Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Solum

EFEKTIVITAS BERBAGAI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR INDIGENUS TERHADAP SERAPAN HARA P DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.) Muzakkir Muzakkir; Eti Farda Husin; Agustian Agustian; Auzar Syarif
Jurnal Solum Vol 7, No 2 (2010): JURNAL SOLUM
Publisher : Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.345 KB) | DOI: 10.25077/js.7.2.137-143.2010

Abstract

Utilization of arbuscular mycorrhizae fungi (FMA) is an alternative way to improve soil fertility. Therefore, it must be developed by studying deeply the effectivity of the FMA. This is important due to either its ability to associate with almost all of vegetation family in terrestrial ecosystems or its ability to increase plant growth rate, seedlings quality, and crop yield, especially on critical land. A research about effectivity of variously indigenous arbuscular mycorrhizae fungi on P-sorption and Jatropha growth was conducted at laboratorium and glasshouse Agriculture Faculty, Andalas University. This research was aimed to gain the most effective isolate of arbuscular mycorrhizae fungi on growth of and P-sorption by Jatropha (Jatropha curcas L.) plant on critical land. Single isolat such as Glomus sp2, Acaulospora sp1, Gigaspora sp1, and compound isolate M7 (Glomus sp2,+ Acaulospora sp1 + Gigaspora sp1) significantly affected plant height, canopy dry matter, infection percentage and intensity, and P-sorption. M7 Compound isolate was the most effective innoculum. By this isolate, height of Jatropha seedlings was 27.5 cm, canopy dry matter 5.9 g, infection percentage 78.5%, infection intensity was 49.1, and P-sorption by canopy was 1.6 g for each seedling. Keywords: Effectiveness of FMA
DYNAMICS OF SOIL ORGANIC CARBON FRACTIONS UNDER DIFFERENT LAND MANAGEMENT IN WET TROPICAL AREAS Ermadani Ermadani; Hermansah Hermansah; Yulnafatmawita Yulnafatmawita; Auzar Syarif
Jurnal Solum Vol 15, No 1 (2018): JURNAL SOLUM
Publisher : Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.964 KB) | DOI: 10.25077/jsolum.15.1.26-39.2018

Abstract

Karbon (C) organik tanah yang merupakan bagian utama dari bahan organik tanah mengalami penurunan sebagai akibat perubahan-perubahan penggunaan lahan dari kondisi alami menjadi lahan-lahan pertanian. Penurunan C organik tanah menjadi semakin besar karena masukan bahan organik yang rendah dan bila penurunan ini. berlangsung terus menerus  maka pada akhirnya menyebabkan degradasi tanah. Artikel ini membahas peranan, dekomposisi dan struktur dari bahan organik tanah dalam hubungannya dengan dinamika fraksi C organik tanah pada pengelolaan lahan yang berbeda di daerah tropis basah. Perubahan penggunaan dan pengelolaan lahan menyebabkan terjadinya perubahan C organik total dan fraksi-fraksi C organik labil dan stabil tanah. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa fraksi C organik labil seperti C organik partikulat lebih responsif terhadap perubahan-perubahan dari pengelolaan tanah dan merupakan suatu indikator yang sensitif dari kualitas tanah. Disamping itu fraksi C organik stabil seperti asam humat yang mengalami perubahan karena praktek-praktek  pengelolaan tanah dapat digunakan untuk menilai kapasitas potensial tanah sebagai penyimpan karbon. Perubahan-perubahan penggunaan lahan dan pengelolaan tanah mempunyai pengaruh negatif dan positif terhadap C organik total, fraksi C organik labil (C organik partikulat) dan fraksi C organik stabil (asam humat). Praktek-praktek pengelolaan yang dapat mempertahankan dan memperbaiki fraksi-fraksi C organik tanah  meliputi sistem agroforestri,  aplikasi pupuk organik, mulsa dan pengembalian sisa tanaman ke dalam tanah. Fraksi C organik partikulat dan asam humat menunjukkan perubahan-perubahan yang lebih besar dibandingkan C organik total akibat perubahan-perubahan penggunaan lahan dan praktek-praktek pengelolaan tanah di daerah tropis basah.Key words : Fraksi C organik, penggunaan lahan, tropis basah
Co-Authors , Kasli . Reflinaldon Adelina, Rasmita - Afrizal Zainal Agustian Agustian Agustian Agustian Agustian Agustian AI DARIAH Ameilia, Reja Amri Bakhtiar Anwar, Aswaldi Aprizal Zainal Ardi Armansyah Armansyah Asmira, Sepni Benni Satria Benny Warman Bujang Rusman Dewi, Riska Kurnia Eka Susila Ekasari Putri, Nurwanita ekawati, fitri Ermadani Ermadani Eti Farda Husin Etti Swasti Fadholi Yulhendrik, Muhammad Fauzan Azima Fri Maulina Gusti Marlina Gustian Gustian Gustian Gustian Hanafiah Nasution, Muhammad Nizar Hermansah Hermansah Hermansah Hermansah, Hermansah Indra Dwipa Irawati Irawati Irawati Irawati Irfan Suliansyah Irwati Chaniago Iwit, Seswita J Juniarti Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Juniarti Juniarti Kasmawati Kasmawati Kasmawati Kasmawati KRISTINA, NILLA Lenin, Ismon M Nizar Hanafiah Nasution Mariche Dwi Denola Marlina, Gusti Muhammad Fadholi Yulhendrik Musliar Kasim Muzakkir Muzakkir Nalwida Rozen Netti Herawati Nizar Hanafiah Nasution Nova Suryani Nursida, Nursida Purwoko, Agus Rafnel Azhari Ramadani, Sindi Ramadhan, Nugraha Reni Mayerni Retno Prihatini Riri Septiani Rover Rover Roza Yunita Rusman, Bujang Sayuti, Kesuma Septaria, Vera Septiani, Riri Setiono Setiono Silitonga, Yusnita Wahyuni Silvia Permata S Siti Fatonah Sobrizal Sobrizal Subagiono Subagiono Suliabsyah, Irfan Sutoyo Sutoyo Swasty, Etty Syafrimen Yasin Teguh Budi Prasetyo Vera Septaria Warnita Widodo Haryoko Winda Purnama Sari Yolanda Putri Yulmira Yanti Yulnafatmawita Yulnafatmawita Yusniwati Yusniwati Yusniwati Zainal, Afrizal Zul Fahmi Zulfadly Syarif