Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PELATIHAN PEMETAAN POTENSI SISWA BERBASIS MULTIPLE INTELLEGENCE BAGI GURU BK Nor Mita Ika Saputri; Harun Arrasyd; Erlina Harahap; Husniah Ramadhani Pulungan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2278-2283

Abstract

Pelatihan pemetaan potensi siswa berbasis multiple intelligence bagi guru BK sekolah Muhammadiyah di Kota Padang Sidempuan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman guru khususnya guru bimbingan konseling atau konselor siswa untuk dapat meningkatkan potensi dan prestasi siswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai Maret 2022. Pelatihan ini memuat kegiatan psikoedukasi, FGD dan pendampingan. Berdasarkan hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang sudah dilakukan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) mitra memahami bagaimana mengadministrasikan instrument multiple intelligence; 2) mitra sudah mampu melakukan analisis terhadap instrument MI; 3) mitra sudah mampu memberikan interpretasi terhadap instrumen MI; 4) mitra mampu menerapkan hasil interpretasi MI terhadap pembelajaran di kelas, pemetaan potensi, minat bakat dan penjurusan serta mengarahkan profesi atau karir yang tepat sesuai dengan potensi siswa.
HUBUNGAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA SMP NEGERI 1 ANGKOLA SELATAN Winda Apriani Harahap; Erlina Harahap; Asmaryadi Asmaryadi
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 1 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i1.157-163

Abstract

Penelitian ini didasarkan atas permasalahan Hubungan konformitas teman sebaya dengan kepercayaan diri siswa. Adapun fokus penelitian ini melihat : Apakah ada hubungan konformitas teman sebaya dengan kepercayaan diri siswa SMP Negeri 1 Angkola Selatan. Adapun tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan konformitas teman sebaya dengan kepercayaan diri siswa SMP Negeri 1 Angkola Selatan. Tempat penelitian ini di lakukan di SMP Negeri 1 Angkola Selatan.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif  korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII SMP Negeri 1 Angkola Selatan yang berjumlah 39 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 berjumlah 13 siswa, kelas VIII-2 berjumlah 13 siswa dan kelas VIII-3 berjumlah 13 siswa. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling. Teknik analisis data ini menggunakan SPSS versi 23 dengan uji kolmogorov smirnop. Teknik pengumpulan data ini menggunakan angket sebanyak 50 pernyataan variabel X dan 50 pernyataan variabel Y jadi jumlah keseluruhan 100 pertanyaan.Hasil penelitian pemperlihatkan perbedaan nilai rata-rata variabel X dan Y. Hasil uji normalitas 0, 576 dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,895 maka dapat disimpulkan berdistribusi normal. Uji linearitas nilai signifikasinya 0,975 lebih dari 0,05. Uji reliabilitas pengujian nilai Cronbach’s Alpha 0, 629 > 0,6. Uji regresi sederhana nilai determinasi atau R sebesar 0,021 hal tersebut menandakan bahwa ada pengaruh variabel bebas dan variabel terikat jadi pengaruh variabel X 13,5 sedangkan sisanya  (100% - 13,5 % = 86,5%).   Uji hipotesis 0,21 < 0,05 menunjukkan bahwa hipotesis ada hubungan antara konformitas teman sebaya dengan kepercayaan diri diterima. 
HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI DENGAN PERILAKU AGRESIF SISWA MTS. 22 PADANGSIDIMPUAN Fithri Febrianti; Erlina Harahap; Sukatno Sukatno
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i2.359-364

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Mts Muhammadiyah 22 Padangsidimpuan dengan populasi penelitian berjumlah 104 orang siswa kelas IX dan sampel yang diambil sebanyak 20 orang siswa, Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif  korelasi, berdasarkan hasil uji korelasi penelitian ini diperoleh bahwa hipotesis Ha : ada hubungan antara kematangan emosi dengan perilaku agresif siswa yang menunjukkan keduanya memiliki hubungan yang positif. Hubungan antara dua variabel linear atau searah, jadi variabel X tinggi maka variabel Y juga tinggi. Hasil penelitian ini diperoleh nilai koefisian korelasian uji korelasi pearson sebesar 0,001. Angka tersebut berarti bahwa dalam penelitian ini kematangan emosi siswa memberikan sebesar 40,3% terhadap perilaku agresif sedangkan sisanya sebesar 59,7% dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian yang berhubungan dengan kematangan emosi terhadap perilaku agresif sudah banyak yang dilakukan dengan objek yang berbeda-beda, teknik sampling yang digunakan adalah teknik stratified random sampling dengan 269 orang remaja sebagai sampel menggunakan skala kematangan emosi yang telah di uji validasinya 22 item dengan koefesien realibilitasnya 0,877 dan skala agresivitas yang di uji validitasnya menjadi 37 item dengan koefisien realibilitasnya 0.940. Analisis data menggunakan korelasi product momen dengan toleransi kesalahan 5%. Hasil analisis data menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,599(r = 0,599) dengan tarafbsignitifikan 0,000 (p = 0.000) maka Ha diterima yang artinya terdapat hubungan antara kematangan emosi dengan agresivitas pada remaja dengan hubungan negatif antara kedua variaebel tersebut.
Augmented Reality Building Blocks: Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini melalui Permainan Konstruktif Digital-Fisik Malim Soleh Rambe; Asmaryadi Asmaryadi; Sukatno Sukatno; Nurhasanah Pardede; Vitria Larseman Dela; Erlina Harahap; Khairul Amri; Harun Arrasyd
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2755

Abstract

This study develops and tests the effectiveness of augmented reality building blocks (AR-Block) in increasing the creativity of 5-6 year old children at Darul Hasan IT Kindergarten, Padangsidimpuan City. Using a mixed-methods approach and a pretest-posttest control group design, the sample was purposively selected (N=40) and divided into an experimental (AR-Block) and a control (conventional block) group. The instruments included: (1) the Digital Creativity Assessment Tool (DCAT) to measure fluency, flexibility, and originality of ideas, (2) eye-tracking for engagement analysis, and (3) IoT sensors on the blocks to record interaction patterns. Results showed a significant increase in the experimental group (t=6.32, p<0.001, d=1.5), with the largest effect on originality (a 42% increase). Qualitative analysis revealed three mechanisms of technological influence: (1) AR visual scaffolding stimulates idea exploration, (2) real-time system feedback enhances intrinsic motivation, and (3) digital collaboration develops social-creative skills. Practical implications include: (1) a hybrid physical-digital model for early childhood education (ECE), (2) teacher training in AR integration, and (3) a digital creativity framework based on play-based learning. This research enriches the literature on children's educational technology with empirical evidence that multimodal interaction design can optimize creativity development.
PELATIHAN PEMETAAN POTENSI SISWA BERBASIS MULTIPLE INTELLEGENCE BAGI GURU BK Nor Mita Ika Saputri; Harun Arrasyd; Erlina Harahap; Husniah Ramadhani Pulungan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2278-2283

Abstract

Pelatihan pemetaan potensi siswa berbasis multiple intelligence bagi guru BK sekolah Muhammadiyah di Kota Padang Sidempuan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman guru khususnya guru bimbingan konseling atau konselor siswa untuk dapat meningkatkan potensi dan prestasi siswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai Maret 2022. Pelatihan ini memuat kegiatan psikoedukasi, FGD dan pendampingan. Berdasarkan hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang sudah dilakukan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) mitra memahami bagaimana mengadministrasikan instrument multiple intelligence; 2) mitra sudah mampu melakukan analisis terhadap instrument MI; 3) mitra sudah mampu memberikan interpretasi terhadap instrumen MI; 4) mitra mampu menerapkan hasil interpretasi MI terhadap pembelajaran di kelas, pemetaan potensi, minat bakat dan penjurusan serta mengarahkan profesi atau karir yang tepat sesuai dengan potensi siswa.
Edukasi “Stop Bullying, Jadilah Teman Yang Baik Di Sekolah” Bagi Siswa Min 1 Tapanuli Selatan Irmalia Fitri Siregar; Melvariani Syari Batubara; Elisa Elisa; Rafiqah Amanda Lubis; Fery Endang Nasution; Erlina Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/j26dk347

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang berjudul "Stop Bullying, Jadilah Teman yang Baik di Sekolah" bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan empati siswa MIN 1 Tapanuli Selatan melibatkan siswa MIN 1 Tapanuli Selatan Kelas 4,5 dan 5 sebagai kelompok sasaran yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN UM-Tapsel bersama Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Edukasi ini difokuskan pada pengertian bullying, jenis-jenis bullying, dampak bullying, dan edukasi by stander untuk berani melapor. Kegiatan PKM dilakukan secara terjadwal pada 18 November 2025. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa, mencegah kekerasan dan perundungan di MIN 1 Tapanuli Selatan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman, positif, dan kondusif untuk belajar
BULLYING DI SEKOLAH DASAR: PENGERTIAN, DAMPAK, PENCEGAHAN DAN SOLUSI Erlina Harahap; Vitria Larseman Dela; Heni Mulyani; Yogi Fernanda; Ahmad Reza; Rahma Idayanti; Niaramada Yanti
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 2 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2026.v11i2.143-148

Abstract

Bullying adalah masalah serius yang dapat mempengaruhi kehidupan anak dan remaja di sekolah. Bullying tidak hanya soal fisik, tetapi juga bisa berupa kekerasan verbal, sosial, dan maupun digital. Penting bagi kita untuk memahami dampak negatif perundungan dan bagaimana mencegahnya, sehingga lingkungan sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar. Salah satu perilaku siswa yang banyak diperbincangkan adalah perilaku bullying sebagai bentuk penindasan terhadap korban yang lemah dengan melakukan hal-hal yang tidak disukai secara berulang. Perilaku ini tidak dapat diterima dalam kehidupan sosial. Secara fisik, pelaku bullying tidak selalu berasal dari anak yang bertubuh besar dan kuat. Anak dengan postur kecil atau sedang pun dapat menjadi pelaku apabila memiliki pengaruh atau dominasi psikologis yang kuat di antara teman-temannya. Penelitian difokuskan pada upaya mencengah bullying di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menambah pengetahuan anak tentang bullying itu sendiri mulai dari pengertian, bullying, pencegahan dan solusi terhadap tindakan bullying. Pendekatan yang dilakukan dengan metode kualitatif yaitu dengan observasi dan wawancara. Adapun hasil hasil layanan informasi yang didapatkan bahwa masih banyak siswa sekolah dasar yang belum mengenal apa itu bullying. Walaupun sesungguhnya beberapa siswa pernah mengalami dan diperlakukan kasar oleh teman ataupun guru disekolah. Anak- anak yang menjadi korban bullying memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami berbagai masalah mental seperti depresi, kegelisahan, dan masalah tidur yang mungkin berlanjut hingga dewasa. Bertindak tegas terhadap pelaku bullying juga merupakan langkah penting dalam menangani kasus bullying. Tindakan tegas tidak berarti bersikap kasar, namun bertujuan untuk membuat pelaku bullying menyadari kesalahannya dan menanggung konsekuensi atas perbuatannya.
Sosialisasi/Penyuluhan Tuberkolosis (TB): Penyebab, Gejala, Penularan dan Pencegahannya di Desa Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan: Penelitian Erlina Harahap; Wiwik Novitasari; Happy Sri Rezeki Purba; Anisa Nainggolan; Fauzi Saputra; Laila Hidayah; Rangga Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5479

Abstract

Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dituntut untuk mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia antara lain dengan meningkatkan intelektualitas, keterampilan, dan pengabdian mahasiswa melalui disiplin ilmu sebagai implementasi terhadap ilmu pengetahuan yang diterima dibangku perkuliahan diharapkan mahasiswa dapat menjawab tantangan zaman yang semakin pesat. Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan pada Tanggal 29 September 2025 s/d 16 Januari 2026 bertempat di Desa Muaratais III Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan dengan sasaran masyarakat desa seperti anak-anak, remaja dan orang tua. Metode yang digunakan dalam penyuluhan dengan pendekatan partisipatif dengan metode ceramah tanya jawab, diskusi aktif. Salah satu program kerja mahasiswa adalah melaksanakan kegiatan sosialisasi hidup bersih dan penyuluhan yang melibatkan tim medis kesehatan dari UPT Puskesmas Muaratais adapun tema penyuluhan dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit menular Tuberkulosis (TBC), pencegahan, terapi penyembuhan. Penyuluhan ini diikuti 30 orang peserta. Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Desa Muaratais III semakin peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan. Dengan demikian, diharapkan kasus Tuberkolosis (TBC) dapat ditekan dan masyarakat dapat hidup lebih sehat dan produktif. Students as the next generation of the nation are required to be able to improve the quality of human resources, among others by improving the intellectuality, skills, and dedication of students through scientific disciplines as an implementation of the knowledge received in lectures, it is hoped that students can answer the challenges of an increasingly rapid era. Real Work Lecture (KKN) which was held on September 29, 2025 to January 16, 2026 took place in Muaratais III Village, Angkola Muaratais District, South Tapanuli Regency, targeting village communities such as children, teenagers and parents. The method used in the counseling was a participatory approach with a question and answer lecture method, active discussion. One of the student work programs is to carry out clean living socialization activities and counseling involving the health medical team from the Muaratais Community Health Center UPT. The counseling theme is in an effort to increase public awareness about the dangers of infectious diseases Tuberculosis (TB), prevention, healing therapy. This counseling was attended by 30 participants. Through this counseling activity, it is hoped that the people of Muaratais III Village will be more concerned about their own and environmental health. In this way, it is hoped that cases of Tuberculosis (TB) can be suppressed and people can live healthier and more productive lives.
STRATEGI COPING STRESS MAHASISWI DALAM MENYELESAIKAN PENDIDIKAN TINGGI SETELAH MENIKAH : STUDI KASUS PROGRAM STUDI BIMBINGAN KONSELING Sarianti Siregar; Erlina Harahap; Asmaryadi Asmaryadi
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 3 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2026.v11i3.267-275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi coping stress yang digunakan oleh mahasiswi dalam menyelesaikan pendidikan tinggi setelah menikah, faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas strategi coping, serta kontribusi dukungan dari keluarga dan lingkungan akademik dalam mengatasi stres. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Responden penelitian adalah seorang mahasiswi yang sudah menikah, sementara informan terdiri dari suami, ibu mertua, dan teman sekelas. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden mengalami stres akibat tuntutan peran sebagai mahasiswi, istri, dan ibu, sehingga menyebabkan kesulitan dalam mengatur waktu antara tanggung jawab akademik dan keluarga. Untuk menghadapi stres tersebut, responden menggunakan strategi problem-focused coping melalui pengaturan waktu, penentuan prioritas, menyelesaikan masalah secara bertahap, serta meminta bantuan dari orang terdekat. Selain itu, responden juga menggunakan emotion-focused coping melalui cara berpikir positif, pengendalian emosi, penerimaan diri, mencari dukungan emosional, serta meningkatkan aktivitas ibadah. Keberhasilan strategi coping didukung oleh motivasi pribadi serta dukungan social dari suami, keluarga, dan teman-teman. Oleh karena itu, kombinasi problem-focused coping dan emotion-focused coping sangat membantu responden dalam mengelola stres dan melanjutkan pendidikan demi mencapai tujuan akademiknya.
GAMBARAN DAMPAK PSIKOLOGIS KORBAN BULLYING PADA ANAK DISABILITAS CACAT FISIK DI KAMPUNG LOSUNG Aulia Tur Rahma; Erlina Harahap; Asmaryadi Asmaryadi
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i9.1024-1027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai gambaran dampak psikologis yang dihadapi oleh anak disabilitas cacat fisik akibat bullying, serta bagaimana cara untuk membantu anak dalam mengatasi dampak tersebut baik melalui intervensi psikologis atau kebijakan perlindungan sosial yang lebih baik. Peneliti juga mengkaji peran lingkungan sosial (keluarga dan sekolah) dalam memperkuat atau memperlemah dampak tersebut serta strategi coping yang digunakan anak dalam menghadapi perlakuan bullying. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari satu orang  yang pernah mengalami bullying, orangtua, teman sekolah, dan tetangga. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak korban bullying mengalami tekanan psikologis yang cukup berat akibat perlakuan bullying verbal, sosial dan fisik dari teman sebaya. Responden dengan cara mengelola emosi melalui kegiatan positif seperti menulis, mendengarkan musik. strategi ini membantu anak dalam mengelola stres, mencegah dampak psikologis yang lebih berat, serta kemampuan untuk menyesuaikan diri secara positif dalam menghadapi tekanan dan tetap berusaha mencari solusi yang baik dalam menyikapi stres akibat bullying.