Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

KAJIAN ADAPTASI BEBERAPA VARIETAS PADI GOGO BERAS MERAH (Oryza nivara L.) DI DUA LOKASI YANG BERBEDA Harahap, Samsinar; Mukhlis, Mukhlis; Nasirsah, Nasirsah; Sipahutar, Luky Wahyu
Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 19 No. 1 (2025): Juni 2025: Journal Agrienvi
Publisher : Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/aev.v19i1.19499

Abstract

Padi gogo merupakan salah satu tanaman padi di lahan kering, yang ditanam sekali setahun pada musim hujan. Varietas padi gogo beras merah telah banyak dibudidayakan, namun belum diketahui dengan baik tingkat adaptasi dan produksinya pada setiap agroekosistem lahan kering sehingga perlu diuji terlebih dahulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kemampuan adaptasi beberapa varietas padi gogo beras merah di dua lokasi yang berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 ulangan yang terdiri dari 2 faktor, yaitu faktor 1 adalah Lokasi dengan 2 taraf yaitu A1 (Siabu) dan A2 (Tolang Julu), faktor 2 adalah varietas dengan 3 taraf yaitu V1 (Sigambiri Merah), V2 (MSP 17) dan V3 (Kambiri Lumat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas yang stabil dan memiliki hasil tinggi yaitu varietas Kambiri Lumat, sedangkan varietas yang beradaptasi khusus atau spesifik wilayah yaitu varietas Sigambiri Merah di Lokasi Siabu dan varietas MSP 17 di lokasi Tolang Julu.
EFEK PENGAMBILAN SEMEN AYAM KAMPUNG (Gallus gallus domesticus) METODE URUT PUNGGUNG TERHADAP RESPON FISIOLOGINYA Ridhana, Fita; Nikmah, Askura; Sipahutar, Luky Wahyu
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 2 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i2.21106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekuensi denyut jantung dan frekuensi pernafasan ayam kampung (Gallus gallus domesticus) setelah dilakukan pengambilan semen metode urut (message) bagian punggung (dorsal). Pada penelitian ini digunakan pejantan ayam kampung indukan yang digunakan sebanyak 3 ekor dengan umur 1-1,5 tahun yang memiliki berat badan 1,5-2 kg dan pada tiap ekornya memiliki riwayat pernah melakukan perkawinan (kopulasi aktif). Penampungan semen dilakukan dengan cara pengurutan pada bagian punggung ayam jantan, dimulai dari pangkal leher terus kepunggung hingga pangkal ekor. Pengurutan dilakukan berulang kali sehingga ayam pejantan menunjukkan ereksi maksimal dan ejakulasi. Perlakuan yang diberikan dilakukan sebanyak 3 kali dan diulang sebanyak 3 kali pada tiap sampel perlakuan. Rician perlakuan dan ulangan penelitian adalah sebagai berikut : P1= Ayam tanpa perlakuan; P2= Ayam dengan perlakuan (di urut dengan frekuensi 1 kali);dan P3= Ayam dengan perlakuan (di urut dengan frekuensi 2 kali). Dari hasil penelitian, pada frekuensi denyut jantung nilai rata-rata terendah pada penelitian ini sebesar 162,22 kali/menit yaitu tanpa perlakuan pengambilan semen metode urut bagian punggung. Sedangkan nilai rata-rata tertinggi pada penelitian ini sebesar 176,22 kali/menit menit yaitu pada kelompok P3 atau perlakuan pengambilan semen metode urut bagian punggung yang frekuensi pengambilannya sebanyak 2 kali per penampungan. Pada frekuensi pernafasan, nilai rata-rata terendah sebesar 16,68 kali/menit yaitu tanpa perlakuan pengambilan semen metode urut bagian punggung. Sedangkan nilai rata-rata tertinggi pada penelitian ini sebesar 17,1 kali/menit menit yaitu pada kelompok P2 atau perlakuan pengambilan semen metode urut bagian punggung. Dapat disimpulkan pengambilan semen metode urut bagian punggung memberikan pengaruh yang nyata terhadap respon fisiolgis yaitu meningkatnya frekuensi detak jantung dan menurunnya frekuensi pernafasan >1 kali ejakulasi.
HUBUNGAN INFESTASI ENDOPARASIT DENGAN TINGGI PUNDAK DAN PANJANG BADAN PEDET SAPI POTONG YANG DIPELIHARA EKSTENSIF DI PETERNAKAN RAKYAT DESA LABUHAN LABO PADANGSIDIMPUAN Nurhalimah, Masayu; Sipahutar, Luky Wahyu; Hasibuan, Ali Akbar
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.21132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan infestasi endoparasit dengan tinggi pundak dan panjang badan pedet sapi potong yang dipelihara ekstensif di peternakan rakyat Desa Labuhan Labo Padangsidimpuan. Penelitian dilaksanakan di Peternakan Rakyat Desa Labuhan Labo Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara, Indonesia dan Laboratorium Mix Farming Experience Prodi Peternakan UM Tapsel pada bulan Mei tahun 2024. Jenis penelitian adalah penelitian survei terhadap 30 ekor pedet yang diperoleh secara accidental sampling dari peternakan rakyat Desa Labuhan Labo. Pengumpulan data berdasarkan 2 variable meliputi pengamatan infestasi jumlah telur cacing (variabel X) dan tinggi pundak serta panjang badan pedet (variabel Y). Pengambilan data dimensi dilakukan dengan cara pengukuran secara langsung dengan roll meter. Sampel feses diperoleh dari pedet yang telah dilakukan pengukuran sebanyak ±10 gram feses melalui bagian kolon (dalam anus) dan dibawa ke laboratorium untuk identifikasi jumlah telur cacing menggunakan uji metode Natif . Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa jumlah infestasi telur cacing dan tinggi pundak pedet sapi potong yang dipelihara secara ekstensif di Desa Labuhan Labo Padangsidimpuan tidak memiliki hubungan yang kuat dimana korelasi variable X dengan variable Y sebesar 0,3289 dengan persamaan regresinya y=11.425x + 0. 901. Untuk jumlah infestasi telur cacing dan panjang badan pedet sapi potong juga tidak memiliki hubungan yang kuat dimana korelasi variable X dengan variable Y sebesar 0,25391 dengan persamaan regresinya y= 0.108x + 71.833. Dapat disimpulkan bahwa jumlah infestasi endoparasit dengan tinggi pundak dan panjang badan pedet sapi potong yang dipelihara ekstensif di peternakan rakyat desa labuhan labo padangsidimpuan tidak memiliki hubungan korelasi yang kuat.
EFEK PENGAMBILAN SEMEN AYAM KAMPUNG (Gallus gallus domesticus) METODE URUT PUNGGUNG TERHADAP RESPON FISIOLOGINYA Ridhana, Fita; Nikmah, Askura; Sipahutar, Luky Wahyu
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 2 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i2.21106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekuensi denyut jantung dan frekuensi pernafasan ayam kampung (Gallus gallus domesticus) setelah dilakukan pengambilan semen metode urut (message) bagian punggung (dorsal). Pada penelitian ini digunakan pejantan ayam kampung indukan yang digunakan sebanyak 3 ekor dengan umur 1-1,5 tahun yang memiliki berat badan 1,5-2 kg dan pada tiap ekornya memiliki riwayat pernah melakukan perkawinan (kopulasi aktif). Penampungan semen dilakukan dengan cara pengurutan pada bagian punggung ayam jantan, dimulai dari pangkal leher terus kepunggung hingga pangkal ekor. Pengurutan dilakukan berulang kali sehingga ayam pejantan menunjukkan ereksi maksimal dan ejakulasi. Perlakuan yang diberikan dilakukan sebanyak 3 kali dan diulang sebanyak 3 kali pada tiap sampel perlakuan. Rician perlakuan dan ulangan penelitian adalah sebagai berikut : P1= Ayam tanpa perlakuan; P2= Ayam dengan perlakuan (di urut dengan frekuensi 1 kali);dan P3= Ayam dengan perlakuan (di urut dengan frekuensi 2 kali). Dari hasil penelitian, pada frekuensi denyut jantung nilai rata-rata terendah pada penelitian ini sebesar 162,22 kali/menit yaitu tanpa perlakuan pengambilan semen metode urut bagian punggung. Sedangkan nilai rata-rata tertinggi pada penelitian ini sebesar 176,22 kali/menit menit yaitu pada kelompok P3 atau perlakuan pengambilan semen metode urut bagian punggung yang frekuensi pengambilannya sebanyak 2 kali per penampungan. Pada frekuensi pernafasan, nilai rata-rata terendah sebesar 16,68 kali/menit yaitu tanpa perlakuan pengambilan semen metode urut bagian punggung. Sedangkan nilai rata-rata tertinggi pada penelitian ini sebesar 17,1 kali/menit menit yaitu pada kelompok P2 atau perlakuan pengambilan semen metode urut bagian punggung. Dapat disimpulkan pengambilan semen metode urut bagian punggung memberikan pengaruh yang nyata terhadap respon fisiolgis yaitu meningkatnya frekuensi detak jantung dan menurunnya frekuensi pernafasan 1 kali ejakulasi.
PENGARUH UKURAN INDEKS BENTUK TELUR TERHADAP PERSENTASE DAYA TETAS DAN BOBOT TETAS DOC (Day Old Chick) AYAM KUB Harahap, Ari Ashari; Sipahutar, Luky Wahyu; Nurmi, Aisyah; Harahap, Muharram Fajrin; Siregar, Zunaedi Arrasyid
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.21367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran indeks bentuk telur terhadap persentase daya tetas telur dan bobot tetas DOC (Day Old Chick) ayam KUB. Telur ayam KUB yang digunakan berjumlah 75 butir diperoleh secara komersil dari usaha peternakan rakyat mandiri. Telur yang dikoleksi terdiri dari tiga kelompok yaitu lonjong (indeks 68,78-78,93), normal (indeks 78,94-86,45) dan bulat (indeks 86,46-98,59). Telur ditempatkan secara berkelompok (RAK) dalam mesin tetas dan  dieramkan selama 21-23 hari. Data yang diamati meliputi data persentase daya tetas telur (%) dan bobot tetas telur (gram). Danat hasil pengamatan kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Anova. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ukuran indeks bentuk telur ayam KUB pada kelompok A memiliki daya tetas sebesar 84%, dan kelompok B dan C memiliki daya tetas sebesar 68 %. Sedangkan pada bobot tetas ukuran indeks bentuk telur ayam KUB pada kelompok A memiliki bobot tetas sebesar 34,43 gram, kelompok B sebesar 35,97 gram, dan kelompok C memiliki bobot tetas sebesar 34.68 gram. Dapat disimpulkan dari hasil penelitian ini bahwa indeks bentuk telur tidak menjadi faktor yang mempengaruhi persentase daya tetas  dan bobot tetas telur ayam KUB
JENIS INFESTASI TELUR CACING PADA INDUKAN SAPI POTONG DI PASAR HEWAN AEK NAULI KABUPATEN PADANGLAWAS UTARA DAN HUBUNGANNYA DENGAN BODY CONDITION SCORE (BCS) Sipahutar, Luky Wahyu; Nurmi, Aisyah; Harahap, Muharram Fajrin; Harahap, Ari Ashari; Nurhalimah, Masayu; Siregar, Abir Juhdi
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.17799

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui jenis infestasi telur cacing pada indukan sapi potong yang dijual di Pasar Hewan Aek Nauli Kabupaten Padanglawas Utara dan hubungannya dengan Body Condition Score (BCS). Penelitian ini dilaksanakan di Pasar Hewan Aek Nauli, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Penelitian berlangsung pada bulan Desember tahun 2023 selama 4 minggu. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan 2 variable meliputi pengamatan Body Condition Score (BCS) atau sebagai variabel bebas (variabel X) dan infestasi jenis cacing atau sebagai variabel tak bebas (variabel Y). Materi sampel yang digunakan sebanyak 30 ekor dengan kriteria yang ditentukan. Pengambilan data BCS dilakukan dengan cara melakukan pengamatan dan perabaan (insfeksi dan palpasi). Indukan sapi potong yang telah diperoleh data BCS kemudian diambil sampel kotorannya (feses) untuk diidentifikasi di laboratorium menggunakan metode Natif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis korelasi dan regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa skor BCS dari 30 sampel yang diambil pada indukan sapi potong rata rata sebesar 2.673. Keeratan korelasi antara skor BCS dan jenis infestasi telur cacing sangat kuat dengan korelasi sebasar 0,7888 dengan persamaan regresinya yaitu y= -0.7905x + 4.7798. Dapat disimpulkan bahwa adanya keeratan hubungan antara jenis infestasi telur cacing memiliki hubungan keeratan yang kuat terhadap skor BCS
KUALITAS FISIK TELUR ITIK HIBRIDA YANG DIBERI PAKAN TAMBAHAN DEDAK SELAMA MASA PRODUKSI PADA LAMA PENYIMPANAN YANG BERBEDA Putri, Naila; Sipahutar, Luky Wahyu; Ridhana, Fita; Haryadi, Haryadi
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.16957

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kualitas fisik telur itik hibrida yang diberi pakan tambahan dedak selama masa produksi pada lama penyimpanan yang berbeda. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan penelitian Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan meliputi masa simpan telur itik 0 hari (P1), 5 hari (P2), 10 hari (P3), 15 hari (P4), dan 20 hari (P5). Itik petelur hibrida dipelihara dimasa produktif (8 bulan) dan diberi pakan komersil HI-PRO-VIT 144 CP ditambah dedak dengan perbandingan 1:4 sebanyak 10 persen dari Berat Badan. Pengambilan sampel telur menggunakan metode random sampling sebanyak 30 butir lalu dipilih sesuai umur simpan untuk diukur kualitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang nyata (P0.05) terhadap bobot telur itik  (63,00-70,66 gram), indeks kuning telur (0,103-0,492), ketebalan kerabang (0,061-0,283 mm), dan nilai HU telur itik (62.9-120,10). Sedangkan lama penyimpanan yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata (P0.05) terhadap indeks putih telur (0,073-4.053). Namun, secara deskriptif dapat digambarkan bahwa adanya penurunan kualitas telur seiring dengan lama penyimpanannya. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kualitas telur itik hibrida yang diberi pakan komersil dan campuran dedak 1:4 secara umum menunjukkan penurunan kualitas dengan lama periode simpan 0 sampai 20 hari.
PERSEPSI PETERNAK SAPI POTONG TERHADAP INSEMINASI BUATAN DI PANYABANGUNAN KOTA Sipahutar, Luky Wahyu; Harahap, Muharram Fajrin; Nurmi, Aisyah; Harahap, Ari Ashari; Nurhalimah, Masayu; Gusti, Alfian
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.15276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi peternak sapi potong terhadap Inseminasi Buatan (IB). Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Panyabungan Kota Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara dilangsungkan pada bulan Januari – Februari tahun 2022. Adapun variabel dan indikator dalam penelitian ini adalah persepsi dengan distribusi yang di amati pengetahuan (tidak tahu, sedikit tahu, tahu), minat (tidak pernah, pernah, sangat sering), dan penilaiaan (tidak baik, cukup baik, baik) peternak terhadap Inseminasi Buatan.  Responden yang dimintai tanggapan terkait persepsi terhadap IB yaitu peternak sapi potong sebanyak 21 orang. Teknik pengumpulan data berupa observasi dengan model snowball sampling, wawancara dengan alat yang digunakan kuisioner. Data yang didapat dilakukan skoring dengan skala likert. Setelah dilakukan penelitian, didapatkan hasil bahwa pengetahunan peternak terhadap inseminasi buatan cukup baik (RS= 2,2), minat peternak terhadap inseminasi buatan cukup baik (RS= 2,14), dan penilaian peternak terhadap inseminasi buatan cukup baik (RS= 2,12). Dapat disimpulkan bahwa persepsi peternak sapi potong di Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara cukup baik terhadap program dan pelaksanaan inseminasi buatan.
Integrasi Evaluasi Eksperimental dan Analisis Bibliometrik Photosynthetic Bacteria dan Jakaba sebagai Bioaktivator Pertanian Organik Nanda; Rafiqah Amanda Lubis; Mukhlis; Fery Endang Nasution; Luky Wahyu Sipahutar
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 7 (2025): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i7.11789

Abstract

The excessive use of synthetic chemical inputs in agriculture has led to soil degradation, highlighting the need for environmentally friendly bioactivator alternatives. This study aims to integrate bibliometric analysis and experimental evaluation of Photosynthetic Bacteria (PSB) and Jakaba (Corallomycetella repens) as bioactivators in organic farming systems. Bibliometric analysis was conducted using Scopus publications from 2015–2025 and visualized with VOSviewer to map research trends, dominant keywords, and the publication status of PSB and Jakaba. A field experiment was then carried out in Kaluku Tinggu Village, Sigi District, using hybrid corn (Bisi-18) with four treatments: control, PSB, Jakaba, and a combination of PSB+Jakaba. Data were analyzed using ANOVA and Tukey HSD test, supported by Response Surface Methodology (RSM) for treatment effectiveness evaluation. Results showed that the PSB+Jakaba combination increased plant height (15.3%), fresh weight (20.9%), dry weight (25.1%), soil pH (13.5%), organic C content (41.2%), cation exchange capacity (27.6%), microbial population (24%), and dehydrogenase activity (36.3%) compared to the control. Active compounds such as IAA and siderophores from PSB, along with lignocellulolytic enzymes from Jakaba, played key roles in improving soil quality. This study bridges the scientific knowledge gap and reinforces the potential of local bioactivator formulations for sustainable organic farming on marginal land.
PENERAPAN SISTEM INTEGRASI SAPI DAN SAWIT KELOMPOK TANI BERDIKARI DESA BANDAR TARUTUNG KECAMATAN ANGKOLA SANGKUNUR, KABUPATEN TAPANULI SELATAN Ari Ashari Harahap; Msy Nurhalimah; Luky Wahyu Sipahutar; Muharram Fajrin Harahap; Aisyah Nurmi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.723-728

Abstract

 Integrasi Sapi-Sawit adalah memadukan usaha budidaya ternak sapi dalam usaha perkebunan kelapa sawit. Tujuan utama kegiatan pengabdian iniadalah meningkatkan kualitas peternak dengan memberikan informasi cara pembuatan pakan ternak dengan metode fermentasi memanfaatkan limbah.pelepah daun kelapa sawit dan memberikan informasi cara pembuatan pupuk bokashi dari kotoran sapi. Metode pelaksanaan meliputi beberapa tahapan yaitu sosialisasi pembuatan pakan ternak dengan cara fermentasi memanfaatkan limbah pelepah daun kelapa sawit dan memberikan informasi cara pembuatan pupuk bokhasi dari kotoran sapi, demonstrasi pembuatan pakan dari pelepah daun kelapa sawit hingga proses pembuatan pupuk bokhasi dari kotoran sapi, pemantauan, evaluasi dan pelaporan. Hasil kegiatan pengabdian menujukkan bahwa peternak sudah terampil dalam pembuatan pakan ternak dari pelepah daun kelapa sawit dan pembuatan pupuk bokhasi dari kotoran sapi.