Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JE-Unisla

Monitoring Early Warning System (EWS) pada Bencana Banjir dan Tanah Longsor Berbasis LoRa (Long Range) RA-02 Hasan, Mohammad Farras; Elta Sonalitha; Rifki Hari Romadhon
Jurnal JE-UNISLA : Electronic Control, Telecomunication, Computer Information and Power System Vol 9 No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/je-unisla.v9i2.1258

Abstract

Indonesia merupakan sebuah negara tropis yang terletak pada cincin api pasifik yang membuat Indonesia sebagai negara yang rawan terkena berbagai bencana alam termasuk bencana banjir dan tanah longsor. Walaupun sangat umum terjadi, namun sangat merugikan oleh semua orang yang terkena dampak bencana tersebut. Dampak banjir dan tanah longsor bisa dikurangi jika masyarakat siap menghadapi mengahdapi bencana banjir dan tanah longsor di masa mendatang. Maka dari itu, untuk mengurangi terjadinya korban, peneliti membuat Early Warning System (EWS) pada bencana banjir dan tanah longsor untuk memonitoring banjir dan tanah longsor. Pada penelitian ini menggunakan metode fuzzy mamdani yang masing-masing menggunakan dua parameter input dan output pada bencana banjir dan longsor. Output dari fuzzy berupa tingkatan waspada, siaga, dan bahaya. Unurk memonitoring pada ketinngian air, curah hujan, kelembaban tanah, dan kemiringan tanah menggunakan web server Thingspeak. Pada pengujian menggunakan metode pencarian rata-rata nilai error didapatai bahwa, sensor Ultrasonic HC-SR04 memiliki rata-rata error 2,57%, sensor curah hujan sebanyak 2,22%, sensor Soil Moisture FC-28 sebanyak 5,54%, dan sensor Gyroscope MPU6050 sebanyak 4,9 pada sumbu x dan 3,07pada sumbu y serta pengujian banjir dan tanah longsor denagn fuzzy mandani mendapat nilai rata-rata error pada bencana banjir sebanyak 0,58% dan tanah longsor sebanyak 0,237%. Dengan demikian, monitoring dengan menggunakan sensor Ultrasonic HC-SR04, sensor curah hujan, sensor Soil Moisture FC-28, dan sensor Gyroscope MPU6050 dengan metode fuzzy mamdani dalam penelitian tugas akhir ini merupakan sebuah solusi yang tepat untuk meminimalisir terjadinya korban.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Abdul Rabi Abdul Rozaq Adha, Muhammad Nibras Adi Sunarwan Agung Adha, Muhammad Nibras Agus Naba Agus Susilo, Eko Agustina, Rini Aji Prasetya Wibawa Akramul, Busro Alwan, Chotib Anastasia L Maukar Anik Yuesti Anis Zubair, Anis Arianto, Nur Alif Aries Boedi Setiawan Arifuddin, Rahman Asri Samsiar Ilmananda Audia, Syahva Auwaluddin, Muhammad Bambang Nurdewanto Bekti Prihatiningsih Bungalawele, Stepin Bless Etnaf Devita Maulina Putri, Devita Maulina Dionisius Aurelius Lami Dyah Setyawati Fachrurizal, Andry Fahreza, Moch. Aditya Rizky Fitri Marisa Fridayanti, Dinda Ahsana Zahra Frumentius Ngene Ngaji Galih, Aditya Haris Satriyawan Haris, Munanto Hasan, Mohammad Farras Hery Budiyanto Hidayatulail, Basitha Febrinda Isvine Zahroya Jazmine Marzuki Fahd Krisdianto Kukuh Yudhistiro, Kukuh Lami, Dionisius Aurelius Moechammad Sarosa Muhammad Iqbal Nachrowie, Nachrowie Nadia Roosmalita Sari Nanis Hairunisya Nurwijayanto, Putra Ramadhani Pindo Tutuko Pramaditya, Himawan Prasetya, Arya Yuda Pratama, Aditya Hidayat Pungky Eka Setyawan Puspitarini, Erri Wahyu Rabi, Abd Rabi’, Abdur Rahmatina Hidayati Renyaan, Edward Hariyanto Bidu Rifki Hari Romadhon Rio P, Bondhan Roesdijanto Roesdijanto Roikhah, Elfiatur Romagusta, Ibsen Galih Ronald David Rozaq, Rozaq Rusdijanto Rusdijanto Sambodo, Gunawan A Sari Yuniarti Sari, Resi Dwi Jayanti Kartika Sirait, Millenia Zwi Sabatina Soelaksono, Aditya Galih Sri Widayati Sri Widayati Subairi Subairi Subairi, Ir. Sumarahinsih, Andrijani Wahyono, Raihan Atthariq Wahyu Dirgantara Wahyu Dirgantara Wayan Firdaus Mahmudy Wediyantoro, Prilla Wulandari, Fadila Yamlean, Andreas Mario Yandhika Surya Akbar Gumilang Yuliati, Ninik Catur Endah Zamroni, Subhan