Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Upaya Mengurangi Stres Akademik Mahasiswa Melalui Konseling Kelompok Teknik Problem Solving Nur Hikma; M Ahkam Alwi; Kartika Cahyaningrum; Dian Novita Siswanti; Muh Daud
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2026): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i3.85924

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu mahasiswa tingkat akhir dalam mengurangi stres akademik melalui konseling kelompok dengan teknik problem solving. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar yang sedang mengerjakan skripsi. Permasalahan utama yang dihadapi peserta meliputi kecemasan menghadapi bimbingan, kesulitan memulai penulisan, penundaan pengerjaan skripsi, kurang percaya diri, takut terhadap revisi, serta kesulitan mengatur waktu. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, pelaksanaan konseling kelompok, penerapan teknik problem solving, dan evaluasi hasil kegiatan. Dalam proses konseling kelompok, peserta diarahkan untuk mengenali sumber stres akademik, merumuskan masalah secara jelas, mencari alternatif solusi, menentukan strategi penyelesaian yang realistis, menyusun rencana tindakan, serta mengevaluasi perkembangan penyelesaian skripsi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif pada peserta, terutama dalam kemampuan memahami sumber stres, mengelola tekanan akademik, dan menyusun langkah penyelesaian masalah secara lebih sistematis. Dinamika kelompok juga memberikan dukungan sosial bagi peserta sehingga mereka merasa tidak sendiri dalam menghadapi hambatan penyusunan skripsi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik problem solving dapat menjadi alternatif layanan pendampingan yang relevan bagi mahasiswa tingkat akhir. Intervensi ini tidak hanya membantu menurunkan stres akademik, tetapi juga meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi masalah akademik secara adaptif, terarah, dan produktif.
SEMINAR PENANGANAN KECEMASAN PADA LANSIA Dian Novita Siswanti; Muh. Daud; Muhrajan Piara; Rahmawati Syam; Nur Akmal
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang sering dialami oleh lansia akibat berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang terjadi pada masa lanjut usia. Kurangnya literasi kesehatan mental menyebabkan banyak lansia belum mampu mengenali gejala kecemasan maupun strategi penanganannya secara tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam mengenali serta mengelola kecemasan melalui seminar edukatif. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2025 di Kota Makassar dengan peserta lansia dari berbagai latar belakang sosial. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus. Evaluasi dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengertian kecemasan, faktor penyebab, gejala, dampak, serta strategi penanganan kecemasan pada lansia. Diskusi kelompok dan studi kasus membantu peserta mengidentifikasi sumber kecemasan yang dialami serta mengembangkan strategi coping yang lebih adaptif. Selain itu, peserta memperoleh keterampilan praktis melalui latihan relaksasi sederhana untuk mengurangi kecemasan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa seminar edukatif merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental dan mendukung kesejahteraan psikologis lansia.
Dampak Perceraian Orang Tua terhadap Kondisi Psikologis Anak: Systematic Literature Review Sofa Aliyah Sita; St. Faza Yasyfa Jamal; Syakirah Ramadhani; Shabrina Nurul Wahidah Kosasih; Dian Novita Siswanti; Eka Sufartianinsih Jafar
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 3 No. 1 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v3i1.1755

Abstract

Parental divorce is a growing social phenomenon that may significantly impact children's psychological conditions. This study aims to analyze the impact of parental divorce on children's psychological condition, the forms of psychological problems experienced, and the influencing factors. The method used was a systematic literature review (SLR) of 30 scientific articles published between 2016-2026, sourced from the Google Scholar database, and meeting inclusion criteria such as having a DOI and relevance to family psychology topics. The review results indicate that parental divorce has multidimensional impacts, including: (1) emotional dysregulation and affective disorders (profound grief, anxiety, anger, trauma, and psychosomatic symptoms), (2) social maladaptation and externalizing behaviors (withdrawal, aggression, egocentric attitudes, and difficulty building interpersonal relationships), (3) decreased cognitive function and academic achievement (attention disorders, reduced learning motivation, and risk of dropping out of school), and (4) impaired self-acceptance, identity, and psychological well-being. These impacts are not deterministic but are moderated by risk factors (prolonged parental conflict, economic constraints, unstable parenting) and protective factors (social support, consistent parental communication, counseling interventions, and forgiveness skills). In conclusion, children's psychological condition after divorce is the result of a complex interaction between risk and protective factors, thus holistic interventions based on family, school, and community are essential to build children's resilience.
Seksualitas pada Remaja dan Dewasa Muda Laki-Laki dengan Autism Spectrum Disorder: Systematic Literatur Review Toni Nugraha Jamaluddin HB; Haerani Nur; Dian Novita Siswanti
INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities Vol 6, No 1 (2026): INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities
Publisher : INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/.v6i1.86450

Abstract

Abstract. Sexuality in male adolescents with Autism Spectrum Disorder (ASD) is an important yet underexplored topic in educational and psychological literature. This study aims to synthesize empirical evidence regarding the profile of sexuality, factors influencing psychosexual development, and the effectiveness of sexuality education interventions among male adolescents and young adults with ASD aged 12–25 years. A Systematic Literature Review (SLR) guided by PRISMA 2020 was conducted through searches of PubMed, PsycINFO, ERIC, and Scopus databases using keywords related to ASD, sexuality, and male adolescents. Study quality was assessed using JBI Critical Appraisal Tools and synthesis was conducted through thematic synthesis. Of the 46 identified articles, 35 studies met the inclusion criteria after deduplication and screening. Results revealed three main findings: (1) male adolescents with ASD demonstrate comparable sexual interest to typically developing peers but more limited interpersonal sexual experience, alongside heightened vulnerability to sexual victimization; (2) social skills are the strongest predictor of positive psychosexual development, followed by parental involvement and cognitive factors; (3) Tackling Teenage Training (TTT) is the only program with Level I evidence (RCT) demonstrating significant improvement in psychosexual knowledge. It is concluded that evidence-based sexuality education initiated before puberty, characterized by concrete language, visual supports, repetition, and active parental involvement, constitutes an essential component of comprehensive ASD services.Keywords: Autism Spectrum Disorder, Male Adolescent Sexuality, Psychosexual Development, Sex Education
SEMINAR PEREMPUAN BERDAYA DAN BERKARYA: MENJADI IBU HEBAT, ANAK SEHAT BERPRESTASI Dian Novita Siswanti; Muh. Daud; Novita Maulidya Jalal; Eka Sufartianinsih Jafar; Adinda Maulidya Khaerunnisa
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perempuan memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui perannya sebagai ibu dalam keluarga. Namun, tuntutan peran ganda dan tekanan sosial di era digital berpotensi memengaruhi kualitas pengasuhan dan kesejahteraan psikologis ibu. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran perempuan dalam pengasuhan anak melalui seminar “Perempuan Berdaya dan Berkarya: Menjadi Ibu Hebat, Anak Sehat Berprestasi”. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan refleksi diri. Kegiatan dilaksanakan pada 19 Desember 2025 dengan melibatkan perempuan, khususnya ibu, sebagai peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait pola asuh yang efektif, pentingnya kesehatan anak, serta peran ibu dalam mendukung prestasi akademik anak. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya self-care dan manajemen peran ganda. Program ini tidak hanya memberikan dampak pada aspek kognitif, tetapi juga afektif dan perilaku peserta. Dengan demikian, seminar ini efektif sebagai upaya pemberdayaan perempuan dan berpotensi meningkatkan kualitas pengasuhan serta perkembangan anak secara berkelanjutan.
Antara Bakti dan Beban: Filial Piety Dewasa Awal pada Keluarga Lansia Muhammad Alfatih Firnanda; Muhammad Fadly Ananda; Zaskia Aulia Irwan; Dian Novita Siswanti; Eka Sufartianinsih Jafar
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 5 (2026): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i5.1142

Abstract

Meningkatnya populasi lansia di Indonesia menjadikan peran dewasa awal sebagai pengasuh keluarga semakin relevan untuk dikaji. Filial piety sebagai nilai budaya yang berakar dari tradisi dan ajaran agama memainkan peran sentral dalam membentuk motivasi dan perilaku perawatan dewasa awal terhadap orang tua lansia. Literature review ini bertujuan untuk memetakan temuan terkini mengenai hubungan antara dewasa awal dan filial piety pada keluarga dengan lansia di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap 30 artikel ilmiah yang diperoleh melalui Google Scholar, PubMed, DOAJ, ResearchGate, dan portal jurnal nasional SINTA, yang diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa filial piety tetap menjadi nilai dominan dalam perawatan lansia meskipun ekspresinya bergeser ke bentuk yang lebih kontemporer. Religiusitas, rasa syukur, dan dinamika gender memengaruhi ekspresi filial piety, sementara peran sebagai caregiver berdampak negatif terhadap kesejahteraan psikologis. Dukungan sosial dan fungsi keluarga terbukti menjadi faktor protektif yang penting bagi caregiver.
Identifikasi Faktor Penyebab Waria di Kota Makassar Sa’iid Irham Febrian; Dian Novita Siswanti; Wilda Ansar
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i9.386

Abstract

Keterlibatan ayah dalam pengasuhan merupakan sebuah partisipasi aktif ayah yang dilakukansecara terus menerus yang memuat aspek waktu, inisiatif, dan pemberdayaan pribadi dalam dimensi fisik, kognisi, dan afeksi dalam semua area perkembangan anak yaitu fisik, emosi, sosial, spiritual, intelektual dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab waria di Kota Makassar. Terdapat dua responden pada penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Hasil dari penelitian yaitu faktor yang menjadi penyebab waria di kota makassar yakni karena ketidak terlibatan ayah pada pengasuhan waria selama masa perkembangan hingga dewasa, serta karena adanya faktor perceraian yang membuat waria merasa ditinggalkan oleh ayah yang sangat dekat sebelum perceraian kedua orangtuanya terjadi. Hal ini disimpulkan berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan dengan menggunakan tiga tema besar keterlibatan ayah yakni Paternal engagement/Interaction, Paternal accessibility, dan Paternal responsibility. Implikasi dari penelitian ini adalah mampu memberikan gambaran bagi para orangtua, utamanya ayah kepada anak laki-lakinya agar ikut terlibat dalam pengasuhan sehingga anak laki-laki dapat merasakan peran contoh laki-laki sejak kecil dari ayahnya, karena dengan kurangnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak yang memiliki gender laki-laki dapat menimbulkan permasalahan identitas gender pada di masa pertumbuhan, salah satunya dapat mengakibatkan anak laki- laki tumbuh menjadi waria.  
Pengaruh Kecerdasan Adversitas dan Kepercayaan Diri terhadap Ketakutan akan Kegagalan pada Remaja di Kota Makassar Uswatun Hasanah; Dian Novita Siswanti; Wilda Ansar
Journal of Psychology Students Vol. 5 No. 1 (2026): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v5i1.54627

Abstract

Remaja cenderung mengalami periode yang penuh tekanan sehingga mengakibatkan munculnya ketakutan akan kegagalan, yaitu kondisi ketika remaja merasa takut untuk mencoba hal baru, mengambil risiko, atau menghadapi tantangan karena khawatir tidak mencapai harapan dan mengecewakan orang lain. Ketakutan akan kegagalan dapat dipengaruhi oleh kecerdasan adversitas dan kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan adversitas dan kepercayaan diri terhadap ketakutan akan kegagalan pada remaja di Kota Makassar. Responden penelitian ini melibatkan 417 remaja di Kota Makassar berusia 15–20 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik accidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecerdasan adversitas tidak berpengaruh terhadap ketakutan akan kegagalan (p = .106), sehingga hipotesis pertama ditolak. Kepercayaan diri berpengaruh negatif terhadap ketakutan akan kegagalan (p = .002), sehingga hipotesis kedua diterima. Selanjutnya, terdapat pengaruh simultan antara kecerdasan adversitas dan kepercayaan diri terhadap ketakutan akan kegagalan (p = .000), sehingga hipotesis ketiga diterima. Artinya, semakin tinggi kecerdasan adversitas dan kepercayaan diri remaja, maka peluang untuk mengalami ketakutan akan kegagalan, akan rendah. Oleh karena itu, peningkatan kecerdasan adversitas dan kepercayaan diri pada remaja penting dilakukan sebagai strategi untuk membantu mengurangi ketakutan akan kegagalan dalam menghadapi tantangan dan pengembangan diri.
Pengaruh Psikoedukasi Berbasis Pure Model dalam Meningkatkan Subjective Well Being Pengangguran Terdidik Usia Dewasa Ahmad Ridha Mutmainnah; Monica Angelina Imaldia A.P; Nur Alfiah Tahir; Muh. Daud; Dian Novita Siswanti
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i4.622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas intervensi psikoedukatif berbasis PURE Model dalam meningkatkan subjective well-being (SWB) pada individu dewasa yang mengalami pengangguran. Desain yang digunakan adalah mixed methods dengan model embedded, di mana pendekatan kuantitatif (Eksperimental) menjadi dominan dan data kualitatif mendukung pemahaman hasil. Tiga partisipan yang memenuhi kriteria dipilih melalui purposive sampling. Tahapan penelitian meliputi pre-test, intervensi psikoedukatif selama empat hari berdasarkan empat domain PURE Model (Purpose, Understanding, Responsibility, Evaluation), serta post-test. Instrumen yang digunakan adalah Life Satisfaction Scale, PANAS, dan Flourishing Scale. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan uji normalitas dan paired t-test dengan bantuan RStudio, sedangkan data refleksi dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor SWB, namun tidak signifikan secara statistik (p = 0,078). Meskipun demikian, analisis kualitatif menunjukkan transformasi positif dalam makna hidup, motivasi, dan sikap partisipan terhadap diri dan masa depan. Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi berbasis makna dapat memperkuat kesejahteraan psikologis, terutama dalam situasi ketidakpastian pekerjaan. Dengan demikian, PURE Model dinilai potensial sebagai pendekatan alternatif dalam meningkatkan SWB pada kelompok rentan seperti pengangguran terdidik.
Education For Family Happiness: Desain Prevensi terhadap Timbulnya Masalah dalam Keluarga Asniar Khumas; Ismarli Muis; Dian Novita Siswanti; Ahmad Ridfah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.15214

Abstract

Keluarga merupakan pilar atau penyokong utama suatu bangsa. Kebahagiaan yang terwujud dalam kehidupan keluarga merupakan cerminan kesejahteraan suatu bangsa. Keretakan yang terjadi pada keluarga dapat pula menjadi cermin keretakan suatu bangsa. Perselingkuhan dan perceraian merupakan cerminan komitmen terhadap perkawinan yang rendah. Permasalahan yang terjadi pada keluarga berpengaruh buruk terhadap kesejahteraan psikologis semua anggota keluarga, termasuk anak-anak dan remaja. Gangguan perilaku (conduct disorder), gangguan penyesuaian diri, menurunnya prestasi anak-anak dan remaja di sekolah, merupakan indikator yang paling mudah diamati dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merupakan rancangan kuasi eksperimen berupa pencegahan terhadap timbulnya masalah-masalah dalam keluarga, melalui program education for family happiness. Program ini dirancang khusus untuk mencegah masalah dalam keluarga yang berkaitan dengan menurunnya tingkat kebahagiaan dan komitmen perkawinan. Responden penelitian adalah ibu rumah tangga. Data penelitian dianalisis dengan teknik uji wilcoxon. Pemberian program education for family yang dilakukan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kebahagiaan perkawinan.