeping. Early results show that MSME members demonstrate increased confidence, improved accuracy in bookkeeping, and greater consistency in product quality. This program aligns with the National Research Master Plan (RIRN) and supports several Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) and SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure). In the long term, this initiative is expected to strengthen business independence, foster innovation, and enhance the resilience of local economies through a sustainable Smart Business Community (SBC) model.
KLASIFIKASI PENDERITA PENYAKIT HIPERTIROID MENGGUNAKAN ALGORITMA DECISION TREE Hermansyah, Deny; Laga, Sinarring Azi; Sihotang, Ellen Theresia; Natasya, Alya Rizky
TRANSFORMASI Vol 21, No 1 (2025): TRANSFORMASI
Publisher : STMIK BINA PATRIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56357/jt.v21i1.428

Abstract

Hipertiroidisme merupakan kondisi dengan produksi hormon tiroid berlebihan oleh kelenjar tiroid, sehingga meningkatkan metabolisme tubuh. Diagnosis penyakit tersebut cukup menantang karena memiliki gejala yang beragam. Keragaman tersebut dapat diatasi melalui teknologi informasi data mining dengan memanfaatkan prediksi penyakit berdasarkan data yang tersedia. Berdasarkan pada hal tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah menggelompokkan pasien penderita hipertiroidisme berdasarkan algoritma Decision Tree. Data yang digunakan adalah data primer sejumlah 100 pasien dengan 12 atribut gejala. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa model klasifikasi yang terbentuk memiliki tingkat akurasi tinggi. Nilai presisinya sebesar 84,81% untuk perempuan dan 85,71% untuk laki-laki. Nilai recall sebesar 95,71% untuk perempuan dan 60% untuk laki-laki. Berdasarkan pada hasil tersebut maka alogritma Decision Tree cukup efektif untuk digunakan pada proses klasifikasi pasien hipertirodisme berdasarkan gejala yang diamati.
Sistem Pendukung Keputusan Dalam Menentukan Pemilihan Lokasi Perumahan Strategis Di Sidoarjo Dengan Metode Weighted Product Hermansyah, Deny; Natasya, Alya Rizky; Mukhlis, Iqbal Ramadhani; Laga, Sinarring Azi; Suprianto, Gaguk
INTEGER: Journal of Information Technology Vol 8, No 2 (2023): September
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.integer.2023.v8i2.5062

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menguraikan persoalan yang sering dijumpai oleh masyarakat umum dalam pemilihan lokasi perumahan strategis khususnya di kawasan Sidoarjo, Jawa Timur. Rumah sebagai tempat tinggal adalah kebutuhan paling mendasar bagi manusia. Dengan demikian, lokasi yang strategis sangat penting dalam memastikan ketepatan dalam pengembangan perumahan. Pertimbangan seperti konektivitas dan aksesibilitas, termasuk akses ke pusat kota, jalan utama, dan transportasi publik, memiliki peran kunci dalam menetapkan lokasi yang strategis. Selain itu, adanya fasilitas umum penunjang lainnya seperri sekolah, pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan perkantoran juga menjadi aspek penting dalam peningkatan kualitas hidup penghuni perumahan. Lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi keluarga juga menjadi faktor penting. Metode analisis Weighted Product digunakan dalam proses pemilihan lokasi perumahan strategis di Sidoarjo. Metode ini memungkinkan penentuan keputusan dengan menghubungkan nilai atribut berdasarkan bobot yang ditetapkan untuk setiap kriteria seperti Harga, Fasilitas Umum, Waktu, Tempuh Ke Pusat Kota, Desain Rumah, dan Perizinan. Dalam penelitian ini mengevaluasi beberapa lokasi perumahan strategis di Sidoarjo yaitu perumahan Pondok Mutiara, Pondok Jati, Citra Garden, Heavenland Park dan BluruKidul. Merujuk pada hasil penelitian yang telah dilangsungkan, perumahan Citra Garden berpotensi menjadi alternatif perumahan strategis yang memiliki kesesuaian dengan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan dalam penelitian. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi untuk para calon pembeli hunian perumahan yang selaras dengan kriteria dan kebutuhan
Pelatihan siswa & guru jurusan desain komunikasi visual SMK Negeri 1 Surabaya membuat animated sticker dan memasarkannya secara digital Miftahul Adi Suminto; Nanang Setiyoko; Thomas Hanandry Dewanto; Haekal Ridho Afandi; Sabina Raniah Yuandi; Yudha Herlambang Cahya Pratama; Saqira Kaila; Deny Hermansyah; Muhammad Zakariya Alif Ridwan; Tatik Suryani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23403

Abstract

Abstrak Keterampilan membuat animated sticker guna menunjang aspek pemasaran dan penjualan mengalami puncak popularitas dan menjadi tren di industri digital. Animated sticker dapat dikembangkan di berbagai platform untuk dijadikan sebagai video animasi yang mudah diaplikasikan. Bentuk aplikasi dari animated sticker bisa digunakan sebagai media promosi produk, jasa, dsb. Saat ini keterampilan membuat animated sticker dilihat sebagai peluang yang dapat dikembangkan melalui keahlian dan kompetensi pada kegiatan pelatihan di Institusi Pendidikan, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang memiliki beragam program keahlian yang ditawarkan. Pada pembelajaran SMK orientasi capaian akhir belajar mayoritas berupa penugasan berbasis proyek. Sehingga lulusan SMK dituntut memiliki keilmuan dan kompetensi yang dapat langsung diterapkan pada aktifitas dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Dengan banyak program keahlian pada SMK, masing-masing siswa perlu ada pembekalan terhadap perkembangan industri digital yang menyajikan beragam peluang untuk siswa dapat menyalurkan minat dan bakatnya pada industri kreatif, menjadi hal yang potensial memerlukan tambahan keterampilan teknis dan pengalaman praktis khusunya pada siswa jurusan desain komunikasi visual (DKV). Peluang terhadap kebutuhan animasi digital yang dapat diintegrasikan pada platform digital seperti sosial media, website, dsb menciptakan peluang bagi siswa-siswi SMK jurusan DKV sebagai potensi bisnis dan pengembangan portofolio digital, guna menambah nilai diri dan keahlian siswa sesudah lulus. Sebab itu, diperlukan adanya bentuk pelatihan terhadap pembuatan animasi digital dalam bentuk animated sticker baik pada siswa maupun guru SMK jurusan DKV sebagai pembekalan kompetensi di industri digital, berupa perancangan desain animated sticker yang dapat dipublikasikan dan dipasarkan secara digital. Kata kunci: animated sticker; animasi; media sosial. AbstractThe skill of making animated stickers to support marketing and sales aspects is experiencing peak popularity and has become a trend in the digital industry. Animated stickers can be developed on various platforms to be used as animated videos that are easy to apply. The application form of animated stickers can be used as a promotional medium for products, services, etc. Currently, the skill of making animated stickers is seen as an opportunity that can be developed through skills and competencies in training activities at educational institutions, especially Vocational High Schools (SMK), which have a variety of skills programs on offer. In vocational school learning, the majority of final learning achievement orientations are in the form of project-based assignments. So that vocational school graduates are required to have knowledge and competencies that can be directly applied to activities in the business and industrial world (DUDI). With many skills programs at vocational schools, each student needs to be equipped with the development of the digital industry which presents various opportunities for students to channel their interests and talents in the creative industry, which has the potential to require additional technical skills and practical experience, especially for students majoring in communication design. visual (DKV). Opportunities for digital animation needs that can be integrated on digital platforms such as social media, websites, etc. create opportunities for vocational school students majoring in DKV for business potential and digital portfolio development, in order to increase students' self-worth and skills after graduation. For this reason, there is a need for training in the creation of digital animation in the form of animated stickers for both students and vocational school teachers majoring in DKV as a competency provision in the digital industry, in the form of designing animated sticker designs that can be published and marketed digitally. Keywords: animated sticker; animation; social media.
MEDIA PEMBELAJARAN DUNIA LAUT BERBASIS AUGMENTED REALITY Bima Cahya Saputra; Deny Hermansyah; Sinaring Azi Laga
Jurnal Informatika dan Sistem Informasi (JIFoSI) Vol. 6 No. 3: Advancing Digital Education and Intelligent Computing Applications
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jifosi.v6i3.560

Abstract

Kemajuan teknologi Augmented Reality (AR) memberikan terobosan penting dalam penyajian materi pendidikan secara interaktif dan visual. Karena media tradisional sering memiliki keterbatasan dalam menggambarkan keadaan ekosistem laut, studi ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi AR yang diberi nama “Mari Belajar Tentang Dunia Laut”. Proses pengembangan sistem dilakukan dengan menggunakan pendekatan Multimedia Development Life Cycle (MDLC), yang mencakup semua tahap dari perencanaan hingga distribusi. Dengan memanfaatkan Canva untuk desain grafis dan Assemblr Studio sebagai platform AR, aplikasi ini menawarkan visualisasi 3D untuk berbagai biota laut seperti gurita, kerang, kepiting, serta ekosistem terumbu karang yang disertai dengan konten edukatif tentang konservasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi ini berfungsi dengan baik dan memiliki navigasi yang mudah dipahami di perangkat yang mendukung. Secara keseluruhan, aplikasi ini terbukti sangat efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang mendalam, serta memiliki potensi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pengguna mengenai perlunya menjaga kelestarian lingkungan laut.
Model View Controller Method For Animal Care (Petcare) Information System At Niz Petcare Lawang Iqbal Ramadhani Mukhlis; Deny Hermansyah; Tika Ayu Hariyanti
JEECS (Journal of Electrical Engineering and Computer Sciences) Vol. 8 No. 2 (2023): JEECS (Journal of Electrical Engineering and Computer Sciences)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54732/jeecs.v8i2.2

Abstract

Pet Care is a company that offers animal care services that are equipped with a variety of pet shop products such as food, vitamins and care. In addition to Daily Pet Care selling pet supplies and also offering animal medical and treatment services. on one computer. Pet sitting services are one of the best solutions for the majority of Indonesian people who have pets but have to travel far and cannot bring their pets with them. The owners of Niz Petcare see this as a great business opportunity. However, currently they still use manual recording in their business processes, sometimes resulting in loss of material and customer confidence. The purpose of this research is to solve this problem by designing a flow and design of a petcare application prototype that is integrated and more organized using information technology that is developing rapidly and makes it easier for customers to access online. Given these needs, the authors apply the prototyping method to accommodate these needs. The implementation of making software uses the model view controller (MVC) method which adopts the CodeIgniter framework. In this study, an evaluation was carried out using UAT and Usability Testing with ISO/IEC 9126. The evaluation results show that the application of the MVC method can produce good software products that work according to their functionality. Based on the ISO/IEC 9126 percentage, the criteria with the greatest value for understanding on P05, P07, and P09 is 89%, usability on P05 is 89%, and learning on P07 is 89% and 88% power handling at P10. From the results of the summary of the evaluation, it can be concluded that there are if the users of the system are owners, customers, administrators, fully aware of the ease of understanding, learning, use and attractiveness of the NIZ pet care information system created
Analyzing Customer Loyalty Levels through Segmentation in Aesthetic Clinics Using K-Means and RFAM Sinarring Azi Laga; Deny Hermansyah; Chitra Laksmi Rithmaya; Muhammad Zainuddin; Geo Ardana Ihsan Purnama Aji; Iqbal Ramadhani Mukhlis
IJID (International Journal on Informatics for Development) Vol. 13 No. 2 (2024): IJID December
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijid.2024.4841

Abstract

Effective customer segmentation is crucial in optimizing marketing strategies, particularly in customer-oriented aesthetic clinics. This research aims to enhance customer segmentation in aesthetic clinics using a K-Means approach based on the RFAM (Recency, Frequency, Average-Monetary) model. This approach is utilized to leverage historical customer data to identify customer segments based on their purchasing behavior, including visit frequency, average purchase amount, and the last time they visited the clinic. The K-Means clustering method maps customers into homogeneous groups, enabling aesthetic clinics to adapt more focused and personalized marketing strategies. The research results indicate insights obtained from the analysis and interpretation of RFAM conducted on 493 data points, resulting in the formation of two distinct clusters. In Cluster 1, denoting low loyalty, there are 156 customers, while Cluster 2 comprises 337 customers, reflecting high loyalty. Practical implications of this research include improvements in service customization and promotions tailored to customer needs and preferences. In conclusion, the K-Means approach based on the RFAM model can be utilized as an effective tool to enhance customer segmentation in the aesthetic clinic industry.
RUTE DISTRIBUSI PRODUK FROZEN FOOD MENGGUNAKAN ALGORITMA DIJKSTRA PADA PT. MITRA NASIONAL KUALITAS Deny Hermansyah; Yusuf Effendi; Gatot Nugroho; Sinarring Azi Laga; Hariadi Yutanto
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6637

Abstract

Abstract: Distribution of frozen food requires efficient route planning due to strict cold chain requirements and high operational costs. PT. Mitra Nasional Kualitas (Minaku) currently determines delivery routes based on drivers’ intuition, resulting in inefficiencies. This research applies Dijkstra’s algorithm integrated with real sales data to optimize distribution from Gresik to several cities in Java. The network is modeled as a weighted graph with distances as edge weights. Simulation on 15 cities with monthly demands exceeding 1,000 kg shows potential cost savings of about 16.2% when using optimized routing. Integration of shortest path algorithms with business data can significantly improve cost efficiency in cold chain logistics. Keywords: Dijkstra algorithm, shortest path, logistics, frozen food, sales data. Abstrak: Distribusi produk frozen food memerlukan perencanaan rute yang efisien karena tuntutan cold chain yang ketat dan biaya operasional yang tinggi. PT. Mitra Nasional Kualitas (Minaku) saat ini menentukan jalur distribusi berdasarkan intuisi sopir, sehingga berpotensi terjadi inefisiensi. Penelitian ini menerapkan Algoritma Dijkstra yang diintegrasikan dengan data penjualan riil untuk mengoptimasi distribusi dari Gresik ke beberapa kota di Pulau Jawa. Jaringan distribusi dimodelkan sebagai graf berbobot dengan jarak antar kota sebagai bobot sisi. Simulasi pada 15 kota dengan permintaan bulanan di atas 1.000 kg menunjukkan potensi penghematan biaya sekitar 16,2% dengan penggunaan rute optimal. Integrasi algoritma shortest path dengan data bisnis terbukti mampu meningkatkan efisiensi biaya dalam distribusi logistik cold chain. Kata kunci: Algoritma Dijkstra, jalur terpendek, logistik, frozen food, data penjualan