Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Optimisme Tokoh dalam Novel Rapijali 1 Mencari Karya Dee Lestari Putri, Diana; Siswanto, Wahyudi; Pratiwi, Yuni
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 8, No 8: AUGUST 2023
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v8i8.25329

Abstract

Abstract: The reseaarch aims to describe the optimism of the characters in the novel Rapijali 1 Mencari. The method used in this study is a qualitative descriptive method with a sociological approach to literature whose role is to explore the form of optimism of the characters presented by the author. The data in this study are in the form of excerpts of sentences, paragraphs related to the focus of the research. Data source using the Rapijali 1 Mencari by Dee Lestari. Based on the results of the study, it was found that there are three forms of optimism, namely the first harvesting, the second pervasiveness, and the third personalization. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsika sikap optimis (optimisme) tokoh dalam novel Rapijali 1 Mencari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan psikologi sastra yang berperan untuk menggali bentuk optimisme tokoh yang disajikan pengarang. Data dalam penelitian ini berupa kutipan kalimat, paragraf yang berkaitan dengan fokus penelitian. Sumber data menggunakan novel Rapijali 1 Mencari karya Dee Lestari. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa bentuk sikap optimis (optimisme) terdapat tiga macam yaitu pertama pemanensi, kedua pervasivitas, ketiga personalisasi.
Pengembangan Media Finger Coloring untuk Anak Down Syndrome dalam Melatih Keterampilan Mewarnai Putri, Reza Sutarna; Siswanto, Wahyudi; Sunandar, Asep; Sumarsono, Raden Bambang; Junaidi, Ahsan Romadlon; Ediyanto, Ediyanto
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 8, No 1 (2022): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i12022p6-11

Abstract

Media finger coloring adalah media untuk mewarnai yang dilakukan dengan menggunakan jari. Pada penelitian ini media hanya digunakan untuk anak down syndrome usia 5 – 10 tahun. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode need to do. Model penelitian dan pengembangan pada penelitian ini menggunakan model Hasil dari penelitian dan pengembangan media finger coloring yang telah dilakukan mendapatkan hasil kevalidan 97,50% dari Ahli Media dan 68% dari Ahli Pendidikan Seni dengan rata-rata kevalidan 82%. Pada kepraktisan dan kefektifan uji coba siswa kelas 1 mendapatkan hasil 82% dan kelas 3 mendapatkan 90% dengan rata-rata 86%. Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh kesimpulan bahwa media finger coloring valid dan boleh digunakan untuk melatih kemampuan mewarnai anak down. Saran yang diberikan untuk penelitian ini adalah penambahan gambar pada buku mewarnai, mengembangkan media untuk usia 11 – 17 tahun, mengalokasikan waktu agar kualitas, kuantitas, dan waktu belajar dapat seimbang dan selaras, serta perbaikan luas dan ketebalan kertas.
PEMBUANGAN AIR LIMBAH INDUSTRI FARMASI OLEH PT. X BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2009 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP: Pharmacy Industry Waste Water Disposal By LLC. X Based On Law Number 32 Of 2009 Concerning Protection and Management Environment Sagala, Juan Gilbert; Siswanto, Wahyudi
AMICUS CURIAE Vol. 1 No. 4 (2024): Amicus Curiae
Publisher : Faculty of Law, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/m48ejz78

Abstract

Industrial developments that continue to grow must be monitored so that they do not pollute the environment which can cause environmental damage which is regulated to be maintained based on Law Number 32 of 2009 (UUPPLH). The author discusses the problem of the suitability of waste disposed of by PT. X with the provisions of UUPPLH and the law enforcement process resulting from the disposal of waste water by PT DKI Jakarta Environment. The data collection method is carried out by analyzing literature using a qualitative approach from which conclusions will then be drawn deductively. After the research was carried out, it was concluded that the waste disposal carried out by PT. Dr. The lifting of sanctions was also appropriate because PT. X has carried out the sanctions given well
REPRESENTASI IDEOLOGI SOSIAL DALAM CERITA PENDEK MAJALAH HORISON TAHUN 1998 Hasbi, Nur; Siswanto, Wahyudi; Sulistyorini, Dwi
JURNAL KONFIKS Vol 10, No 2 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i2.10596

Abstract

Representasi ideologi sosial dalam karya sastra adalah aspirasi pengarang yang tidak terlepas dari pengaruh lingkungan sosial dan selanjutnya dapat digunakan oleh pembaca untuk mengontrol gerak dan arah kegiatan dalam hidup bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998 melalui tindakan rasional instrumental, tindakan rasionalitas nilai, tindakan afektif, dan tindakan tradisional. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa unit teks yang berwujud kalimat dan paragraf cerita dalam cerita pendek. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita pendek majalah Horisontahun 1998. Pengumpulan data dilakukan dengan menyusun panduan dokumentasi studi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan. Representasi ideologi sosial yang ditemukan dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998 terbagi menjadi empat yaitu (1) representasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998 melalui tindakan rasional instrumental. Berdasarkan hasil penelitian, tindakan rasional instrumental yang ditampilkan dalam (a) kehidupan bermasyarakat (b) kehidupan keluarga (c) kehidupan beragama. (2) Representasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horisontahun 1998 melalui tindakan nilai rasional yang ditunjukkan dalam (a) bekerja (b) mengambil keputusan dan (c) pendidikan. (3) Representasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998 melalui tindakan afektif yang ditunjukkan dalam (a) rumah tangga dan (b) lingkungan masyarakat. (4) Representasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998 melalui tindakan tradisional yang ditunjukkan terhadap (a) anak (b) orang tua dan (c) masyarakat.
IMPLIKASI ETIKA KEILMUAN DALAM PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) PADA KETERAMPILAN MENULIS KARYA ILMIAH SISWA KELAS XI MAN 2 MOJOKERTO Ummah, Maslakhatu Nurul; Siswanto, Wahyudi; Andajani, Kusubakti
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.13078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis peran Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran menulis karya ilmiah siswa kelas XI, (2) mengidentifikasi potensi risiko pelanggaran etika keilmuan yang muncul dalam penggunaan AI untuk pembelajaran menulis karya ilmiah, dan (3) merumuskan strategi integrasi etika keilmuan dalam penggunaan AI pada pembelajaran menulis karya ilmiah siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di MAN 2 Mojokerto. Subjek penelitian terdiri atas kelas XI MIPA 4, yang berjumlah 36 siswa, dan telah menggunakan teknologi AI dalam pembelajaran menulis karya ilmiah, serta seorang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang terlibat dalam proses pembelajaran tersebut. Data dikumpulkan melalui tiga teknik utama: wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik, yaitu proses pengidentifikasian, analisis, dan pelaporan pola atau tema yang muncul dalam data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memberikan kontribusi positif dalam mempermudah siswa menyusun struktur tulisan, memperbaiki tata bahasa, dan meningkatkan efisiensi proses pembelajaran. Namun, penggunaan AI tanpa bimbingan yang memadai memunculkan risiko plagiarisme, ketergantungan berlebihan, dan penurunan kemampuan berpikir kritis siswa. Untuk mengatasi tantangan ini, strategi yang diusulkan meliputi penyusunan pedoman etis penggunaan AI, pelatihan literasi teknologi, dan evaluasi pembelajaran berbasis proses. Penelitian ini menegaskan bahwa AI dapat menjadi alat pembelajaran yang efektif jika digunakan secara bijak dengan pendampingan guru yang memadai. Integrasi nilai-nilai etika keilmuan menjadi kunci dalam memanfaatkan teknologi AI secara optimal untuk mendukung pembelajaran menulis karya ilmiah yang bertanggung jawab.
Pembelajaran Menulis Karya Ilmiah Siswa Kelas XI SMA: Sebuah Studi Etika Keilmuan Kirana, Adinda Kidung; Siswanto, Wahyudi; Andajani, Kusubakti; Kusumaningrum, Rosiana Winda
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-April 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i1.2543

Abstract

Pembelajaran menulis karya ilmiah tidak terlepas dari permasalahan pelanggaran etika penulisan karya ilmiah. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan tindakan pelanggaran etika keilmuan pada siswa kelas XI dan (2) mendeskripsikan implementasi etika keilmuan dalam pembelajaran menulis karya ilmiah siswa kelas XI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan dilaksanakan pada salah satu SMA negeri di Kabupaten Sidoarjo. Subjek penelitian merupakan tiga siswa kelas XI yang pernah melakukan pelanggaran etika keilmuan dalam mengerjakan tugas menulis karya nonfiksi dan guru Bahasa Indonesia yang telah mengajar materi menulis karya ilmiah untuk kelas XI. Instrumen yang digunakan adalah angket dan pedoman wawancara. Data dikumpulkan dengan menyebar angket, memilih tiga siswa representatif, mewawancarai siswa dan guru, dan mencatat hasil wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahap (1) mengidentifikasi dan mereduksi data, (2) mengklasifikasi data, (3) menyajikan data secara naratif, (4) triangulasi data, dan (5) mendeskripsikan hasil analisis secara deskriptif. Tindakan pelanggaran etika keilmuan yang ditemukan pada siswa kelas XI terdiri atas (a) fabrikasi, (b) falsifikasi, dan (c) plagiarisme. Implementasi etika keilmuan dalam pembelajaran menulis karya ilmiah untuk siswa fase F terdiri atas stimulus tentang etika keilmuan, kelompok belajar, topik berdiferensiasi dan kontekstual, proyek menulis karya ilmiah, asesmen kinerja proses, dan asesmen kinerja produk. Untuk penelitian berikutnya, peneliti menyarankan etika keilmuan dalam pembelajaran menulis karya ilmiah untuk diterapkan dan diuji keefektifannya.
Mediasi Penyelesaian Perselisihan Antar Serikat Pekerja/Serikat Buruh di Tingkat Perusahaan yang Berkeadilan pada Perusahaan Sektor Tekstil Sandang dan Kulit Siswanto, Wahyudi; Adityaningrum, Narita
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i4.217

Abstract

Pendahuluan: Hubungan industrial merupakan hubungan antara semua pihak yang terkait atau berkepentingan atas proses produksi barang atau pelayanan jasa di suatu perusahaan, pihak yang berkepentingan (stakeholder) dalam sebuah perusahaan terdiri dari: pengusaha atau pemegang saham yang sehari-hari diwakili manajemen; para pekerja dan serikat pekerja; para perusahaan pemasok; masyarakat konsumen; pengusaha pengguna, dan masyarakat sekitar. Tujuan: Untuk menjadi salah satu opsi dalam penyelesaian perselisihan antar serikat pekerja/serikat buruh dalam satu perusahaan, para pihak tidak menetapkan pilihan penyelesaian melalui konsiliasi atau arbitrase dalam waktu 7 (tujuh) hari kerja, maka instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan melimpahkan penyelesaian perselisihan kepada mediator. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian normatif. Sifat penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitis. Dengan penelitian deskriptif ini, akan dilakukan pendeskripsian mengenai peristiwa dan keadaan yang menjadi objek penelitian tetapi tidak ada kekhususan suatu keadaan atas kajian penelitian ini. Hasil: Hubungan industrial yang melibatkan pihak-pihak yang secara alamiah memiliki kepentingan berbeda tersebut dilaksanakan dalam pola hubungan yang harmonis sehingga dapat mendorong produktivitas di tempat kerja. Dalam hal ini masyarakat juga mempunyai kepentingan, baik sebagai pemasok faktor produksi yaitu barang dan jasa kebutuhan perusahaan, maupun sebagai masyarakat konsumen atau pengguna hasil-hasil perusahaan tersebut. Kesimpulan: maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Proses mediasi oleh mediator dalam penyelesaian perselisihan antar serikat pekerja/serikat buruh hanya dalam satu perusahaan
Pelembagaan Lks Bipartit Di Tingkat Perusahaan Sebagai Mekanisme Upaya Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial Di Tempat Kerja Siswanto, Wahyudi; Adityaningrum, Narita; Purnomowati, Reni Dwi
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i8.386

Abstract

Pasal 106 dan Pasal 190 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan mengatur secara imperative kewajiban di setiap perusahaan untuk membentuk LKS Bipartit termasuk kemungkinan pengenaan sanksi. Secara kelembagaan keberadaan LKS Bipartit dapat menjadi instrument yang efektif pencegahan perselisihan hubungan industrial di tempat kerja. Namun dalam praktik pembentukan LKS Bipattit masih dihadapkan kepada banyak kendala/hambatan baik yang berasal dari pihak pengusaha maupun dari pihak pekerja/buruh.
Argumentasi Hukum Pembatalan Sengketa Bisnis Badan Arbitrase Nasional (BANI) oleh Pengadilan Negeri Siswanto, Wahyudi
Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 6 (2024): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v1i6.63

Abstract

Studi hukum secara kritis dari sudut pandang logika, penalaran hukum, dan argumentasi hukum dibutuhkan karena pemahaman hukum dari perspektif semacam ini berusaha menemukan, mengungkap, menguji akurasi, dan menjustifikasi asumsi-asumsi atau makna-makna yang tersembunyi dalam peraturan atau ketentuan hukum yang ada berdasarkan kemampuan rasio (akal budi) manusia. Penggunaan argumentasi hukum sebagai instrument menganalisa kasus pembatalan sengketa bisnis BANI oleh Pengadilan Negeri diharapkan dapat menemukan, mengungkap, menguji akurasi, dan menjustifikasi pertimbangan hukum yang diambil Majelis Hakim sebagai dasar penetapan putusan.
Manifestasi Ideologi Sosial dalam Cerita Pendek Majalah Horison Tahun 1988─1998 Hasbi, Nur; Siswanto, Wahyudi; Sulistyorini, Dwi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.2398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manifestasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998─1988 melalui tindakan rasional instrumental, tindakan rasionalitas nilai, tindakan afektif, dan tindakan tradisional. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa unit teks yang berwujud kalimat dan paragraf cerita dalam cerita pendek. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita pendek majalah Horison tahun 1988─1998. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menyusun panduan dokumentasi studi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan. Manifestasi ideologi sosial yang ditemukan dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1988-1998 terbagi menjadi empat, meliputi perwujudan ideologi sosial melalui (1) tindakan rasional instrumental dalam kehidupan bermasyarakat, kehidupan keluarga, dan kehidupan beragama. (2) tindakan rasional nilai yang ditunjukkan dalam bekerja, mengambil keputusan, dan pendidikan. (3) tindakan afektif yang ditunjukkan melalui hubungan seksual, rumah tangga, dan lingkungan masyarakat. (4) tindakan tradisional yang ditunjukkan terhadap anak, orang tua, dan masyarakat.