Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Efektivitas Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline 3 terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI SMA Ni Putu Ayu Listiani; Harry Soeprianto; Nilza Humaira Salsabila; Sri Subarinah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1761

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang rendah dan proses pembelajaran kurang efektif serta guru kurang interaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran interaktif berbasis Articulate storyline 3 terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMAN 8 Mataram. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian ini menggunakan Pretest-Posttest Only Control Group Design dengan sampel penelitian yang terdiri dari siswa kelas XI MIA 5 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI MIA 3 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 56 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu soal tes dan angket respon siswa. Hasil penelitian ini yaitu terdapat efektivitas penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate storyline 3 terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMAN 8 Mataram, sebagaimana efektivitas yang dimaksud pada penelitian ini yaitu (1) adanya perbedaan rata-rata hasil belajar matematika yang signifikan antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen; (2) terdapat peningkatan dan efektivitas pada rata-rata hasil belajar matematika dengan peningkatan hasil belajar kelas eksperimen sebesar 0,81 dengan kategori tinggi dan memperoleh presentase sebasar 80,74% dengan kategori efektif; (3) terdapat respon yang sangat baik dari angket respon siswa terhadap penggunaan media interaktif Articulate storyline 3 dalam proses pembelajaran dengan persentase respon 81,85%.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII SMPN 1 Lingsar Ditinjau dari Karakteristik Cara Berpikir Chopifah Rosdianti; Sri Subarinah; Nani Kurniati; Syahrul Azmi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari karakteristik cara berpikir siswa kelas VIII SMPN 1 Lingsar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian berupa angket, tes uraian dan pedoman wawancara. Dari 3 kelas yang terdiri dari 91 siswa yang diberikan angket karakteristik cara berpikir dipilih 1 kelas dengan banyak siswa 31 siswa sebagai subjek penelitian yaitu kelas VIII 3 dengan pertimbangan karakteristik cara berpikir siswa dikelas tersebut merata. Di kelas tersebut terdapat 14 siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe sekuensial konkret (SK), 4 siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe sekuensial abstrak (SA), 6 siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe acak abstrak (AA), dan 7 siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe acak konkret (AK). Kemudian siswa pada kelas VIII 3 diberikan tes kemampuan komunikasi matematis pada materi teorema Pythagoras, kemudian dipilih 8 subjek penelitian untuk dilakukan wawancara untuk memperdalam data yang terdiri dari 2 siswa pada masing-masing karakteristik cara berpikir dan dipilih melalui purposive sampling untuk. Indikator kemampuan komunikasi matematis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu indikator menulis, menggambar dan ekspresi matematika. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe SK sudah memenuhi indikator menulis, menggambar dan ekspresi matematika. Kemampuan komunikasi matematis siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe SA belum memenuhi indikator menulis, menggambar, ekspresi matematika. Kemampuan komunikasi matematis siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe AA sudah memenuhi indikator menulis dan menggambar namun masih kurang dalam indikator eskpresi matematika. Kemampuan komunikasi matematis siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe AK sudah memenuhi indikator menulis, namun masih kurang dalam indikator menggambar dan ekspresi matematika. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa masih rendah.
Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal HOTS Ditinjau dari Metakognisi di MTsN 1 Mataram Hanifa Zahrani; Sri Subarinah; Ulfa Lu’luilmaknun
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i4.919

Abstract

The ability of students to solve Higher Order Thinking Skills (HOTS) problems in mathematics remains low,leading to frequent errors during problem-solving processes. Differences in the types of errors made bystudents based on their metacognitive levels have also not been widely examined in depth. This study aimsto describe Newman’s types of errors based on students’ metacognitive levels in solving HOTS questions onthe Pythagorean Theorem. This research employed a descriptive qualitative approach involving 32 ninthgradestudents of class IX.1 at MTsN 1 Mataram in the 2025/2026 academic year. The instruments usedincluded a metacognitive skills questionnaire, a HOTS-based written test, and interview guidelines. Theresults show that students with high metacognitive levels tended to make errors in the transformation,process skills, and encoding stages. Students with moderate metacognitive levels made errors from thecomprehension to the transformation stages, while students with low metacognitive levels made errors inalmost all stages of Newman’s procedure. This study concludes that the lower the students’ metacognitivelevel, the higher the frequency and variety of errors that appear when solving HOTS problems.
Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving Berbantuan Photomath Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Abiansah, Muhammad; Sri Subarinah; Tabita Wahyu Triutami
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i4.884

Abstract

Pembelajaran yang masih didominasi model pembelajaran langsung membuat kemampuan pemecahan masalah siswa tergolong rendah. Untuk mengatasinya, diterapkan model Creative Problem Solving (CPS) berbantuan aplikasi Photomath agar siswa lebih aktif, sistematis, dan percaya diri dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model CPS berbantuan Photomath terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas X SMAN 4 Mataram tahun ajaran 2025/2026. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental tipe Posttest Only Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling, di mana kelas X-1 (30 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas X-4 (30 siswa) sebagai kelas kontrol. Data diperoleh melalui Posttest kemampuan pemecahan masalah pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Hasil uji-t menunjukkan , sehingga diterima. Artinya, terdapat perbedaan nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa kelas ekperimen dan kontrol. Uji Effect Size menghasilkan nilai kategori sangat kuat. Dengan demikian, penerapan model CPS berbantuan Photomath berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Analisis Kesalahan Konseptual dan Prosedural Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi Penerapan Turunan Fungsi Aljabar Ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa di SMA Negeri 1 Gunungsari Nurhasanah; Sudi Prayitno; Nurul Hikmah; Sri Subarinah
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Volume 4, Nomor 2, Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.927 KB) | DOI: 10.21009/jrpmj.v4i2.28898

Abstract

The purpose of the research is to identify the conceptual and procedural error of eleventh grade students in solving problems in the Applications of Derivatives of Algebraic Functions based on Cognitive Style. The subjects of this research are eleventh grade students of SMA Negeri 1 Gunungsari. The four selected subjects consist of two field independent students and two field dependent students. This research is included in the type of descriptive qualitative research. Data collection techniques were carried out in three stages, namely the GEFT test, a written test about the description of Mathematics for the application of Algebraic Function Derivatives, and interviews. The result of this study shows that the field independent students committed one conceptual error and four procedural errors with different indicators. Meanwhile the field dependent students committed three conceptual errors and three procedural errors with different indicators. The differences between the field independent and field dependent students error are be able to know based on the error type. The field independent students tend to make procedural errors. Meanwhile the field dependent students tend to make conceptual errors.
PENGARUH MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN MEDIA ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL KELAS VII Sri Romlawati; Amrullah; Tabita Wahyu Triutami; Sri Subarinah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 03 (2023): Volume 08 No. 3 Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v8i3.11693

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, pembelajaran matematika masih didominasi dengan ceramah dan diskusi, belum adanya model pembelajaran inovatif yang diterapkan dan media pembelajaran alternatif yang digunakan sebagai pendukung proses pembelajaran, menyebabkan rendahnya hasil belajar matematika siswa, sehingga perlu adanya pembenahan dalam proses pembelajaran. Model Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan sebuah konsep belajar yang membantu guru menghubungkan materi yang diajarkan dengan kondisi kehidupan nyata dan mendorong siswa untuk menghubungankan antara pengetahuan yang telah dimiliki dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan media animasi yaitu media yang dirancang untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan model CTL berbantuan media animasi dengan kelas yang menggunakan metode ceramah dan diskusi, (2) menggetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang memiliki minat belajar sangat tinggi, tinggi, cukup, kurang, dan sangat kurang pada kelas yang menggunakan model CTL berbantuan media animasi. Penelitian ini merupakan penelitaian kuantitatif dengan metode penelitian quasi experimental. Sampel pada penelitian ini adalah siswa SMPN 4 Mataram dengan siswa kelas VII.1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VII.3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan angket. Pengujian hipotesis menggunakan Analisis Variansi Dua Jalan Sel Tak Sama dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan model CTL berbantuan media animasi dengan kelas yang menggunakan metode ceramah dan diskusi; 2) terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang memiliki minat belajar tinggi dan cukup pada kelas yang menggunakan model CTL berbantuan media animasi.