Articles
ANALISIS PENERAPAN DISTRAKSI AUDIOVISUAL UNTUK MENGATASI DISTRESS ANAK YANG MENDAPAT TERAPI INHALASI
Atika Amri Yeni Putri;
Riau Roslita
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i06.p04
Penyakit saluran pernapasan merupakan penyakit dengan tingkat kejadian cukup luas dan dapat menyerang siapa saja. Salah satu terapi pada penyakit saluran pernapasan, yaitu pemberian terapi inhalasi. Terapi inhalasi sebagai salah satu penatalaksanaan anak dengan gangguan sistem pernapasan seringkali menyebabkan distress. Distress saat terapi inhalasi dapat menurunkan efektivitas pengobatan. Intervensi keperawatan menurunkan ketakutan anak selama inhalasi yang dapat dilakukan oleh perawat adalah menerapkan distraksi audiovisual. Tujuan pemberian asuhan keperawatan dalam menerapkan EBNP (Evidence Based Nursing Practice) distraksi audiovisual adalah untuk menurunkan tingkat distress anak selama terapi inhalasi. Metode penerapan EBNP yang digunakan adalah PICOT (Problem: anak yang mendapat terapi inhalasi, Intervention: pemberian distraksi audiovisual, Comparison: membandingkan anak yang mendapat intervensi dengan yang tidak, Outcome: adanya perbedaan skor distress antara yang mendapat intervensi dengan yang tidak, Time: selama terapi inhalasi). Sampel berjumlah 2 pasien, 1 pasien intervensi dan 1 pasien tidak diberikan intervensi di Ruang Rawat Lili RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Setelah dilakukan pemberian intervensi, didapatkan perbedaan yang signifikan terhadap tingkat distress anak. Skor distress anak yang diberi intervensi menjadi 0, sedangkan anak yang tidak diberikan intervensi adalah 15. Oleh karena itu, pemberian distraksi audiovisual dapat menurunkan distress anak saat mendapat terapi inhalasi. Distraksi audiovisual dapat menjadi salah satu intervensi saat mengatasi distress saat terapi inhalasi.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Terhadap Toilet Training pada Anak Usia Prasekolah
Yulfitri Yulfitri;
Riau Roslita;
Eka Wisanti
Journal of Nursing Innovation Vol 1 No 1 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Infermia Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (246.78 KB)
Pendahuluan: Toilet training pada anak merupakan suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol melakukan buang air kecil dan buang air besar. Toilet training dapat berlangsung pada anak usia 18 bulan – 36 bulan. Pada tahapan ini anak membutuhkan persiapan baik secara fisik, psikologis maupun secara intelektual, sehingga diharapkan anak mampu mengontrol buang air besar atau kecil secara sendiri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahun dan sikap terhadap toilet training pada anak usia prasekolah. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 87 orang ibu yang memiliki anak usia prasekolah, dengan menggunakan Accidental sampling. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dengan distribusi frekuensi dan analisa bivariat dengan pengujian statistik chi square. Results: penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan terhadap toilet training P value = 0,004 (P < 0,05), terdapat hubungan yang signifikan antara sikap terhadap toilet training P value = 0,013 (P < 0,005). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan pentingnya pengetahuan dan sikap serta peran orangtua terhadap penerapan toilet training pada anak usia toddler. Diharapkan kepada ibu untuk melatih anak agar BAK dan BAB ditoilet sejak dini. Diharapkan kepada pihak sekolah khususnya para guru untuk mengajarkan toilet training sejak dini pada anak dengan menghindari penggunaan diapers.
Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Pada Remaja
Riau Roslita;
Agnita Utami;
Ika Permanasari
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 11 No 1 (2022): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (237.33 KB)
|
DOI: 10.35328/keperawatan.v11i1.2171
The involvement of fathers in adolescents in parenting is an effort of how much fathers are involved in activities, direct contact and provide support to adolescents. Support from family is very important in parenting, especially fathers. This study aims to describe the involvement of fathers in the care of adolescents. This type of research is quantitative with a simple descriptive design. The number of samples in this study were 110 teenagers in the Bukit Raya District, Pekanbaru City. Sampling in this study is using the snowball sampling method. Retrieval of data using a questionnaire. The analysis of this research used univariate with the presentation of frequency distribution and percentage. The results of this study found that the involvement of the father in the high category was 98 people (90%). Nurses play an important role in providing health education to parents about the importance of fathers' involvement in the care of adolescents. Keywords: Father Involvement in Parenting, Adolescents
CERIA (CEGAH SARIAWAN, CEGAH EKSTRAVASASI, RELAKSASI OTOT POGRESIF, CEGAH INFEKSI, AKUPRESURE) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP ANAK KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI
Prishilla Sulupadang;
Ni Luh Putu Shinta Devi;
Sholihatul Amaliya;
Yossy Utario;
Riau Roslita
Molucca Medica Vol 16 No 1 (2023): VOLUME 16, NOMOR 1, APRIL 2023
Publisher : Pattimura University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/molmed.2023.v16.i1.30
Kanker merupakan salah satu penyebab kematian pada anak. Salah satu tindakan yang paling sering diberikan sebagai penanganan kasus kanker yaitu kemoterapi. Akan tetapi, kemoterapi tidak hanya mematikan sel kanker tetapi juga sel lainnya sehingga memberikan efek samping yang dapat menurunkan kualitas hidup anak. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh edukasi manajemen efek kemoterapi dengan CERIA terhadap pengetahuan keluarga dan penurunan kejadian efek kemoterapi. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional untuk melihat pengaruh edukasi terhadap pengetahuan keluarga, dan mengunakan penelitian deskriptif dengan studi kasus untuk melihat dampak edukasi kejadian efek kemoterapi yang dilakukan pada 30 responden yang mendapatkan kemoterapi di Ruang Perawatan Anak Non-Infeksi RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo. Hasil uji statistik pada penelitian ini didapati bahwa ada perbedaan yang bermakna antara rerata skor pengetahuan sebelum dan setelah diberikan edukasi dengan nilai p=0,0001; α = 0,05), hasil observasi menunjukka tidak terjadi pemnambahan kejadian stomatitis, tidak terjadi ekstravasasi, tidak terjadi penambahan kasus nyeri bahkan nyeri yang dialami anak berkurang, tidak terjadi infeksi dan terdapat peningkatan kepatuhan dalam mencuci tangan dan menggunakan masker, serta tidak bertambah kasus anak mual bahkan perasaan mual anak berkurang.
The Effectiveness of Audiovisual Education on Teenager' Knowledge Levels About the Menstrual Cycle
Dwie Suci Wahyuni;
Vella Yovinna Tobing;
Riau Roslita
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i2.3521
Changes in the menstrual cycle during adolescence can be an indication of reproductive health problems. Knowing whether or not the menstrual cycle is normal will help detect reproductive health problems in the early stages; therefore, sufficient knowledge regarding the menstrual cycle is needed. It is believed that providing education will be more effective using audiovisual media as the five senses channel the needed knowledge to the brain as much as 75%-87%, while the sense of sight is only 13%-25%. The purpose of this study was to identify the effectiveness of audiovisual education on the level of knowledge of adolescents about the menstrual cycle. This research was conducted at State Junior High School (SMP) 20 Pekanbaru with the type of pre-experimental research using pre-test and post-test without a control group design. A total of 30 respondents took part in this study selected using the non-probability sampling technique, specifically the consecutive sampling technique. The analysis used was univariate analysis using frequency distribution and bivariate analysis using paired t-test. The results showed that respondents were between 14-16 years old with the average age of first menstruation being 12 years old; the distribution of respondents who had not received information on how to calculate the menstrual cycle was as many as 18 respondents (60.0%), while 16 respondents (53.3%) had not asked about this issue to their parents. The results of the majority of adolescent knowledge levels at the time of the pre-test were in the ‘poor category’ (63.3%), while after being provided with education using audiovisual post-test values, the majority of respondents were in the ‘good category’ (93.3%). The result of the paired T-tes obtained a P value of 0,001. This study recommends that schools and parents should provide education to female students about the menstrual cycle.
Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Pada Remaja
Riau Roslita;
Agnita Utami;
Ika Permanasari
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 11 No 1 (2022): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35328/keperawatan.v11i1.2171
The involvement of fathers in adolescents in parenting is an effort of how much fathers are involved in activities, direct contact and provide support to adolescents. Support from family is very important in parenting, especially fathers. This study aims to describe the involvement of fathers in the care of adolescents. This type of research is quantitative with a simple descriptive design. The number of samples in this study were 110 teenagers in the Bukit Raya District, Pekanbaru City. Sampling in this study is using the snowball sampling method. Retrieval of data using a questionnaire. The analysis of this research used univariate with the presentation of frequency distribution and percentage. The results of this study found that the involvement of the father in the high category was 98 people (90%). Nurses play an important role in providing health education to parents about the importance of fathers' involvement in the care of adolescents. Keywords: Father Involvement in Parenting, Adolescents
Pengaruh Edukasi Perawatan Kaki Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pencegahan Terjadinya Luka Diabetik pada Pasien Diabetes Militus
Apriani, Desi;
Saputra, Bayu;
Roslita, Riau
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : LPPM Hang Tuah Pekanbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25311/keskom.Vol10.Iss1.1337
Diabetes Mellitus (DM) occurs due to high blood sugar levels which can cause various complications. A chronic complication of DM in Indonesia is 15% diabetic foot. The role of education is very important to prevent the risk of diabetic wounds. This study aimed to determine the effect of providing foot care education with video media on the prevention of diabetic wounds in type 2 DM patients. The design of this study was pre-experimental with the type of One-group pretest-posttest design. The sample of this study amounted to 33 people with the Probability Sampling technique. The research instrument was a questionnaire sheet. The results of the univariate analysis were dominated by female respondents, average age 49.52 years, high school education level (48.5%), and household work (51.5%). The behavior of respondents before and after being given education using video has increased namely the mean knowledge value from 7.91 to 9.97, the mean attitude value from 29.67 to 31.73, and the mean value of action from 6.30 to 7.97. The results of the bivariate analysis could conclude that there was an effect of foot care education on the behavior of preventing diabetic wounds in type 2 DM patients. This study suggests to Payung Sekaki Health Center that foot care education with video media can be given to DM patients.
Hubungan Pengetahuan tentang Menarche dengan Kesiapan Menghadapi Menarche
Fitrianingsih;
Roslita, Riau;
Adila, Dian Roza
Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25311/jkh.Vol2.Iss3.823
Anak usia 9-14 tahun yang belum siap menghadapi menarche ditandai dengan perasaan takut, malu, dan jijik saat haid pertama terjadi. Kurangnya informasi akan menyebabkan rendahnya pengetahuan anak mengenai menarche sehingga menimbulkan respon negatif bagi anak dalam menghadapi menarche. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang menarche dengan kesiapan menghadapi menarche pada anak usia 9 – 14 tahun. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 9 – 14 tahun yang belum menarche di Desa Segajah Jaya dan dipilih 69 anak secara total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Data diperoleh dari analisis secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji Chi square. Hasil penelitian didapat p value 0,040 (< 0,05), berarti terdapat hubungan antara pengetahuan tentang menarche dengan kesiapan menghadapi menarche pada anak usia 9 – 14 tahun di Desa Segajah Jaya. Diharapkan lembaga pendidikan seperti sekolah dasar setempat memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap anak perempuan yang belum menarche dengan memberikan seminar, pendidikan pelatihan, ataupun forum diskusi agar anak mendapatkan informasi yang benar tentang menarche sehingga dapat meningkatkan kesiapan menghadapi menarche.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Stunting Terhadap Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia Prasekolah
Putri, Atika Amri Yeni;
Roslita, Riau;
Adila, Dian Roza
Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25311/jkh.Vol2.Iss3.849
Stunting merupakan kondisi terhambatnya pertumbuhan pada anak balita (bayi dibawah lima tahun) dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan kurang jika dibandingkan dengan usia yang diakibatkan kekurangan gizi kronis. Pengetahuan ibu merupakan dominan yang penting dalam membentuk tindakan. Upaya meminimalkan terjadinya stunting pada anak, perlu dilakukan pencegahan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang stunting terhadap upaya pencegahan stunting pada anak usia prasekolah. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan deskriptif korelasi dan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel penelitian ini adalah 177 ibu yang diambil menggunakan teknik Cluster Sampling. Analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menyatakan bahwa usia anak berada pada median 48 bulan, mayoritas berjenis kelamin perempuan, tinggi badan anak dalam kategori normal, tingkat pendidikan ibu SMA, pekerjaan ibu rumah tangga, pengetahuan cukup 72 ibu (40.7%) dan upaya pencegahan baik 115 ibu (65.0%). Hasil uji korelasi uji Chi-square didapat P-value = 0,012 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu tentang stunting dengan upaya pencegahan stunting pada anak usia prasekolah. Hasil penelitian ini diharapkan ibu dapat tetap mempertahankan kunjungan rutin ke pelayanan kesehatan sebagai upaya pencegahan yang baik sehingga dapat menurunkan angka kejadian stunting pada anak usia prasekolah.
Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Terkait Perilaku Bullying pada Anak Usia Sekolah Dasar
Niriyah, Sekani;
Utami, Agnita;
Roslita, Riau
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2024): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jdk.v12i2.728
The development of social interaction and self-confidence in children can experience obstacles due to bullying incidents that occur to children at school. Bullying in schools is still a problem in Indonesian education, because many school-age children do not understand much about bullying behavior that they do or get from the environment. Efforts to increase the prevention of bullying behavior can be carried out by increasing knowledge of the impact of bullying through the implementation of education. The purpose of this study is to see the effectiveness of health education on knowledge related to bullying behavior in elementary school children. This research is a quantitative study with a pre experimental design without control group with a one group pretest- posttest design with a total research sample of 30 students. The results showed that there was a significant difference in knowledge between sntsrs drbrlum before health counseling and after health counseling with p = 0.001. Education about bullying behavior is effective in an effort to increase knowledge and the dangers of bullying behavior so that it can prevent bullying behavior in schools.