Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Small Sided Games Meningkatkan Kebugaran Jasmani dan Keterampilan Bermain Sepakbola Mochamad Ridwan
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 3 No. 1 (2020): December
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/05006n48

Abstract

Small sided games merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam mengembangkan keterampilan bermain bagi pemain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari small sided games dalam meningkatkan kebugaran jasmani dan keterampilan bermain sepakbola. Metode yang digunakan adalah sistematik literatur review dengan data base google scholar, science direct, jurnal nasional serta jurnal internasional dengan rentang tahun 2018- 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan small sided games dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan keterampilan bermain sepakbola. Kebugaran jasmani dan keterampilan bermain diperlukan bagi atlet sepakbola agar penampilannya dapat sesuai dengan komponen yang harus dimiliki oleh atlet professional. Dapat disimpulkan bahwa small sided games dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan keterampilan bermain sebagai syarat komponen yang harus dimiliki oleh pemain sepakbola. Studi literatur lainnya dapat dianalisis terkait komponen lainnya yang dapat menunjang perkembangan sepakbola menggunakan small sided games.
Competence Improvement Training for Physical Education Teacher at Darussalam Pasuruan Islamic Boarding School Irma Febriyanti; Mochamad Ridwan; Sapto Wibowo; Rahmawati Al Adha Nikmah
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v7i1.7401

Abstract

Physical Education, Sports, and Health plays a crucial role in supporting physical development, character building, and a healthy lifestyle. However, Islamic boarding school-based educational institutions still face challenges related to limited teaching competencies among physical education teachers, particularly those without formal physical education backgrounds. This condition impacts the quality of learning, resulting in unstructured and monotonous teaching that hinders the achievement of learning objectives. This community service program aims to improve the pedagogical and professional competencies of physical education teachers in Islamic boarding schools through module-based training and mentoring. The program was implemented through needs analysis, module development, workshops, teaching practice assistance, and evaluation. Participants included four physical education teachers and fifteen community service teachers from Islamic boarding school backgrounds. Results showed that the module-based training improved teachers' understanding of basic Physical Education, Sports, and Health concepts, as well as lesson planning skills and structured teaching practices. Participants responded positively, with a 100% satisfaction rate, and considered the module a practical teaching guide. These findings confirm that module-based training is effective and essential for improving the competency of physical education teachers in Islamic boarding schools.
Telaah Peran Gaya Mengajar dan Fasilitas Pembelajaran PJOK dalam Menentukan Tingkat Motivasi Belajar Siswa Sofi Alyana; Mochamad Ridwan
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i3.5048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran gaya mengajar guru dan sarana prasarana dengan motivasi belajar siswa pada mata Pelajaran PJOK di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta yang berada di Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional jenis cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 69 siswa, sekaligus menjadi sampel penelitian melalui teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa kuesioner berskala likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji Korelasi Pearson dan uji ANOVA. Hasil analisis uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa peran gaya mengajar guru memiliki hubungan positif dan signifikan dengan motivasi belajar (Sig. = 0,001; r = 0,395), sedangkan sarana prasarana tidak menunjukkan hubungan signifikan (Sig. = 0,613; r = -0,062). Hasil analisis secara simultan menggunakan uji ANOVA menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki hubungan signifikan terhadap motivasi belajar (Sig. ANOVA = 0,003). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa lebih banyak dipengaruhi oleh gaya mengajar guru dibandingkan sarana.
Efektivitas Media Interaktif Video Dalam Meningkatkan Keterampilan Passing Bawah Bola Voli Pada Pembelajaran PJOK Fauzan Dewangga Ramadhani; Mochamad Ridwan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5054

Abstract

Penerapan pembelajaran Pendidikan Jasmani di sekolah zaman sekarang hanya terpaku pada pembelajaran secara konvensional, padahal di zaman sekarang yang serba maju, hendaknya guru dapat memanfaatkan kemajuan teknologi dalam pembelajaran khususnya pada konteks Pendidikan Jasmani. Salah satu kemajuan teknologi yang dapat diterapkan adalah media pembelajaran video dengan materi passing bawah bola voli. Penelitian ini dilakukan pada salah satu Mts di Gresik ini bertujuan mengetahui tingkat efektivitas media pembelajaran video terhadap peningkatan keterampilan passing bawah siswa kelas VII. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kuantitatif menggunakan metode pre-experimental design one group pretest-posttest. Prosedur pengambilan data dilakukan dengan cara pertemuan pertama melakukan pretest dan treatment pertama, pertemuan kedua dan ketiga adalah pemberian treatment, serta pertemuan keempat pemberian treatment dan posttest. Data yang digunakan adalah hasil dari pretest dan posttest, lalu diolah untuk menentukan tingkat efektivitas model pembelajarannya. Hasil yang diperoleh lalu diuji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk dan hasilnya nilai .sig pretest .014 dan nilai .sig posttest 0.41 berarti data tidak normal (nilai .sig < 0.05). Dikarenakan data tidak normal, peneliti menggunakan uji hipotesis Wilcoxon dan mendapat hasil Asymp. Sig. (2-tailed) .000 berarti terjadi Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini ialah penggunaan media interaktif video terbukti efektif meningkatkan keterampilan passing bawah secara signifikan.
GAYA HIDUP SEDENTER DIGITAL TERHADAP KEBUGARAN JASMANI PESERTA DIDIK Pertiwi, Syekha Fatma; Mochamad Ridwan
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/q853sk38

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola aktivitas fisik remaja, yang kini lebih banyak menghabiskan waktu untuk aktivitas pasif di depan layar. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui hubungan gaya hidup sedenter digital terhadap tingkat kebugaran jasmani peserta didik Madrasah Tsanawiyah di Surabaya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Subjek penelitian berjumlah 93 peserta didik kelas IX yang dipilih melalui teknik cluster sampling. Instrumen penelitian menggunakan angket Adolescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ) guna mengukur gaya hidup sedenter, dan Multistage Fitness Test (MFT) guna mengukur tingkat kebugaran jasmani (VO₂max). Analisis data menggunakan uji normalitas Kolmogorov–Smirnov serta uji korelasi Spearman Rank. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata waktu aktivitas sedenter peserta didik sebesar 390,1 menit atau 6,5 jam per hari, dengan sebagian besar (76,3%) tergolong dalam kategori tinggi. Nilai rata-rata VO₂max sebesar 33,5 ml/kg/menit menunjukkan kebugaran jasmani pada kategori sedang. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara gaya hidup sedenter dan VO₂max (r = -0,505; p = 0,000). Artinya, semakin tinggi durasi aktivitas sedenter digital, semakin rendah tingkat kebugaran jasmani peserta didik. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran sekolah dan orang tua dalam mengurangi waktu duduk berlebihan serta mendorong aktivitas fisik rutin di kalangan remaja.